Anak Genius Sang Gangster

Anak Genius Sang Gangster
Perjulitan Menantu dan Mertua


__ADS_3

Semua yang terjadi saat ini masih membuat Yuli kesal sekali dan Kai ternyata belum datang ke Jepang malah mereka yang ada di sini


" Bun sudah jangan kesal seperti itu dan mungkin saja Kai memiliki alasan untuk mengirim bunda dan yang lain nya datang kemari". Kata Ray


" Ya tapi apa alasan nya dan dia juga tidak ada di sini kan . Sudah kamu jangan membela adik mu itu . Dia selalu saja membuat ulah sejak sekolah menengah atas ". Kata Yuli


Namun se kesal-kesal nya dia kepada Kai namun itu hanya di bibir saja dan dia tidak pernah juga memukul atau menyakiti hati anak nya itu dan ucapan nya pun juga hanya sebatas ucapan saja dan akan hilang setelah dia mengatakan nya dan kembali bercanda bersama dengan keluarga nya


" Kita istirahat saja dulu dan jangan lagi memikirkan Kai ". kata Ricky


Kini Yuli pun segera pergi ke kamar untuk beristirahat karena dia juga lelah setelah melakukan perjalanan jauh dari Indonesia ke Jepang apalagi dia ternyata di tipu oleh anak lelaki nya itu membuat nya semakin tidak bersemangat saja saat ini


Sementara Ricky masih di sana dengan anak lelaki nya dan juga anak para sahabat nya . Dia ingin tahu apa ada hal penting yang terjadi di sini


" Kenapa Kai melakukan hal tersebut ya dan dia sangat hebat sekali ya bisa menipu kita semua". Kata Arok


" Ya dan aku pun juga bingung kenapa bisa kita tertipu oleh Kai bahkan Ricky pun juga tertipu dengan anak nya sendiri". Kata Ipank


Ricky masih memikirkan kenapa dia bisa sampai tidak tahu jika anak nya itu menipu diri nya


" Apa ada kekacauan yang terjadi hingga Kai melakukan hal tersebut?". Tanya Ricky


" Waktu itu ada orang yang ingin menghancurkan bisnis Ray dan Kai mengatakan nya hingga kita bisa bergerak dengan cepat uncle". Kata Ryan


" Dan ada banyak mata-mata juga dalam kelompok kami dan Kai juga yang memberi tahu beberapa waktu lalu ". Kata Axel


" Lalu bagaimana apa kalian sudah menyelesaikan semua nya ?". Tanya Rere


" Kami sudah memberikan pelajaran kepada mereka semua pa dan pasti tidak akan ada lagi yang akan berhianat nanti nya ". Kata Rafael


" Insting kalian rupa nya masih belum berjalan dengan baik dan masih saja kecolongan ". Kata Arok


" Apa kau juga tidak mengetahui nya Arthur?". Tanya Sam


" Arthur tidak pernah pergi ke manapun papa karena dia selalu bersama ku dan tidak pernah turun untuk melihat anak buah kita ". Kata Ray


" Meskipun demikian tetap harus waspada Arthur karena musuh pasti nya akan sering berkeliaran di sekitar kita ". Kata Sam memperingatkan anak nya itu agar tetap waspada dan seperti nya Arthur juga masih kurang dalam mengasah insting nya karena penghianat juga masih bisa ada di sekitar mereka semua


" Iya dan Arthur kali ini memang salah telah mengabaikan semua nya ". Kata Arthur


" Yang terpenting saat ini kalian tetap bersatu dan jangan terpecah belah dan untuk melatih ketajaman insting kalian nanti akan kita ajari bersama ". Kata Ricky


" Tapi aku masih penasaran dengan alasan Kai menyuruh kita semua ke Jepang ". Kata Ipank


