
Ricky memperhatikan bagaimana interaksi anak nya dengan para sahabat nya dan dia juga terlihat memperhatikan Nathan sebab dia nampak berbeda dari yang lain nya ibaratkan Nathan itu seperti Arok bagi nya , sekali bergerak langsung mematikan lawan nya dan tidak banyak bicara juga
"Apa kalian kenal dengan Rendra raja jalanan yang biasa nya main di sebuah tempat x ?". Tanya Ipank
Mereka hanya saling tatap saja dan tidak berani menjawab karena takut salah bicara lagi seperti Erland tadi . Jelas mereka tahu siapa Rendra karena dia adalah Kai yang menggunakan sebagian nama tengah nya jika balapan agar tidak mudah di kenali namun tidak bagi Ricky , dia mengenali nya namun Sik pura-pura tidak kenal dan para sahabat nya pun juga seperti itu kenapa Kai
"Memang nya kenapa Daddy tanya soal dia ?". Tanya Kai
"Dia adalah pembalap yang hebat dan jika kalian adalah raja jalanan pasti kalian sudah pernah bertemu dengan nya . Daddy hanya penasaran saja dengan nya karena banyak yang memuji nya jika balapan ". Kata Ricky sambil tetap menatap anak nya saat ini
"Dad mungkin Calista sudah menunggu terlalu lama dan dia bisa mengomel jika Daddy tidak kesana sekarang juga ". Kata Ray
"Ya kamu benar Ray bisa marah nanti Calista pada Daddy jika dia menunggu kelamaan ". Kata Ricky
"Ya sudah Daddy tinggal dulu dan kalian bisa melanjutkan obrolan kembali ". Tambah Ricky
Bukan hanya Ricky saja yang pergi dari sana bahkan para sahabat nya pun juga menyusul nya karena mereka juga ingin berolahraga hari ini di rumah Ricky
"Sudah gue bilang Kai jaga bicara Lo ketika dengan Daddy karena Daddy bisa memancing obrolan dengan sangat baik ". Kata Ray
"Sudah terlanjur kak jadi ya sudah lah ". kata Kai
"Jadi nanti Lo akan melawan Daddy Lo sendiri Kai di balapan, karena kemarin dia kan menantang Lo ". Kata Sky
"Ya mau tidak mau gue harus melakukan nya ". Kata Kai
"Pantas Lo hebat sekali Kai dalam balapan ternyata Lo adalah anak sang leader dan kemampuan Lo memang di atas Daddy Lo ". Kata Nathan
"Tapi Daddy juga tidak bisa di anggap remeh sama sekali walaupun dia sudah tidak mudah lagi ". Kata Kai
"Kalau itu gue sangat setuju sekali Kai bahkan uncle sangat lah cerdik melebihi Lo ". Kata Derren
__ADS_1
"Pergi saja Lo Derren jangan banyak bicara ". Kata Kai
."Salah lagi gue , memang ya kalau sama Lo gak pernah ada benar nya sama sekali ". Kata Derren
"Itu karena Lo memang salah tempat kalau berbicara Derren ". Kata Brandon
Tawa mereka pun kini mulai muncul bahkan Ray masih ada di sana untuk menemani Kai dan juga para sahabat nya yang masih ada di rumah nya itu
"Apa kalian tidak ingin latihan bela diri ?". Tanya Derren
"Memang nya boleh jika kami ikut latihan ?". Tanya Erland
"Tentu saja boleh bahkan jika Kai melarang adukan saja pada bunda Yuli ". Kata Derren lalu berlari pergi agar dia tidak kena marah karena emosi Kai
"kurang ajar Lo memang Derren , awas Lo nanti habis sama gue Lo ". Kata Kai
"Rame juga rumah Lo Kai ". Kata Nathan
Nathan memang selalu saja kesepian di rumah nya maka dari itu juga dia tidak pernah pulang ke rumah nya bahkan dia selalu menginap di rumah para sahabat nya sejak dulu namun dia tidak pernah sekali pun menginap di rumah Kai.
