Anak Genius Sang Gangster

Anak Genius Sang Gangster
Keseriusan Nathan


__ADS_3

Rasa sakit pun kini Nixco dapat kan karena dia sudah bodoh mencari masalah dengan Kai apalagi menghina orang yang Kai cintai sama saja dia tidak akan lolos dari neraka di dunia yang akan Kai ciptakan untuk nya


" Mulut Lo ini ingin sekali gue merobek nya namun tidak sekarang sebab gue masih ingin bermain dengan Lo nanti nya jadi gue akan tetap membiarkan agar Lo hidup dan merasakan sakit yang sangat besar ". Kata Kai


Tidak ada jawaban sama sekali dari Nixco karena rasa sakit nya tidak bisa di ganti kan dengan apapun juga jadi dia masih saja merasa kan sakit hingga kini


Drt Drt Drt


Terdengar suara ponsel Kai berdering dan dia melihat jika Bianca lah yang menelfon nya sekarang ini


" Seperti nya ibu negara tahu jika Lo ada di sini Kai untuk balas dendam". Kata Brandon


" Insting nya bagus sekali ya Bianca ". Kata Erland


" tentu saja bagus karena dia adalah kekasih Kai". Kata Sky


" Bukan hanya sekedar Kekasih tapi calon istri gue ". Kata yang kini langsung mengangkat panggilan dari Bianca sekarang ini


📞 Panggilan dari Bianca kepada Kai


" Kenapa lama sekali kak , pasti sedang melakukan sesuatu kan sekarang di markas ". Kata Bianca tanpa Jeda kepada Kai


" Kakak lagi ada urusan sebentar baby jadi agak lama mengangkat panggilan dari kamu nya ". Kata Kai


" Jangan bohong kak karena Bianca paham sekali siapa Kakak ". Kata Bianca


" Ya kakak memang sedang memberikan lelaki bodoh tadi pelajaran dan sekarang kakak juga sudah mau pulang kok baby ". Kata Kai


" Selalu ya melakukan semua nya dengan kekerasan, gak bisa apa membalas nya dengan biasa saja kak ". Kata Bianca


" Kamu tahu kan kakak seperti apa jadi kakak pun tidak bisa jika tidak melakukan nya ". Kata Kai


" Bianca tahu dan sekarang cepat lah pulang karena kak Nathan sedang di sidang oleh Daddy sekarang ini ". Kata Bianca


" Jadi Nathan sudah di sana dan dia sekarang sedang bersama Daddy ?". Tanya Kai


" Iya maka nya cepat lah kembali dan jangan lagi menyiksa lelaki tadi ". Kata Bianca


" Baik lah kalau begitu kakak akan segera pulang ". Kata Kai


Kini panggilan nya telah di tutup oleh Bianca dan kini Kai pun tengah bersiap untuk pergi pulang kembali


" Ada apa Kai ?". Tanya Brandon


" Nathan di rumah bersama dengan Daddy ". Kata Kai


" Wah seperti nya dia sedang di interogasi oleh calon mertua nya ". Kata Erland


" Seperti nya memang begitu, sebentar lagi mungkin saja dia akan mendapat kan lampu hijau dari uncle Ricky". Kata Sky


" Tapi jangan lupa ada Ray juga dan seperti nya dia agak sulit untuk di takluk kan jadi dia harus lebih keras lagi untuk menaklukkan Ray yang sangat dingin itu ". Kata Brandon


" Kalian jaga dia dengan baik dan jangan sampai di mati karena aku belum puas menyiksa nya . Kalian jika ingin ikut dengan gue maka ayo ikut dengan gue ". Kata Kai


Mereka berempat segera pergi dan menujukkan mobil untuk menuju ke kediaman Ray dimana ada Nathan di sana bersama dengan keluarga Kai beserta yang lain nya juga . Kai tahu jika Daddy nya itu akan banyak tanya nanti sebab tadi Calista dan juga Nathan hanya pergi berdua saja tanpa ada yang lain nya bersama dengan mereka berdua itu juga yang menjadi kendala nya dan Ricky tidak suka jika anak nya hanya berdua saja dengan lelaki selain anak para sahabat nya


Dan di sana kini Ricky pun masih menatap tajam ke arah Nathan sedang kan Nathan hanya diam dan terlihat tidak takut sama sekali dengan tatapan Ricky itu

__ADS_1


" Kenapa kau mengajak anak ku lama sekali dan baru pulang ?". Tanya Ricky


" Saya hanya mengajak nya jalan saja dan tadi juga bersama dengan Kai dan yang lain nya ". Kata Nathan


" Pasti kau juga sudah tahu bukan jika Kai sudah pergi pulang, lalu kenapa kau malah masih tetap di sana . Apa kau mengambil kesempatan dalam kesempitan tadi ". Kata Ken


" Tidak , tadi saya terlalu fokus jalan bersama Calista jadi tidak terlalu memperdulikan ponsel ". Kata Nathan


