Anak Genius Sang Gangster

Anak Genius Sang Gangster
Masih Belum Tahu


__ADS_3

Di sisi Lain ketika Ray dan kedua adik nya sedang mengobrol bersama tak jauh dari sana di halaman belakang rumah Ray kini Bianca dan Bryan sedang duduk bersama bahkan mereka sejak tadi di sana mengobrol bersama di sana


“ Uncle tidak pernah menyalahkan siapapun juga bahkan memang apa yang di lakukan Fellin sangat keterlaluan dan tidak bisa di toleransi oleh siapapun juga jadi wajar saja bila Kai seperti itu sayang jadi kamu jangan merasa bersalah seperti Daddy dan papa mu ya karena tidak ada yang salah dari kalian sebab memang Fellin lah yang bersalah dan harus menerima semua nya ini .” Kata Bryan


Tidak mudah bagi nya untuk merelakan anak nya pergi meninggalkan dia namun mau bagaimana lagi dia pun juga tidak bisa melakukan apapun untuk membawa Fellin kembali berkumpul dengan nya dan juga sang istri


“ Tapi Uncle jika memang bukan karena kedatangan Bianca ke sini di sisi kak Kai mungkin saja semua ini tidak akan pernah terjadi .” Kata Bianca


“ Kan Uncle sudah mengatakan sayang jkka jangan menyalahkan diri kamu sendiri karena kamu memang tidak salah sama sekali jadi stop menyalahkan diri kamu sendiri arau Uncle akan marah kepada kamu .” Kata Bryan


Bianca memeluk erat Bryan bahkan dia pun terlihat menahan agar air matanya tidak jatuh . Dia tahu bagaimana rasanya jauh dari kedua orang tua yang dia sayangi sebab Bianca dan juga Arthur pernah merasakan hal itu selama bertahun-tahun sebab mereka memang harus di didik dengan baik agar ketika dewasa mereka berdua bisa melindungi anak-anak Ricky namun sayang ini malah kebalikan nya justru anak Ricky si Kai lah kini yang melindungi anak putri kesayangan Sam Bianca


“ Maaf Uncle atas semua nya .” Kata Bianca


Bryan mengelus rambut Bianca dengan lembut dan juga penuh kasih sayang karena dia pun juga masih menganggap Bianca sebagai putrinya sendiri jadi Bryan kini mencurahkan kasih satang nya kepada Bianca


“ Uncle memaafkan kamu karena kamu memang tidak salah sama sekali. Sudah sebaik nya kamu jangan memikirkan nya lagi agar tidak masuk rumah sakit lagi sebab jika kamu sakit bisa-bisa Kai akan marah dan mengamuk lagi .” Kata Bryan


“ Tenang Uncle Bianca akan selalu sehat agar si monster itu tidak marah lagi nanti nya .” Kata Bianca


“ Monster itu juga yang nanti nya akan menjadi suami kamu di kemudian hari .” Kata Bryan


Terlihat kini senyum kedua nya mengembang bahkan mereka berdua kini juga terlihat bercanda bersama juga membuat suasana pun tidak lagi seperti tadi yang memang sangat menyentuh dan sedih karena pembahasan kedua nya mengenai anak Bryan yang hingga kini masih belum di ketahui keberadaannya bahkan tidak tahu juga apa dia masih hidup atau hanya tinggal nama saja sekarang ini itu yang tahu hanya Kai dan para sahabat nya saja bagaimana kisah hidup Fellin di sana


“ Bagaimana kalau kita olahraga sebentar atau masuk saja ke dalam kan ini sudah waktu nya juga untuk sarapan .” Kata Bryan


“ Apa Uncle sudah lapar jika iya mari kita masuk saja ke dalam .” Kata Bianca


“ Uncle masih ingin di sini saja sebentar lagi jadi kamu masuk lah ke dalam terlebih dahulu .” Kata Bryan sambil tersenyum