" Dan anak bandel itu ternyata tidak ada di sini sekarang ". Kata Ken


" Sam , apa kau tahu siapa orang yang selalu ada bersama kita sejak kita berangkat menuju pesawat dan hingga sampai di bandara tadi . Bahkan aku tidak melihat nya ketika kita sudah melihat para anak buah anak kita yang sudah menunggu di bandara ". Kata Ricky


" Saya pun juga tidak mengetahui nya dan baru melihat nya juga hari ini ". Kata Sam


" Apa ada yang mencurigakan Daddy ?". Tanya Ray


" Ada satu orang yang sejak kita berangkat dari Indonesia hingga sampai di sini mengikuti tapi Daddy tidak tahu siapa dia ". Kata Ricky


" Mungkin dia adalah orang kepercayaan Kai. Tidak ada yang pernah melihat wajah nya sama sekali dan para sahabat Kai pun juga tidak tahu bagaimana wajah orang kepercayaan nya itu sebab dia sangat misterius sekali ". Kata Arthur


" Berarti dia melebihi mu Sam ". Kata Ken


Ricky hanya diam saja karena kali ini pun dia mengakui kehebatan dari anak bungsu nya itu dan itu jauh di atas nya bahkan di usia dia yang masih cukup mudah bisa menaklukkan segala nya dengan mudah sebab Kai memang melakukan nya sejak dia menginjak bangku menengah atas jadi wajar saja jika dia mendapat kan kesusksesan seperti saat ini dan lebih terkenal serta sadis di banding kan Daddy nya waktu itu.


" Kita istirahat saja sekarang ". Kata Ricky


Dan kini mereka semua segera pergi ke kamar masing-masing untuk beristirahat begitu juga dengan Ray yang kini juga memilih untuk beristirahat sebab jika dia terus menerus bekerja maka bunda nya akan marah nanti Kepada nya


*****


Pagi pun menjelang dan kini Yuli serta yang lain nya di sibukkan di dapur untuk memasak makan pagi mereka dan di sana pun suasana hati Yuli sudah membaik seperti lupa jika dia di bohongi anak nya


" Bunda masih saja pandai memasak ". Kata Fellin


" Kalau bunda tidak memasak tentu Daddy tidak akan mau makan sama sekali". Kata Calista


" Ya Daddy mu itu memang pemilih sekali Calista dan dia hanya mau masakan bunda mu saja tapi jika pergi makan ke luar dia mau makan asal bunda mu sudah menajamkan mata nya saja ". Kata Intan

__ADS_1


" Bunda harus jadi hantu dulu ya agar Daddy takut dan mau menurut ". Kata Fellin


" Ya jika tidak maka Daddy tidak akan mau menurut sama sekali ". Kata Yuli


Mereka para wanita sedang asik memasak sedang kan yang lain nya tengah duduk santai di meja makan sambil menunggu masakan nya


" Kai melalukan ini semua agar kita lolos dari serangan musuh yang ingin menyerang kita di Indonesia". Kata Sam yang baru saja mendapatkan kabar dari anak buah nya di Indonesia jika anggota King Death sudah ada di sana dengan membawa banyak sekali pasukan dan kini mereka sedang mencari di mana keberadaan Ricky dan yang lain nya


" Jadi bukan tanpa alasan dia menyuruh kita pindah dari Indonesia". Kata Ricky


" Ya benar dan mereka masih di Indonesia mencari kita karena mereka tidak menemukan informasi jika kita ada di Jepang ". Kata Sam


" Wah anak mu Rick sangat tidak bisa di prediksi dan di percaya kehebatan nya ". Kata Ipank


Mereka semua terlihat takjub dengan kehebatan Kai dan Axel serta yang lain nya pun juga mengakui jika Kai dan para sahabat nya memang terbaik saat ini


" Apa yang kalian bicarakan kenapa serius sekali ?". Tanya Yuli


" Kai menyuruh kita ke Jepang karena ada orang yang ingin berencana buruk di Indonesia". Kata Bryan


