Anak Genius Sang Gangster

Anak Genius Sang Gangster
Dia Adalah Kekasihku


__ADS_3

Ucapan Kim yang memang selalu saja tidak bisa di rem itu juga membuat Ray sangat gemas Kepada nya dan Ingin sekali menenggelamkan nya ke dasar laut bahkan dia kini juga menyumpal mulut Kim dengan sapu tangan ketika dia kembali tertawa mengejek Ray saat ini


" Mulut mercon mu ini kenapa tidak bisa di jaga dengan baik Hem , apa mau ku tutup selama nya ini mulut ". Kata Ray


" Jangan dong kak , jika mulut ini di tutup maka gue akan mati kelaparan dan percaya deh gue akan menghantui Lo setiap hari nya ". Kata Kim


" Kenapa Lo harus menghantui gue bahkan ada yang lain nya kenapa harus gue ". Kata Ray


" Ya karena Lo yang paling menyebalkan dan jutek Kepada gue ". Kata Kim


" Memang Lo siapa gue hingga gue harus lembut dengan Lo ". Kata Ray


Ray mulai banyak omong sekali memang semenjek dia mengenal dan bersama Kim bahkan pertengkaran adalah makanan mereka sehari-hari juga


" Calon istri Lo mungkin ". Kata Kim


Calista yang mendengar nya pun langsung tertawa bahkan dia tidak bisa menahan tawanya karena Kim berkata seperti itu kepada Ray bahkan tidak ada yang pernah berkata tentang calon Ray nanti bahkan Yuli pun juga tidak pernah bertanya tentang kriteria wanita idaman Ray sebab dia mengetahui bagaimana wanita yang cocok untuk kedua anak nya itu dan juga lelaki yang pas untuk menjaga dan mendampingi Calista nanti nya


" Hati-hati loh Kim ucapan bisa saja menjadi doa nanti nya ". Kata Calista


" Ya kalau begitu amin kan saja agar menjadi nyata ". Kata Kim sambil menatap Ray yang kini menajam kan tatapan nya kepada Kim dan seperti biasa Kim akan terlihat senyum bahkan bisa jadi dia juga tertawa melihat kelakuan Ray saat ini di depan nya


" Gak usah gitu kak , muka Lo sudah jelek makin jelek aja sekarang karena Lo seperti itu ". Kata Kim


" Kim jangan menggoda kak Ray terus nanti jatuh cinta beneran loh ". Kata Calista


" Lumayan juga sih kalau dapat pacar seperti kak Ray karena pasti gak bakalan selingkuh juga kan orang nya sangat cuek sekali dengan orang lain ". Kata Kim


" Tapi nanti Lo akan sakit hati karena kak Ray juga sangat sulit membuka hati nya ". Kata Calista


" Ya mungkin saja dia cocok dengan Bianca ya karena sama susah nya membuka hati untuk seseorang ". Kata Kim


" Ya hampir sama lah mereka berdua ". Kata Calista


Arthur tidak mempermasalahkan jika mereka membicarakan Bianca asal itu tidak buruk bahkan dia juga mengakui jika memang adik nya itu sangat lah susah untuk di dekati pria apalagi Kai bahkan curhatan Bianca kenapa nya tentang Kai pun membuat dia hanya bisa menggeleng kan kepala nya saja


" Nanti jika kita liburan ayo ke new York memberikan surprise kepada mereka di sana ". Kata Kim


" Ya ada baik nya kita kembali saja ke Indonesia memberikan kejutan untuk keluarga di sana ". Kata Arthur


" Itu juga benar tapi kita jemput saja deh Kim dan Bianca dulu setelah itu kembali ke Indonesia ". Kata Kim


" Kenapa Lo jadi suka mengatur sekali , Bahkan Lo juga harus mengunjungi papa Lo kan jadi tidak usah ikut dengan acara kita mulu ". Kata Ray


