Anak Genius Sang Gangster

Anak Genius Sang Gangster
Kemarahan Ricky


__ADS_3

Hari terus saja berganti dan tidak terasa kini mereka sudah waktu nya untuk pergi ke Jepang. Yuli Sebenar nya masih betah ada di sana bahkan masih saja ingin mengobrol banyak dengan Rani sebab dia di Belanda hanya beberapa hari saja dan itu tidak sesuai dengan rencana awal mereka waktu itu


"Sayang kenapa kita harus kembali secepat ini kan baru juga ada di sini beberapa hari". Kata Yuli sambil memeluk suami nya itu membuat Ricky pun menatap nya sambil tersenyum


"Apa kamu masih mau ada di sini?". Tanya Ricky


Yuli pun langsung mengangguk kan kepala nya karena dia juga masih banyak hal yang harus di cerita kan kepada Rani dan dia juga belum pernah dekat dengan para saudara Ricky lain nya sebab semenjak di sana dia hanya bersama dengan Ricky saja bahkan bertemu dengan Luna dan Rani juga jarang sekali


"Kalau begitu kita tunda keberangkatan kita nanti aku akan mengatakan nya kepada Sam ". Kata Ricky


apapun yang Yuli minta memang selalu saja dia Kabul kan bahkan Ricky sangat peka sekali dengan istri nya itu


"Lihat lah sayang anak kita sangat aktif sekali. Oh ya kita belum mengecek kandungan aku loh selama di sini". Kata Yuli


"Tidak perlu di cek karena semua baik-baik saja, apa kamu lupa jika aku juga bisa mengecek nya ". Kata Ricky


"Apa nanti kamu juga yang akan membantu persalinan ku ?". Tanya Yuli


"Aku akan menyerahkan nya kepada intan sahabat kamu itu". Kata Ricky


Mereka mengobrol santai saja bahkan Yuli sering juga menyandarkan kepalanya di dada sang suami , Ricky pun mengelus perut istri nya itu penuh dengan sayang bahkan dia juga terlihat sangat menyayangi nya


"Aku kira kamu yang akan menangani persalinan ku nanti sayang". Kata Ricky


"Jika kamu ingin aku yang melakukan nya maka kan aku lakukan sayang". Kata Ricky


Yuli tahu jika apapun yang dia minta akan Ricky lakukan bahkan hal yang mustahil sekali pun akan berusaha dia wujud kan untuk sang istri tercinta. Kini Yuli teringat akan wanita yang pernah menampar nya bahkan dia tidak terlihat beberapa hari ini membuat Yuli sangat heran sekali karena dia tidak tahu saja apa yang sebenernya terjadi terhadap Jessica saat ini


"kak Edward dan istri nya , kenapa aku tidak pernah melihat dia sama sekali ya ?". Tanya Yuli


"Mungkin saja mereka sedang sangat sibuk ". kata Ricky


"Iya juga ya, keluarga kamu kan keluarga pebisnis sukses jadi pasti mereka semua sibuk sekali". Kata Yuli


Dia selalu saja nyaman berada di pelukan suami nya itu apalagi Ricky juga selalu memanjakan dia

__ADS_1


tok tok tok


ketukan pintu kamar itu terdengar dan kini Ricky pun beranjak dari ranjang nya lalu dia pun membuka pintu kamar nya


"Rick apa Yuli sudah bangun?". Tanya Luna


"Dari tadi juga sudah bangun kak aku ". Kata Yuli yang menjawab hal tersebut


Dia kini juga berada di depan pintu untuk melihat siapa yang datang dan ternyata dia adalah Luna


"Jadi ke taman nya ?". Tanya Luna


"Jadi dong masak gak jadi sih". Kata Yuli


Ricky pun menatap istri nya itu karena dia tidak mengatakan jika akan pergi hari ini


"Boleh kan aku ke taman di halaman rumah?". Tanya Yuli


"Boleh tapi ingat jangan keluar rumah". Kata Ricky


"Bos". Panggil Sam membuat Ricky menghentikan langkah nya saat ini


"Ada apa Sam ?". Tanya Ricky yang kini berbalik dan menghadap kearah Sam saat ini


