
Tidak terasa sudah lima tahun hubungan mereka dan mereka juga di karuniai tiga anak , dua laki-laki dan satu perempuan. Ricky sangat bahagia sekali karena dia memiliki keluarga kecil yang sangat menyenangkan bahkan dia juga sangat senang kredit istri nya itu selalu saja bisa menempatkan diri untuk mengurus dia dan jiga buah hati mereka. berkutat dengan dapur itu sudah menjadi kebiasaan Yuli sejak menikah dengan Ricky bahkan hingga memiliki anak pun dia juga melakukan nya dengan santai karena dia juga tidak pernah bekerja dan jarang juga menyambangi tokoh yang dia punya sebab sudah ada orang kepercayaan Ricky yang menjalankan nya dan Yuli hanya menerima laporan bulanan nya saja
"Sayang anak-anak bunda ayo bangun sudah waktu nya sekolah". Kata Yuli sambil menggeser gorden kamar mereka. terlihat Ray sudah bangun sejak tadi dan juga sudah berpakaian rapi sekali dari pada kedua adik nya itu. Ray memang selalu saja mandiri dan bangun lebih pagi Dari mereka berdua
"Calista , Caesar ayo bangun kalau tidak kakak tinggal nanti kalian jadi berbakat sekolah jalan kaki saja ". Kata Ray
Mendengar hal tersebut pun mereka berdua langsung saja membuka mata nya walaupun terlihat sangat mengantuk sekali tapi mereka Langsung bangun dan Kaisar pun langsung memeluk bunda nya
"I Love You bunda ku yang sangat cantik". Kata Caesar
"Kai lepaskan pelukan mu dari bunda ". Kata Calista
"Apa sih kak, Kai kan sayang bunda ". Kata Caesar
"Kamu belum mandi jadi masih bau dan bunda juga jangan di peluk terlalu erat nanti bisa sesak napas ". Kata Calista
Calista memang selalu saja overprotektif dengan bunda nya bahkan dengan saudara nya sekalipun dia melakukan nya.
"Sudah jangan bertengkar sebaik nya kalian mandi dulu nanti di tinggal loh sama kak Ray". Kata Yuli dengan lembut nya . Usia mereka tidak jauh berbeda Calista dan Caesar empat tahun lebih sedang kan Ray lima tahun jadi mereka pun kini berada di satu sekolah yang sama bersama dengan anak para sahabat Ricky juga bahkan di sana Calista seolah menjadi ratu karena dia di kelilingi pria tampan namun dia juga tidak terlalu mau untuk berdekatan dengan mereka karena Calista ingin memiliki sahabat yang lain nya dan jika terus dengan mereka di sekolah apalagi dengan Ray maka dia tidak akan memiliki teman sebab tidak ada yang berani mendekati nya karena takut dengan Ray
Yuli berganti menuju kamar nya dan dia melihat Ricky yang sudah selesai mandi dam jiga berpakaian rapi
"Tumben sekali Daddy rapi, apa ada hal penting?". Tanya Yuli
"Tidak ada hanya saja akan ada rapat di kantor jadi Daddy mencoba untuk berpakaian formal". Kata Ricky
"Kalau seperti ini kamu sangat tampan sekali sayang bahkan mungkin saja karyawan mu di kantor akan sangat suka dengan bos nya ini ". Kata Yuli sambil membenarkan dasi suami nya itu
Ricky pun langsung menarik nya ke dalam pelukan nya bahkan dia kini mencium setiap bagian di wajah Yuli istri tercinta nya itu
"Aku tidak akan pernah berpaling dari kamu sayang bahkan melakukan hal terlarang dengan wanita lain nya juga sayang bahkan aku akan memecat orang yang mengagumi ketampanan ku. Bersama mu saja sudah cukup dan kalau bisa juga kita nambah anak lagi ". Kata Ricky sambil menyeringai
"Kan aku sudah bilang terserah kamu saja lagian kan kita selama ini tidak ada yang memakai pengamanan sayang tapi belum juga mendapat kan anak lagi ". Kata Yuli
Ricky tersenyum mendengar nya memang mereka selalu melakukan nya tanpa pengaman tapi obat yang setiap kali di suntik kan Ricky dalam tubuh istri nya itulah yang menjadi pengaman untuk Yuli belum hamil lagi hingga sekarang. Bukan tanpa alasan Ricky melakukan nya karena dia sangat tidak mau jik istri nya itu lelah mengurus ketiga anak nya sendiri tanpa baby sitter.
