
Kai segera menuju rumah sakit bersama dengan Ray dan juga Bryan serta Galang sementara di rumah sudah ada Mark dan juga Alex dan juga Caesar di sana untuk menjaga anak-anak yang lain nya .
"Uncle cepat lah sedikit mengemudi nya ". Kata Kai
"Sabar kai ini juga sudah sangat cepat sekali, apa kamu tidak tahu jika di depan macet sekali Kai ". Kata Galang
"Tabrak saja semua uncle, bikin rusuh saja ". Kata Kai
"Persis seperti Ricky dulu ". Kata Bryan
"Nama nya juga anak nya uncle jadi pasti lah mirip dengan Daddy ". Kata Kai
Mobil yang mereka gunakan kini melaju dengan kecepatan tinggi bahkan Galang terlihat beberapa kali mengendarai dengan sangat brutal nya membuat para pengemudi pun mengklakson nya Beberapa kali dan tentu nya Galang juga tidak memperdulikan hal tersebut sebab yang dia perdulikan hanyalah agar dia segera sampai di rumah sakit agar Kai tidak banyak bicara lagi dan membuat nya semakin pusing saja nanti
Mobil mereka sudah sampai di rumah sakit dan Kai serta Ray pun segera masuk ke dalam namun di tahan oleh Scurity di sana karena mereka hanya berdua saja.
"Mereka datang dengan kami ". Kata Bryan membuat sang scurity pun kini menunduk hormat lalu segera membiarkan anak-anak masuk ke dalam . Mereka pun berlari agar segera sampai di ruangan Ricky bahkan Kai terlihat sangat kencang sekali lari nya
"Bunda ". Panggil Kai lalu memeluk Yuli dengan erat nya seraya mengusap air mata yang menetes
"Kenapa datang kesini , sudah bunda bilang kamu tunggu di rumah saja ". Kata Yuli namun dengan nada lembut nya
"Bagaimana keadaan Daddy Bun ?". Tanya Ray
"Kondisi Daddy kritis karena ada racun yang menyebar di tubuh nya ". Kata Ipank membuat intan memukul nya karena tidak seharusnya juga dia mengatakan hal itu kepada anak-anak.
"Apa separah itu kondisi nya Pank ?". Tanya Galang
"Ya , bahkan Ken juga masih berusaha untuk membuat penawar nya saat ini sebab kondisi Ricky semakin menurun ". Kata Arok
Anak-anak Ricky sangat cerdas sekali jadi tidak perlu menutupi nya lagi bahkan mungkin saja mereka bisa membantu menurut Arok
Tanpa pikir panjang Kai langsung masuk ke dalam ruangan Daddy nya lalu dia pun segera mengecek keadaan Daddy nya . Mata nya menajam ketika melihat sang Daddy terbaring lemah dengan beberapa alat bantu yang menempel di tubuh nya saat ini.
