
Erland selalu saja mendapat kan julukan bodoh dari Bianca sejak dulu hingga kini namun dia juga tidak pernah marah kepada Bianca hanya kesal saja dan itu pun juga hanya sesaat saja
" Bianca itu memang suka benar kalau mengasih julukan bukan ". Kata Nathan
" Dia memang ratu kan di kelompok kita jadi mana pernah salah dia sedikit pun ". Kata Brandon
" Dia ratu di kelompok kalian ?". Tanya Sam
" Tentu saja papa , dia kan calon istri Kai jadi dia adalah Ratu di kelompok kami jadi setiap kata dan perintah nya pun mutlak tidak bisa di ganggu sedikit pun ". kata Kai
" Istimewa sekali Bianca dan beruntung sekali dia mendapat kan Kai yang selalu saja menomer satu kan dia ". Kata Ken
" Lalu Calista bagaimana Nathan , apa kau juga memperlakukan dia dengan baik ?". Tanya Ricky
Nathan hanya diam saja karena dia juga tidak pernah bertemu dan berkomunikasi dengan Calista juga setelah mereka lulus sekolah dan Kai pun juga melarang nya untuk menghubungi Calista jadi Nathan pun mematuhi nya
" Jika dia bersama ku maka aku akan memperlakukan dia dengan baik ". kata Nathan
" Jika dia berulah maka Kai pun akan segera menghajar nya juga Daddy ". Kata Kai
" Jangan sampai kau menyakiti putri kesayangan Ricky karena dia akan sangat marah sekali nanti jika kau melakukan nya Nathan . Dia adalah putri kesayangan keluarga Airlangga ". Kata Rere
" Tentu saja aku pun juga akan memperlakukan dia dengan sangat baik juga dan tidak akan membiarkan siapapun menyakiti nya termasuk Kai ". Kata Nathan
" Apa Lo gila Nathan , mana mungkin gue menyakiti kembaran gue dan gue pun juga selalu melindungi dia walaupun kita beda negara ". Kata Kai merasa tidak terima dengan apa yang di katakan Nathan . Dia memang selalu melindungi Calista dan juga bisnis yang dia bangun hingga pesaing nya pun tidak tahu siapa dia sebenarnya termasuk juga Derren .
" Gue tahu Kai dan tadi hanya perumpamaan saja tidak ada hal yang serius juga ". Kata Nathan dengan santai nya
" Dan Lo , jika sampai kembaran gue menangis karena Lo awas saja nanti, kita akan berduel Nathan". Kata Kai
" Sama hal nya dengan Lo , jika Bianca menangis karena Lo juga kita berempat akan maju menghajar Lo Kai ". Kata Erland
" Kenapa kalian berempat yang maju , kakak Bianca bukan kalian tapi Arthur". Kata Kai
" Tapi kami berempat sudah menganggap dia sebagai adik sendiri". Kata Brandon
" Pantas saja kalian selalu mengalah dengan nya ". Kata Kai
" Bianca sangat lucu dan menggemaskan jadi dia sangat menyenangkan sekali jika di jadikan saudara dan akan menyebalkan jika di jadikan musuh " Kata Nathan
" Jangan sampai kalian malah jatuh hati pada nya nanti , bisa rusak dunia karena peperangan yang kalian lakukan nanti nya ". Kata Ken
" Mungkin dulu pertama kali kami ketemu dengan nya kami suka dengan Bianca tapi ketika kami tahu jika dia adalah gadis yang Kai ceritakan dan di jaga dengan baik oleh nya , kami memilih mundur karena Kai memang terbaik dan tepat sekali untuk Bianca ". Kata Brandon
" Percayalah Sam , kau tidak akan salah memilih mantu nanti dan tinggal Arthur saja nanti nya akan bersama dengan siapa karena stok anak perempuan di sini sudah sold out semua jadi dia pasti akan mendapat kan dari luar ". Kata Ken
" Bicara mu ngawur sekali Ken , anak mu saja juga belum memiliki kekasih bukan dan kenapa malah sibuk dengan anak Sam ". Kata Rere
" Tau nih Ken , sudah tua masih saja tetap kepo sekali dengan urusan orang , gak ingat umur sekali dia ". Kata Ipank
" Umur boleh tua , tapi jiwa serta tenaga dan muka kan masih muda . Itu kata Bianca biasa nya untuk Sam ". Kata Ken
" Anak mu memang selalu saja bisa membuat lelucon Sam ". Kata Ricky
