
Setelah menyelesaikan pekerjaan nya kini Ricky pun segera pulang bersama dengan Ipank dan juga Juan . Dia terlihat sangat dingin dan menakutkan sekali kali ini bahkan Ipank sejak tadi pun tidak berani mengajak nya berbicara sedikit pun karena melihat Ricky yang seperti itu sudah sangat bisa di pastikan jika ada satu kesalahan ucapan maka habis lah Ipank
Tidak lama mobil mereka sudah sampai di halaman rumah kediaman Airlangga dan kini Ricky pun segera masuk ke dalam rumah. ekspresi dingin dan menyeramkan Ricky hilang sudah Ketika dia berkata di rumah nya apalagi ketika dia melihat istri tercinta nya itu yang kini sedang bersama dengan para sahabat nya mengobrol di sana
"Sayang sudah pulang". Kata Yuli sambil menatap suami nya dan memberikan senyuman yang mempesona sekali
Ricky pun langsung menghampiri nya dan mengecup nya bahkan dia kini terlihat bahagia sekali berbeda dengan tadi waktu di kantor dan dalam perjalanan pulang
"Serius sekali sih , ngobrol apa?". Tanya Ricky
"Hanya obrolan biasa saja soal liburan nanti". Kata Yuli
"Apa Arok dan yang lain nya belum pulang?". Tanya Ricky
"Mereka masih dalam perjalanan Rick, mungkin sebentar lagi". Kata Rachel
"Kamu mandi dulu gih sana Setelah itu makan, sudah makan belum?". Tanya Yuli
"Belum , sekalian saja nanti makan malam". kata Ricky lalu mengecup kening istrinya lalu dia pun segera beranjak pergi masuk ke dalam kamar nya untuk membersihkan diri sementara itu Ipank kini masih ada di sana bergantung dengan yang lain nya
"Apa ada masalah?". Tanya Intan
"Tidak ada sama sekali". Jawab Ipank
"Jangan berbohong. Apa Ricky marah-marah di kantor?". Tanya Yuli
"Tidak Yul . kenapa Lo jadi interogasi gue sih ". Kata Ipank sambil memeluk istrinya itu bahkan dia terlihat manja sekali kepada intan
"Lalu kenapa muka Lo seperti itu coba, pasti ada sesuatu yang terjadi". Kata Yuli lagi
Tidak mungkin jika tidak ada hal yang terjadi tapi Ipank terlihat seperti orang habis kena marah bahkan Yuli paham sekali bagaimana mereka semua dan tidak akan bisa dia di bohongi oleh mereka
Tidak berselang lama kini Arok pun datang bersama dengan Rachel juga di sana
"Baru pulang kalian ?". Tanya intan
"Iya , aku sangat sibuk sekali Tan bahkan sebenar nya juga harus pergi ke luar negeri malam ini tapi tidak jadi karena Arok melarang". Kata Rachel
Arok hanya diam saja dan dia kini memilih untuk duduk dengan tenang bersama dengan yang lain nya bahkan pernikahan Arok bisa di katakan yang paling tidak harmonis sebab Rachel yang super sibuk itu juga jarang mengurus anak dan suami nya oleh sebab itu Axel lebih suka berada di rumah Ricky karena dia selalu mendapat kan perhatian dan kasih sayang yang utuh dari Yuli dan Ricky juga biasa nya bahkan mereka berdua terlihat tidak pernah membedakan antara dirinya dan anak kandung mereka yang lainnya juga
"Kau sibuk kerja terus Hel, lalu kapan waktu untuk anak ?". Tanya Yuli yang memang sangat kasihan sekali melihat Axel
"Aku ada waktu Yul cuma akhir-akhir ini aku memang sangat sibuk sekali". Kata Rachel
__ADS_1
"Arok kaya Hel jadi jangan terlalu menyibukkan diri di tempat usahamu , kan bisa minta bantuan dia ". Kata Yuli
"Aku tidak seperti mu yang selalu mengandalkan Ricky dan aku ingin berdiri sendiri dengan usahaku Yul ". Kata Rachel dengan nada sinis nya namun Yuli hanya menanggapi nya biasa saja
"Ya aku memang tidak sehebat dirimu Hel bahkan usaha yang aku dirikan pun itu juga ada campur tangan Ricky tapi setidak nya waktu untuk keluarga aku masih bisa mengatur nya ". Kata Yuli
Walaupun usaha Yuli yang sekarang memang dia rintis mulai nol bersama dengan Luna namun Yuli tetap mengatakan jika usaha itu memang atas bantuan Ricky bahkan Yuli tidak keberatan sama sekali jika harus mengatakan nya.
"Bahkan Yuli bisa mengatur segala nya dengan sangat baik ". kata Ken yang memiliki masih yang sama seperti Arok yang selalu saja di tinggal istri nya untuk show di luar bahkan bisa juga beberapa Minggu dia pergi tanpa memikirkan anak dan suami nya.
Yuli memang memiliki usaha dan dia juga sering mengontrol nya tapi itu juga dia mendapat kan bantuan dari anak buah kepercayaan Ricky untuk mengelola nya dan hal itu terjadi semenjak dia memiliki tiga orang anak karena sebelum nya dia selalu saja mengurus semua nya sendiri bahkan Yuli pun juga tidak menggunakan jasa baby sitter dan pembantu di rumah juga hanya membereskan rumah saja karena yang memasak dan merapikan semua pakaian adalah dia berbeda dengan sahabat nya yang lain yang memang memiliki baby sitter dan juga semua pekerjaan di lakukan pembantu.
