
Lucifer nama panggilan nya dan nama aslinya adalah Jorge Rains Geat seorang ketua dari kelompok yang suka sekali memperdagangkan manusia dan dia juga suka tidur dengan wanita yang masih segel juga untuk memuaskan diri nya . Lucifer sangat suka sekali melakukan perdagangan manusia dan juga menjual organ tubuh manusia dengan harga yang sangat fantastis sekali
" Gue bahkan tidak peduli sama sekali tentang si Lucifer itu ". Kata Kai
" Kak jangan sembarang, dia bukan orang sembarang dan aku tahu itu ". Kata Bianca
" Tidak ada yang membuat ku takut kecuali kehilangan orang yang aku cintai dan terkadang itu juga membuat ku akan semakin membabi buta juga ". Kata Kai
" Jika bisa menghindar dari nya kenapa kita harus repot mencari masalah dengan nya Kai ". Kata Ray
" Aku juga tidak berniat sama sekali kak tapi dia yang memulai nya duluan ". Kata Kai
" Maka dari itu lepas kan saja dia kak agar kita tidak ada masalah nanti dengan Lucifer kakak nya ". kata Bianca
" Dia sudah terluka seperti ini jadi apa guna nya juga melepaskan nya ". Kata Kai
Kai tetap lah Kai, dia selalu saja keras kepala dan juga tidak mau mendengar kan kata orang lain dan hanya satu saja perkataan yang tidak pernah bisa dia bantah sedikit pun juga yaitu perkataan dari Yuli bunda nya . Semua yang Yuli katakan akan selalu dia dengar sand ia lakukan tanpa ada bantahan dan gerutu an sedikit pun juga
" Jika mengembalikan dia dalam keadaan seperti ini juga tidak terlalu bagus tapi setidak nya Lo tidak membunuh nya Kai dan itu akan sedikit mengurangi permusuhan di antara kita dan juga Lucifer nanti nya ". Kata Axel
" Sebaik nya memang lepas kan saja dia Kai dan jangan lagi membuat kegaduhan di sini karena kau juga akan kembali bukan ke New York ". Kata Ray
Mereka masih menunggu keputusan dari Kai sekarang ini , apa dia mau mendengar kan atau tidak dan jika dia tidak mau menuruti mereka semua maka jalan satu-satunya adalah Ray akan mengatakan nya kepada Yuli agar dia nanti bisa menasehati Kai dan dia melepaskan Nixco nanti nya
" Gue tidak akan melepaskan nya jadi percuma saja kalian membujuk karena itu tidak akan mempan sama sekali di gue ". Kata Kai
" Kak ayolah , jangan menambah musuh lagi sudah cukup juga dengan Daniel dan juga musuh lain nya ". kata Bianca
" Sudah ku katakan jika aku tidak takut dan perduli sama sekali ". Kata Kai yang kini beranjak pergi dari ruangan itu meninggal kan mereka semua di sana Sekarang ini
" Batu sekali dia itu ya, lalu bagaimana ini Ray ?". Tanya Rafael
" Gue yang akan mengurus nya nanti jadi kalian tenang saja . Kalian yang ada di sini pastikan jika dia tidak kenapa-kenapa dan baik-baik saja ". Kata Ray
" Baik tuan Ray ". jawab anak buah Kai
" Ini semua salah Bianca kak dan karena Bianca semua nya ini terjadi ". Kata Bianca
" Jangan menyalah kan diri sendiri karena ini juga sudah menjadi takdir Bianca jadi kamu tenang saja , kakak akan mengurus nya nanti ". kata Ray
" Sudah jangan memikirkan hal ini ". kata Arthur memeluk adik nya itu untuk menenangkan diri nya . Dia tahu siapa Lucifer dan dia juga pernah bertemu dengan nya karena Sam yang menujukkan nya . Di jaman Ricky dulu dia adalah anak buah yang masih kecil tapi sangat bodoh dan kini dia sudah menjelma menjadi seorang iblis yang sangat menakutkan sekali
" Kita keluar saja dari sini ". kata Ray mengajar mereka semua pergi dari ruangan itu menuju tempat bersantai sekarang ini
