
Sementara itu kini Kai baru saja kembali dan dia segera masuk ke dalam ruangan penelitian nya untuk melihat ramuan apa yang di gunakan Ken untuk menyembuhkan Rachel. Kai meneliti nya saat ini dan Setelah mengetahui kebenaran nya dia pun tersenyum ternyata itu hanya pereda sakit nya saja sementara racun itu masih ada di dalam tubuh Rachel bahkan media pun tidak akan bisa mendeteksi nya karena Kai memiliki alat tersendiri yang bisa di gunakan untuk mendeteksi racun yang dia buat
"Uncle Ken memang sangat payah sekali bahkan dia tidak bisa membuat penawar nya ." Kata Kai sambil tersenyum
Dia kini keluar dari ruangan rahasia nya dan terlihat juga dia mematikan alat yang dia gunakan untuk memunculkan bayangan nya itu bahkan kini Kai juga mengecek cctv rumah yang memang berhasil dia retas Waktu itu
"Oh ternyata uncle sudah mulai curiga kepada ku , baik lah uncle tapi tidak semudah itu untuk menemukan bukti Jika Kai adalah pelaku nya ". kata Kai sambil tersenyum Devil bahkan senyuman nya sama seperti Ricky dulu sangat menakutkan sekali
Kai kini keluar kamar nya bahkan dia terlihat sangat santai sekali dan tersenyum melihat para orang dewasa ada di lantai atas dengan wajah tegang nya
"Bunda sayang ". Panggil Kai membuat mereka semua menoleh ke arah Kai
"Ada apa sayang? apa kamu sudah selesai melakukan sesuatu di kamar ?". Tanya Yuli
"Sudah bun , Kai sudah menonton film yang sangat bagus sekali tadi ". Kata Kai membuat Yuli tersenyum bahkan dia juga terlihat lega karena merasa tuduhan Arok tidak lah benar
Ipank sedari tadi menatap Kai dan dia juga masih berpikir apa mungkin memang bukan Kai tapi kalau bukan dia tidak mungkin juga jika Ricky yang melakukan nya bahkan Ricky juga sedari tadi sangat santai sekali jadi dia merasa itu mustahil juga
"Uncle kenapa menatap Kai seperti itu , apa kagum dengan ketampanan Kai ?". Tanya Kai kepada Ipank
"Bahkan kau jelek sekali Kai dan lebih tampan anak uncle ". Kata Kai
"Itu kan kata uncle saja coba tanya di sekolah pasti mereka mengatakan kalau Kai sangat tampan sekali ". Kata Kai
Yuli dan yang lain nya pun kembali tersenyum mendengar kekonyolan Kai ini bahkan intan sangat gemas sekali dengan dia
"Kamu memang tampan sekali sayang dsn lebih tampan dari semua orang yang ada di sini ". Kata Intan yang memang selalu suka dengan Kai karena dia mirip dengan Yuli tingkah nya itu
"Kai sudah belajar ?". Tanya Luna
"Sudah Tante bahkan Kai sudah mengerjakan semua pekerjaan Kai dengan baik dan benar , hebat kan ". Kata Kai
"Tentu saja kamu hebat Kai bahkan Daddy mu juga sangat hebat ". Kata Galang
"Uncle jelek, Daddy sekarang tidak hebat dan dia sudah kalah dengan Kai kehebatan nya ". Kata Kai
"Dan jika kamu tahu Kai kehebatan kamu juga turun dari Daddy ". Kata Kai
"Oh no Daddy , kehebatan Kai itu turun dari bunda dan semakin bertambah hebat juga karena Kai selalu belajar ". Kata Kai
