
Kai tidak pernah merasa terintimidasi sekali dan dia memang kini bisa menahan dan memancing emosi musuh nya berbeda dengan diri nya yang dulu yang sangat mudah sekali terpancing emosi tidak seperti Ray dan juga Calista. Kai kini memang sangat sengaja Sekali memperlihatkan kehangatan keluarga nya agar Daniel semakin marah dan emosi kepada nya sekarang ini dan dia pun juga bisa melihat jika Daniel memang sangat tidak suka sekali dengan diri nya
" Kenapa kamu sangat suka sekali berkelahi sama seperti Daddy kamu Kai". Kata Yuli
" Nama nya juga anak Daddy jadi agak mirip Bun sama Daddy ". Kata Kai
" Kamu yang memang paling sama seperti Daddy mu , suka berantem iya , suka balapan juga iya dan ini yang terpenting juga jika kamu suka memikat wanita di mana pun kamu berada ". Kata Yuli
" Bunda untuk yang terakhir itu tidak ya karena Kai tidak pernah tebar pesona dengan siapapun juga Tapi mereka saja yang memang mengejar Kai tanpa Kai suruh dan Kai minta sedikit pun juga ". Kata Kai
" Tapi jika bukan karena kamu tidak cari perhatian mereka mana mungkin mereka mengejar mu Kai ". Kata Yuli
" Bunda , Kai tidak seperti itu dan mungkin saja memang Daddy saja yang seperti itu bukan Kai bahkan sifat Daddy yang seperti itu tidak menurun kepada Kai sama sekali Bun ". Kata Kai
" Ya hanya kamu saja yang terlihat seperti itu Kai jadi wajar saja jika bunda berpikir jika kamu suka main wanita seperti Daddy dulu ". Kata Ray
" Kai tidak seperti itu lah kak dan jangan menjatuhkan Kai di depan Bianca dong kak , kan gak lucu juga jika kita baru jadian tapi harus putus hari ini juga ". Kata Kai
" Tapi semua wanita selalu saja Mendekati mu Kai dan seperti nya kamu juga tidak pernah menolak mereka sedikit pun juga ". Kata Ray
Tentu saja mereka hanya bercanda saja agar suasana di sana menjadi tidak terlalu tegang setelah tadi menghadapi Daniel dan para sahabat nya ya walaupun hanya Kai saja tadi yang beradu mulut dengan nya tapi tidak ada masalah juga bukan jika kini mereka bercanda agar Yuli juga tidak kaget dan merasa tertekan juga nanti nya
" Kalian jangan bercanda terus dan segera selesai kan makan nya lalu kita pulang setelah ini ". Kata Ricky
" Baik Daddy ". Kata mereka semua dengan kompak nya
Mereka segera makan lagi sekarang ini agar segera selesai juga lalu mereka akan pulang. Kai melirik ke arah Daniel yang kini juga masuk ke dalam restoran tersebut dan dia juga melihat jika mereka menatap ke arah meja nya sekarang ini
" Mereka juga makan di sini ". Kata Yuli
" Bunda jangan melihat ke sana dan tetap makan saja . Abaikan mereka semua yang ada di sana Bun ". Kata Kai
" Benar Bun , jangan terlalu memperdulikan mereka dan bunda makan lah yang banyak sekarang ini agar tidak lapar lagi nanti nya ". Kata Calista
" Bunda makan yang banyak agar gemuk sama seperti Bianca ". Kata Bianca
" Kamu gemuk. mana ada kamu gemuk Bianca, yang ada itu kamu seksi sekali dan itu pasti dan memang sudah bisa di lihat dengan sangat jelas sekali oleh siapapun juga jika melihat nya ". Kata Yuli
" Bunda bisa sekali ya mengejek Bianca padahal Bianca kan tidak se seksi itu ". Kata Bianca
" Senang nya kita bisa makan bersama seperti ini dan bunda juga berharap jika nanti bisa melihat cucu dari kalian semua nanti nya ". Kata Yuli