" Entah lah tuan aku pun juga bingung akan hal tersebut, dia menuruni siapa dengan sikap seperti itu ". Kata Sam
" Yah manggil tuan lagi , sudah gak jaman Sam dan sebentar lagi juga kau dan Ricky menjadi besan ". Kata Ipank
" Ma'af tadi keceplosan dan karena sudah terbiasa juga memanggil seperti itu ". Kata Sam
" Biasakan hanya memanggil nama saja Sam mulai sekarang dan kau harus bisa karena kita sudah bukan atasan dan bawahan lagi seperti dulu ". Kata Ricky
" Kai , ngomong-ngomong seperti nya orang kepercayaan mu sangat hebat juga ". Kata Ipank
" Bukan sangat tapi dia memang hebat dan sama seperti papa Sam ". Kata Kai
" Kau sudah hebat dan tangan kanan mu pun juga hebat jadi wajar jika kalian nomer satu dalam dunia Mafia sekarang ini ". Kata Arok
" Axel dan yang lain nya pun sebenarnya juga hebat hanya saja mereka terlalu menggampangkan segala nya jadi terlihat jika mereka telah lemah dan mudah di kalahkan ". Kata Kai
" Jika Arthur masuk ke dalam kelompok mereka itu sangat bagus sekali karena Arthur sangat bisa membaca pergerakan lawan dengan baik dan mudah memahami situasi yang ada ". Kata Nathan
" Jika ingin Arthur masuk otomatis harus mengajak Ray terlebih dahulu karena di mana ada Ray di situ pasti ada kakak Bianca ". Kata Erland
" Mereka selalu bersama dan tidak mudah untuk di pisahkan ". Kata Brandon
" Itu karena kak Arthur memang sudah di pasangkan dengan kak Ray sejak dulu jadi tidak bisa berubah sama sekali ". kata Kai
__ADS_1
" Karena Daddy merasa jika Arthur cocok mendampingi Ray bukan kamu Kai jadi Daddy menyuruh Sam agar anak nya itu mendampingi Ray sejak dulu ". Kata Ricky
" Iya Kai tahu Daddy dan Kai pun juga tidak keberatan sama sekali jika memang kak Arthur bersama dengan kak Ray karena Kai pun juga sudah memiliki orang kepercayaan sendiri bukan ". Kata Kai
" Lalu kapan kita bisa kembali ke Indonesia Kai ?". Tanya Ipank
" Apa kalian tidak ingin tinggal di sini saja dan menetap di sini ?". Tanya Kai
" Jika kita ingin pun tidak ada gunanya juga karena bunda mu tidak akan mau tinggal di tempat ini Kai ". Kata Ken
" Banyak kenangan yang tersimpan dengan bagus di Jepang bersama bunda ayu dan kita semua juga tahu pasti Yuli sangat lah menyembunyikan kesedihan nya sekarang ini ". Kata Rere
" Bukan nya dia selalu begitu, menutupi kesedihan nya selalu agar tidak ada yang ikut bersedih juga karena nya ". kata Galang
" Daddy seperti nya pindah tinggal di Singapura saja bagaimana Karena di Indonesia terlalu riskan Daddy ". Kata Kai
" Daddy akan mencoba untuk berdiskusi dengan bunda dan jika bunda tidak mau maka kita akan menetap di Indonesia dan apapun resiko nya Daddy akan tetap melindungi bunda dengan sepenuh hati nanti nya ". Kata Ricky
" Tenang saja , jika Yuli tidak mau suruh saja Bianca maju untuk berdiskusi dengan nya pasti dia akan luluh nanti nya karena mereka berdua sama , sama-sama tidak mau di bantah nya ". Kata Ken
" Apa suasana masih saja tegang Kai ?". Tanya Ipank
" Jika untuk menahan mereka agar tidak ke Indonesia seperti nya kita bisa melakukan nya tapi tidak menutup kemungkinan juga untuk dia menyuruh anak buah nya yang ada di Indonesia bukan uncle". Kata Kai
" Kau banyak anak buah tersembunyi kan jadi taruh saja mereka di Indonesia Kai untuk mengawasi rumah Daddy mu ". Kata Rere
" Apa kalian lupa jika anak buah ku juga banyak ". Kata Ricky
" Tapi mereka sudah tidak sekuat dulu lagi Daddy dan sudah waktu nya juga Daddy mengambil anak buah yang baru ". Kata Kai
" Daddy tidak perlu akan hal tersebut karena kalian sudah hebat jadi jika Daddy dan bunda mengalami bahaya tentu nya Kai akan mengetahui nya bukan karena Daddy tahu kau selalu memantau kami Kai dengan anak buah mu itu ". Kata Ricky
