
Ricky pun paham kenapa bisa Rachel di usir karena yang memulai mencari masalah adalah Axel meskipun dia tidak tahu apa yang Axel katakan tapi dia bisa menebak jika apa yang di ucapkan Axel sangat tidak baik dan itu menyinggung Kai sekali maka nya Kai bisa mengatakan jika dia akan membiarkan Rachel mati sebab dia tidak bisa mentolerir apa yang di katakan oleh Axel tentang Bianca tadi
“ Kai Uncle mohon kepada kamu tolong jangan lakukan ini kepada tante mu jika Axel salah Uncle meminta maaf tapi tolong biarkan istri ku tetap di sini .” Kata Arok yang kini tengah berlutu di depan Kai membuat semua nya terkejut apalagi Bianca dia kini menatap Kai yang terlihat hanya diam saja tidka ada niatan merespons sedikit pun apa yang arik lakukan bahkan tatapan nya masih sama tajam seperti elang yang siap menerkam mangsanya
“ Kak .” Panggil Bianca
“ Apa yang Kai katakan tentu sudah jelas bukan dan tentu nya kalian tahu siapa Kai jadi percuma saja memohon kepada ku karena aku tidak akan perduli .” Kata Kai mengajak Bianca pergi namun Bianca enggan ikut dengan nya membuat Kai menatap nya
“ Jika kamu masih di sini maka detik ini juga Rachel mama dari si br***s*k itu akan mati di tangan ku .” Kata dengan serius membuat Bianca pun harus mengikuti Kai beserta para sahabat nya juga bahkan Yuli hanya bisa diam saja tidak bisa melakukan apapun untuk menolong sahabat nya yang sedang terbaring tak berdaya
“ Sebaik nya kuta segera cari rumah sakit untuk mengobati Rachel jangan membiarkan nya terlantar seperti ini .” Kata Rere
“ Jangan bodoh jika di sini saja Rachel tidak di terima maka di manapun dia juga tidak akan di terima karena Kai berpengaruh besar di setiap rumah sakit di negara ini bahkan semua tunduk kepada nya jadi kita tidak akan bisa mendapatkan tempat di manapun juga .” Kata Ken mengingatkan mereka semua
Anak Ricky yang satu itu memang hati nya smagat keras sekali apalagi jika sudah menyangkut wanita nya maka dia tidak akan segan melakukan apapun Untuk melindungi dan juga menjaga nya bahkan ucapan buruk pun tidak boleh keluar dari siapapun jika hanya ingin menghina Bianca
Plak
Tamparan dari Arok kepada anak nya membuat Yuli pun mendekati nya begitu juga dengan Kikan kedua nya berusaha untuk menahan Arok agar dia tidak bertindak jauh kepada Axel anak nya sendiri
__ADS_1
“ Itu bukan solusi jika kau melakukan itu kepada Axel .” Kata Yuli
“ Apa yang dia katakan hingga membuat Kai semarah itu bahkan dia bisa mengatakan akan membunuh Rachel ?.” Tanya Ipank
“ Dia menyebut Bianca sebagai wanita ****** dan Kai tidak menerima hal itu .” Kata Ryan yang mencoba untuk mengatakan sebenar nya
“ Bahkan kau melakukan hal yang bodoh seperti itu bahkan jika aku yang ada di posisi Kai pun aka melakukan hal yang sama .” Teriak Arok yang sudah kehilangan kata-kata untuk menghadapi anak nya itu bahkan dia bingung kenapa Axel berubah drastis seperti saat ini dia seperti tidak mengenali bagaiman putra nya itu sekarang
“ Terus saja salahkan aku dan bela dia bahkan semua ini memang penyebab nya adalah wanita itu bukan jadi aku tidak salah jika mengatakan nya .” Kata Axel masih saja keras kepala
“ Tidak salah Hah tidak salah kau bilang memang kau bodoh bodoh bodoh Axel dan kenapa bisa aku memiliki anak sebodoh dirimu .” Kata Arok yang terlihat sangat frustrasi sekali
Sebenar nya Ricky juga kesal dan marah sekali kepada Axel tapi dia juga kasihan dengan sahabat nya ini bahkan Arok juga tadi sempat kecelakaan juga dan Ricky tahu itu oun ulah Kai anak bungsu nya
“ Kita cepat bawah dia agar bisa di tolong .” Kata Yuli
Semua pun bergegas pergi dari rumah sakit untuk segara menuju kediaman Ricky agar bisa segar mengobati Rachel yang terbaring tak berdaya saat ini bahkan Arok hanya bisa diam saja melihat keadaan istri nya saat ini
“ Tenangkan dirimu jangan emosi juga kita pikirkan nanti bagaimana harus menyikapi anak mu dan Kai .” Kata Rere
__ADS_1
“ Ucapan Axel memang tidak bisa di tolerir lagi bahkan aku yang bukan orang tua nya pun mwrasa marah apalagi Sam dan Luna .” Kata Ken
“ Mereka pasti marah tapi tidak bisa melakukan nya karena mereka tahu Arok sepupu Ricky dan dia juga masih merasa jika berada di bawah kita sampai saat ini maka dari itu dia hanya diam saja tadi .” Kata Rere
Sementara itu kini Kai dan yang lain nya termasuk Bianca ada di dalam rumah yang ternyata itu adalah rumah milik Kai yang dia beli sebelum datang ke Singapura dan hanya sahabat nya saja yang tau rumah itu
“ Kak apa tidak keterlaluan melakukan hal itu tadi kepada mama Rachel ?.” Tanya Bianca
“ Jika kamu masih membahasa nya kakak benar-benar akan membunuh nya saat ini juga termasuk anak nya yang sialan itu .” Kata Kai yang masih dalam emosi
Bianca pun memeluk Kai berharap emosi lelaki yang dia cintai itu akan mereda dan kedua bya bisa bicara dari hati ke hati
“ Maaf jika tadi kakak membentak mu baby tapi kakak tidak akan melepaskan siapapun yang menghina kamu termasuk Axel bahkan jika Erland atau Nathan yang melakukan nya Kakak juga akan melakukan hal yang sama .” Kata Kai sambil mengelus rambut Bianca
“ Kak itu seharus nya tidak terjadi karena apa yang kakak lakukan semakin membuat Bianca merasa bersalah karena permasalahan awal adalah kedatangan Bianca dan kak Arthur hingga membuat kak Fellin merasa di acuhkan oleh kak Kai dan yang lain nya bukan jadi cobalah mengerti jangan selalu menggunakan kekuasaan dan emosi untuk menyelesaikan nya .” Kata Bianca dengan lembut nya
“ Kamu tidak salah sama sekali tidak salah bahkan yang salah seperti si bodoh itu saja tidak mengakui kesalahan nya tapi kenapa kamu yang tidak salah malah merasa bersalah .” Kata Kai mental mata Bianca
“ Sudah lah Bianca lupakan saja kejadian tadi karena gue yakin jika saat ini mama si bodoh itu sedang di bawah ke kediaman Airlangga karena di sana perlengkapan medis nya bagus sekali dan ada dokter Ricky serta dokter Ken yang akan menangani wanita tua itu .” Kata Erland
__ADS_1
Memang benar kedua dokter yang di sebutkan Erland tadi sangat hebat bagi Bianca apalagi Ricky tapi itu dulu dan sekarang Bianca belum tahu apa kedua nya masih sehebat dulu atau tidak itu yang tidak di ketahui Bianca saat ini