Kim mana perduli dengan ucapan Ray bahkan dia masih saja tetap kekeh mau ikut kemanapun mereka pergi Bahkan liburan pun Kim juga ikut , dia selalu menempel dengan Ray juga seperti perangko saja


Di markas terlihat kini Axel sedang duduk dengan tatapan tajam nya bahkan dia kini terlihat sedang bermain-main dengan musuh nya


" Jadi Lo mau menghancurkan perusahaan milik Ray , tidak semudah itu bodoh ". Kata Axel sambil menyayat kulit Lelaki bertubuh kekar itu membuat jeritan nya Terdengar dengan lantang nya di ruangan tersebut


" Ampun Axel , aku hanya di suruh saja untuk melakukan nya ". Kata nya sambil menahan sakit bahkan darah nya pun mengucur deras di lengan nya

__ADS_1


" Terlalu bodoh sekali Lo mau di suruh udah melakukan nya bahkan jika Lo bertemu dengan saudara Ray belum tentu juga Lo akan hidup hingga saat ini ". Kata Axel


Tidak banyak yang tahu siapa saudara Ray dan mereka hanya tahu Calista saja sebab Ray juga tidak pernah terlihat dengan Kai saat ini jadi mereka hanya tahu nama tanpa tahu orang nya . Namun Kai sangat lah terkenal di dunia Mafia sama seperti Daddy nya dulu apalagi Geng nya sudah terkenal dan tidak di ragukan lagi bagaimana cara merawat menghabisi musuh nya . Lima anggota dengan kekuasaan dan juga cara memperlakukan musuh berbeda bahkan mereka memiliki bisnis yang berbeda juga di setiap anggota


Caesar Narendra Airlangga sang ketua sekaligus pemegang banyak sekali perusahaan di berbagai negara dan dia juga sering di panggil dengan nama King bahkan mereka tidak tahu nama asli Kai dan hanya mengetahui nama samaran nya saja bahkan wajah Kai pun juga merasa tidak terlalu mengetahui nya sabab hanya orang tertentu saja yang dapat bekerja sama dan bertemu dengan nya , dia juga di juluki sang pembunuh berdarah dingin sabab dia sudah membunuh lebih dari dua ratus ribu nyawa dan juga menjadi pembunuh bayaran jika memang ada yang membutuhkan jasa dari kelompok nya dengan bayaran yang tidak sedikit juga


Nathan Ardiansyah adalah bos dari black market yang menjual senjata api ilegal dan nama nya juga terkenal di berbagai kalangan dan dia pun dikenal sangat dingin sekali dengan semua orang sama hal nya dengan Kai . Brandon Carl Almo seorang perakit Bom hebat dan juga dia pernah menghilangkan beberapa kota dalam hitungan detik saja dengan bom nya . Di balik ke konyolan nya Erland Filbert Samanta adalah sindikat dari perdagangan dan pemasaran manusia bahkan dia juga sering melakukan jual beli organ tubuh manusia secara ilegal . Sky Alberto Chaiden yang tidak lain masih kerabat dari Kai adalah sindikat perdagangan narkoba yang terkenal di kalangan atas . Mereka semua adalah anggota Geng yang sangat di takuti di dunia dan Geng yang Ricky yang dulu dalam kepemimpinan Axel ada di bawah Mereka ya meskipun dulu Orang tua mereka merajai dunia namun kehebatan Axel masih kalah jauh dari Kai dan itulah yang membuat mereka berada di bawah kelompok Kai yaitu The King of World


Axel yang sedang bermain-main dengan mangsa nya itu terlihat sangat buas sekali bahkan dia juga melakukan nya tanpa ekspresi apapun dan sangat mengerikan


" Axel sudah waktunya kita pergi dari sini , banyak hal yang harus kita kerjakan dan lakukan saja penyiksaan nya lagi besok ". Kata Ryan


Axel pun segera menghentikan aksinya dan dia menyuruh anak buah nya membawa kembali Orang yang berhianat itu ke dalam ruangan nya


