
Terlihat kini canda tawa menghiasi rumah Ricky bahkan Kai yang mendominasi di sana dan dia senang sekali mengejek dan menggoda Galang dan yang lain nya bahkan beberapa kali Daddy nya terlihat sangat kesal dengan tingkah laku anak bungsu nya itu
"Lihat lah foto Daddy kita dulu kenapa jelek sekali ya dan Untung nya bunda mau menerima nya walaupun Daddy jelek ". Kata Kai
"Jika Daddy jelek maka kamu juga jelek Kai ". Kata Ricky
" Ya gak mungkin lah Daddy kan Kai meniru bunda jadi Kai tampan ". Kata Kai
"Bunda mu itu cantik Kai tidak tampan jadi jika kamu meniru bunda maka kamu jadi cantik dong ". Kata Galang
"ish uncle cerewet ini gimana sih kan Kai lelaki jadi pasti tampan lah beda dengan Daddy waktu dulu jelek dan sekarang juga masih jelek saja ". Kata Kai
Ricky hanya menatap anak nya itu bahkan dia kini diam saja dan tidak mau menanggapi nya karena jika di tanggapi maka Kau akan terus menjawab dan itu akan membuat Ricky marah nanti nya
"Kai kamu memang sangat tampan sekali dan berbeda dengan kakak serta Daddy mu ". Kata Intan
"Tentu saja Tante cantik bahkan Kai paling tampan di sini ". Kata Kai sambil tersenyum
"Percaya diri nya sama seperti bunda nya ". Kata Luna
"Tante Luna kapan menikah agar Kai bisa punya teman bermain karena bermain dengan William tidak asik sekali ". Kata Kai
"Tidak asik bagaimana bahkan aku selalu menuruti keinginan mu Kai dan kau seperti bos saja jika bermain ". Kata William
"Aku anak bos bukan bos nya ". Kata Kai
"Ya sama saja dan kau bersikap seperti bos sekarang ini ". Kata William
"Maaf tuan di depan ada tuan Arok dan tuan Ipank datang ". Kata Diego
"Suruh saja mereka masuk ke dalam ". Kata Ricky
Diego lun segera menyuruh mereka berdua masuk ke dalam dan kini terlihat juga ada Arok dan Ipank beserta anak nya juga ikut datang ke rumah Ricky bahkan tatapan Ray kepada Axel sangat tajam sekali apalagi Kepada Arok. Ray memang sangat posesif sekali bahkan dia juga sangat tidak suka jika bunda nya di sakiti tapi dia tidak secara terang-terangan mengatakan nya berbeda dengan Kai.
"Kenapa kau datang kemari ". Kata Kai
"Apa tidak boleh aku datang kemari, bahkan Daddy mu saja mengizinkan ". Kata Axel
__ADS_1
"Aku pun juga tidak mendengar jika Daddy mengizinkan kau masuk ke rumah ini juga ". Kata Kai
"Kai duduk dan diam lah bunda tidak suka jika kamu seperti itu kepada sahabat mu sayang ". Kata Yuli sambil tersenyum
Kini dia pun menghampiri Axel dan memeluk nya bahkan Axel membalas pelukan nya dengan sangat erat sekali karena dia juga sangat menyayangi bunda Yuli
"Maaf kan mama ku bunda karena menyakiti bunda ". Kata Axel
Yuli tersenyum dan mengecup kening Axel saat ini membuat Axel tersenyum
"Jangan memikirkan hal itu sayang bahkan bunda tidak masalah dengan hal tersebut ". Kata Yuli
"Tapi apa Axel masih bisa menginap atau main di sini Bun ?". Tanya Axel penuh harap bahkan dia terlihat ingin sekali berada di rumah Ricky seperti biasa nya namun dia tahu jika Kai dan Ray sangat tidak suka pasti dengan dia karena ulah mama nya itu. Mereka memang masih kecil namun kepekaan dan ketajaman insting mereka sangat tinggi dan tidak di ragukan lagi
"Kamu jangan berkata seperti itu bahkan rumah ini terbuka lebar untuk kamu sayang dan jika Kai Berkata seperti tadi abaikan saja dan anggap saja dia sedang bernyanyi ". Kata Yuli
Axel tersenyum kini dan dia mengikuti Yuli untuk segera duduk dengan yang lain nya
"Axel apa kabar ". Sapa William
"Baru hari ini aku di sini ". Kata William
"Kak bagaimana keadaan kak Rachel ?". Tanya Kinar
"Sudah membaik berkat penawar dari Ken ". Kata Arok
"Kenapa uncle menatap ku seperti itu , apa mau aki congkel mata nya ". kata Kai
membuat Yuli melotot dan Kai pun menelungkup kan kedua tangan nya untuk meminta maaf bahkan dia juga tersenyum kepada sang bunda agar tidak kena marah lagi
"Bunda Kai pergi ke kamar dulu ya karena ada pekerjaan yang harus di selesaikan ". Kata Kai lalu pergi berlari menuju kamar nya dan Yuli pun menggeleng kan kepala nya melihat tingkah anak nya yang satu itu tapi dia tidak bisa marah sama sekali karena dulu dia juga sama seperti Kai jadi Yuli memaklumi nya saja hal tersebut.