" Bunda jangan berpikir yang tidak-tidak, yang jelas bunda pasti akan bisa melihat cucu bunda nanti nya jadi jangan berkata seperti itu Bun ". Kata Calista
" Bunda hanya tidak ingin saja nanti tidak bisa melihat cucu bunda yang sangat lucu dan imut tentu nya karena kalian adalah pasangan yang serasi semua nya ". kata Yuli sambil tersenyum menatap mereka semua nya satu persatu
" Bunda akan selalu bersama kita jadi bunda jangan mengatakan hal seperti itu ya ". Kata Calista memeluk bunda nya bersama dengan dua lelaki jagoan bunda nya itu. Mereka sangat amat menyayangi Yuli melebihi sayang mereka kepada Daddy nya dan bagi mereka pun kebahagiaan Yuli dan Ricky lah yang lebih utama sebab mereka tahu bagaimana suka duka nya Yuli dan Ricky dulu menjalani semua nya bahkan Yuli harus merelakan kehilangan bunda yang amat dia cinta dulu karena sesuatu hal yang memang tidak dia sangka dan duga sama sekali waktu itu. Namun seiring berjalan nya waktu dia pun sudah merelakan semua nya karena kehidupan pun juga akan terus berjalan jadi dia tidak boleh terus larut dalam kesedihan nya dulu.
Sementara itu , di rumah Ray terlihat jika Luna sedang dalam keadaan tidak baik-baik saja namun dia menutupi nya dari semua orang . Dia terlihat sangat pucat sekali bahkan beberapa kali dia merasa pusing yang amat sangat menyakitkan sekali
Tok Tok Tok
" Ma , apa mama ada di dalam ?". Tanya Arthur yang memang sejak tadi tidak melihat mama nya keluar kamar semenjak Daddy Ricky dan yang lain nya pergi dan itu membuat Arthur khawatir sekali
" Iya Arthur, mama ada di dalam dan mama sedang bersantai sayang . Masuk lah ". Kata Luna yang kini mencoba membenarkan posisi duduk nya dan juga rambut serta pakaian nya itu dan tak lupa juga dia mengambil majalah dan pura-pura melihat nya . Arthur masuk ke dalam kamar membuat Luna tersenyum senang menatap putra nya itu dan kini Arthur pun duduk di tepi Ranjang sambil menatap mama nya
" Apa mama baik-baik saja ?". Tanya Arthur
" Iya mama baik-baik saja , kenapa kamu bertanya seperti itu Arthur, apa mama terlihat tidak baik sekarang ini ?". Tanya Luna
__ADS_1
" Mama terlihat pucat sekali dan seperti nya makan kurang sehat. Bagaimana kalau kita ke dokter saja ma ?". Tanya Arthur
" Tidak perlu sayang , mama hanya lelah saja jadi membutuhkan istirahat saja . Dan setelah istirahat tentu mama akan pulih nanti nya jadi kamu tidak perlu mencemaskan mama ". Kata Luna
Entah apa penyakit Luna ini , dia pun juga tidak Yani bahkan sebelum nya dia juga sudah pergi cek ke dokter dan dokter mengatakan jika tidak ada penyakit apapun di dalam tubuh nya tapi kenapa dia selalu merasa pusing tiba-tiba dan itu terasa sangat sakit sekali
" Mama , tapi Arthur merasa jika mama tidak dalam kondisi baik jadi sebaik nya kita ke dokter saja ". Kata Arthur masih saja memaksa mama nya agar dia mau ke dokter namun lagi dan lagi Luna menolak nya karena dia juga sudah ke dokter dan dokter juga mengatakan jika dia baik-baik saja jadi dia merasa tidak perlu lagi ke sana untuk memastikan kembali
Ceklek
Pintu kamar itu kembali terbuka dan di sana menampilkan Sam yang baru saja masuk ke kamar dan dia pun menghampiri mereka berdua sekarang yang sedang berbicara berdua
" Arthur, kenapa ada di sini ?". Tanya Sam
" Arthur hanya khawatir saja dengan mama karena tidak keluar kamar sajak tadi bahkan terlihat juga wajah Mama pucat sekali ". Kata Arthur
