Anak Genius Sang Gangster

Anak Genius Sang Gangster
Kilas Masa Lalu


__ADS_3

Mereka berdua pergi menggunakan satu mobil saja sekarang ini dan yang mengemudi kan nya tentu saja Kai karena dia tidak ingin jika Daddy nya yang mengendarai sebab dia masih punya rasa sopan santun kepada orang tua nya maka dari itu kini dia lah yang mengemudi kan mobil nya menuju rumah lama Ricky


" Apa kau sudah punya rencana Kai untuk membalas Lucifer ?". Tanya Ricky


" Tentu saja Kai sudah punya rencana Daddy bahkan Kai sudah mengirim kan hadiah untuk dia tadi jadi mungkin saja sekarang ini Lucifer tengah bahagia menerima hadiah yang Kai berikan kepada nya tadi ". Kata Kai


" Pergerakan mu memang cepat sekali Kai dan tak terbaca juga semua nya , Daddy salut sekali dengan mu Kai ". Kata Ricky sambil menepuk bahu anak bungsu nya itu sambil tersenyum


" Jika Kai bukan anak Daddy mungkin Kai tidak akan se hebat ini jadi kehebatan Kai pun menurun dari Daddy juga bukan ". Kata Kai


" Tumben sekali mengaku jika Daddy hebat Kai ". Kata Ricky


" Sekali-kali menyenangkan Daddy sendiri kan tidak ada masalah ". Kata Kai


" Oh begitu ya rupa nya , pintar juga kamu Kai ya setelah membuat senang Daddy lalu menjatuhkan Daddy begitu saja ". Kata Ricky


" Bercanda Daddy , Kai kan juga sayang juga sama Daddy bukan hanya dengan bunda saja ". Kata Kai


" Daddy tahu itu Kai dan kamu juga harus mengingat jika Lucifer bukan musuh yang bisa di anggap remeh seperti Daniel karena dia memiliki beberapa Aliansi dan para pendukung nya pun juga bukan orang sembarangan Kai ". Kata Ricky


" Apa Daddy pernah takut dengan musuh Daddy walau pun itu hanya sekali saja ?". tanya Kai


" Tidak pernah dan hanya satu hal saja dulu yang mampu membuat Daddy takut yaitu Daddy takut jika kehilangan bunda mu saja ". Kata Ricky


" Kalau itu semua orang juga tahu Daddy dan untung nya bunda mau menerima Daddy apa ada nya ". Kata Kai


" Itulah hebat nya bunda mu , walaupun dia di Katakan norak kampungan atau kurang berkelas dia pun tidak pernah marah sedikit pun juga karena bunda mu selalu saja cuek dengan semua kritikan yang penting dia bisa menunjukkan dan bisa membungkam semua orang dengan kehebatan nya ". Kata Ricky


" Kai sangat salut dengan bunda Dad apalagi perjuangan bunda yang memang tidak lah mudah di lakukan waktu itu dan bunda bisa melewati semua nya tanpa mengeluh sedikit pun juga ". Kata Kai


Dan tidak terasa juga kini dia sudah sampai di rumah lama Daddy nya , kini Kai dan Ricky segera masuk ke dalam dan para anak buah pun menunduk hormat ketika melihat mereka berdua datang karena tidak biasa nya juga Ricky datang ke rumah nya itu


" Sudah lama bukan Dad tidak ke sini , apa Daddy rindu dengan rumah ini ?". Tanya Kai


" Tidak sama sekali ". Kata Ricky


" Rumah yang penuh kenangan tapi tidak pernah di rindukan oleh sang pemilik nya ". Kata Kai


" Tidak ada kenangan baik di sini jadi untuk apa Daddy rindu dengan rumah ini ". Kata Ricky

