Anak Genius Sang Gangster

Anak Genius Sang Gangster
Tuga Ratus Delapan


__ADS_3

Tentu dalam perjalanan menuju rumah sakit pun Bianca masih menatap Kai karena dia merasa apa mu gaun Kai yang melakukan semua ini sebab semua bisa dia lakukan dengan sangat mudah sekali dan tanpa jejak juga dan jika benar dia yang melajukan nya maka Bianca sangat khawatir jika Kai dan Axel akan benar-benar menjadi musuh nanti nya Bianca tidak ingin jika hal itu terjadi


“ Kak nyetir nya jangan lama yang cepat dong .” Kata Bianca


“ Iya sabar ini juga sudah cepat apa kamu tidak melihat di depan macet sekali jadi ya kita harus menunggu .” Kata Kai membuat kecurigaan Bianca pun semakin bertambah karena tidak mungkin Kai tidak punya cara agar bisa segara sampai sebab biasanya dia banyak sekali cara agar bisa sampai di tempat tujuan dengan cepat nya


“ Kak jangan bilang jika semua itu ulah kamu .” Kata Bianca


“ Tidak baik jika menuduh tanpa bukti Baby dan kamu tahu juga bukan sejak tadi kakak bersama dengan kamu jadi mana bisa melakukan nya .” Kata Kai enteng sekali


“ Ayolah kak Bianca hafal bagaimana dan kakak bukan lah orang bodoh jadi mengaku saja .” Kata Bianca


“ Kakak tidak melakukan apapun jadi harus mengaku apa coba .” Kata Kai tentu saja membuat Bianca sangat kesal sekali apalagi Kai ini sok tidak bersalah tapi Bianca yakin semua ini ulah kekasih nya


“ Kak stop bermusuhan dengan kak Axel karena Bianca tidak ingin kalian terpecah belah seperti saat ini .” Kata Bianca


“ Axel yang menginginkan nya jadi kakak hanya mengabulkan nya saja dan kamu tidak perlu memohon Bianca sebab keputusan kakak tidak akan bisa di ganggu gugat sama sekali jadi kamu duduk saja yang manis dan jangan banyak bicara .” Kata Kai


“ Kalau tidak ingin Bianca banyak bicara maka cepat lah jalan agar kita bisa segara sampai di rumah sakit kak .” Kata Bianca


“ Baiklah nyonya Caesar sopir mu ini akan mengantar mu dengan cepat .” Kata Kai


Dia pun segara melajukan mobil nya memecah belah kemacetan yang ada di hadapan nya bahkan mobil Kai berjalan dengan kecepatan yang sangat tinggi sekali membuat Bianca hanya bisa menggelengkan kepala nya saja saat ini melihat kelakuan kekasih nya tapi dia memang sangat lihai ketika di jalanan jadi tentu Kai tidak mungkin bertindak ceroboh juga apalagi bersama dengan nya itu hal yang mustahil sekali dia lakukan


“ Kai Lo kenapa cepat sekali sih apalagi kalau jalan ugal-ugalan juga tadi .” Kata Erland

__ADS_1


“ Dan Lo juga sama bukan seperti gue jadi jangan banyak berkomentar hal yang tidak penting .” Kata Kai


“ Sudah Kai jangan berdebat sebaik nya kita segara masuk saja kedalam dan melihat kondisi tante dan om “. Kata Ray


Mereka semua masuk ke dalam dengan buru-buru untuk melihat bagaimana kondisi kedua orang tua Axel di rumah sakit bahkan Bianca menarik Kai agar dia jalan bisa lebih cepat


“ Bunda bagaiamana keadaan tante Rachel ?.” Tanya Ray


“ Dia masih dalam penanganan dokter dan belum sadar juga hingga sekarang .” Kata Yuli yang masih khawatir dengan keadaan sahabat nya itu sementara Axel yang melihat kedatangan Kai pun langsung menatap nya dengan tajam bahkan dia mengepalkan kedua tangan nya seperti ingin meninju muka Kai sekarang juga


“ Kenapa muka Lo Axel seperti cumi rebus .” Ejek Kai


“ Lo masih berani datang ke sini Kai setelah semua yang Lo lakukan Lo masih berani melihat kan wajah Lo di depan mata gue .” Kata Axel dengan amarah nya yang kini sudah memuncak


“ Dengar kan apa kata papa mertua Lo itu diam dan jangan berisik jika tidak ingin di tendang dari sini .” Kata Kai menyeringai mengejek Axel


“ Kai kamu juga jangan memancing keributan sebaik nya kalian duduk saja dan jangan berdebat lagi .” Kata Yuli


“ Lo pergi saja dari sini karena Lo tidak di butuhkan di sini dan bawah juga wanita murahan Lo itu .” Kata Axel


Tentu saja ucapan nya itu memancung amarah Kai karena dia berani menghina Bianca di depan banyak orang dan Kai tidak akan menerima hal itu


Dia kini lantas mendekati Axel namun langkah nya di hentikan oleh bunda dan kekasih nya sendiri


“ Cukup kak jangan di teruskan kak Axel sedang emosi sebaik nya kita pergi saja dulu .” Kata Bianca

__ADS_1


“Lo yang memulai nya Axel jadi jangan menyesali nya .” Kata Kai menatap tajam dia sambil mengeluarkan ponsel nya dan terlihat mengirim pesan kepada seseorang


“ Kak ayo pergi saja dari sini .” Kata Bianca mengajak


Sebelum Kai dan yang laun nya pergi tak lama beberapa suster datang dan dokter nya oun demikian mereka mengeluarkan Rachel dari ruangan nya saat ini


“ Maaf keluarga pasien ?.” Tanya dokter


“ Saya dokter dan kenapa mama saya di keluarkan padahal dia masih belum sadar ?.” Tanya Axel


“ Iya mau di bawah kemana istri ku ?.” Tanya Arok yang baru saja menghampiri Isti nya bersama dengan Ricky dan yang lain nya


“ Maaf sebelum nya tuan tapi pasien ini di larang berobat di sini dan dia di Blacklist di rumah sakit ini .” Kata sang dokter


Mendengar hal tersebut pun semua nya kaget karena tadi Rachel sudah di tangani dengan baik dan kenapa sekarang dia malah di paksa pergi dari rumah sakit itu sungguh mereka guntung apalagi kondisi nya juga tidak memungkinkan sekali terlibat lagi di negara ini rumah sakit yang bagus memang di sini


“ Kai apa ini ulah mu karena rumah sakit ini adalah milik mu jadi kau bisa melakukannya .” Kata Ricky


“ Axel yang meminta nya jadi Kai hanya mengabulkan nya dan tidak ada seorang oun yang bisa merubah hal itu kecuali Axel berlutut dan memohon di depan Bianca .” Kata Kai menatap tajam bak elang yang siap menerkam mangsa nya


“ Kak jangan berlebihan seperti itu ini menyangkut nyawa mama Rachel jangan seperti itu kak tolong .” Kata Bianca memohon kepada Kai


“ Dia bahkan menghina kamu di depan mereka semua dan pasti mama kamu juga terluka hati nya Bianca jadi biarkan saja mama dia mati agar dia mengerti apa akibat dari perkataan nya tadi kepada kamu .” Kata Kai yang masih terlihat emosi sekali


Yuli tidak bisa membela Axel sebab perkataan Axel tadi memang lah sangat keterlaluan sekali dan tadi pun dia ingin sekali menampar Axel namun Yuli masih menahan nya agar tidak terjadi keributan di dalam rumah sakit ini yang akan bisa mengganggu ketenangan pasien di dalam ruangan nya

__ADS_1


__ADS_2