Yuli langsung terkejut mendengar nya dan dia selama ini mengira jika hidup mereka sudah aman sabab mereka juga sudah agak tua serta tidak pernah melakukan hal ilegal lagi jadi menurut Yuli kini mereka sudah damai tapi nyatanya tidak begitu bahkan masih ada saja yang ingin menyerang mereka kali ini


" Siapa lagi yang mau melakukan itu , apa musuh lama kamu sayang?". Tanya Yuli penasaran


" Seperti nya begitu ". Kata Ricky


" Tapi jangan khawatir Yul karena kau memiliki anak hebat seperti Kai yang bisa membaca segala macam pergerakan musuh nya ". kata Galang


" Lalu bagaimana dengan Kai , apa dia baik-baik saja di sana ?". Tanya Yuli


" Kai sangat baik Bun bahkan sangat sehat dan bahagia ". Jawab Kai yang kini sudah berjalan menghampiri mereka semua bersama dengan Bianca dan juga yang lain nya


Dia kini memeluk sang bunda yang tersenyum dan merentangkan tangan untuk nya . Di sana mereka semua pun kaget juga melihat kedatangan Kai dan yang lain nya karena mereka tidak mengatakan jika akan datang maka dari itu tidak ada persiapan sama sekali yang mereka lakukan. Bianca pun juga memeluk mama dan papa nya bahkan dia terkejut sekali ketika melihat mereka berdua sebab dia hanya mengira jika akan bertemu dengan Arthur saja tapi di sana malah ada mama dan papa nya


" Kamu kenapa tidak bilang Kai jika bunda dalam bahaya kan Daddy masih bisa mengatasi nya atau bunda tidak akan buru-buru juga datang kemari karena ulah kamu ". Kata Yuli menjewer telinga anak nya itu seperti masih kecil dulu tapi dia melakukan nya hanya pelan saja dan tidak menyakiti Kai sama sekali


" Maaf Bun tapi jika menunggu beberapa hari itu tidak akan bisa di prediksi karena mereka saat ingin juga sudah di Indonesia mencari tahu keberadaan keluarga kita ". Kata Kai


" Benar juga Tan jika tidak mungkin saja tidak cukup makanan nya nanti ". kata Rachel


" Ma'af Tante dan om kita harus pergi dulu . Kai kita pergi dulu dan ketemu nanti di tempat biasa ". Kata Brandon berpamitan


" Kalian sih bilang gak cukup tuh mereka jadi ingin pergi kan ". Kata Yuli


" Bukan begitu Tante "


" Bunda bukan Tante , ganteng-ganteng tapi pikun . Sudah di kasih tahu juga masih saja manggil Tante . memang nya aku ini Tante Tante girang apa ". Kata Yuli memotong ucapan Brandon membuat mereka semua hanya tersenyum saja mendengar nya


" Sudah duduk saja dan makan di sini juga setelah itu kalian boleh pergi". Kata Yuli


" Tapi mereka memang ada urusan Bun jadi harus pergi sekarang". Kata Kai


" Ya sudah pergi saja semua dan jangan lagi datang ke sini dan menemui bunda ". Kata Yuli yang selalu saja ampun untuk menjinakkan mereka semua dan ya kini mereka langsung saja patuh dan mengikuti perintah Yuli


Barang mereka memang sudah ada di rumah karena sebelum datang ke rumah itu juga merupakan sudah bersantai dulu di rumah Nathan yang ada di Jepang


" Kalian berangkat jam berapa kemarin dan kenapa kamu tidak memberi tahu mama Bianca ?". Tanya Luna sambil menatap anak nya itu


" Kak Kai yang melarang kata nya ini adalah surprise untuk kak Arthur jadi Bianca pun setuju saja dengan perkataan nya ". Kata Bianca


" Dan ternyata kamu memang sukses membuat kakak terkejut dan senang sayang ". Kata Arthur


