
Di kampus kini Kim dan juga Ray pun terlihat duduk berdua di perpustakaan, Ray yang suka sekali membaca pun membuat Kim mau tidak mau juga kini ikut dengan nya duduk di perpustakaan bahkan dia tidak pernah masuk ke situ dan kini dia akan sering mengunjungi perpustakaan itu karena Ray yang mengajak nya dan dia pun tidak bisa menolak sedikit pun juga
" Lelah atau bosen di sini sayang ?". Tanya Ray
" Bosen, apalagi melihat banyak buku di sini , rasanya kepalaku ini ingin pecah jadinya ". kata Kim mengeluh kepada Ray
" Kamu harus suka membaca sebab dengan membaca kita bisa memiliki banyak sekali pengetahuan nanti nya ". Kata Ray
" Kamu sudah cerdas sekali dan kenapa tetap suka membaca ?". Tanya Kim
Dia tahu jika para anak Yuli dan Ricky memang sangat cerdas tapi Ray memang suka sekali berada di perpustakaan sejak dulu dan dia pun kini akan selalu menemani nya
" Meskipun aku cerdas tapi aku juga butuh banyak wawasan juga sayang Agar aku tidak kalah dengan yang lain nya ". Kata Ray
" Tidak mau kalah dengan Kai maksud nya ". Kata Kim menebak
" Jika dengan Kai tentu saja aku pemenang nya sebab aku adalah kakak nya jadi aku yang menang dari nya ". Kata Kim
Ray pun gemas sekali apalagi jika dia melihat bola mata Kim yang dia rasa indah itu rasanya Ray tidak bisa menahan diri nya untuk tidak memandang Kim . Kini dia pun menatap Kim dengan senyuman nya juga yang tersungging di bibir nya itu
" Kenapa sih senyum seperti itu ?". Tanya Kim
" Aku senyum sebab ada bidadari cantik di hadapan ku sekarang ini dan aku ingin menikmati kecantikan nya ". Kata Ray
" Ah mulai deh kak kamu ngegombal nya , seperti playboy saja kamu kak sekarang ini karena keseringan ngegombal sih ". Kata Kim
" Aku hanya melakukan nya di hadapan kamu saja sayang bukan di cewek yang lain nya ". Kata Ray
" Aku percaya akan hal itu karena sifat mu yang selalu dingin dengan orang membuat ku sangat lega sekali kak sebab kamu tidak akan pernah macam-macam nanti di luar sana ". Kata Kim
" Ya aku memang sangat setia sekali berbeda bukan dengan Kai ". kata Ray memuji dirinya sendiri
" Percaya dirinya tinggi sekali ya anda tuan Ray ". kata Kim
Mereka berdua pun tertawa bersama namun hanya pelan saja sebab sekarang mereka masih ada di dalam perpustakaan jadi Ray dan Kim tidak mau mengganggu yang lain nya meskipun kehadiran mereka berdua saja sudah mengganggu yang lain nya karena mereka sangat iri dengan Kim yang bisa dekat dengan Ray dan juga para sahabat nya yang lain
" Kak jangan membuat keributan nanti kita di usir dari sini ". kata Kim
" Tidak akan ada yang berani mengusir kita jadi kamu tenang saja . Jika kamu mengantuk , tidur saja dan aku akan membangun kamu nanti jika aku sudah menyelesaikan semua nya ". Kata Ray sambil tersenyum menatap wajah cantik Kim
" Beneran aku akan di bangunkan dan tidak di tinggal nanti nya ". Kata Kim
" Benar sekali sayang ku ". Kata Ray sambil mencubit kedua pipi Kim dengan gemas nya dan itu membuat Kim pun mengelus kedua pipi nya saat ini yang tadi di cubit Ray . Kini Kim pun menaruh kepala nya di atas meja dan beralaskan tas Ray lalu dia pun segera memejamkan matanya sebab dia tidak kuat karena melihat banyak buku membuat nya mengantuk sekali sekarang ini . Ray yang melihat jika kekasih nya itu cepat sekali tertidur nya hanya tersenyum saja menatap nya dsn kini dia pun melanjutkan membaca buka yang ada di tangan nya sekarang ini .