" Kenapa bisa Kai menangkap nya dan apa yang dia lakukan hingga membuat Kai marah ?". Tanya Nathan
" Dia mengejek Bianca jadi Kai sangat marah sekali dan pantas saja dia juga terlihat sangat tidak takut dengan siapapun juga ternyata dia adalah adik Lucifer". Kata Erland
" jangan bodoh Erland dan apa Lo tidak mengetahui akan hal tersebut sejak awal ". kata Nathan
" Sorry Nathan , gue memang tidak terlalu fokus jadi tidak mengetahui nya ". Kata Erland
" Setelah ini kita harus lebih waspada lagi karena bukan tidak mungkin nanti jika Jorge akan membalas kepada kita ". Kata Nathan
" Itu benar sekali dan dia juga memiliki pergerakan yang sama dan Kai, sulit untuk di tebak ". Kata Brandon
" Waspada bukan berarti takut dan itu hanya untuk berjaga saja ". Kata Sky
Nathan masih menatap ke arah Nixco yang kini hanya diam saja dan dia juga tidak bisa melihat jika Nixco menyeringai ketika mendengar pembicaraan dari mereka semua nya yang ada di sana
" Kita ke sana saja dulu untuk membicarakan semua nya ". Ajak Nathan
Mereka pun segera meninggalkan tempat itu dan kini pergi ke tempat di mana Kai berada dan tentu nya dia tidak bergabung dengan yang lain nya Melain kan ada di tempat nya sendiri yaitu ruangan nya untuk menyendiri
" Kai ". Panggil Nathan
" Jangan mengajak gue berdebat Nathan karena gue lagi tidak mood sekarang". Kata Kai menatap ke depan dengan tajam nya
__ADS_1
" Gue tidak ada niatan untuk mengajak Lo berdebat hanya saja gue mau bertanya tentang Lucifer ". Kata Nathan
" Dia sindikat perdagangan organ tubuh manusia dan juga sering memperjual belikan manusia juga ". Kata Kai
" Dia sama seperti Lo Kai , pergerakan nya sulit di baca tapi gue yakin Lo lebih hebat dari nya". Kata Nathan
Untuk kali ini Kai tidak menyombong kan diri nya dan hanya memilih diam saja di sana sambil tetap menatap tajam
"Dan berita tentang adik nya ini pasti sudah sampai juga di telinga nya jadi kita harus waspada Kai". Kata Brandon
Kai masih saja terdiam dan terlihat sama seperti tadi dengan tatapan tajam nya . Dia bahkan terlihat enggan merespon mereka para sahabat nya di sana yang sedang mengajak nya untuk berbicara saat ini
" Bukan nya kita takut Kai dengan Lucifer , bahkan anggota kita Saja lebih hebat dari nya. Yang kita takutkan adalah dia akan mencari cela untuk menyerang orang yang kita cintai dan tidak selalu kan kita berada di sisi mereka untuk melindungi mereka". Kata Erland
" Ya itu benar apalagi kita tidak akan bersama dengan Geng Axel jadi kemungkinan mereka akan menyerang salah satu di antara kita ketika kita terpisah nanti ". Kata Sky
" Jangan mudah terpancing emosi Kai karena itu bukan hanya merugikan Lo saja tapi juga orang terdekat yang Lo cintai ". Kata Nathan
" Ah sudah lah gue capek mau gabung dulu dengan yang lain nya di sana ". Kata Erland
Dia dan dua sahabat Kai pun pergi meninggalkan Kai dan juga Nathan di sana . Entah apa yang akan mereka bahas nanti mereka bertiga tidak perduli toh nanti juga Kai akan mengatakan nya karena dia ketua mereka
" Jangan mengurus hal ini Nathan karena gue juga tahu harus berbuat apa ". Kata Kai
" Gue hanya ingin berdiskusi saja dengan Lo sebagai anggota dan leader tidak lebih ". Kata Nathan