" Ya semua Kai lakukan untuk keamanan Daddy dan bunda ". Kata Kai
" Jika begitu maka seharus nya kau bisa tetap menahan mereka di New York dan kau pun tidak perlu kembali ke sana Kai karena itu bahaya ". Kata Arok
" Justru itu adalah tantangan untuk kami agar bisa lebih di kenal lagi ". Kata Nathan menjawab perkataan Arok tadi
" Dan Kai yakin sekali jika bisa menghajar nya nanti jika mereka memang ingin melakukan perlawanan bahkan Daniel pun tidak ada apa-apa nya dengan kita ". Kata Kai
" Seperti nya Roland juga ada di sana bersama dengan anggota nya yang masih hidup juga ". Kata Sam
" Ya dia ada di sana dan selalu menasehati Daniel agar berhati-hati dengan Lo Kai ". Kata Nathan
" Apa Lo sudah menaruh penyusup di sana Nathan ?". Tanya Kai
" Sudah gue lakukan sejak kita akan berangkat ke sini dan gue sangat menjamin jika kita tidak akan ketahuan juga ". Kata Nathan
" Bagus jika begitu dan ingat daftarkan gue ke balapan nanti nya ". Kata Kai
" Gue sudah mendaftar kan nya Kai jadi Lo tinggal berangkat saja nanti ". Kata Brandon
" Kalian istirahat lah nanti malam berkumpul lagi untuk mengobrol dan makan malam jadi sekarang sebaik nya kalian tidur dulu ". Kata Ricky
Dia kini pergi meninggalkan mereka semua menuju kamar dan Kai pun kini juga akan mengajak mereka untuk bermain di ruang yang ada Game nya karena dia ingin bermain balapan sekarang ini dan di sana juga mereka bisa tidur bersama juga berlima sekaligus sebab ruangan tersebut sangat besar sekali
" Ngegame kita Kai ?". Tanya Nathan
" Yoi dan Lo lawan gue Nath ". Kata Kai
" Siap . Kita adu skill sekarang Kai dan jangan mengancam jika nanti Lo kalah ". Kata Nathan
" Memang nya bisa Lo mengalahkan King Caesar ". Ejek Kai
Kini Nathan dan Kai pun segera bermain game di sana sementara yang lain nya terlihat hanya rebahan dan tidur saja sekarang karena mereka juga merasa sangat lelah sekali hari ini dan juga agar mereka bisa menambah stamina untuk nanti malam jadi mereka memutuskan untuk tidur
Malam pun sudah tiba dan kini di meja makan pun juga sudah banyak sekali makanan yang tersedia di sana terlihat rumah itu sangat rame sekali karena banyak orang di sana
" Wah seperti nya meja makan nya tidak muat Ray ". kata Yuli
" Terlalu banyak orang Bun jadi tidak cukup ". Kata Ray
Ya bayangkan saja di sana kini sudah ada kurang lebih dua puluh orang dan tentu saja meja makan di rumah itu tidak akan cukup untuk menampung mereka semua dan hasil nya kini mereka pun makan bersama di lantai saja dengan nyaman nya
" Yang penting kan bisa makan bersama Bun walaupun beralaskan lantai saja ". Kata Bianca
" Iya benar Bianca karena kebersamaan membuat semua nya menjadi nikmat sekali ". Kata Yuli
__ADS_1
" Jika Keluarga besar memang begini ya Bun , tempat harus besar juga seperti rumah di Indonesia ". kata Kai yang memang sengaja menyebut Indonesia untuk memancing bunda nya
" Oh ya sayang , kapan kita akan kembali ke Indonesia?". Tanya Yuli
" Tidak usah kembali Bun di sini saja untuk menjaga agar hubungan kak Ray dan kak Kim sampai ke pelaminan nanti nya dan tidak ada yang mengganggu nanti nya ". Kata Bianca
" Memang nya mereka sudah jadian ?". Tanya Yuli
" Sudah Bun dan kak Kim sudah resmi menjadi menantu bunda yang pertama ". Kata Bianca
" Semua juga karena ide Bianca yang membuat kedua nya bisa jadian Bun , memang menantu bunda yang ketiga ini memang hebat sekali ". Kata Fellin
" Wah besanan ya Sebentar lagi kita sayang ". kata Yuli
" Wah wah wah seperti nya bunda pelupa sekali ya kan tadi juga sudah di beri tahu bukan jika kak Ray dan kak Kim itu sudah jadian ". kata Bianca
" Maklum Bianca sayang , bunda sudah tua jadi pelupa ". Kata Yuli