Dan di kediaman Ray di sana masih ada Kim yang duduk manis di halaman rumah Ray bersama dengan yang lain nya , mereka semua duduk di gazebo yang ada di rumah Ray
" Apa yang akan kita kerjakan hari ini Kai ?". Tanya Erland
" Duduk manis saja di sini sambil menikmati makanan yang ada ". Jawab Kai asal
" Gue tanya serius Kai dan kenapa Lo malah bercanda sih ". kata Erland
" Apa lagi punya pekerjaan di sini , tidak kan jadi ya sudah kita duduk manis saja di sini sambil menikmati makanan yang ada ". Kata Kai lagi sambil menatap sinis ke arah Erland
" Lalu bagaimana dengan Daniel di sana Kai , apa Lo hanya akan bersembunyi saja di si i dan tidak akan melakukan pergerakan apapun juga ?". Tanya Nathan
" Sembunyi ? Lo bilang gue bersembunyi dari Daniel ?". Teriak Kai Kepada Nathan
__ADS_1
" Kak gak usah teriak gak bisa ? Bikin orang budeg saja kamu ya ". Kata Bianca
" Nathan mencari masalah dengan ku Bi dan dia mengatakan seolah aku tidak berani melawan Daniel ". Kata Kai
" Aku pun tadi mendengar percakapan kalian juga kali dan kak Nathan benar , jika kita terus di sini pasti musuh akan mengira jika kita bersembunyi apalagi mereka tidak bisa menyusul kesini kan ". Kata Bianca
" Iya tapi itu bukan berarti aku pecundang Bi jadi aku tidak suka dengan ucapan nya Nathan ". Kata Kai
" Ya sudah terserah apa katamu saja kak yang penting kamu tidak marah-marah ". Kata Kai
" Aku tidak marah tapi hanya kesal saja dengan Nathan ". Kata Kai
" Ya sudah terserah kamu saja kak dan jangan teriak-teriak karena aku tidak suka mendengar nya ". Kata Bianca
" Iya iya iya Baby honey ku yang cantik ". Kata Kai
Nathan hanya diam saja sekarang ini begitu juga dengan yang lain nya mendengar perdebatan Bianca dan juga Kai . Jika Kai marah ya hanya Bianca yang bisa meredakan amarah nya dan jadi jika Kai marah ketika ada Bianca mereka semua pasti akan aman nanti nya sebab Bianca memang bisa menjadi pawang Kai yang sangat manjur sekali
" Ah aku mulai bosan kak , bagaimana kalau kita berlatih sekarang". Kata Bianca
" Berlatih ? Bagaimana kalau kita mengerjakan pekerjaan bisnis saja ". Kata Kai
" Ya sudah kak kalau begitu ayo kita masuk ke dalam untuk mengerjakan nya ". Kata Bianca
" Jika ingin mengerjakan nya mending di rumah Nathan saja agar lebih enak juga ". Kata Brandon
" Disini kan juga tidak masalah , apa kalian tidak suka ada di sini ?". Tanya Bianca
" Tentu saja kami suka apalagi makanan nya di sini juga enak-enak jadi kami pun betah tinggal di sini Bianca ". Kata Brandon
" Bunda memang enak sekali jika memasak berbeda dengan ku ". Kata Bianca
" Hem gombalan nya mulai keluar sekarang, dasar kamu ya kak sang raja gombal ". Kata Bianca
" Jadi ganti bukan raja jalanan lagi dan kini menjadi raja gombal ". Kata Erland
" Ya seperti nya begitu". kata Bianca
Mereka pun tertawa bersama di sana dan kini mereka juga terlihat sangat senang sekali bercanda bersama di sana sekarang ini dan kini terlihat jika mereka masuk ke dalam rumah dan menuju lantai atas
" Kita ke ruang kerja kak Ray saja dan aku akan mengambil laptop di kamar dulu ". kata Kai
" Apa tidak masalah jika kita di sana nanti Kai ?". Tanya Sky
" Tidak masalah dan tenang saja , kak Ray itu baik hati jadi dia tidak akan marah nanti jika kita menggunakan ruangan nya untuk bekerja ". Kata Kai
" Yang penting kalian tidak merubah tatanan nya dan tidak membuat ruangan tersebut menjadi berantakan itu pun tidak akan membuat kak Ray marah nanti nya ". Kata Bianca
Kini mereka semua masuk ke dalam ruangan tersebut dan Kai pun menuju kamar nya untuk mengambil laptop nya sekarang ini agar mereka bisa mengerjakan pekerjaan mereka di dalam sana
" Ray sangat rapi sekali ya berbeda dengan Kai yang urakan dan berantakan sekali ". Kata Erland
" Yang penting masa depan nya tidak berantakan itu sudah cukup kak ". Kata Bianca
" Iya juga sih kan nanti Lo yang akan menikah dengan nya dan kalian cocok sebab Kai itu berantakan dan Lo itu bersihkan ". Kata Brandon
Bianca hanya tersenyum saja sekarang dan kini dia pun duduk manis di sana sambil memegang laptop nya sekarang agar dia bisa mengerjakan tugas kuliah nya juga kali ini
__ADS_1
Dan di New York Daniel pun kini berada di kampus dan dia terlihat kini hanya diam saja di sana bahkan dia pun semakin menakut kan jika di dekati orang
" Bagaimana Daniel , apa Lo sudah menghubungi Tozaki untuk bekerja sama dengan nya ?". tanya Ernest
" Gue sudah menghubungi nya dan dia pun juga tidak menjawab nya sama sekali dsn itu sangat membuat gue tidak suka sekali ". Kata Daniel