"Kalau mereka sudah besar saja kita punya lagi, bagaimana sayang?". Tanya Ricky
Yuli mengalungkan tangannya di leher sang suami dan dia pun menatap Ricky membuat Ricky gemas sekali lalu mencium nya kembali
"Jika menunggu mereka besar ya kita sudah tua dong sayang". Kata Yuli
"Kita tidak akan menua karena aku punya sebuah obat yang bisa membuat kita awet muda". kata Ricky
"Memang ya kamu itu IQ nya sangat bagus sekali dan beruntung nya aku memiliki kamu sayang". Kata Yuli
__ADS_1
"Dan aku juga beruntung punya istri sabar dan juga pengertian seperti kamu". Kata Ricky
"Ayo kita turun ke bawah sekarang sayang mungkin anak-anak juga sudah siap untuk berangkat ke sekolah"Kata Yuli
Mereka berdua segera keluar kamar dan terlihat juga anak mereka sudah duduk dengan tenang di meja makan bahkan terlihat Caesar beberapa kali meledek ke dua kakak nya itu membuat Calista saudari kembar nya terlihat sangat marah sekali karena selalu saja di ejek oleh nya. Calista Putri Airlangga adalah anak kedua Ricky dan Caesar Narendra Airlangga adalah anak ketiga nya . Calista dan Caesar memang lah anak kembar tapi sifat nya bertolak belakang sekali. Caesar terlihat seperti bunda nya yang suka jail sedang kan Calista seperti Daddy nya yang selalu saja overprotektif kepada bunda nya tapi ini masih awal dan belum tahu juga kedepan nya mereka seperti apa. Dan nama caesar yang di berikan Ricky memang lah mirip dengan nama adik Yuli tapi Ricky tidak masalah dengan hal tersebut sebab caesar adik Yuli juga biasa nya sering di panggil dengan sebutan Arya jadi Ricky tidak masalah jika anak nya nama nya mirip dengan om nya .
"Kalian jangan berantem terus ya nanti bunda sedih kalau melihat anak bunda bertengkar terus". Kata Yuli
Caesar tersenyum lalu dia pun menghampiri bunda nya dan memeluk nya. "Tenang saja Bun , Kai tidak akan membiarkan bunda bersedih sedikit pun ". Kata Caesar
"Bahkan jika Daddy sendiri yang membuat bunda bersedih maka kita tidak akan tinggal diam juga ". Kata Calista
"Mana mungkin Daddy membuat bunda mu bersedih sayang yang ada Daddy akan selalu membuat bunda bahagia". Kata Ricky sambil memeluk istrinya itu membuat Calista berdiri lalu menepis tangan Daddy Nya itu
"Di depan anak-anak tidak boleh melakukan hal seperti itu Daddy". Kata Calista
"Sudah-sudah ayo kita makan saja , nanti kalian telat loh berangkat nya ". Kata Yuli
Membuat anak-anak nya menatap ke arah Ray yang sedari tadi hanya terdiam saja namun diam Ray membuat mereka berdua takut karena kakak nya itu memang sangat menakut kan sekali jika marah
Kini mereka semua makan bersama dengan sangat nikmat dan santai nya bahkan Yuli juga terlihat sangat menikmati dan senang sekali karena memiliki keluarga kecil yang begitu hangat dan bahagia walaupun dia juga takut karena memiliki anak perempuan sebab Daddy nya dulu juga suka mempermainkan perempuan jadi dia takut saja jika Calista akan di permainan lelaki namun ketakutan dia tidak bertahan lama ketika melihat wajah Ray bahkan dia memang terlihat sangat dewasa sekali dari pada anak seusianya.
