Anak Genius Sang Gangster

Anak Genius Sang Gangster
Rencana Tiga Bersaudara


__ADS_3

Kini pagi pun sudah menjelang dan seperti biasa Yuli melakukan aktivitas sehari-hari nya mulai dari menyiapkan pakaian untuk suami dan anak nya serta dia juga memasak untuk nya juga saat ini. Dan Yuli memasak pun juga tidak sendirian karena ada Luna beserta kedua sahabat nya juga yang ada di sana membantu dia tapi tetap makanan untuk Ricky dia yang memasak nya.


Anak-anak mereka memang mandiri sekali Isa melakukan semua nya sendiri termasuk mandi serta ganti pakaian pun mereka sendiri dan kini Yuli dan yang lain nya pun mempersiapkan segala nya untuk sarapan mereka.


"Sayang ayo turun semua, sudah waktu nya makan ". Panggil Yuli


Satu persatu pun turun ke bawah menuju meja makan termasuk Ricky bahkan kini dia terlihat sangat rapi sekali hari ini namun masih sama memakai kaos dan celana jeans nya itu


"Kamu mau ke kantor hari ini ?". Tanya Yuli


"Iya , ada meeting dengan klien dari luar negeri hari ini jadi aku harus ke kantor dan kamu jangan kemana-mana di rumah saja sayang ". Kata Ricky


"Iya aku akan di rumah saja , lagi pula mau kemana juga hari ini ." Kata Yuli


"Mungkin jalan dengan Kikan dan Kinar ". Kata Ricky


"Kita tidak mau jalan-jalan kak karena kita ingin mengobrol santai saja di rumah ". Kata Kinar


"Apa kamu tidak mau menjenguk Rachel ?". Tanya Ricky yang kini sudah duduk di kursi nya


"Ya nanti gue dan istri gue akan ke sana Rick menjenguk kakak ipar ". Kata Galang


"Kalau ke sana jangan mengajak istri gue, Biarkan saja dia di rumah ". Kata Ricky


"Kan tadi sudah aku bilang kalau aku akan ada di rumah saja hari ini". Kata Yuli


"Iya istri ku sayang aku tahu hal itu hanya saja aku mengingat kan Galang saja karena dia kan pelupa orang nya ". Kata Ricky


Kini mereka pun terlihat makan bersama sekarang dan Kai terlihat diam saja sejak tadi membuat Ricky pun melirik nya sejak tadi bahkan dia masih saja mencari tahu tentang anak nya yang satu itu karena Kai terlalu berbahaya sekali bahkan di usia nya yang masih kecil saja dia sudah menjadi psikopat dan jika bunda nya tahu pasti dia akan sangat marah sekali


"Kai apa kamu sakit ?". Tanya Yuli


"Tidak Bun hanya saja Kai sedang malas bicara saja hari ini. Kai ingin puasa bicara Bun ". Kata Kai


"Mana ada puasa bicara Kai, yang ada itu puasa makan bukan bicara ". Kata William


"Ya ada lah kan aku yang mengadakan nya ". Kata Kai membuat mereka semakin tersenyum saat ini


Kali ini mereka memang benar-benar makan dengan tenang nya dan tidak ada obrolan yang terlalu lama bahkan Kai juga hari ini hanya biasa saja karena dia memang hari ini mengantuk sekali Setelah mengerjakan pekerjaan nya semalam untuk meretas data perusahaan milik Kenzo bahkan dia memerlukan banyak waktu untuk melakukan nya karena ada yang menghalangi dan Kai tahu jika Daddy nya yang menghalang-halangi dia melakukan hal tersebut kemarin malam


"Untuk hari ini biar aku yang mengantar anak-anak ke sekolah ". Kata Ricky


" Kata nya mau ke kantor kamu, tapi kenapa mau mengantar ke sekolah ?". Tanya Yuli


"Sekalian saja , nanti biar Juan yang datang ke kantor dulu dan aku akan mengantar anak-anak bersama dengan Sam. Kan aku juga tidak pernah mengantar mereka ke sekolah sayang ". Kata Ricky


" Ya juga sih . Ya sudah terserah kamu saja ". Kata Yuli


Kini mereka pun segera bersiap untuk pergi setelah menyelesaikan makan pagi nya dan seperti biasa nya juga Yuli akan mengantar mereka ke depan juga dan terlihat juga kini Galang dan Kinar serta anak nya dan juga istri dan anak Bryan masuk ke dalam mobil milik Ricky karena mereka juga akan berangkat ke rumah Arok saat ini untuk menjenguk Rachel


"Kalian hati-hati ya di jalan dan jangan ngebut kalau mengemudi ". Kata Yuli


"Siap bos cantik ". Kata Kai membuat Yuli tersenyum saat ini dan kini Ricky pun mencium kening istrinya itu dan juga dia segera masuk ke dalam mobil nya dan segera berangkat menuju sekolah anak-anak nya saat nya ini.