“ Bianca akan menemani Uncle saja di sini agar Uncle tidak sendirian dan juga tidak kesepian jika berada di sini .” Kata Bianca


Bryan menerima tawaran Bianca dan kini kedua nya pun membahas beberapa hal yang di rasa haris di bahas juga san tak lupa juga keduanya kini menyelingi pembicaraan nya dengan canda dan tawa juga tentu nya


Sedangkan di balkon atas kini Kai menatap tajam ke dua orang yang dia lihat sejak tadi bahkan tatapan nya itu sangat tajam sekali


“ Apa mungkin Uncle Bryan meminta bantuan Bianca untuk menemukan anak nya Kai ?.” Tanya Calista


“ Aku rasa itu tidak mungkin karena Uncle juga tahu jika memang anak nya itu salah dan kesalahan nya pun juga tidak bisa di maafkan sama sekali .” Kata Kai


“ Aku juga sependapat dengan Kai bahkan Uncle juga dekat dengan bunda bukan namun Uncle tidak meminta batuan dari bunda jadi bisa di pastikan jika memang Uncle tahu bahwa anak nya bersalah dan pantas menerima hukuman nya .” Kata Ray


“ Yang menjadi masalah saat ini Axel kak , dia sudah mulai melenceng sekarang ini .” Kata Kai

__ADS_1


“ Kakak tahu dan untuk Axel biar kakak yang akan mengurus nya jadi kau tidak perlu turun tangan atau melakukan apapun juga Kai sebab yang dia pegang saat ini adalah geng Daddy terdahulu jadi biarkan kakak yang mengurus nya .” Kata Ray


“ Baiklah Kai percaya kan dia lelaki bodoh itu kepada kakak tapi jika dia menargetkan Bianca maka aki akan membunuh nya detik itu juga .” Kata Kai


Apa yang dia katakan tentu saja akan menjadi kenyataan bahkan dia pun karena Kai tidak pernah tidak melakukan apa yang sudah dia katakan seperti Daddy nya dia pun juga tidak kenal ampun dengan siapapun juga


“ Si bodoh itu sama dengan pasangan nya yang juga bodoh sekali dalam menyikapi sebuah masalah .” Kata Calista


“ Sepupu mu itu .” Kata Kai


“ Hay bung bukannya dia sepupu mu jika kau lupa dan aku pun akan mengingatkan mu Caesar Narendra Airlangga .” Kata Calista yang merasa sangat kesal sekali kali ini dengan kembarannya itu


“ Aku tidak merasa memiliki sepupu seperti dia bahkan dengan nya pun aku juga tidak dekat bukan jadi jangan mengatakan jika dia adalah sepupu ku .” Kata Kai dengan dingin nya


Plak


Ketika Calista sudah sangat kesal tentu saja dia akan memukul kai agar dia segera diam dan tidak lagi bicara omong kosong


“ Sakit sekali kenapa main tangan sih apa tangan nya itu mau hilang .” Kata Kai


“ Jika berani maka lakukan lah sekarang .” Kata Ray


“ Ah kak tadi Kai hanya bercanda saja dan tidak ada niatan juga untuk melakukan nya jadi kakak jangan serius seperti itu muka nya .” Kata Kai


“ Apa sudah selesai bun memasak nya ?.” Tanya Calista


“ Tentu saja sudah dan di bawah juga sudah ada Nathan menantu bunda .” Kata Yuli tersenyum kepada Calista


“ Pagi-pagi sudah datang saja dia apa dia tidak tahu waktu apa datang ke sini sepagi ini .” Kata Kai


“ Berisik sekali sih kau ini Kai . Ayo kak kita tinggal saja lelaki sok banget ini .” Kata Calista kini menggandeng tangan Ray untuk segera turun ke bawah menuju meja makan dan Kai pun koni kuga mengikuti nya menuju meja makan


“ Cepat sekali ya Lo datang nya Nathan .” Kata Kai


“ Bukan nya kita ada pertemuan penting dengan klien Kai atau jangan-jangan kau lupa akan hal itu .” Kata Nathan sambil memberikan kode kepada Kai