" Jangan terlalu formal Nathan , santai saja menjawab nya ". Kata Sam


" Baik papa , Nathan akan santai tapi jika menjawab dengan aku kamu , apa nanti akan terlihat sopan ?". Tanya Nathan


" Tidak apa-apa, pakai aku kamu saja jangan saya sebab itu terlihat tidak terlalu baik Nathan ". Kata Sam


" Baik lah kalau memang papa menyuruh seperti itu maka Nathan akan melakukan nya ". Jawab Nathan


Ricky dan yang lain nya heran kenapa Nathan bisa sedekat itu dengan Sam padahal mereka juga tahu jika Sam jarang sekali berbicara dengan Nathan jika mereka berdua bertemu


"Kenapa uncle seperti sangat dekat sekali dengan Nathan ?". Tanya Derren


" Itu karena dia sudah kita anggap sebagai keluarga dan menjadi kakak bagi Bianca ". Kata Luna menjawab pertanyaan dari Derren tadi


" Dan kau kenapa masih belum menjawab pertanyaan Daddy , pasti Kai sudah memberi tahu mu bukan jika kita sudah pulang dan kenapa tidak menyusul ?". Tanya Ray


" Sudah gue jawab tadi Ray jika gue tidak mementingkan ponsel tadi jadi tidak ada alasan lagi untuk gue menjawab nya karena jawaban gue tetap sama ". Kata Nathan


" Lalu kenapa kau membawa Calista terpisah dengan yang lain nya atau kau memang sengaja ingin berniat buruk kepada nya ?". Tanya Rere


" Jika aku ingin berniat buruk tentu nya aku tidak akan membawa nya untuk kembali lagi pulang bukan uncle jadi tuduhan itu tidak berdasar". Kata Nathan


" Seharusnya kau tahu Nathan jika dia adalah putri kesayangan Ricky jadi kau tidak boleh mengajak nya pergi sembarangan apalagi hanya berdua saja ". Kata Ipank


" Lihat lah , Nathan sedang di sidang banyak orang sekarang ". Kata Derren berbisik kepada yang lain nya


" Dan coba saja perhatikan itu , Semua papa kita pun kini menatap nya dengan tajam bukan ". Kata Rafael


" Tapi itu tidak membuat nya kesal atau takut malah dia terlihat sangat santai sekali sekarang ini menghadapi mereka semua di sana ". Kata Axel


" Nathan sama sekali tidak takut dan dia bisa menjawab semua pertanyaan dengan tenang juga ". Kata Ryan


" Dia memang sangat cocok dan pas untuk Calista". Kata Arthur


" Lo benar dan lihat lah bagaimana ketenangan nya menghadapi para orang tua kita di sana , patut di acungi jempol". Kata Rafael


Mereka masih menatap Nathan yang kini masih saja mendapat kan interogasi dari para papa Mereka serta Ricky juga sebab dia sudah berani membawa Calista pergi berdua saja tanpa izin dari Ricky


" Daddy sudah lah , jangan membuat nya takut ". Kata Calista


" Dia tidak terlihat takut sama sekali kepada Daddy sayang , lihat lah dia bahkan bisa menjawab semua pertanyaan kita semua di sini ". Kata Ricky sambil tersenyum menatap putri cantik nya itu sekarang ini .


Calista masih diam saja dan dia pun menatap Ricky sekarang karena dia terus saja memberikan pertanyaan kepada Nathan dan yang lain nya pun juga menatap Nathan tidak biasa


" Daddy ". Panggil Kai yang sudah sampai di rumah bersama dengan para sahabat nya , kini mereka berjalan menuju Ricky dan yang lain nya sekarang ini .


" Apalagi Kai, Daddy masih sibuk jadi tidak bisa di ganggu sekarang ini ". Kata Ricky


" Dad kenapa coba menatap Nathan seperti itu , dia bukan penjahat jadi tidak usah di sidang seperti itu ". Kata Kai

__ADS_1


" Kita tidak menyidang nya Kai tapi kita hanya ingin bertanya saja kenapa dia mengajak Calista pergi berdua saja ". Kata Ipank


" Mereka tidak berdua karena ada Kai juga dan kak Ray serta Bianca dan juga Kim jadi kita ke sana ramean uncle ". Kata Kai


" Tapi tetap saja dia mengajak Calista pulang terlalu lama sekali dan itu membuat kita tidak suka sama sekali karena dia tidak meminta izin juga padahal Calista adalah putri mahkota kita jadi harus di jaga dengan baik ". Kata Ken


Kai menatap Daddy nya mencoba untuk bernegosiasi dengan nya karena dia tahu jika Nathan tidak akan melakukan hal buruk juga kepada Calista nanti nya sebab dia juga sudah mengatakan kepada para sahabat nya konsekuensi apa yang akan mereka dapatkan jika menyakiti Calista


" Jika aku ingin menjadikan dia pendamping hidup ku , apa yang harus ku lakukan ?". Tanya Nathan langsung menatap serius