__ADS_1


" Kai apa kamu sudah melakukan pekerjaan nya dengan baik ?". Tanya Ricky


" Tentu saja sudah Dad bahkan Kai sudah mengerjakan nya dengan sangat rapi ". Kata Kai


Kai tahu apa maksud dari perkataan Ricky bahkan Ricky juga mengerti dengan jawaban Kai itu dan Sam pun yang mendengar nya sejak tadi juga sama mengetahui apa yang di katakan kedua bos nya itu bahkan Ray juga paham tentang percakapan mereka berdua juga.


"Kapan kamu melakukan nya Kai ?". Tanya Ricky


"Tadi malam Dad dan semua sudah selesai hanya satu malam saja ". Kata Kai


"Ingat Kai jangan terlalu bersemangat dalam melakukan pekerjaan mu ini karena jika bunda tahu dia pasti akan sangat marah sekali nanti dan yang kena marah pasti adalah Daddy ". Kata Ricky


"Kena marah sekali saja sama bunda , gak apa-apa kan Daddy ". Kata Kai


"Tidak apa-apa katamu , jangan mencoba membuat Daddy marah Kai ". Kata Ricky


Kai hanya menampilkan senyum nya saja mendengar hal tersebut bahkan dia terlihat tidak perduli dengan Ricky saat ini dan dia juga pun tersenyum senang sekali Sete berhasil melakukan pekerjaan nya walaupun sangat sulit sekali namun dia bisa melakukan nya tadi malam.


Kini mereka pun sudah sampai di sekolah dan sedari tadi Ricky juga melihat mobil yang mengikuti nya sejak tadi bahkan dia juga terlihat sangat tajam sekali melihat ke arah mereka.


"Daddy kami sekolah dulu ya ". Kata Calista


"Iya belajar yang rajin ya sayang ". Kata Ricky sambil mencium anak perempuan nya itu dan tak lupa juga dia memeluk anak lelaki nya


" Kamu jangan mencari tahu tentang Kenzo Rey karena dia urusan Daddy ". Bisik Ricky


"Dia juga urusan Kai karena sudah berani mengganggu ketenangan bunda ". Kata Kai yang juga berbisik kepada Daddy nya itu


Ricky pun kini terdiam dan membiarkan anak-anak nya masuk ke dalam dan sebelum dia masuk ke dalam mobil nya sendiri kini dia kembali menatap Bondan dan yang lain nya saat ini dengan sangat tajam nya


"Iya bos. " Jawab Sam


"Tetap waspada Sam dan jangan sampai mereka terluka sedikitpun ". kata Ricky


Sam pun mengangguk kan kepala nya dan kini dia segera masuk ke dalam mobil nya lalu melajukan nya dengan sangat kencang sekali kali ini bahkan Ricky terlihat masih saja memikirkan ulah anak bungsu nya itu


"Kai benar-benar sangat berbahaya sama seperti ku ". kata Ricky yang kini menambah kecepatan berkendara nya untuk segera menuju kantor nya saat ini.


Tidak butuh waktu lama juga untuk Ricky bisa sampai di kantor karena dia adalah raja jalanan sejak dulu jadi dia bisa mengemudi sangat cepat dan lihai sekali bahkan kini dia langsung masuk ke dalam kantor nya membuat Scurity nya kini menunduk hormat kepada nya bahkan kini langsung berjalan menuju ruang meeting Karena dia memang ada pertemuan dengan klien yang penting saat ini


"Selamat pagi tuan ". Sapa Christoper Kepada Ricky


"Selamat datang di perusahaan ku ini Cristopher ". Kata Ricky


"Ternyata kau sangat hebat Sekali ya tuan bahkan tidak berubah sama sekali ". Kata Cristopher salah satu klien Ricky dari New York bahkan kini dia pun langsung duduk dengan nya untuk membahas kerja sama nya kali ini dan terlihat mereka sangat serius sekali sekarang


"Apa kau tidak pernah mengunjungi keluarga mu di Singapura tuan karena kemarin aku bertemu dengan mereka dan mereka tampak nya tidak tahu tentang kabar mu ". Kata Cristopher


"Itu bukan urusan mu dan kita hanya mengobrol tentang bisnis saja sekarang tidak ada yang lain nya ". Kata Ricky