Bergelimang harta tidak membuat Nathan bahagia bahkan kesibukan kedua orang tua nya pun membuat nya menjadi sosok yang sangat dingin dan irit bicara karena kurang nya kasih sayang yang dia dapat kan dari kedua orang tua nya yang hanya sibuk mencari uang saja di luar sana tanpa memperdulikan bagaimana perasaan Nathan sama sekali
"Lo bisa menginap di sini jika mau ". Kata Ray
"Sekali-kali Nat Lo menginap di rumah Kai jangan di rumah gue Mulu ". Kata Sky yang rumah nya memang selalu menjadi tempat persinggahan Nathan jika malam hari .
"Jika Lo tidak mau gue menginap di rumah Lo lagi itu tidak masalah ". kata Nathan
"Bercanda kali Nat kenapa serius sekali sih ". Kata Sky yang kini merasa bersalah atas apa yang dia katakan tadi dan pasti Nathan tidak enak hati mendengar nya tadi .
"Nathan, kita adalah sahabat jadi jika Lo ingin menginap di rumah gue atau yang lain nya tidak masalah sama sekali dan jangan memikirkan hal buruk dan tadi Sky juga hanya bercanda saja ". Kata Erland
__ADS_1
Ray masih menatap Nathan bahkan dia bisa melihat ekspresi wajah Nathan yang berubah sejak tadi . Hal itu membuat nya pun tersenyum karena sahabat adik nya itu juga memiliki temperamen yang cukup tinggi juga namun yang bagus nya adalah dia bisa menahan emosi nya beda dengan Kai yang selalu meluapkan nya Langsung
"Kalian pun jika ingin menginap di sini tidak masalah juga bahkan bunda pasti sangat senang sekali jika kalian menginap ". Kata Ray dan kini dia sudah beranjak dari duduk nya dan pergi menuju kamar nya saat ini untuk menyelesaikan pekerjaan nya
"Jangan ada yang berani untuk menginap di sini , awas saja jika kalian coba memanfaatkan kebaikan bunda gue ". kata Kai
Dia tidak mau bukan karena tidak percaya dengan para sahabat nya namun dia tidak ingin jika para sahabat nya nanti mendekati Calista jika mereka ada di rumah ini bahkan Kai tidak akan pernah setuju jika saudara kembar nya itu nanti menjadi kekasih dari salah satu Sahabat nya
"Pelit banget Lo Kai sama kita ". Kata Erland
"Jangan banyak bicara atau gue benar-benar akan membuat Lo selama nya bungkam ". Kata Kai
"Pantas saja kalian hebat bahkan Ray juga terlihat sangat dingin ternyata itu semua adalah sifat keturunan dari sang leader ". Kata Nathan
"Gue baik ya dan gue mirip bunda ". Kata Kai
"Bunda Lo memang baik hati dan suka sekali senyum Kai beda banget dengan Lo bahkan Lo itu sama seperti Daddy Lo tadi ". Kata Brandon
Bug
Satu pukulan Kai layangkan ke perut Brandon bahkan dia sangat kesal hingga memukul sahabat nya saat ini
"Lo cari masalah brand jadi ya terimalah akibat nya sang King ". Kata Nathan sambil tersenyum mengejek Brandon karena dengan berani dia memancing amarah Kai tadi . Kai memang tidak mau di sama kan dengan Daddy nya sejak dulu dan reaksi dia pun juga akan terlihat sangat berlebihan menanggapi orang yang menyamakan dia dengan sang Daddy .
Di balkon atas kini Luna terlihat melakukan panggilan video call bersama dengan anak nya
"Mama apa kabar ?". Tanya Bianca kepada Luna
"Mama baik sayang, bagaimana kamu dan kakak kamu di sana , apa baik-baik saja ?". Tanya Luna sambil tersenyum melihat anak nya yang tampak cantik itu
"kami berdua baik-baik saja di sini ma jadi mama tidak perlu khawatir di sana ". Kata Arthur menanggapi pertanyaan Luna
__ADS_1
Luna tersenyum senang meskipun dia hanya bisa melihat anak nya dari jauh saja bahkan dia sudah bahagia sekali walau hanya berbicara melalui handphone saja