“ Sial gue lupa akan hal itu dan untung nya Lo mengingatkan gue .” Kata Kai


“ Jadi apa bisa kita berangkat sekarang ?.” Tanya Nathan


“ Apa kalian tidak mau makan dulu saja sebelum berangkat kan bunda juga sudah memasak untuk kalian tadi .” Kata Yuli


“ Jika kita makan dulu tentu saja tidak akan sempat bun bahkan tempat pertemuan kita juga agak jauh dari sini .” Kata Kai

__ADS_1


“ Oh begitu ya baiklah kalian pergi saja duluan dan hati-hati di jalan .” Kata Yuli


“ Iya bum kita akan selalu hati-hati dan maaf ya kita tidak bisa ikut makan di sini .” Kata Nathan


Tak lupa juga Nathan menatap serta menggoda kekasih nya membuat mereka hanya bisa tersenyum saja menyaksikan apa yang mereka berdua lakukan sekarang ini


“ Sudah ayo berangkat sekarang dan jangan banyak menggombali kembaran gue .” Kata Kai


“ Kan harus pamitan dulu Kai dengan ayang jadi wajar bukan jika aku harus berpamitan dulu agar nanti kekasih gue tidak mencari gue lagi .” Kata Nathan


“ Terserha Lo saja deh dan sekarang ayo kita pergi jangan membuang waktu lagi .” Kata Kai


Dia kini segera pergi bersama dengan para sahabat nya bahkan Kai tidak mengatakan kepada Bianca jika hari ini dia akan pergi sepagi ini


“ Yang lain nya ayo kita segera makan sekarang agar tidak dingin makanan nya .” Kata Yuli


“ Bianca kemana kenapa dia tidak kelihatan ?.” Tanya Luna


“ Bianca sedang pergi olahraga tadi dengan Bryan mungkin mereka sedang ada di halaman belakang .” Kata Yuli


“ Olah raga berdua mereka ?.” Tanya Ricky


“ Ya mereka olahraga berdua memangnya kenapa jika mereka pergi olahraga berdua apa tidak boleh ?.” Tanya Yuli


“ Tentu saja boleh kenapa juga tidak boleh hanya aku heran saja nanti bilang nya olahraga ringan tapi mereka berdua malah latihan bela diri jika Kai tahu kan berbahaya sekali .” Kata Ricky


“ Tidak mereka hanya berolahraga saja kok tidak latihan sama sekali .” Kata Kikan


“ Oh ya Kikan tadi Bryan mengatakan jika kalian akan pergi ke Inggris apa itu benar ?.” Tanya Yuli


“ Iya kita akan pergi ke sana karena Bryan ada pekerjaan penting di sana .” Kata Kikan


“ Kenapa mendadak sekali bahkan kalian belum lama juga bukan di sini .” Kata Yuli


“ Entahlah tapi pekerjaan nya memang sangat penting sekali jadi kita pun tidak bisa juga menunggu terlalu lama karena ini menyangkut perushaan juga jadi gak enak jika kita tidak berangkat Yul .” Kata Kikan


“ Ya sudah tidak masalah jika memang itu penting sekali aku pun bisa memakluminya karena kalian kan pengusaha jadi pasti akan sangat sibuk juga bukan .” Kata Yuli


“ Ya kita memang selalu sibuk sebab kita bukan seperti mu yang menjadi bu bos dan tidak perlu bekerja sama sekali bahkan anak mu semua nya juga sangat sukses juga .” Kata Kikan tersenyum menggoda Yuli


“ Bisa sekali ya ah sudah lah ayo makan saja keburu dingin nanti makanan nya .” Kata Yuli


Mereka semua kini menikmati makanan nya dengan santai sambil bercanda juga beberapa kali bahkan seperti nya mereka masih belum tahu apa yang terjadi dengan Fellin

__ADS_1


__ADS_2