"Ada hal yang harus kita bicarakan bos mengenai tuan Edward". Kata Sam


Ricky pun menatap Sam dengan serius nya dan kini dia pun akan mengajak Sam berbicara di dekat taman saja karena di sana ada istri nya yang sedang bersantai namun belum jiga mereka melangkah kan kaki ke sana suara para saudara Ricky menghentikan langkah mereka


"Rick tunggu ada yang ingin kita bicarakan". Kata Raka


Mereka pun menghampiri Ricky dan Ricky hanya menatap nya dengan tajam dan dingin nya saat ini


"Ada apa?". Tanya Ricky


"kita mau berbicara tentang Edward ". Kata Robert

__ADS_1


"Apa yang ingin kalian katakan tentang si bodoh itu". Kata Ricky dengan dingin nya


"Dia adalah kakak Lo Rick jadi setidak nya hargai lah dia juga ". Kata Raka


"Lo tahu siapa gue bahkan Lo pasti nya tahu kan bagaimana gue jika ada orang yang menyakiti orang yang sangat gue cintai". Kata Ricky


Semua orang juga tahu bagaimana Ricky ketika dalam mode on jika sedang marah dan itu sangat lah menakutkan sekali bagi semua orang termasuk juga untuk keluarga nya juga


"Iya kita tahu Rick tapi apa tidak ada pengecualian untuk kak Edward. Kita kan keluarga Rick bahkan darah lebih kental dari pada air". Kata Raka


Ricky tetap saja tidak bergeming sama sekali bahkan dia terlihat tidak mau menanggapi mereka lagi dan ingin melangkah kan kaki nya saat ini namun di cegah oleh Robert


"Ricky dengar kan kita dulu sebentar". Kata Raka


"Apalagi yang ingin kalian bicarakan". Kata Ricky dengan nada tinggi nya membuat Mayumi dan Satria pun kaget mendengar nya


Mereka kini berjalan menghampiri Ricky dan yang lain nya bahkan Satria terlihat khawatir sekali jika nanti mereka akan bertengkar


"Ada apa ini Kenapa kalian berkumpul di sini ?". Tanya Satria yang terlihat panik


sementara itu Sam yang sejak tadi hanya melihat mereka saja sambil dia juga beberapa kali memaninkan ponsel nya pun kini di kejutkan dengan kabar yang tidak enak sekali


"Bos , nyonya bos dalam bahaya". Kata Sam membuat Ricky yang mendengar hal tersebut pun langsung lari menuju tempat di mana Yuli berada bahkan bukan hanya Ricky saja yang berlari tapi mereka semua juga ikut berlarian juga


Sampai di halaman taman Ricky pun terlihat sangat emosi sekali bahkan kini wajah nya menampilkan ekspresi yang sulit sekali untuk di tebak ketika melihat istri nya di sana dalam keadaan yang tidak baik-baik saja


"Rick ". Panggil Yuli sambil merasakan sakit yang amat besar bahkan di paha nya pun sudah mengeluarkan darah membuat Ricky pun langsung menghampiri nya saat ini sementara itu Luna terlihat tidak sadarkan diri dan ada beberapa anak buah Ricky ada di sana saat ini yang sejak tadi menghadapi orang yang menyerang Yuli dan juga Luna.


"Sam mobil." Teriak Ricky


Belum juga Sam beranjak mobil telah datang dan Nicholas pun segera membuka pintu untuk bos nya dan Sam membawa dua wanita Tersebut


"Maaf bos atas kelalaian kami dan saya sudah mengamankan tuan Edward". Kata Nicholas membuat mereka para anggota keluarga Hartama kaget sekali


"Jangan lakukan apapun kepada nya karena aku yang akan menghabisi nya sendiri dengan tangan ku . ayo Sam ke rumah sakit". Kata Ricky

__ADS_1


__ADS_2