Sam menatap Luna sekarang dan dia pun juga merasa ada yang aneh dalam diri istri nya itu namun dia juga belum tahu apa istri nya itu memang sakit atau tidak tapi dia memang benar
" Sebaik nya kita ke rumah sakit saja sayang , kamu pucat sekarang ini ". Kata Sam mengajak Luna dengan lembut nya
Luna hanya menghembuskan nafas nya kasar karena dia pun juga tidak mau ke rumah sakit lagi sebab dia sudah ke sana kemarin . Dia kini menunjukkan bukti surat pemeriksaan nya yang menyatakan jika dia tidak sakit apapun sekarang ini
" Aku sudah mengecek nya dan dokter mengatakan jika aku baik-baik saja ". Kata Luna
Sam membaca semua nya dan memang di keterangan jika dia sakit atau pun semacam nya
" Bagaimana bisa kamu ke sana sendiri sayang dan kenapa tidak mengajak ku juga untuk menemani ?". Hanya Sam
" Kamu sedang sibuk jadi aku pun tidak mau mengganggu kesibukan kamu itu dan aku memutuskan untuk pergi sendiri saja ". Kata Luna sambil tersenyum mantap Sam dan anak nya itu sekarang ini
" Kenapa mama tidak meminta Arthur saja untuk mengantar, kan Arthur bisa dan tidak sibuk juga ma ". Kata Arthur
" Apa kamu datang ke rumah sakit milik Ricky atau ke rumah sakit lain nya ?". Tanya Sam
" Sayang , kamu kenapa mendadak jadi bodoh sih kan di situ sudah ada keterangan nya jadi mana tahu juga aku itu rumah sakit Ricky atau tidak kan yang tahu itu kamu ". Kata Luna
Sam pun kini tersenyum dan dia menatap kertas nya kembali sekarang ini , ternyata istri nya pergi ke rumah sakit milik Ricky tapi Sam masih merasa ganjil dengan pemeriksaan nya jadi dia akan bertanya kepada Ricky nanti jika dia sudah kembali
" Ya sudah kamu istirahat saja dan Arthur keluar saja jangan mengganggu mama yang akan beristirahat". Kata Sam
Arthur pun menurut dan kini dia segera pergi keluar sekarang ini agar mama nya bisa beristirahat begitu juga dengan Sam yang juga keluar dari kamar tersebut untuk berbicara bersama dengan anak nya sekarang ini
" Seperti nya mama kamu tidak baik-baik saja Arthur". Kata Sam yang kini berjalan menuruni anak tangga bersama dengan anak nya
" seperti nya memang begitu papa tapi kenapa dokter mengatakan jika mama baik-baik saja ". Kata Arthur
" Seperti nya ada yang tidak beres tentang hal tersebut dan nanti papa akan bertanya kepada Ricky tapi ingat jangan mengatakan nya kepada Bianca apa yang terjadi kepada mama saat ini agar dia tidak khawatir nanti nya sebab ini juga masih belum pasti ". Kata Sam
" Papa tenang saja , Arthur tidak akan mengatakan hal tersebut jadi papa tidak perlu khawatir ". Kata Arthur
Mereka berdua kini tengah duduk di sofa sambil Sam tetap mengecek kertas yang di berikan istri nya tadi kepada dia
" Papa , Bianca pulang ". Teriak Bianca ketika dia tahu Sam sedang duduk bersantai bersama dengan Arthur di sana . Sam yang melihat nya pun langsung memasukkan kembali kertas itu ke jaket nya
" Tumben sekali kamu belanja". Kata Sam
" Di traktir kak Kai tadi pa, kita semua ". Kata Bianca
" Spesial buat calon mertua kata Kai ". Kata Ricky sambil menyerahkan paper bag Yang dia bawa kepada Sam
__ADS_1
" Jangan heran dan kaget sebab ini adalah hadiah dari Kai karena dia sudah jadian dengan Bianca hari ini ". kata Yuli
Sam menatap putri nya itu lalu dia menatap Kai sekarang ini untuk mencari kebenaran dari ucapan Yuli tadi .