" Padahal kalian memiliki musuh yang sama tetapi kenapa dia tidak mau ya bekerja sama dengan Lo ". Kata Jason
"Dia terlalu sibuk dengan urusan nya dan jika kerja sama nya di anggap tidak penting maka dia tidak akan memperdulikan nya sama sekali ". Kata Ernest
" Padahal jika kalian bekerja sama kan bisa menjatuhkan Caesar dengan sangat mudah nanti nya dan kenapa dia menolak nya ". Tambah Ernest
" Tidak mudah untuk menjatuhkan dia sebab dia seperti rubah yang sangat licik sekali jadi menghancurkan dia tidak semudah di bayangkan ". Kata Jason
" Dan gue pun akan tetap melakukan rencana gue nanti nya dan gue harus bisa menghancurkan Caesar nanti nya ". Kata Daniel yang masih gigih sekali dengan keinginan nya itu padahal papa nya sudah mengingat kan nya dulu agar berhati-hati dengan Kai namun dia tetap saja tidak memperdulikan nya dan kini dia pun tetap saja akan melanjutkan keinginan nya itu . Entah lah dendam dari mana dia dengan Kai tapi seperti yang sudah-sudah dia tidak akan bisa membuat Kai kalah nanti nya
" Coba saja terus untuk menghubungi Tozaki siapa tahu dia mau nanti dan luluh jadi kalian bisa bekerja sama nanti nya ". Kata Ernest
Daniel hanya diam saja dan kini dia pun segera bangkit dari duduk nya dan pergi meninggalkan dua sahabat nya itu tanpa kata sedikit pun juga . Entah apa yang akan dia lakukan mereka berdua tidak ada yang tahu sebab Daniel tidak mengatakan apapun juga kepada mereka jadi mereka pun hanya bisa menatap kepergian Daniel saja sekarang ini
" Apa Lo yakin jika dia bisa mengalah kan caesar nanti nya ?". Tanya Ernest kepada Jason
" Gue tidak terlalu yakin sebab gue tahu jika keluarga Caesar adalah keturunan Mafia apalagi Daddy nya yang dulunya terkenal sangat sadis sekali itu , tentu nya pasti sifat sang Daddy nya akan menurun kepada dirinya kan sedikit banyak ". Kata Jason
" Kita hanya bisa mendukung nya saja bukan karena gue juga tidak ada masalah sama sekali dengan Caesar jadi gue pun tidak mau ikut campur juga dengan urusan mereka dan untuk Tozaki pun gue juga sudah mengatakan kepada Daniel agar dia menghubungi nya sendiri saja nanti ". Kata Ernest
" Ya sudah kalau begitu ayo pergi saja sekarang, sudah selesai juga kan kuliah nya ". Kata Jason
Mereka berdua kini juga pergi dari kampus dan pulang ke rumah nya masing-masing sekarang ini .
Dan di Jepang terlihat Tozaki Sedang bersantai sekarang di lapangan basket bersama dengan kedua sahabat nya itu
" Cewek itu tidak datang lagi ke sini sekarang". Kata Yuji
" Lo menunggu nya Zack ?". Tanya Neo
" Gue tidak menunggu nya dan kenapa Lo bertanya seperti itu ". kata Tozaki sambil tetap menatap lurus ke depan sekarang ini
" Ya siapa tahu saja memang Lo sedang menunggu nya sekarang ini dan ternyata dia tidak datang bukan kemari ". kata Neo
" Gue sama sekali tidak menunggu nya dan untuk apa juga gue menunggu nya , tidak penting juga menunggu nya ". Kata Tozaki
" Lo kan penasaran dengan nya jadi gue mengira Lo menunggu nya maka dari itu lagi mengajak kita datang ke lapangan basket ini ". Kata Yuji
" Lapangan kan gunanya untuk olahraga jadi wajar gue di sini karena gue mau berolahraga di sini dan gue juga tidak menyuruh kalian kan untuk mengikuti gue tadi ". Kata Tozaki
" Itu benar tetapi Lo kan ketua kita jadi kemana Lo pergi tentu nya kita akan tetap ikut bukan ". Kata Neo
" Ketua apa nya , gue bukan ketua sebab kita adalah sahabat di sini jadi tidak ada ketua ketua an di antara kita ". Kata Tozaki
Ya begitulah dia yang tidak suka jika mereka berdua menganggap nya ketua karena dia sudah menganggap mereka berdua layak nya keluarga sendiri jadi tidak ada ketua dan bawahan di antara mereka bertiga meskipun Tozaki memang ketua nya dan dia juga memiliki banyak anak buah tetapi untuk kedua sahabat nya dia tidak akan menyuruh mereka nya patuh dan tunduk kepada nya
"Seperti nya Kim semakin lengket ya dengan Ray , Lihat Saja Mereka selalu saja pergi berdua kemanapun dan tadi juga merupakan berdua ada di perpustakaan lama sekali ". Kata Neo
" Biarkan saja , asal dia bahagia biarkan saja dan jangan mengusik nya karena gue tidak akan membiarkan siapapun juga menyakiti Kim ". Kata Tozaki
" Tapi jika Lo bekerja sama dengan Daniel pasti Lo nanti juga akan menjadi musuh Ray sebab Ray kan kakak dari Caesar ". Kata Neo
__ADS_1
" Gue tidak tertarik sama sekali dengan Daniel dan untuk apa juga bekerja sama dengan nya , tidak ada untung nya juga bukan ". Kata Tozaki
Jika dia menganggap itu tidak menguntungkan maka dia tidak akan peduli jika di ajak kerja sama.