"Separah ini yang mereka lakukan kepada Daddy ku . Tunggu balasan dari ku ketika aku dewasa nanti orang-orang bodoh ". Kata Kai
Dia kini keluar ruangan membuat mereka semua menatap Kai kali ini karena mereka tadi juga membiarkan Kai masuk ke dalam dan tak mengganggu nya juga tadi
"Bagaimana Kai ?". Tanya Ray
"Sangat parah kak bahkan racun nya juga sudah menyebar dengan cepat sekali setiap menit nya ". Kata Kai
Yuli yang mendengar hal tersebut pun kini kembali menitihkan air mata nya dan yang lain nya di buat tak percaya dengan percakapan kedua nya itu . Seperti dugaan mereka semua bahwa Kai memang ahli sekali dalam pengobatan seperti Ricky dan paket komplit kombinasi antara Ricky dan Yuli sekali dia itu
"Apa kamu bisa Kai membuat penawar nya ?". Tanya Bryan langsung
__ADS_1
Bukan tanpa alasan Bryan mengajak nya datang untuk menemui Daddy nya karena dia tahu jika Kai bisa membuat beberapa penemuan jadi tidak ada salahnya untuk mencoba menurut Bryan dan berita tentang kritis nya Ricky itu sebenarnya Bryan hanya mengarang saja agar dia bisa membawa dua anak Ricky itu untuk datang ke rumah sakit
"Bukan nya Daddy memiliki saudara kembar ?". Tanya Kai
"Iya benar ". Jawab Arok
"Uncle apa bisa memanggil nya kemari karena Kai butuh darah nya untuk membuat racun itu berhenti menyebar dan agar bisa mati ". Kata Kai
"Biar uncle yang menghubungi nya saat ini ". Kata Arok
Dia pun segera mengambil ponsel nya dari saku lalu menelfon Raka saat itu juga
"Halo Rok, ada apa tumben sekali telfon ?". Tanya Raka dari sebrang sana
"Gue butuh Lo sekarang ke Indonesia karena ada hal penting yang terjadi di sini dan ini menyangkut Ricky juga ". Kata Arok langsung tanpa basa basi
"Hal penting menyangkut Rick, tapi gue tidak bisa datang ke sana karena Ricky pun memblok akses kami untuk keluar negeri ". Kata Raka
"Untuk hal tersebut Sam akan mengurus nya dan saat ini memang kita di sini membutuhkan Lo ". Kata Arok
"Tapi apa yang sebenar nya terjadi Rok ?". Tanya Raka
"Sudah jangan banyak bicara Raka dan datang lah kemari Sekarang juga, anak buah gue yang akan mengantar Lo ke Indonesia ". Kata Arok
"Jet pribadi gue akan datang nanti dan Lo bersiaplah lima belas menit lagi Lo harus berangkat ke Indonesia ". Kata Arok lalu mematikan panggilan telfon nya
Di Singapura Raka di buat kebingungan atas permintaan Arok barusan bahkan dia juga tidak bisa pergi kemanapun karena Ricky memang memblokir semua nya bahkan seluruh keluarga Hartama pun tidak bisa pergi ke luar negeri kecuali Leon sebab dia memang selalu saja melakukan perjalanan bisnis dan dia juga termasuk anggota keluarga
"Ada apa kak ?". Tanya Rani
"Arok tadi telfon dan kakak di suruh untuk ke Indonesia sekarang juga ". Kata Raka
Terlihat sekali mata Rani berbinar bahkan dia juga terlihat sangat senang sekali karena dia berpikir seperti nya Ricky Sudah melunak kali ini
"Ya sudah kak , cepat sana pergi sebelum kak Ricky berubah pikiran ". Kata Rani dengan antusias nya
"Tapi Ran, kakak merasa ada yang ganjal saja dengan kata Arok tadi namun dia juga tidak menjelaskan nya sama sekali ". Kata Raka
Sudah lah kak positif thinking saja dan sebaik nya kakak bersiap sekarang ". Kata Rani
Raka pun kini segera bersiap untuk pergi ke Indonesia bahkan sejak tadi juga suasana hati nya sangat tidak tenang sekali seperti ada yang menjanggal dalam diri nya dan Raka tidak tahu apa itu. Dia sudah siap dengan membawa satu koper saja sebab dia juga belum tahu sampai kapan dia akan ada di Indonesia nanti nya
"Mau kemana kamu Raka ?". Tanya Ryuji
"Aku mau ke Indonesia kak , tadi Arok telfon ". Kata Raka
__ADS_1
"Ke Indonesia, apa Ricky mengizinkan nya ?". Tanya Ryuji
"Aku pun juga tidak tahu tapi kata Arok ini sangat penting sekali dan menyangkut Ricky juga ". Kata Raka
"Apa dia sudah memaafkan Lo jadi dia menyuruh Lo untuk datang ke Indonesia sekarang walaupun dia tidak mengatakan nya langsung ". Kata Ryuji
"Ya kak benar , semoga saja on menjadi awal yang baik untuk hubungan keluarga kita dengan Ricky ". Kata Raka
Dia kini berpamitan kepada kakak dan juga adik nya dan tak lupa juga dia meminta agar mereka berdua menyampaikan hal tersebut kepada Daddy nya nanti jika sudah pulang.