" Bagaimana bisa kamu menerima nya sayang ?". Tanya Sam tidak percaya
" Jadi papa meragukan ku ya hingga berkata seperti itu ". kata Kai
" Bukan nya meragukan Kai tapi papa hanya tidak percaya saja Bianca bisa menerima kamu secepat ini ". Kata Sam
" Tidak ada yang mustahil pa karena perjuangan Kai selama ini sangat berat dan panjang sekali jadi Kai pun pantas bukan mendapat kan nya ". kata Kai tersenyum menatap Sam
" Iya kamu memang pantas mendapat kan nya dan kalian seperti nya dating keluarga ya tadi ". Kata Sam
" Ya begitulah Sam dan tadi Luna juga sudah di ajak namun tidak mau ". kata Ricky
" Ada yang ingin aku bicarakan dengan mu sebentar ". kata Sam
" Kita ke atas saya sekarang dan kamu istirahat saja sayang sebentar lagi kan waktu nya makan malam jadi kamu istirahat dulu sebelum nanti kita makan malam dan kalian juga istirahat saja agar nanti bisa makan malam di sini ". Kata Ricky
Dia dan Sam kini segera naik ke balkon dan di susul juga dengan Kai dan anak nya yang lain beserta Nathan yang merasa kepo sekali dengan apa yang akan mereka bicarakan nanti nya
" Kenapa kalian ikut ?". Tanya Ricky
" Kepo Daddy ". kata Kai sambil menyunggingkan senyum nya
mereka duduk bersama di roftop rumah Ray dan di sana terlihat bagus sekali pemandangan nya dan juga udara nya yang sangat sejuk juga
" Apa yang ingin kau bicarakan Sam ?". Tanya Ricky
Sam mengeluarkan surat dari rumah sakit milik Ricky dan dia pun memberikan nya kepada Ricky agar dia membaca nya
" Luna sakit ?" Tanya Ricky menatap Sam
" Dia pucat sekali tadi ketika aku ke kamar tapi dia sudah mengecek ke rumah sakit dan di rumah sakit pun tidak ada riwayat yang mengatakan jika dia sedang sakit . Tapi aku merasa ada yang janggal dengan hal ini ". Kata Sam
Ricky membaca kembali dengan pasti Laporan hasil cek up Luna dan dia pun menatap nama dokter yang memeriksa nya
" Apa dia Dokter baru di rumah sakit ?". Tanya Ricky
" Dia masuk sudah tiga tahun yang lalu ". Kata Sam
" Siapa yang menyeleksi nya ?". Tanya Ricky
" Nicholas yang memeriksa dia dan dia mengatakan jika dokter tersebut aman dan bisa bekerja dengan baik". Kata Sam
" Ada apa Daddy , apa ada masalah ?". Tanya Kai
" Sebaik nya cek kembali Luna dan biarkan Kai yang melakukan nya nanti Sam ". Kata Ricky
" Apa mama mertua sedang sakit Daddy ?". Tanya Kai
" Seperti nya begitu namun hasil di sini tidak menyatakan demikian ". Kata Ricky
" Apa ini ulah Daniel , memalsukan laporan nya ". Kata Ray menebak nya
" Dia tidak sepintar itu untuk melakukan nya dan untuk apa juga dia melakukan nya karena mama tidak ada hubungan nya dengan dia ". Kata Kai
" Tapi mama ada hubungan nya dengan Bianca yang tidak lain adalah wanita yang kau cintai ". Kata Ray sambil menatap Kai sekarang ini
__ADS_1