"Tapi aku sangat penasaran sekali dengan istri mu yang bisa merubah mu menjadi sangat menakut kan Sekali jika sedang marah besar ". Kat Cristopher


Sebenar nya Cristopher tidak lah penting bagi Ricky bahkan jika kerjasama mereka batal pun Ricky tidak terlalu perduli hanya saja dia ingin menjadikan nya sebagai alat untuk menghancurkan Lorry saja dan setelah itu dia pasti akan menyingkirkan orang bodoh dan tidak tahu diri itu menurut nya

__ADS_1


"Jika kau berani mendekati istri ku maka kematian pun akan segan dengan mu ". Kata Ricky dengan nada santai nya namun terlihat sangat menakutkan sekali


Christoper kini terdiam dan tidak berani menatap Ricky bahkan dia terlihat sebenar nya sangat takut sekali dengan nya namun dia berusaha sebisa mungkin untuk menutupi nya bahkan Ricky pun tahu hal tersebut namun dia memang tetap diam saja karena dia juga memiliki tujuan tersendiri saat ini kepada cristopher


Di rumah nya Yuli kini sedang bersantai saja dengan Bryan bahkan mereka terlihat kini mengobrol bersama dengan asik nya.


"Tidak di sangka anak-anak Lo sangat hebat sekali Yul ". Kata Bryan


"Kan Daddy nya sangat hebat Bray jadi wajar saja mereka hebat dan untung nya juga mereka tidak seperti gue yang bodoh ini ". Kata Yuli


"Bodoh apa nya sih , Lo juga hebat dan terbukti juga kehebatan Lo menurun ke Kau ". Kata Bryan


"Hebat dalam membuat orang lain kesal ". Kata Yuli


Mereka berdua terlihat tertawa terbahak-bahak kali ini bahkan Yuli juga menyadari jika dia memang sangat menjengkelkan sekali dulu dan itu sama persis dengan Kai saat ini bahkan dia jauh lebih menyebalkan dari pada dirinya namun dengan nya dia tidak pernah seperti itu


"Bahkan Kau berani melakukan membuat Ricky marah dan kesal sekali hebat sekali anak Lo itu ". Kata Bryan


"Pertengkaran Ricky dan Kai memang selalu membuat ramai rumah ini Bray jadi gue pun membiarkan nya ". kata Yuli


Banyak sekali obrolan yang terjadi antara mereka berdua di sana bahkan masa-masa mereka masih sendiri dulu pun menjadi obrolan mereka di sana


Di sekolah nya Kai pun seperti biasa nya dia masih saja bermain dengan para teman nya di sekolah bahkan dia terlihat sangat asik sekali hingga kedatangan Ray saja tidak dia perdulikan sama sekali


"Kai ". Panggil Ray


"Ada apa kak ?". Tanya Kai


"Ayo kita bicara sebentar di ayunan sana ". kata Ray sambil menunjuk ayunan yang ada di depan nya itu


Kini mereka berdua pun segera pergi ke sana bahkan terlihat kini Ray sangat serius dan menakutkan sekali


"Kak kamu kenapa, wajah mu sangat menakutkan sekali ". kata Kai


"Apa rencana mu Kai untuk Tante Rachel ?". Tanya Ray


"Belum ada kak hanya waktu itu saja aku meracuni nya ". Kata Kai


"Kau yakin jika tidak memiliki rencana lagi untuk nya , jangan membohongi ku ". Kata Ray


"Memang aku tidak ada rencana apapun kepada nya kak karena kali ini aku akan fokus dengan sesuatu ". Kata Kai


"Kenzo ". Kata Ray


" Iya benar , aku ingin menghancurkan orang gila itu yang masih tergila-gila dengan bunda dan membuat bunda kita pusing di buat nya ". Kata Kai


"Kalau untuk hal itu aku pun setuju dengan rencana mu ". Kata Ray


" Aku sudah menemukan data perusahaan nya kak dan jika kamu ingin membantu ayo rusak file dia yang ada di laptop perusahaan nya ". Kata Kai


"Untuk hal merusak kan kau ahli nya Kai ". Kata Ray


"Iya tapi kamu kan juga bisa melakukan nya kak bahkan kamu juga bisa kan menghubungi kolega Daddy untuk menghancurkan dia ". Kata Kai

__ADS_1


"Kita akan membahas nya nanti dengan Calista di rumah, ingat Kai jangan membuat Tante Rachel celaka jika tidak ingin bunda bersedih ". Kata Ray


"Iya kak aku paham hal itu jadi tenang saja ". kata Kai


__ADS_2