Anak Genius Sang Gangster

Anak Genius Sang Gangster
Lamaran


__ADS_3

Axel masih saja tidak percaya jika Tozaki tidak akan membuat ulah nanti apalagi Kai cemburu sekali jika melihat Tozaki dan juga Bianca ya walaupun mereka tidak melakukan apapun tapi tingkat cemburu nya Kai memang sangat lah keterlaluan sekali bahkan dia tidak tanggung-tanggung jika cemburu maka akan bisa merusak tatanan ketentraman para orang terdekat nya


" Jika nanti Kai marah diam saja sebab dia memang tidak akan pernah suka jika Lo menemui nya ". Kata Ray


" Ya gue tahu akan hal tersebut dan tenang saja gue tidak akan marah sama sekali jika nanti dia menghina gue karena gue juga paham jika dia cemburuan sekali ". kata Tozaki


Kini mereka pun masuk ke dalam mobil masing-masing untuk segera pergi menuju rumah Nathan dan terlihat juga jalanan kali ini lenggang sekali membuat mereka tidak membutuhkan waktu lama untuk segera sampai ke kediaman rumah Nathan bahkan mereka kini sudah memperkirakan mobil namun ternyata Tozaki tertahan di luar gerbang dan Ray baru menyadari nya


" Zacky gak ada sayang ". Kata Kim


" Seperti nya dia di larang masuk Ray karena tadi mobil nya di belakang mobil gue ". Kata Ryan


Ray pun menuju pintu gerbang untuk memberi tahu penjaga jika yang datang adalah orang yang ingin bertemu dengan Kai


" Maaf tuan namun saya tidak bisa membuka kan pintu untuk nya jika tuan Nathan tidak memberikan instruksi nya ". Kata sang penjaga


Memang Nathan mengatakan jika tidak ada yang boleh masuk ke dalam jika itu adalah orang lain yang tidak di kenal dan mereka bisa masuk jika Nathan Sudah mengizinkan nya saja


" Ya sudah aku akan mengatakan kepada Nathan ". Kata Ray


Dia pun menelfon Nathan yang ada di dalam agar dia berbicara dengan anak buah nya dan membiarkan Tozaki masuk ke dalam kali ini .


Tidak lama Nathan pun keluar membuat yang lain tadi nya menunggu di dekat mobil pun heran


" Lo kenapa keluar Nathan ?". Tanya Derren


" Siapa yang ada di luar ?." Tanya Nathan


" Tozaki. Dia mengatakan jika ingin bertemu dengan Kai jadi Ray mengajak nya ". Kata Ryan


" Buka saja pintu nya ". Teriak Nathan dan anak buah nya pun langsung membuka pintu dan kini Tozaki masuk ke dalam halaman rumah Nathan


" Kenapa ketat sekali penjagaan di sini ?". Tanya Derren


" Seharusnya Lo sudah tahu alasan nya Derren dan tidak perlu juga gue memberi tahu Lo bukan ". kata Nathan


" Gue bertanya berarti tidak tahu Nathan ." Kata Derren namun Nathan mengabaikan nya dan dia kini tetap menatap tajam ke arah Tozaki saja


" Ada urusan apa Lo mencari Kai ?". Tanya Nathan


" Ada hal penting yang harus gue bicarakan dengan nya ". Kata Tozaki


" Sayang biarkan saja dia masuk menemui Kai kan dia memiliki urusan dengan Kai ". Kata Calista


" Iya swety aku tahu tapi kenapa dia berurusan dengan Kai bahkan Kai tidak pernah sama sekali berurusan dengan nya kecuali masalah Bianca ". kata Nathan


" Nah mungkin saja dia memang memiliki urusan tentang Bianca ". Kata Calista


" Masuk saja dan ingat jangan membuat keributan di sini ". Kata Nathan


Nathan kini menggandeng tangan kekasih nya dan mengajak nya masuk ke dalam rumah saat ini


" Di rumah tidak akan menyebrang Nathan jadi untuk apa juga bergandengan tangan ". Kata Derren


" Ini rumah gue jadi suka-suka gue melakukan apa nanti nya ". Kata Nathan


" Ya sudah Terserah Lo saja jika begitu ". Kata Derren malas sekali


" Bianca tidak ada di rumah ?". Tanya Arthur


" Dia pergi bersama papa Sam kata Daddy Ricky tadi ". Kata Nathan


" Jadi papa dan Bianca masih belum pulang juga ?". Tanya Arthur


" Ya mereka masih belum kembali dan gue juga tidak tahu kemana pergi nya mereka ". Kata Nathan

__ADS_1


" Mungkin saja papa sekarang sedang melatih Bianca Maka dari itu belum pulang juga sekarang ini ". Kata Arthur


" Kenapa lagi papa harus melatih Bianca padahal dia sudah sangat bagus sekali beladiri nya bahkan setiap hari Kai juga selalu melatih nya jika Bianca mau ". Kata Nathan


" Jika berlatih dengan papa tentu nya dia tidak akan malas dan juga menolak sama sekali ". Kata Arthur