"Tuan , di luar ada anak buah tuan Arok datang untuk menjemput anda ". Kata anak buah Leon
"Ya sebentar lagi aku akan ke sana dan suruh saja dia menunggu ". Kata Raka
Raka segera bergegas turun dan menghampiri anak buah Arok dan dia juga kini sudah siap dengan barang bawaan nya kali ini untuk segera terbang ke Indonesia. Benar saja apa yang di katakan Arok bahwa kini Raka akan menggunakan jet pribadi milik Arok dan dia pun segera saja pergi kali ini walaupun perasaan nya tidak enak sekali namun dia mencoba untuk berpikir positif saja kali ini.
******
Di Indonesia kini Kai pun terlihat masuk ke dalam laboratorium dan Ken yang melihat kehadiran Kai pun juga heran namun dia tidak memperdulikan nya sebab dia masih saja fokus untuk membuat ramuan untuk sahabat nya itu.
Kai dengan lihai nya kini membuat setiap campuran bahan yang dia bawah dari rumah tadi bahkan gerakan nya sangat cepat sekali membuat Ken pun terkejut dengan apa yang Kai lakukan kali ini. Kai yang memang sangat ahli itu kini membuat beberapa campuran untuk penawar racun dalam tubuh Daddy nya sementara mereka yang ada di luar kini menunggu dengan harap-harap cemas saja. Ray menggenggam tangan sang bunda untuk menenangkan nya
"Kai sangat cerdas seperti Daddy Bun jadi tenang saja pasti dia bisa membuat Daddy membuka mata nya kembali ". Kata Ray
"Semoga saja memang benar sayang "? Kata Yuli juga berharap jika apa yang di katakan anak sulung nya itu benar dan dia pun juga berdoa semoga ada keajaiban yang terjadi pada diri Ricky kali ini karena dia sungguh tidak sanggup jika harus kehilangan Ricky saat ini bahkan itu terasa sangat cepat sekali jika dia pergi saat ini dan tidak mungkin juga dia bisa hidup tanpamu belahan jiwa nya itu karena dia juga lah penguat Yuli di saat dia terpuruk dan terjatuh
"Apa Lo sengaja tadi mengajak Kai ?". Tanya Ipank Kepada Bryan dan mereka kini agak menjauh dari Yuli dan yang lain nya saat ini
"Ya , gue memang sengaja membawa nya karena gue yakin jika Kai bisa melakukan hal yang dulu Ricky sering lakukan, membuat penawar untuk para anak buah dan juga sahabat nya jika mereka dalam keadaan kritis ". Kata Bryan
"Lo benar sekali dan gue pun sangat memuji ide Lo ini Yen ". Kata Ipank
Memang tidak mungkin jika Kai tidak bisa melakukan nya karena dia adalah keturunan Ricky jadi mereka sangat yakin sekali jika Kai bisa membuat nya kali ini dan akan membantu untuk menyembuhkan Daddy nya
"Lalu untuk apa dia menyuruh Raka datang kemari ?". Tanya Galang
"Kita lihat saja nanti Lang setelah Raka datang. Apa yang akan Kai lakukan dan yang pasti kita harus selalu berusaha sekuat tenaga agar Ricky bisa segera pulih ". Kata Rere
"Ngomong-ngomong kenapa gue tidak melihat Sam ?". Tanya Galang
"Dia terlihat sangat terpukul sekali Lang jadi tadi gue menyuruh nya untuk menenangkan diri nya dulu ". Kata Ipank
"Pasti dia sangat terpukul sekali karena sejak remaja mereka selalu saja berdua ". Kata Galang
Di mana ada Ricky di situ akan ada asisten sekaligus orang kepercayaan nya yang akan selalu berdiri di samping nya dan dia dalam Sam orang yang selalu setia kepada Ricky dalam kondisi apapun dan Sam memang lah Sangat dapat di percaya dan di andalkan. Mereka tidak ada yang menyalah kan Sam karena mereka semua tahu jika ini mungkin saja memang sudah menjadi kehendak nya karena rencana Tuhan lebih indah
__ADS_1