" Sudah waktunya makan jadi makan saja dulu lalu bicara lagi ". Kata Ricky


Kini mereka semua pun makan bersama dan sejak tadi Calista hanya diam saja dan beberapa kali juga dia menatap Nathan yang terlihat cuek sekali dengan nya dan di sana Ryan pun juga menatap Nathan karena dia merasa kalah saing dengan nya sebab dia bisa merebut hati Calista saat ini


" Bun menantu nya mana kok gak ada ya di sini ?". Tanya Bianca


" Dia mungkin saja ada urusan dengan papa nya , mungkin menyiapkan acara lamaran ". Kata Yuli yang tahu siapa yang di maksud Bianca


" Nah gak kebalik Bun kan seharus nya yang melamar itu kak Ray bukan tapi kok malah kak Kim yang menyiapkan nya ". Kata Bianca


" Ya ini berbeda karena mereka kan pasangan unik jadi perempuan yang menyiapkan semua nya ". Kata Yuli

__ADS_1


" Kak Ray memang cupu sekali ya dan seperti nya tidak punya uang jadi kak Kim harus menyiapkan semua nya ". Kata Bianca


" Padahal dia kerja sejak sekolah menengah pertama tapi kenapa dia masih saja miskin ya Bianca ". Kata Yuli


" Itu karena dia ingin membawa mati uang nya Bun jadi tidak akan di keluarkan sepeser pun ". Kata Bianca


" Dan perjulitan pun kini di mulai jika menantu dan mertua kumpul jadi satu ". Kata William membuat mereka semua tertawa di meja makan bersama


" Menantu bagaimana Kai di sana , apa nakal ?". Goda Ken


" Jangan aneh-aneh ya uncle, mana ada aku dengan kak Kai". Kata Bianca


" Papa dan mama kamu sudah merestui nya jadi mau tidak mau kamu akan menjadi istri Kai nanti ". Kata Intan


" Si bodoh maksa banget ya ingin nikah dengan ku makanya minta bantuan bunda dan Daddy ". kata Bianca


Dan jika Bianca yang mengatakan nya maka Kai tidak akan marah sama sekali berbeda jika Derren atau yang lain yang mengatakan nya tentu dia akan sangat marah dan menghajar nya nanti


Di tempat lain nya kini Tozaki dan juga dua sahabat nya sedang bersantai saja di markas mereka saat ini sambil dia memainkan gitar yang memang ada di markas itu


" Bagaimana Tozaki , apa Lo masih penasaran dengan Caesar sang Devil jalanan yang selalu menang di mana pun dia berada jika balapan ". Kata Neo


" Apa dia sehebat itu hingga tidak ada yang bisa mengalahkan nya ". Kata Tozaki dengan santai nya


" Yang gue dengar memang seperti itu . Apa Lo ingin mencoba bertanding dengan nya ?". Tanya Neo


Tozaki hanya menyeringai saja tanpa ingin menjawab sedikit pun apa yang di katakan oleh Neo dan hanya seringai saja yang menjadi jawaban nya tadi di sana membuat para sahabat nya pun ikut tersenyum kepada nya saat ini


" Caesar bukan orang sembarangan dan menurut desas desus dia memang sangat hebat sekali dan itu menurun dari Daddy nya ". Kata Yuji


" Jangan membahas dia karena itu tidak lah penting buat gue ". Kata Tozaki


" Lalu dengan Kim , apa Lo suka dengan nya atau dengan sahabat nya yang kemarin itu ?". tanya Yuji


" Kim , dia adalah sahabat gue jadi mana mungkin juga kita saling cinta bahkan sejak dulu kita juga sudah bersama dan memang tidak ada cinta di antara kita selama ini ". Jelas Tozaki. Tapi dia tidak menjawab tentang Calista itu membuat dua sahabat nya itu bertanya-tanya sekarang