" Lo kenapa ke sini?". Tanya Kai dari lantai atas setelah dia melihat kedatangan Tozaki


" Dia ingin berbicara dengan mu Kai jadi bicaralah dengan baik-baik ". Kata Ray


" Kenapa kakak membawa nya datang ke sini bahkan Kai tidak ingin bertemu dengan nya sekarang ini ". Kata Kai


" Gue ingin bicara sesuatu hal penting dengan Lo jadi kita bicara dulu Caesar". Kata Tozaki


" Gue tidak ingin berbicara dengan Lo Sebab tidak ada gunanya juga ". Kata Kai


" Kenapa kamu tidak mau bertemu dengan nya Kai apa kamu takut kalah dari dia ?". Tanya Ricky membuat Kai pun semakin kesal sekali


" Kenapa Daddy malah membela nya sih kan anak Daddy Kai bukan dia". Kata Kai


" Jika Daddy bisa memilih maka Daddy akan memilih dia saja sebagai anak Daddy bukan kamu ". kata Ricky


" Dad ". Teriak Kai dan Ricky hanya tersenyum saja dan kini dia memilih untuk pergi dari sana ke tempat latihan di rumah Nathan dan di ruangan tersebut juga sudah ada Bryan di sana jadi Ricky akan berlatih dengan Bryan sekarang di ruangan itu


" Naik saja ke atas dan ngobrol di balkon atas saja ". kata Ray mengajak Tozaki naik ke atas


" Kak aku kan tidak mengatakan jika ingin berbicara dengan nya ". Kata Kai


" Sudah jangan hanya omong Kai atau mau ku lakban mulut mu itu Kai sekarang ini ". kata Ray dengan santai nya dan Kai tentu saja tidak akan bisa menolak apa yang kakak nya itu katakan kali ini


" Mumpung Bianca masih belum pulang jadi selesai kan dengan cepat Kai urusan kalian agar dia tidak bertemu dengan Bianca nanti nya dan kau bisa lega jika mereka tidak bertemu ". Kata Ray memberikan saran kepada adik nya itu


" Cepat selesai kan urusan Lo dengan gue dan ingat jangan mendekati kekasih gue Jika Lo masih ingin hidup tenang ". Kata Kai terdengar seperti mengancam Tozaki dan Tozaki pun hanya mengangguk saja karena dia tidak ingin jika ada perkelahian di Antara dia dan juga Kai maka dari itu kini dia pun hanya diam dan mengangguk kan kepala saja mengiyakan apa yang Kai katakan kepada nya


" Kenapa kalian di sini , apa ingin menguping pembicaraan ?" . Tanya Kai


" Kita duduk santai saja di sini Kai dan kenapa juga harus menguping pembicaraan kalian berdua tidak ada gunanya juga bagi kita ". Kata Derren


" Gaya sekali Lo Derren padahal Lo juga kepo kan apa yang akan kita bicarakan nanti nya ". Kata Kai


" Apa kita tidak boleh mendengar kan pembicaraan kalian di sini Kai ?". Tanya Ray


" Boleh kakak ku tersayang silahkan saja dan Kai pun tidak keberatan sama sekali jika kakak memang ingin mendengar kan pembicaraan kita di sini ". Kata Kai


" Apa yang ingin Lo bicarakan dengan Kai sekarang ini ?". Tanya Ray


" Frans dia adalah sepupu Lucifer dan akan balas dendam kepada anggota Lo karena sudah menghancurkan perusahaan dia ". Kata Tozaki


" Gue tahu jika dia sepupu Frans dan yang menghancurkan perusahaan dia adalah Nathan bukan gue ". Kata Kai


" Jadi Lo sudah tahu ?". Tanya Tozaki


" Ya gue tahu dan gue tidak terlalu memperdulikan nya karena ini urusan Nathan dan gue percaya jika Nathan bisa menyelesaikan nya dan jika Frans memang bergabung dengan Lucifer si bodoh itu maka kita tidak akan takut juga ". Kata Kai


" Makin parah saja Kai dan musuh nya makin bertambah ya kali ini . Bisa gak selesai nanti jika banyak musuh baru Kai ". Kata Derren


" Apa nya yang tidak selesai. Lo kalau bicara jangan berbelit-belit ". Kata Kai


" kisah cinta kita tidak akan bisa selesai jika seperti itu Kai jadi bagaimana ini nanti malah panjang ceritanya dan gak ending-ending ". Kata Derren


" Kalau gak mau panjang ya di stop saja kan beres ". Kata Kai


" Menggantung perasaan orang itu tidak baik Kai jadi cepat habisi musuh Lo agar cerita ini segera happy ending nanti nya ". kata Derren


" Terserah gue mau menghabisi mereka kapan tapi yang jelas gue tidak akan tinggal diam jika mereka mulai mencari gara-gara. Dan Nathan kini Calista kakak gue sudah menjadi tanggung jawab Lo jadi Lo harus bisa melindungi nya ". Kata Kai

__ADS_1


" Tenang saja Kai , apa Lo meremehkan gue sekarang ini ". Kata Nathan


" Tentu saja tidak sebab gue tahu siapa Lo dan mana mungkin juga gue mau meremehkan sahabat gue satu ini ". Kata Kai