Setelah melakukan aksi nya dia pun segera pergi membersihkan diri lalu kembali ke kediaman Ray dengan kendaraan masing-masing yang mereka miliki di Jepang bahkan mereka terlihat lebih tampan dan sadis di banding kan Daddy nya dulu hanya saja mereka hanya berempat saja karena Ray juga tidak terlalu tertarik dengan hal seperti itu tapi jika dia marah pun dia akan menakut kan juga sama seperti mereka , terkadang juga Arthur bergabung dengan mereka berempat jika dia tidak terlalu sibuk menemani Ray mengurus pekerjaan nya .


Di salah satu universitas ternama di New York terlihat kini Bianca pun mencari Kai untuk meminta tanda tangan nya sesuai dengan apa yang di perintahkan oleh senior nya tadi bahkan dia kini terlihat mencari Kai di setiap tempat


" Kenapa sih dia kenapa tidak terlihat juga ". Kata Bianca mengomel sendiri


Dia terus berjalan dan tak lupa juga bertanya di mana keberadaan Kai . Untung saja masih ada senior yang baik hati menunjukkan di mana keberadaan Kai , Bianca pun segera menemui nya . Dia terkejut ketika melihat banyak sekali mahasiswa yang tengah mengerumuni mereka berlima bahkan terlihat mereka juga melakukan tantangan yang diberikan Kai dan para sahabat nya . Di sana Bianca juga melihat Megan sahabat nya yang tengah melakukan tantangan yang diberikan Erland kepadanya


" Kenapa datang kemari ?". Tanya Kai langsung sambil menatap Bianca dan para mahasiswa lain nya pun tidak berani menguping bahkan melihat mereka berdua karena sangat takut sekali dengan tatapan mereka yang tajam dan mengintimidasi itu


" Sama seperti mereka kak , aku mau minta tanda tangan kak Erland " Jawab Bianca


Erland yang di sebut pun langsung melihat kearah Bianca dan dia pun tersenyum menatap nya


" Mau minta tanda tangan siapa ?". Tanya Bianca


" Sama dengan kamu Bianca ". Jawab Megan


Bianca pun menatap Erland saat ini karena teman nya itu mendapat kan tantangan dari nya dan belum tentu juga mendapat kan tanda tangan pasti nya jadi dia pun berharap agar Erland mau memberikan tanda tangan nya nanti Kepada Megan


" Lo sini juga , gue akan berikan tanda tangan gue ". Kata Erland


Megan tampak tidak percaya bahkan dia masih diam di tempat setelah mendengar apa yang di katakan Erland tadi


" ayo Megan sebelum dia berubah pikiran ". Ajak Bianca


Mereka berdua pun segera mendatangi Erland lalu meminta tanda tangan nya


" Hanya tanda tangan saja kan ?". Tanya Erland


" Iya kak ". Jawab Megan


Kai hanya menatap Bianca saja sejak tadi bahkan dia tidak lagi bertanya kepada nya sebab dia tahu jika dia semakin dekat dengan nya di kampus maka Bianca akan semakin menjauhi nya dan tidak akan mau berbicara dengan nya juga jadi Kai pun akan menahan diri agar tidak melakukan nya demi cinta nya . Setelah selesai mereka berdua segera mendatangi senior masing-masing dan Bianca pun langsung menuju Rose untuk menunjukkan tanda tangan nya .