" Maka dari itu menetap saja di sini agar tidak lupa jika sudah memiliki calon menantu, nanti kak Ray di jodohkan lagi jika pulang ke Indonesia ". kata Bianca
" Tapi semua barang kan di Indonesia Bianca jadi bunda harus kembali ke sana ". kata Yuli
" Memang nya penting barang nya Bun kan semua dokumen surat sudah di bawah kemari jadi tidak penting bukan ". Kata Bianca
" Iya juga sih dan kamu selalu saja pintar menjawab semua ucapan bunda ". Kata Yuli
" Kan Bianca belajar dari bunda juga kan cara membuat orang kalah bicara dengan kita dan cara membuat orang kesal juga dengan kita ". Kata Bianca
" Dasar menantu nakal ya kamu Bianca ". Kata Yuli
" Nakal pun kak Kai masih tetap cinta Bun ". Kata Bianca membuat mereka semua tertawa sekarang ini karena ulah dia yang selalu saja bisa menjawab Yuli
" Jadi gimana bun , mau di sini atau kembali lagi ke Indonesia?". Tanya Bianca
" Bunda akan di sini saja atau ikut kalian saja nanti ke New York ". Kata Yuli
" Lah jangan ikut kami kan hubungan yang harus di jaga itu Anatar kak kim dan kak Ray jadi tidak harus bunda ke New York karena mereka ada nya di Jepang ". Kata Bianca
" Pintar ya ngeles nya agar bunda tidak kalian ke New York nanti nya ". Kata Yuli
" Bukan begitu bunda sayang tapi yang paling butuh pengawasan intens itu kak Ray karena dia terlalu kaku jadi Bianca khawatir nanti kak Kim pergi dari kak Ray karena dia terlalu dingin dan cuek ". Kata Bianca
" Mana mungkin juga Bianca kakak cuek jika sudah memiliki kekasih ". Kata Ray
" Nah bukti nya sudah jelas di depan mata kita kak ". Kata Bianca
" Tidak harus kan bermesraan di depan kalian semua di sini ". Kata Ray
" Oh jadi kau nya berduaan ketika sepi orang ya , hati-hati loh kak nanti ke bablasan". Kata Bianca
" Kalau seperti itu ya Kai bukan Ray ". kata Derren
" Mana mungkin gue merusak wanita yang gue cinta justru gue akan selalu menjaga dia dengan baik sekali ". Kata Kai
" Sudah kenapa kalian jadi bicara Mulu , Bianca makan dulu dan ngobrol nya nanti ". Kata Luna
Mereka pun kembali melanjut kan makan dan Bianca pun tidak lagi bicara karena tatapan mama nya itu jadi dia kini hanya bisa menikmati makanan tanpa bersuara sedikit pun juga
Setelah selesai makan kini mereka duduk manis karena para orang tua seperti nya ingin mengobrol sekarang ini
" Sean , kenapa papa mu tidak datang kemari ? Apa dia memang sangat durhaka sekali bahkan tidak menengok kita sedikit pun ". Kata Yuli
" Mungkin besok Bun papa bisa datang kemari ". Kata Sean
" Nunggu besok padahal sekarang dia sudah ada di Jepang ". Kata Yuli
" Kakak ipar kenapa cerewet sekali sejak dulu dan tidak berubah sama sekali ". Kata Hiro yang sudah datang membawa banyak sekali barang untuk mereka semua di sana
" Wah papa , apa ada oleh-oleh untuk Bian ?". Tanya Bianca
" Tentu saja ada , yang spesial untuk Bianca dan juga Calista". Kata Hiro
" Kenapa hanya mereka saja yang mendapat kan hadiah spesial, lalu Fellin apa ". Kaya Yuli
" Kalau Fellin bisa menerima apapun yang akan aku berikan kak jadi tenang saja kak karena aku juga sudah membawa kan hadiah spesial juga untuk nya ". Kata Hiro
" Itu bukan nya anak dari Ruben ya , kenapa di sini ?". Tanya Hiro menatap Kim
__ADS_1
" Dia kan kekasih kak Ray jadi ada di sini dong kumpul keluarga, papa lupa ya ". Kata Bianca
" Oh jadi kamu menyuruh papa untuk menjodohkan Kim dan Sean agar Ray mau mengakui perasaannya, dasar kamu ada saja ya kelakuan nya sama seperti Kai. Pasangan tidak ada akhlak kalian berdua ini ". Kata Hiro membuat tawa di rumah itu kembali terdengar dan ejekan dan candaan pun kini terdengar kembali tanpa henti di rumah Ray yang sekarang memang sangat rame