Sementara Kai kini sudah sampai di kamar nya dan langsung mengunci pun kamar lalu dia segera masuk ke dalam ruang rahasia nya
Kini Kai menuju tempat laboratorium nya dan dia melihat racun yang dia buat tadi dan dia gunakan untuk meracuni Rachel bahkan Kai melakukan nya itu sendiri tanpa ada yang tahu dia masuk ke dalam rumah Arok dan memasukkan racun tersebut kedalam minuman Rachel tadi pagi
"Tidak mungkin uncle Ken bisa menemukan penawaran nya dengan mudah bahkan aku menggandakan dosis nya tadi ". Kata Kai
__ADS_1
Kini dia pun meretas cctv yang ada di rumah Arok dengan sangat lihai dan hati-hati sekali agar tidak ada yang tahu dan curiga sedikit pun . Kai bisa melihat dan mendengar percakapan mereka semua dari cctv bahkan dia menggeleng kan kepala nya tidak percaya jika Ken bisa membuat penawar untuk racun yang dia buat
"Aku harus mengambil penawar itu dan memastikan apa benar itu bisa menghilangkan racun ku dengan cepat ". Kata Kai
Dia kini segera menuju rumah Ken tanpa pikir panjang dan takut ketahuan sama sekali bahkan Kai sangat bisa mengelabui penjaga di rumah Ricky dan keluar dengan mudah nya tanpa ketahuan dan terekam cctv
Di bawah sana kini Arok terlihat menatap Ricky dengan tajam nya bahkan dia pun kini sangat arogan sekali
"Rick coba nyalakan cctv di kamar Kai, gue ingin tahu apa yang dia lakukan sekarang ". Kata Arok
Yuli dan yang lain nya pun tidak paham dengan apa yang di katakan Arok namun Ricky dapat mengetahui apa maksud dan tujuan Arok meminta hal tersebut
"Kita ke ruang meeting saja karena di sana ada proyektor untuk kita semua bisa melihat dengan jelas nya ". Kata Ricky
Mereka semua pergi ke ruang meeting dan Yuli menyuruh anak-anak untuk bermain saja di temani oleh Juan di sana dan dia mengatakan kepada kedua anak nya untuk tidak menjauhi Axel dan mengejek nya karena semua adalah hal seperti dan dia juga sudah menjelaskan semua nya kepada Ray dan juga Calista agar mereka berdua tidak menghakimi Axel
Mereka sudah sampai di ruang meeting dan kini Sam pun menyalahkan layar proyektor nya lalu menyambung kan cctv yang ada di kamar Kai lalu memutar nya . Terlihat di sana Kai sedang bermain dengan asik nya di kamar bahkan dia juga terlihat menyalakan tv yang tersambung dengan jaringan internet. Kai melihat beberapa film action di sana dan dia terlihat sangat santai sekali membuat Arok pun heran sekali
"Apa yang ingin Lo katakan ?". Tanya Ricky
"Apa benar itu Kai anak Lo ?". Tanya Arok
"Apa mata Lo tidak bisa melihat dengan baik atau memang harus gue keluar kan mata itu ". Kata Ricky
Arok dan Ipank pun menggeleng kan kepala nya bahkan Sam kini memperlihatkan cctv dari awal Kai pergi meninggalkan mereka hingga masuk dan ada di dalam sana dan itu tidak ada hal yang sangat mencurigakan sekali
"Apa Lo mencurigai Kai ?". Tanya Yuli
"Anak Lo satu itu sangat mirip dengan Ricky bahkan kemampuan nya jauh di atas Ray sang kakak ". Kata Ipank
"Kita semua belum tahu hal tersebut karena mereka masih kecil dan jangan sembarang menuduh jika tidak ada bukti karena gue tidak suka hal tersebut ". Kata Yuli dengan tegas nya
"Fokus saja kepada siapa yang menghasut istri Lo dan jangan memperdulikan yang lain nya apalagi menuduh anak gue yang bukan-bukan ". Kata Ricky
Arok pun kini terdiam dan dia juga merasa heran sekali kepada Kai bahkan dia juga sangat curiga dengan Kai namun kecurigaan nya masih saja belum terbukti hingga sekarang.
Sebenarnya yang mereka lihat memang lah bukan Kai yang asli melainkan bayangan dari alat yang Kai punya dan rancang sendiri bahkan bayangan tersebut terlihat sangat mirip sekali dengan Kai dan Kai palsu itu memang tertawa dan asik dengan dunia nya sendiri di sana karena meniru Kai Yang asli sebelum nya jadi wajar saja jika tidak ada yang mengetahui jika itu bukan Kai bahkan terlihat sekali jika itu nyata . Kecerdasan Kai memang lah di atas rata-rata bahkan mengalahkan Daddy nya main masih belum ada yang tahu juga jika dia memang sangat cerdas sekali untuk menutupi dan mengelabui semua
__ADS_1