" Gue dengar jika Daniel ke Indonesia membawa banyak anak buah dan dia seperti nya akan menyerang seseorang di sana ". Kata Yuji


" Dia selalu saja mencari gara-gara dan biarkan saja dia melakukan nya . Jangan ikut campur dengan urusan nya ". Kata Tozaki


" Kemarin sebelum berangkat dia meminta bantuan dari gue namun gue tolak sebab dia tidak mengatakan akan menyerang siapa di sana ". Kata Yuji


" Si bodoh itu selalu saja bertindak tanpa berpikir walau pun dia Kuat tapi strategi juga penting ". Kata Tozaki


Mereka memang kenal dengan Daniel dan Tozaki pun juga sering kumpul dengan nya dulu karena sepupu nya Ernest adalah sahabat Daniel di kampus jadi dia kenal lebih Dekat lagi dengan Daniel karena sepupu nya itu


Dan di rumah Kim dia terlihat sangat tidak suka sekali karena papa nya melarang dia pergi keluar dari rumah karena dia akan di ajak untuk menemui klien bisnisnya dan mereka juga akan membawa anak juga , semacam perjodohan bisnis mungkin dan Kim sangat lah tidak suka akan hal tersebut


" Pa, Kim mau pergi ke rumah Calista sekarang karena Kim juga sejak kemarin tidak ke sana ". kata Kim


" Kamu ikut papa dulu Kim hari ini karena ada pertemuan penting antara papa dengan rekan kerja papa dari New York". Kata Ruben


" Kenapa harus mengajak Kim , kan itu pertemuan bisnis kan pa". Kata Kim


" Sudah lah sayang ikut saja sebentar dan papa janji itu tidak akan lama ". Kata Ruben masih saja meyakinkan anak nya itu agar dia mau ikut bersama dengan nya sekarang


" Kim akan bosan pa nanti jika ikut bahkan Kim saja tidak paham akan bisnis ". kata Kim mencoba untuk mencari alasan sekarang ini


" Untuk itu papa mengajak kamu agar kamu bisa menguasai bisnis sayang dan nanti bisa meneruskan perusahaan kita ". kata Ruben yang masih bersikeras untuk mengajak anak nya itu pergi menemui rekan bisnis nya


" Ayo kita berangkat sekarang agar tidak terlambat dan papa tidak ingin kamu memasang wajah seperti itu nanti jika sudah bertemu mereka atau kamu mau mama marah nanti Kepada papa ". Kata Ruben


" Baik lah pa , Kim akan ikut papa sekarang". Kata Kim yang sudah pasrah dengan keinginan papa nya namun dia juga akan meminta bantuan Tozaki untuk mengajak nya pergi dari pertemuan tersebut nanti nya sebab dia memang tidak suka sekali ikut dengan papa nya apalagi mendengar kan percakapan tentang bisnis itu sangat memusingkan bagi dirinya


Dan di Indonesia Daniel masih saja menyuruh anak buah nya mencari tahu di mana keberadaan keluarga Kai tapi mereka masih saja menemui jalan buntu dan tidak menemukan nya


" Daniel , seperti nya mereka memang sudah tidak di sini jadi sebaik nya kita pergi saja , atau kita serang mereka di New York nanti ". kata Ricardo


" Itu benar Niel , jika di sini akan membuang waktu nanti nya karena kita juga sudah mencari tapi tidak menemukan dan jejak kepergian mereka pun juga hilang ". Kata Ivan


" Seperti apa yang di katakan papa Lo Daniel jika Caesar memang lah Sangat cerdas sekali jadi mungkin saja dia sudah membawa pergi kelurga nya dan menghapus jejak yang ada ". kata Pedro


" Kurang ajar sekali dia jika memang melakukan hal tersebut ". Kata Daniel yang semakin tidak suka dengan Kai dan dia tidak akan membiarkan Kai lepas dan akan terus mencari cara untuk menghancurkan Kai nanti

__ADS_1


__ADS_2