" Lo pasti memalsukan tanda tangan ini kan , mana mau juga Erland melakukan nya bahkan Lo tidak lama pergi sementara yang lain nya belum juga kembali ". Kata Rose


" Ma'af kak tapi ini benar tanda tangan kak Erland dan mana bisa juga aku memalsukan nya ". Kata Bianca

__ADS_1


" Lo pandai sekali berbohong ya , gue gak mau tahu sekarang Lo minta tanda tangan lagi kepada nya di kaos ini dan foto dia ketika menanda tangani nya sebagai bukti ". Kata Rose sambil memberikan kaos yang dia bawah tadi kepada Bianca


Kini Bianca pun kembali menuju di mana mereka berlima berada untuk kembali meminta tanda tangan nya bahkan kini dia berjalan dengan cepat menuju Erland


" Kenapa lagi Bianca ?". Tanya Erland


" Tanda tangan di sini ". Kata Bianca


Tanpa basa basi Erland pun kembali memberi kan tanda tangan nya dan Bianca pun memotret nya juga menggunakan ponsel nya


" Kenapa hanya Erland saja yang di foto kita juga mau ikut Bianca ". Kata Sky


" Perintah nya hanya kak Erland saja ". Kata Bianca


Kai pun langsung mengambil ponsel Bianca dan dia pun merapat kan diri dengan nya tak ketinggalan juga para sahabat nya dan kini dia mengambil beberapa foto dengan ponsel Bianca


" Tunjukkan saja kepada mereka sebagai bukti jika masih tidak percaya ". Kata Kai


Bianca mengangguk kan Kepala nya lalu dia pun segera pergi namun sebelum nya dia berbalik dan menatap mereka semua


" Jangan menyiksa mereka segera lah menanda tangani nya kasihan mereka ". Kata Bianca


Perintah Bianca sama saja seperti perintah nyonya bos bagi mereka karena Bianca adalah wanita nya Kai jadi mereka pun menuruti perkataan nya saat ini dan segera memberikan tanda tangan langsung kepada mereka yang ada di tempat itu sekarang .


Setelah Bianca menujukkan kembali Rose masih saja tidak percaya bahkan dia memberikan banyak sekali alasan untuk tidak menerima nya dan Bianca pun terlihat kesal dan selalu membantah nya membuat keributan terjadi di sana bahkan Ernest yang melihat nya pun langsung pergi menghampiri mereka


" Kenapa kalian sangat ribut sekali ?". Tanya Ernest


" Dia mulai banyak tingkah bahkan tidak patuh dengan gue dan memalsukan tanda tangan Erland ". Kata Rose


" Tapi itu memang benar tanda tangan kak Erland bahkan kakak tadi melihat video ketika dia menanda tangani nya kan kak ". Kata Bianca


" Gue gak melihat nya dan kalau ada mana gue mau lihat ". Kata Rose


Tentu saja bukti itu tidak ada karena sudah dia hapus tadi membuat Bianca bertambah kesal saja dan kini dia pun dengan berani membantah setiap apa yang di katakan Rose dan juga Ernest


" Lo jangan membantah dan lakukan saja apa yang di perintahkan oleh Rose tadi ". kata Ernest membentak Bianca namun Bianca hanya diam saja bahkan dia terlihat tidak takut sama sekali dengan mereka semua


" Kenapa Lo membentak nya ?". Tanya Kai dengan tatapan tajam nya


Bahkan tatapan yang dia berikan seperti ingin menerkam mangsa nya . " Dia tidak melakukan apa yang di perintahkan Rose tadi jadi wajar saja jika gue marah Dengan nya ". Kata Ernest dengan tatapan yang tajam juga ke Kai


" Apa kurang tanda tangan yang gue berikan tadi bahkan kita juga sudah berfoto dengan Bianca ". Kata Erland


Ernest pun menatap Rose yang kini hanya diam saja bahkan dia juga tidak Berani berkata apapun sebab ternyata tanda tangan nya memang benar dari Erland


" Kenapa Lo dengan mudah memberikan tanda tangan kepada dia bahkan tanpa tantangan sedikit pun ". Kata Jennie


" Dia adalah kekasih gue jadi tidak lah Sulit jika hanya meminta tanda tangan Erland saja ". Kata Kai


Mereka semua kaget mendengar nya bahkan Bianca pun juga kini menatap Kai dengan tatapan tajam nya karena dia berani mengakui nya sebagai kekasih padahal itu sama sekali tidak lah benar

__ADS_1


__ADS_2