Ricky hanya bisa terdiam jika berbicara dengan anak nya yang satu ini karena dia juga sering sekali kehabisan kata-kata karena berdebat dengan Kai jadi dia lebih baik diam tanpa Kata saja jika bersama dengan Kai berbeda jika dia berbicara dengan Ray karena mereka lebih suka membicarakan bisnis , walaupun usia Ray masih kecil tapi dia sudah belajar bisnis dari Daddy nya dan Ray juga sangat tertarik dalam dunia bisnis jadi Ricky pun tidak masalah membagi ilmu kepada anak nya walaupun mereka masih kecil
"Ma'af tuan saya mengganggu , di bawah ada tuan Ken yang datang kemari ". Kata Juan
"Suruh saja dia naik ke atas Juan ". Kata Yuli yang menjawab
Juan pun mengangguk kan kepala nya dan kini dia segera memberi tahu Ken jika dia boleh masuk ke dalam dan Langsung naik ke atas. Bahkan kini sahabat Ricky memang tidak leluasa keluar masuk rumah itu setelah kejadian Rachel menghina Yuli . Mereka akan di perbolehkan masuk jika memang sudah mendapat kan izin dari Ricky atau pun Yuli saja
"Wah ramai sekali rumah ini , Kai kenapa kamu tidak ada di bawah bersama dengan yang lain nya ?". Tanya Ken ketika melihat Kai yang kini ada di atas dengan para sahabat nya itu dan di bawah tadi dia melihat anak-anak sedang bermain di sana
"Terserah Kai kan uncle, kan ini rumah Daddy Kai jadi dimana pun Kai berada terserah Kai dong ". Kata Kai
Ken tersenyum dan kini dia pun berjalan mendekati mereka lalu duduk bergabung dengan mereka semua di sana
"Galang dan Bryan apa kabar , lama tidak bertemu ". Kata Ken sambil menjabat kedua nya
"Kita baik . senang bertemu dengan Lo kembali ". Jawab Bryan
"Apa Rere sudah tahu jika kalian ada di sini?". Tanya Ken
__ADS_1
"Gue sudah memberi tahu nya bahkan gue juga sudah mengatakan jika kita akan menginap di sini ". Kata Bryan
"Oh jadi kalian akan menginap di rumah ini ya ". Kata Ken
"Uncle banyak bicara sekali ya sama seperti anak nya ". Kata Kai
"Kai sebaik nya kamu bermain di bawah saja dengan yang lain nya atau kembali ke kamar saja karena sekarang kita mau mengobrol serius dan obrolan ini hanya untuk orang dewasa saja sayang ". Kata Yuli
Ok baik lah bunda Kai yang sangat cantik sedunia Kai pergi ke bawah menemui fellin dulu ya ". Kata Kai sambil mengecup pipi Yuli lalu dia pun segera turun ke bawah untuk bergabung dengan yang lain nya di sana
"Kenapa Lo datang kemari ?". Tanya Ricky
"Sayang jangan begitu, dia sahabat kamu loh ". Kata Yuli
"Gue hanya ingin main ke rumah Lo Rick ". Kata Ken
"Rumah gue bukan taman bermain jadi ngapain Lo main di sini ". Kata Ricky
"ck Lo ya Rick menjengkelkan sekali , sama seperti anak Lo tadi ". Kata Ken
"Buah jatuh tak jauh dari pohon nya Ken ". Kata Bryan
"Ya Lo benar bahkan bibit Ricky yang satu itu sangat sulit untuk di tebak jalan pikiran nya ". Kata Ken
"Bagaimana keadaan Rachel ?". Tanya Intan yang memang tahu jika Ken yang kini merawat Rachel
"Seperti nya racun itu bukan lah racun sembarangan bahkan penawar yang gue buat itu hanya bisa meredam rasa sakit nya saja dan tidak bisa menghilangkan racun nya ". Kata Ken membuat semua kaget termasuk Arok kecuali Ricky . Bahkan Ken yang hebat dalam hal medis pun kini gagal melakukan nya membuat Arok pun menatap Ricky saat ini
"Bahkan medis pun juga tidak bisa mendeteksi racun tersebut , lalu bagaimana dengan kondisi nya sekarang ?". Tanya Intan