" Itu hanya masalah sepele saja jadi Gue akan mengurus nya nanti dan kalian tidak perlu khawatir sama sekali karena sebaik apapun rencana Lucifer gue juga masih bisa menebak nya dan menghentikan dia ". kata Kai
" Ya gue tahu dan paham hal tersebut sebab Lo adalah anak Ricky Airlangga Hartama jadi sifat Lo tidak akan jauh berbeda sekali dengan Daddy Lo yang keras kepala itu dan juga dia kan selalu se enak nya sendiri juga dalam melakukan hal tapi kehebatan nya tidak pernah di ragukan sedikit pun juga ". Kata Nathan
" Lo ya membicarakan calon mertua sendiri, mau durhaka Lo padahal belum juga dapat restu dari Daddy ". Kata Kai
" Restu nya pasti akan turun nanti karena gue kan dekat dengan anak bungsu nya jadi bisa lah nanti Lo bantu gue Kai ". Kata Nathan
" Males gue bantu Lo karena gak ada imbalan nya juga ". Kata Kai bercanda saja
Dan di tempat bersantai kini Ray dan yang lain nya pun juga masih memikirkan tentang si Lucifer ini , Kai tidak terlalu memusingkan nya berbeda dengan yang lain nya yang memang mengenal Lucifer sebagai orang yang sangat licik sekali dan sulit untuk di temukan
" Kai itu terlalu sombong hingga mengabaikan kita , meniru siapa dia itu ". Kata Derren
" Tentu nya meniru orang tua nya masak meniru papa Lo Derren ". Kata Rafael
Ray menatap tajam Rafael dan Derren secara bergantian karena dia sudah berani berkata seperti itu tentang papa nya
" Nah Loh kalian , lihat lah Ray tidak menerima kalian Berkata seperti itu ". Kata Ryan
" Kita hanya bercanda Ray jadi jangan menganggap nya serius ya ". Kata Derren dengan senyuman nya yang sangat lebar sekali kepada Ray dan dia berharap jika Ray tidak akan marah dengan nya nanti
" Kalian kemari, kemana Kai ?". Tanya Ray kepada ketiga sahabat Kai
" Dia sedang bersama dengan Nathan di ruangan nya ". Jawab Brandon
Ray hanya diam saja dan kini dia pun masih memikirkan tentang Lucifer itu karena dia juga belum pernah bertemu dengan nya juga jadi dia pun tidak mengetahui bagaimana dia dan seperti apa karakter nya
" Kalian masih ada di sini ?". Tanya Kai yang kini berjalan menghampiri mereka dan duduk bersama dengan mereka sekarang
" Apa tidak boleh jika kita masih di sini ?". Tanya Ray
" Aku tidak mempermasalahkan nya kak dan jika kalian menginap di sini sekali pun tidak apa-apa juga ". Kata Kai
" Kita pulang saja sekarang karena sudah lama juga kan kita di sini , nanti orang tua kita mencari ". Kata Ryan
" Anak mama Lo sekarang Ryan , tumben sekali ". Kata Rafael
" Kan kita sudah cukup lama di sini jadi apa tidak sebaik nya kita kembali saja ke rumah untuk bersantai di sana , jangan di markas ini ". Kata Ryan
" Ya sudah kita pulang saja dan gue akan memanggil yang lain nya sekarang ". Kata Derren
__ADS_1
Di lain tempat Daniel pun kini sudah sangat tidak tahan lagi karena dia merasa di permainkan oleh Kai sekarang ini dan dia pun akan segera berangkat ke Jepang apapun yang terjadi
" Apa kita ke sana saja sekarang Daniel ?". Tanya Nicky
" Ya kita akan berangkat saja malam ini dan persiapkan saja semua nya agar kita bisa berangkat ". Kata Daniel
" Lalu , apa Kita bisa lolos nanti dari penjagaan dia di sini ?". Tanya Pedro
" Gue sudah mencari cara agar kita bisa pergi ke Jepang dan gue juga sudah menemukan cara nya jadi kalian tenang saja . Yang penting kalian bersiap saja sekarang ini ". Kata Daniel
Dia tidak akan mau menunggu lebih lama lagi jadi dia pun akan segera pergi ke Jepang untuk menyerang Kai di sana .