__ADS_1


" Tapi rumah ini kan tempat Daddy dan bunda bersama dulu ". Kata Kai


" Tidak , apa kamu lupa sejarah Daddy sama bunda dulu Kai ?". Tanya Ricky


" Tentu saja Kai tidak akan pernah lupa sejarah orang tua Kai sendiri ". Kata Kai


" Bagus jika kamu tidak melupakan nya Kai ". kata Ricky


" Kai genius jadi tidak mungkin kan Kai lupa Daddy ". Kata Kai menatap Ricky


" Iya kamu memang genius sekali jadi tidak mungkin lupa sekarang ayo segera ke laboratorium saja agar kita bisa cepat membuat penawar nya Kai ". Kata Ricky


" Bagaimana ya kabar Oma dan opa Daddy bahkan Daddy tidak pernah mengunjungi mereka semua di Singapura ". Kata Kai


" Jangan membahas nya Kai ". Kata Ricky


" Daddy masih saja pendendam padahal sudah tua juga masih saja seperti itu ". kata Kai


" Bukan nya Daddy sama seperti mu yang juga sangat pendendam sekali ". kata Ricky


Kini mereka berdua sudah sampai ke dalam ruangan laboratorium dan kini mereka pun segera mencari bahan ramuan untuk membuat penawar racun nya . Daddy dan son itu kini tengah menunjukkan kehebatan nya sekarang ini bahkan mereka berdua terlihat sangat ahli sekali dan gerakan nya pun juga sangat cepat sekali sekarang ini membuat pekerjaan terasa sangat cepat dan mudah sekali di lakukan jika mereka berdua yang bekerja. Tanpa banyak kata dan mereka kini hanya menunjukkan aksi nya saja tidak membutuhkan waktu lama kini ramuan nya sudah siap sekarang ini bahkan Ricky pun tersenyum menatap anak nya yang memang sangat hebat itu dalam melakukan pekerjaan nya .


" Sudah selesai Daddy ". Kata Kai


" Benar Daddy , racun tersebut akan hilang dengan sendiri nya jika mama meminum nya secara rutin dan tidak akan butuh waktu lama juga untuk hal itu ". Kata Kai


" Kau memang berbakat sekali Kai dan Dady masih penasaran dengan kehebatan mu ketika balapan di jalan ". Kata Ricky


" Bagaimana jika Leader dan King balapan nanti tapi Kai takut jika nanti Daddy akan kalah ". Kata Kai


" Sombong sekali anak Ricky ini ". Kata Ricky membuat Kai pun tertawa mendengar nya begitu juga dengan Ricky yang juga tertawa dengan candaan garing nya itu sekarang ini


" Dad , apa se benci itu Daddy dengan keluarga Daddy bahkan Tante Rani saja di larang untuk bertemu dengan kita ". Kata Kai


" Daddy tidak suka dengan mereka karena mereka tidak suka dengan bunda mu ". Kata Ricky


" Itu mungkin saja dulu Daddy dan sekarang mungkin berbeda cerita nya ". Kata Kai


" Tapi Daddy sudah tidak memperdulikan nya Kai jadi kamu jangan membahas hal ini sekarang ". kata Ricky

__ADS_1


" Daddy selalu saja menghindar bukan jika membahas tentang keluarga Hartama". Kata Kai


" Daddy hanya tidak mau mengungkit luka lama yang nanti nya akan membuat orang lain terluka". Kata Ricky


" Bunda tidak pendendam seperti Daddy ya jadi jangan mengatakan jika bunda akan terluka akan hal tersebut justru bunda akan merasa sangat senang sekali jika bisa bertemu dengan Tante Rani ". Kata Kai


" Bocah sok tahu banget ya ". Kata Ricky


" Kai memang tahu segala nya Daddy jadi Daddy tidak bisa menutupi apapun dari Kai ". Kata Kai sambil tersenyum menatap Daddy nya yang kini sudah akan memasang mode on nya karena ucapan Kai yang terus saja memancing dan memprovokasi Ricky sejak tadi