"Bunda yang akan mengantar kalian bertiga , ayo ". Kata Yuli namun Ricky menahan nya
"Nanti kamu telat datang ke kantor nya sayang". Kata Yuli
"Tidak masalah kan aku bos nya jadi tidak akan ada yang marah jika aku telat nanti ". Kata Ricky
"Tapi Daddy bos juga harus mencontoh kan hal yang baik kepada karyawan nya ". Kata Kai membuat Yuli tersenyum saja mendengar kelakuan anak nya itu
"Nah ini baru benar, anak bunda pintar sekali ya ". Kata Yuli
"Iya dong , Kai kan anak bunda jadi pintar nya kayak bunda ". Kata Kai sambil tersenyum membuat Yuli ikut tersenyum juga
Tin Tin Tin
Terlihat beberapa mobil datang memasuki halaman rumah Ricky dan Ricky tahu siapa saja pemilik mobil tersebut
"Hai Kai ". Kata Darren sambil melambaikan tangan nya dari dalam mobil
Darren Andrew Sebastian anak dari Ken dan juga istri nya Bella swan Anggeline seorang model dari Indonesia yang memiliki darah keturunan Indonesia dan rusia yang berhasil menaklukkan hati Ken saat itu
"Si biang kerok datang". Kata Calista
"Sst sayang tidak boleh seperti itu gak baik ya ". Kata Yuli
__ADS_1
"Tapi dia memang berisik Bun dan suka sekali membuat Calista kesal sama seperti Kai dan dia juga masih kecil kenapa tidak sopan menaggil kita hanya dengan nama saja tidak pakai kak". Kata Calista dan Yuli pun tersenyum mendengar perkataan anak nya itu yang selalu saja mengkritik dan memprotes semua yang dia anggap salah dan dia tidak takut sama sekali melakukan nya
"Tumben tapi sekali Rick?". Tanya Ken
"Kalian juga sangat rapi semua nya ". Kata Ricky
"Lo yang menyuruh kita seperti ini , apa Lo lupa ". Kata Arok
"Uncle Arok katakan kepada Axel jika dia tidak boleh terlalu dekat dengan ku sebab para teman di kelas nya selalu saja menyuruh ku untuk memberikan hadiah kepada nya ". Kata Calista
mereka yang masih kecil saja sudah melakukan hal tersebut dan itu membuat Yuli hanya tersenyum dan menggeleng kan kepala nya saja saat ini mengetahui semua nya
"Bahkan Ray juga mendapat kan banyak hadiah kenapa hanya aku saja yang kau peringatkan". Kata Axel yang sudah turun dari mobil dan berjalan menghampiri mereka semua begitu juga dengan Ryan anak Rere.
"Dia kakak ku jadi aku pun juga sudah mengatakan kepada mereka jika tidak usah memberi hadiah bahkan Bu guru juga sudah aku beritahu". Kata Calista
"Kamu terlalu berlebihan, kan mereka mau menjadi teman Ray jadi gak masalah juga jika mereka memberikan hadiah". Kata Axel
Bug
Calista pun memukul Axel dengan tas nya membuat yang di pukul pun menatap nya dengan tajam
"Apa lihat-lihat mau aku lepas itu mata ". Kata Calista
"Jadi gini ya kalian suka sekali bertengkar, ah bunda jadi sedih jika melihat nya ". Kata Yuli
"Bukan begitu Bun tapi ah sudah lah kalau begitu ayo kita berangkat saja ". Kata Calista
"Biar anak-anak di antar pakai mobil gue Rick dan kita langsung berangkat saja ". Kata Rere
"Apa Ipank belum kembali ke Indonesia?". Tanya Yuli
"Jangan memikirkan dia sayang mungkin beberapa Minggu lagi dia akan kembali bersama dengan intan dan kalau dia tidak kembali maka perusahaan nya yang ada di sini akan hancur nanti ". Kata Ricky
"Ya sudah kalau begitu berangkat nya hati-hati ya ". Kata Yuli
"Kamu juga di rumah saja sayang dan jika butuh sesuatu ajak Diego untuk menemani kamu ". Kata Ricky
"Oh ya nanti aku akan pergi ke distro sebentar tidak apa-apa kan ?". Tanya Yuli
"Ya tapi dengan Diego nanti ". Kata Ricky
Yuli pun mengangguk kan kepala nya dan kini mereka semua pun berangkat dengan tujuan masing-masing bahkan anak-anak juga sudah berangkat menggunakan mobil Rere.
tentu saja Ricky juga menyertakan anak buah nya untuk melindungi anak-anak nya dan mereka akan menjaga dari kejauhan saja
__ADS_1