" Kau ingin menjadikan Calista pendamping hidup mu , yang benar saja kau anak muda ". kata Ken


" Apa kau yakin bisa membahagiakan nya nanti ?". Tanya Rere


" Aku sangat yakin dan apapun juga akan aku lakukan untuk bisa membuat nya menjadi istri ku nanti ". Kata Nathan dengan tegas nya


Suasana di sana terlihat sangat tegang sekali apalagi mereka semua dulu nya bukan lah orang sembarangan dan Ricky pun juga tahu mana lelaki yang bisa di percaya mana yang tidak sebab dia juga dulu pernah mengalami fase kenakalan remaja jadi dia tahu bagaimana ciri lelaki yang tidak bertanggung jawab itu seperti apa


" Sayang sudah lah lanjut nanti saja dan kita makan saja makanan ini , tadi mereka sudah membawa kan nya jadi tidak enak juga jika tidak dimakan apalagi aku juga sudah sangat lapar sekali ". Kata Yuli


Ricky tersenyum dan mengangguk kan kepala nya karena permintaan istri nya mana pernah bisa dia tolak bahkan satu pun juga tidak pernah bisa dia tolak sama sekali .


" Ya sudah kita makan saja dulu sekarang ". Kata Ricky menggandeng tangan Yuli yang kini tengah menuju meja makan karena dia sudah menyiapkan makanan yang di bawah oleh Calista dan Nathan tadi .


" Kau selamat kali ini tapi nanti tentu saja kita akan berbicara lagi soal hal ini ". Kata Arok yang kini juga meninggalkan tempat di sana .


Sementara itu mereka semua masih lah duduk manis di sana dan menatap Nathan sekarang ini karena sudah berani mengatakan nya


" Lo gentel banget Nath dan gue akan mendukung Lo jika memang benar Lo akan menjadikan Calista pendamping hidup ". Kata Kai


" Dan kita pun sebagai sahabat juga sangat salut sekali dengan Lo Nathan dan juga kita akan mendukung Lo nanti nya bagaimana pun cara nya ". Kata Brandon


Begitu lah persahabatan Kai dan para sahabat nya , mereka akan saling mendukung satu sama lain nya jika memang ada yang mendapat kan masalah dan akan selalu saling melindungi juga dengan cara masing-masing


" Gue memang harus melakukan nya karena gue tidak ingin jika wanita yang gue cinta akan jatuh ke pelukan orang lain sama hal nya dengan Lo kan Kai dan sekarang bagaimana Bian , apa Lo akan menerima cinta Kai karena saat ini gue dan juga Calista sudah menjadi sepasang kekasih ". Kata Nathan


Bianca terkejut tapi bukan hanya dia saja yang terkejut tapi mereka semua juga terkejut mendengar apa yang di katakan oleh Nathan tadi dan yang lain pun tidak menyangka jika pergerakan Nathan akan sangat cepat sekali


" Wah Lo benar-benar nyolong start Nathan dan bisa-bisa nya Lo jadian sama Calista tapi tidak memberi tahu gue ". Kata Kai


" Kita baru jadian dan sekarang gue sudah memberi tahu Lo ". Kata Nathan


" Wah selamat ya atas jadian nya kalian berdua dan semoga langgeng nanti nya ". Kata Kim sambil tersenyum dan Fellin pun tak lupa juga mengucapkan selamat kepada mereka berdua juga begitu juga dengan yang lain nya namun Bianca kini masih saja diam di tempat nya sekarang ini .


" Bagaimana Bianca kenapa tidak memberikan gue ucapan selamat seperti yang lain nya ?". Tanya Nathan sambil tersenyum jahil kepada nya


" Benar-benar ya kak kamu itu sangat menyebalkan sekali tapi aku juga sudah menduga jika kalian sudah jadian karena kalung yang ada di leher itu kan desain khusus untuk kak Calista bukan waktu itu ". Kata Bianca


" Lo meniru gue ta Nathan , gak kreatif sekali mencuri ide orang lain ". Kata Kai


" Yang terpenting kan tidak sama Kai model nya jadi tidak apa lah jika gue membuat Kaling juga untuk wanita yang gue cintai ini ". Kata Nathan sambil tersenyum menatap Calista


Ryan maju kehadapan Nathan dan menatap nya sekarang ini lalu dia mengulurkan tangan nya kepada Nathan sekarang


" Selamat Nathan dan gue garap Lo bisa menjaga Calista dengan baik nanti dan jangan sekali pun Lo membuat air mata nya jatuh karena banyak yang sayang kepada nya ". Kata Ryan


" Tentu saja gue tidak akan melakukan hal bodoh seperti itu nanti karena dia adalah wanita yang gue ingin kan sejak pertama kali bertemu ". Kata Nathan

__ADS_1


Mereka kini mengobrol dengan santai nya dan Ray pun juga mengakui kehebatan Nathan yang memang terlihat sangat tenang sekali tadi menghadapi Daddy dan para uncle nya tadi


__ADS_2