"Untuk saat ini masih tidak masalah tapi gue rasa racun itu bisa saja membuat Rachel melemah sewaktu-waktu ". Kata Ken
"Apa kamu tidak bisa membantu membuat penawar nya untuk Rachel ?". Tanya Yuli sambil mendongakkan kepala nya menatap suami nya itu
"Aku harus tahu dulu sayang racun apa yang ada di tubuh nya untuk bisa membuat penawar nya ". Kata Ricky
" Gue sudah mendeteksi nya Rick namun gue belum tahu racun apa itu karena gue juga baru tahu racun itu ". Kata Ken
Ken memang sudah berusaha sangat keras sekali bahkan dia juga sudah melakukan beberapa penelitian untuk mengetahui nya namun dia masih saja belum berhasil melakukan nya
"Apa racun tersebut dari musuh Lo Rok ?". Tanya Galang
"Gue masih belum tahu siapa yang memberikan racun tersebut yang jelas dia sangat hebat sekali karena tidak ada jejak satu pun yang gue temukan ". Kata Arok
"Seperti nya lawan Lo kali ini bukan lah orang sembarangan Rok ". kata Galang
"Tapi dia sudah menuduh anak gue Tampa bukti yang cukup ". Kata Ricky
"Sorry untuk hal itu Rick ". Kata Arok
Drt drt drt
Terdengar ponsel Ken berdering dan kini dia pun segera mengangkat panggilan nya
"Ada apa Dave ?". Tanya Ken kepada orang kepercayaan nya
"Apa , penawar nya hilang, kenapa bisa ? apa yang Lo lakukan hingga penawar itu hilang. Dasar bodoh ". Kata Ken lalu menutup panggilan telfon nya dan kini dia sangat kesal sekali. Bahkan Ken pun kini langsung saja mengecek cctv melalui ponsel nya untuk mengetahui siapa pelaku nya
"Sial ternyata dia hebat sekali hingga jejak nya pun tidak terekam cctv ". Kata Ken
__ADS_1
"Ada apa Ken ?". Tanya Ipank
"Dave Barusan memberi tahu jika penawar racun gue hilang bahkan gue sangat sulit sekali membuat nya dan kini hilang begitu saja tanpa jejak sedikit pun ". Kata Ken kesal
"Sebenar nya siapa yang melakukan nya bahkan jejak dia tidak terekam cctv sedikit pun ". Kata Ipank
"Rick, Lo juga harus waspada karena mungkin saja dia juga akan menargetkan keluarga Lo ". Kata Galang membuat Yuli takut saja dan dia mendapat kan tatapan tajam dari Ricky
"Maaf Yul , gue bukan bermaksud menakuti hanya saja gue mengingat kan kalian agar lebih waspada saja bahkan Arok dan Ken saja kecolongan ". Kata Galang
"Apa itu semua memang ulah dari musuh kalian ?". Tanya Yuli
"Sam tidak menemukan jika ada musuh yang berani mendekat kecuali Kenzo ". kata Ricky
Yuli menatap Ricky saat ini bahkan sudah lama sekali tapi kenapa Kenzo masih saja mencari masalah membuat Yuli kesal dengan nya
" Apa lagi yang si bodoh itu ingin kan , apa dia belum menikah dengan Mei kekasih nya dulu ". Kata Intan
Yuli pun juga sangat tidak suka sekali dengan Kenzo bahkan dia juga sejak dulu sudah mengatakan jika dia sudah tidak ada rasa sama sekali dengan nya tapi kenapa dia masih saja mengejar dia membuat Yuli pusing di buat nya
"Jangan memikirkan tentang Kenzo bahkan dia tidak akan bisa merebut kamu dari aku bahkan anak-anak kita juga tidak akan membiarkan hal tersebut ". Kata Ricky sangat yakin
Bahkan Ricky yakin sekali jika Kai tahu hal tersebut maka dia akan bertindak dan tidak ada yang tahu jika sejak tadi pun Kai mendengar segala ucapan mereka bahkan walaupun dia bermain di bawah dia bisa mendengar nya dengan baik melalui alat yang dia gunakan saat ini dan tidak ada yang mengetahui nya sama sekali