" Untuk masalah itu gue akan menyelesaikan nya bahkan gue akan menghabisi Frans nanti nya ". Kata Nathan


" Jangan mengatakan hal itu di depan dia sebab Frans adalah sahabat nya ". Kata Kai sambil menatap ke arah Tozaki sekarang ini


" Gue memang sahabat nya tapi jika gue tidak ada urusan tentu gue tidak akan mau ikut campur sama sekali ". kata Tozaki


" Ternyata Lo tidak setia kawan ya jadi orang ". Kata Kai


" Bukan masalah setia kawan saja yang menjadi masalah utama tapi gue juga tidak suka dengan nya karena dia sudah mengganggu Calista Kan jadi gue pun tidak suka sama sekali jika dia mengganggu hubungan orang ". Kata Tozaki


" Dan Lo tidak akan mengganggu hubungan gue dan juga Bianca bukan nantinya?". Tanya Kai


" Tidak akan tenang saja dan gue juga sudah menganggap Bianca sebagai sahabat gue sendiri ". Kata Tozaki


" tapi gue tidak mengizinkan dia untuk bersahabat dengan Lo ". Kata Kai


" Kai dia sudah berkata seperti itu maka hargai lah jangan tambah menambah masalah baru. Kita bisa menjalin pertemanan yang baik bukan nanti nya ". kata Ray


" Tapi Kai tidak suka kak jika bersahabat dengan nya sebab dia menyukai Bianca ". Kata Kai


" Cinta tidak harus memiliki dan gue pun tidak akan memaksa kan kehendak untuk bisa mendapatkan wanita yang gue cintai ". kata Tozaki


" Gue masih tidak percaya dengan ucapan Lo jadi gue pun tidak akan gampang membiarkan Lo dekat dengan Bianca ". kata Kai membuat Ray melempar bantal ke muka adik bungsu nya itu kali ini


" Kak Ray kenapa melempar ini ke muka tampan ku ". kata Kai


" Karena kakak memang pantas mendapat kan nya ". kata Bianca yang baru saja datang


" Kamu sudah pulang baby dari mana saja ?". Tanya Kai


" Jalan-jalan sama papa cari pacar baru karena pacar ku yang sekarang tidak pernah peka dengan perasaan pacar nya sendiri dan malah sibuk merakit bom saja ". Kata Bianca


" Mana ada aku merakit bom sayang yang ada aku mencari uang untuk nanti menikahi mu sebab aku sudah mengatakan kepada Daddy agar segera melamar mu ". Kata Kai


" Gak bisa Kai , aturan nya kak Ray duluan lalu aku dan setelah itu barulah kau ". Kata Calista yang juga baru saja naik bersama dengan Kim juga


" Kalian berdua lama sekali dan Nathan juga tidak ada niatan bukan untuk melamar mu jadi sebaik nya aku saja yang duluan ". Kata Kai


" Gue sudah ada niatan melamar nya Kai bahkan awal kita jadian pun gue sudah mengatakan jika akan melamar nya setelah itu namun kembaran Lo menolak nya ". Kata Nathan


" Aku bukan nya menolak hanya saja Memang harus kak Ray dulu dan itu adalah pesan bunda yang tidak bisa di ganggu gugat sama sekali ". Kata Calista


" Ray segera lamar kekasih mu agar aku juga bisa melamar kekasih ku juga ". Kat Nathan


" Memang nya semua tidak butuh proses apa dan aku juga tidak akan melamarnya secara sederhana saja sebab aku juga ingin romantis sama seperti kalian berdua ". Kata Ray


" Jika kurang dana katakan saja maka aku juga bisa membantu". Kata Nathan


" Dan aku juga bisa membantu kak Ray jadi tidak perlu khawatir bahkan uang Daddy juga masih utuh kan tidak pernah kita gunakan sama sekali ". Kata Kai


" Bukan masalah uang nya kenapa kalian malah terkesan terburu-buru sih ". Kata Kim


" Ya karena gue memang tidak suka saja menunggu lama nanti kekasih gue berubah pikiran karena hasutan orang". Kata Kai membuat Fellin diam menatap nya sekarang ini


" Jangan seperti itu kak gak baik ucapan nya , sudah tunggu saja giliran nya nanti dan jangan lupa ada kak Arthur juga jadi harus kak Arthur dulu ". Kata Bianca


" Banyak sekali ya antri an nya untuk ku baby kenapa tidak kita saja sih yang sudah siap melakukan acara terlebih dahulu". Kata Kai


" Jangan menyalahi aturan kak tidak baik sama sekali di lihat nya ". Kata Bianca


" Jika Bianca saja yang berbicara maka nada Lo akan terdengar lembut sekali Kai membuat gue kesal saja di buat nya ". Kata Derren dan Kai tidak memperdulikan nya bahkan dia mengabaikan ucapan Derren Sebab masih ribut soal lamaran sekarang ini dengan kakak-kakak nya

__ADS_1


__ADS_2