"Jangan membandingkan Ken karena Lo pun juga gak tahu kan bagaimana susah nya jadi seorang ibu". Kata Yuli agar mereka tidak berdebat nanti nya
Terlihat juga ketidak sukaan Rachel dengan ucapan Ken barusan walaupun hal itu memang benar adanya bahkan intan saja juga setuju jika Yuli memang sangat baik dalam penempatan waktu untuk keluarga nya
"Ya Bahkan istri mu juga sangat sibuk kan Ken . Yuli memang bisa mengandalkan Ricky karena dia memang hebat dan berkuasa jadi Yuli bisa melakukan semua nya dengan baik ". Kata Rachel
"Kenapa jadi bahas seperti ini sih kan tidak nyambung juga ". Kata Intan
"Bukan nya tidak nyambung tapi itu memang benar dan jangan lah menilai semua nya sendiri karena Ricky memang hebat jadi bisa melakukan segala nya dan Yuli pun bisa bersantai saja ". Kata Rachel
"Sudah diam ". Kata Arok membuat Rachel pun kini menatap nya sekarang ini
"Itu memang benar bahkan Ricky bisa saja kan menghancurkan perusahaan mu ". kata Rachel
"Hel sorry jika perkataan ku tadi membuat mu marah". Kata Yuli
"Ya kau memang selalu yang paling benar apalagi suami mu ". Kata Rachel
"Sebaik nya diam saja atau pergi dari sini". Kata Arok
Ricky yang sedari tadi pun menatap mereka dari atas bahkan dia terlihat sangat dingin sekali saat ini begitu juga Ray yang juga mendengar apa yang Rachel katakan tadi kepada bunda nya
"Jangan membuat keributan Hel ". Kata Ipank
"Aku hanya bicara fakta saja ". kata Rachel
"Apa Lo meremehkan kehebatan kita semua?". Tanya Rere
Rachel hanya diam saja apalagi melihat tatapan Arok kepada nya membuat dia pun Langsung terdiam tanpa kata saat ini
"Sudah lah sebaik nya kita makan saja dan sudahi semua nya ". Kata Intan
__ADS_1
"Ayo kita makan saja sekarang". Ajak Yuli
Mereka pun menuruti nya dan kini mereka segera menuju meja makan dan Rachel pun berhenti ketika melihat tatapan tajam dari Ricky sedang kan Yuli yang melihat suami nya Menatap mereka dengan tajam itu pun langsung menghampiri nya lalu menggandeng nya
"Sayang ayo kita makan malam Dulu". Kata Yuli mengajak Ricky
"Bawah istri dan anak Lo pergi sekarang Rok". Kata Ricky
"Axel ayo kita pulang". Ajak Arok setelah melihat anak nya turun dari atas bersama dengan yang lain nya
"Sebaik nya kita makan dulu saja dan jangan pulang dulu sebelum kenyang karena aku juga sudah memasak banyak sekali makanan"". Kata Yuli
"Kita pulang saja sekarang ayo ". Ajak Arok
Dia tahu bagaimana Ricky jadi tentu saja Arok tidak mau mencari masalah dengan nya karena itu bisa berakibat buruk nanti nya
"Sudah Yul sebaik nya memang mereka pulang saja dulu ". Kata Rere
Yuli pun langsung menatap Ricky dan dia pun menyungging kan senyuman nya saat ini agar suami jua yang batu itu mau melunak dan benar saja Ricky pun langsung membiarkan mereka makan di rumah nya
"Ini terakhir kali nya kalian menginjak kan kaki di rumah gue". Kata Ricky membuat Yuli pun langsung mencubit nya karena dia merasa jika suami nya terlalu berlebihan
Makan malam pun berjalan dengan tenang sekali bahkan mereka semua kini sedang makan dengan sangat lahap nya juga . tidak ada obrolan yang terjadi sama sekali di sana bahkan kini yuli pun terlihat menyuapi suami nya sekarang
"Jangan memasang wajah seperti itu nanti tambah jelek". Kata Yuli
"Benar sekali bahkan Daddy terlihat lebih jelek dari pada uncle Pank". Kata Kai
"Ipank Kai bukan Pank ". Kata Ipank
"Sama saja kali uncle bahkan Pank kan lebih bagus dan keren ". Kata Kai
Yuli tersenyum melihat anak nya itu bahkan dia kini terlihat sangat menggemaskan sekali di lihat
"Jangan suka mengganti nama Kai". Kata Ryan
"Siapa juga yang ganti nama kan aku hanya memanggil saja bukan mengganti nama ". Kata Kai
"Memanggil dengan nama berbeda sama saja mengganti nama ". Kata Ryan
"Beda, kan tulisan nya beda ". Kata Kai
"Dasar batu susah di kalahkan". Kata Rafael
__ADS_1
"Sesama batu nya tidak usah menghina ". Kata Kai
kini seperti biasa nya Calista pun Langsung memukul kembaran nya itu agar dia bisa diam karena sedari tadi dia berisik sekali