"Jadi ada orang yang ingin memisahkan bunda dan Daddy, awas saja jika aku tahu siapa dia akan aku bikin perhitungan nanti ". Batin Kai yang kini tersenyum juga membuat fellin heran dengan nya
"Kenapa Kai ?". Tanya Fellin
"Tidak kenapa-kenapa hanya saja aku sangat suka bermain dengan wanita cantik di depan ku ini ". kata Kai membuat fellin tersenyum saja mendengar nya dan Calista hanya menatap kembaran nya itu dengan sangat sinis nya
" Jangan percaya dengan gombalan nya fellin ". Kata William
"Kenapa kau sangat sirik sekali dengan ku Wil, apa karena kau kalah tampan dengan ku jadi kau sangat iri ". Kata Kai
"Iri dengan mu , tidak mungkin sekali bahkan akan juga tidak kalah tampan dari mu Kai ". Kata William
"Ya sudah kalau tidak iri jangan banyak bicara ". Kata Kai
"Kau memang selalu saja ingin menang sendiri dan tidak mau mengalah Kai ". Kata William
"Aku tidak perduli . Ah lelah sekali aku , istirahat dulu . Aku tinggal dulu fellin dan jangan dekat-dekat dengan William nanti kamu ketularan jelek sama seperti dia ". Kata Kai lalu berlari pergi karena dia tahu William kini pasti berteriak dan mengejar nya
"Kai awas kau ". Teriak William yang kini juga sudah berlari mengejar Kai ke atas membuat mereka yang di atas kini melihat aksi mereka berdua yang memang terlihat William sedang kesal sekali dengan Kai sedang kan Kai tetap saja menggoda nya
"Ah kau lelet sekali bahkan menangkap ku saja tidak bisa ". Kata Kai
"Dasar kau pembuat onar yang menyebalkan ". Kata William
Kai tidak perduli dan kini dia pun segera berlari menuju kamar nya dan langsung mengunci nya. Kini Kai pun segera masuk ke ruang rahasia nya dan dia pun segera mencari tahu tentang Kenzo , lelaki yang ingin menghancurkan keluarga kecil nya saat ini . Bahkan kini Kai terlihat sangat serius sekali melakukan nya bahkan dia juga kini masih mengutak Atik laptop nya untuk mencari identitas Kenzo
"Wah ternyata dia adalah mantan kekasih bunda bahkan dia jelek sekali dan sangat tidak cocok dengan bunda ". Kata Kai yang sudah menemukan identitas Kenzo
"Baik lah orang jelek aku akan menghancurkan mu di mulai dari perusahaan mu , tunggu saja aksi ku ". Kata Kai
Di luar kini Ricky pun menatap Sam dan Sam pun paham dengan tatapan Ricky kepada nya saat ini.
"Ma'af bos ada hal yang harus saya diskusikan tentang perusahaan ". Kata Sam Setelah melihat ponsel nya bahkan sebenarnya dia hanya mengutak Atik nya saja namun mereka pun percaya dan kini Ricky pergi agak menjauh dari mereka tapi masih bisa mereka melihat Ricky dan Sam di sana. terlihat juga beberapa kali Sam memperlihatkan handphone nya dan itu hanya lah pengalihan saja padahal mereka tidak membahas hal tersebut
"Cari tahu bagaimana Kai melakukan semua itu Sam bahkan dia juga bisa mencuri penawar Ken tanpa meninggalkan jejak dan kita juga tahu tadi dia ada di kamar nya tapi gue merasa seperti nya tadi bukan Kai ". Kata Ricky
__ADS_1
"Baik Bos saya akan segera mencari tahu hal tersebut ". Kata Sam