" Apa Lo yakin bisa melewati semua nya nanti Daniel ?". Tanya Nicky
" Gue sangat yakin sekali karena gue juga sudah mendapat kan bantuan jadi gue yakin jika ini akan berhasil ". Kata Daniel
" Ya sudah kalau begitu kita akan bersiap juga dan nanti malam akan berangkat ". Kata Pedro
Daniel yakin sekali jika hari ini dia akan bisa berangkat ke Jepang dengan bantuan orang ini karena dia juga sangat bisa di percaya dan mengatakan jika akan membantu nya juga
Di kediaman Ray terlihat Ricky dan yang lain nya sedang berdiskusi entah apa yang mereka bahas kali ini .
" Bagaimana Sam ?". Tanya Ricky
" Seperti nya Daniel dan juga yang lain nya akan bergerak ke Jepang malam ini dengan bantuan seseorang yang masih misterius sekali ". kata Sam
" Sambut saja mereka dengan salam perkenalan nanti nya karena dia sudah berani sekali mengganggu anak-anak ku Sam ". Kata Ricky
" Baik lah nanti aku akan menyuruh Nicolas untuk mempersiapkan penyambutan untuk mereka semua nya ". Kata Sam
" Apa kita akan turun kembali Rick ?". Tanya Ipank
" Jika memang di butuhkan maka aku akan turun tangan , walaupun anak-anak ku sangat hebat tapi Kai masih saja terlalu emosian DNA dia juga agak susah mengontrol nya ". Kata Ricky
" Malah itu bagus Rick untuk membantai lawan . Bukan nya itu sama seperti mu dulu ". Kata Galang
" Lang, kita sedang serius jadi jangan bercanda dulu ". Kata Bryan
" Aku bicara sesuai fakta dan kenyataan, kan memang Ricky seperti itu dulu dan hal itu juga yang membuat nya berhasil hingga sekarang ini ". Kata Galang
" Tapi itu terlalu salah Lang , karena emosi nya juga bisa membuat orang lain celaka juga dan mereka adalah orang terdekat nya ". Kata Bryan
" Sudah jangan membahas hal dulu lagi karena semua itu sudah berlalu dan cukup lama juga bukan , jadi kita fokus saja dengan hal di masa depan ". kata Arok
" Tumben sekali papa Arok ini pintar , biasanya juga dia sangat bodoh amat dengan keadaan di sekitar nya ". Kata Galang
" Jika tidak tahu tempat, itu adalah kau bukan aku Galang ". Kata Arok membuat tawa kecil mereka kini terlihat dengan jelas di sana
"Apa kau sudah tahu jika musuh nya akan datang ke sini ?". Tanya Ken
" Seperti nya dia tahu , karena mata-mata nya juga ada di sana dan selalu mengikuti para musuh nya untuk mengawasi pergerakan nya ". Kata Sam
" Musuh siapa papa yang kamu maksud tadi ?". Tanya Arthur tiba-tiba. Dia mendatangi papa nya tidak hanya sendiri saja melainkan bersama dengan Ray juga sementara Kai sudah pergi dengan para sahabat nya tadi setelah mereka sampai di rumah setelah pergi belanja dan mampir ke markas juga sementara Calista dan yang lain nya kini sedang beristirahat di kamar nya masing-masing
" Daniel dan para anggota nya berangkat ke Jepang malam ini ". Kata Ricky
" Mereka datang kemari, bukan nya mereka tengah di cekal oleh Kai dan bagaimana bisa mereka datang kemari jika Kai sudah melakukan hal itu ?". Tanya Axel yang ternyata juga ikut bersama dengan Ray dan juga Arthur
" Seperti nya ada seseorang yang membantu nya , jadi dia bisa lolos dari Kai namun tidak sepenuhnya lolos juga karena Sam yakin jika Kai juga mengetahui nya ". Kata Ricky
" Dad ". Panggil Ray
" Kenapa Ray , apa ada yang kamu inginkan bicarakan dengan Daddy ?". Tanya Ricky
" Seperti nya ada masalah dan musuh baru lagi untuk Kai karena dia kini tengah menganiaya adik dari Lucifer ". Kata Ray
Sam yang mendengar nama Lucifer tentunya sangat terkejut sekali sedangkan Ricky seperti biasa nya tetap tenang mendengar nya
__ADS_1