" Kai sebaik nya diam saja dan sekarang ayo kita pulang jika memang sudah selesai mengerjakan nya ". Kata Ricky


" Bagaimana jika kita bersantai dulu di sini Daddy untuk membahas tentang masa remaja Daddy dulu di sini bersama dengan keluarga Hartama". Kata Kai


" Kau ya masih saja ingin memancing Daddy bahkan kau tahu bukan jika Daddy sangat tidak suka sekali jika di tanya tentang keluarga itu ". Kata Ricky


" Kai tahu Daddy tapi Kai hanya penasaran saja apa yang membuat Daddy menajdi seperti ini dan tentu itu karena luka di masa lalu Daddy bukan ". Kata Kai


" Jika kau sudah mengetahui nya lalu kenapa kau masih bertanya lagi anak bodoh ". Kata Ricky memukul kepala Kai sekarang ini membuat Kai mengusap nya


" Daddy ya kalau gak ada bunda suka sekali main pukul saja . Daddy pikir Kepala Kai ini samsak apa bisa di pukul se enak nya dan sembarangan". Kata Kai


" Maka nya diam dan jangan banyak bicara dan ayo kita pulang saja sekarang untuk memberikan penawar nya kepada calon mertua mu itu atau kau ingin dia mati sekarang juga ". Kata Ricky


" Bagus jika mama Luna mati maka Kai akan sangat leluasa mendapatkan Bianca Daddy ". kata Kai bercanda


" Dasar anak bodoh , menuruni sifat siapa kau ini Kai hingga tega sekali berkata seperti itu kepada mama mertua mu itu ". Kata Ricky


" Tentu saja menuruni sifat Daddy lah siapa lagi coba yang Kai tiru kalau bukan Daddy Kai sendiri ". Kata Kai sambil menyunggingkan senyum nya


" Kau memang selalu hebat dalam berdebat Kai dan apa yang ingin kamu ketahui tentang Daddy , bukan nya kau sudah memiliki informasi banyak sekali tentang bagaimana Daddy yang dulu Kai ?". Tanya Ricky


" Kai memang memiliki nya Daddy tapi Kai juga ingin mendengar nya secara langsung dari mulut Daddy sendiri agar Kai bisa yakin jika apa yang Kai dapat itu memang benar ada nya ". Kata Kai


Ricky pun menceritakan bagaimana perjalanan nya dulu kepada anak bungsu nya itu dan kini dia menceritakan kilas balik dia yang dulu sangat tidak bisa di kontrol sama sekali karena luka di masa lalu nya yang di sebabkan oleh keluarga nya sendiri dan juga orang yang sangat dia cintai . Ricky yang dulu nya tidak perduli lagi dengan cinta pun akhirnya jatuh cinta kembali setelah dia bertemu sosok wanita yang sok jago yang dulu memukul kepala nya hingga membuat dia pun lama kelamaan jatuh cinta dengan sosok wanita itu . Kai yang mendengar perjalanan Daddy pun mengerti kenapa bisa Daddy nya sangat benci dengan keluarga nya sendiri bahkan Kai juga sangat geram ketika mendengar cerita Daddy nya bagaimana bunda nya hampir keguguran karena ulah keluarga Daddy nya dan untung nya hal tersebut tidak sampai terjadi.


" Ternyata perjalanan Daddy Sangat menyedihkan sekali dan pantas saja jika Daddy menjadi sosok yang sangat menakutkan sekali dan itu semua juga memang ada sebab nya ". Kata Kai


" Sudah puas bukan mendengar apa cerita Daddy jadi sekarang ayo pulang Kai ". Kata Ricky

__ADS_1


" Laku uncle Edward Daddy bunuh ?". Tanya Kai


" Menurut mu bagaimana Kai ?". Tanya Ricky balik kepada anak nya lalu dia beranjak pergi meninggalkan Kai yang terlihat masih berpikir sekarang ini untuk mencari jawaban nya


__ADS_2