Anak Genius Sang Gangster

Anak Genius Sang Gangster
Seperti Bayangan


__ADS_3

Axel memang lah sengaja melakukan hal tersebut di depan mereka semua agar mereka tahu jika menjadi penghianat maka hukuman nya adalah seperti ini bahkan Axel juga tidak akan melepaskan semua anggota keluarga mereka juga . Dia masih berkeliling untuk menghabisi sisa nya bahkan aura Axel sangat lah menakutkan sekali sekarang


" Kenapa kalian masih saja kau menghianati ku padahal aku sudah mengatakan jika aku tidak suka sekali dengan penghianat". kata axel yang kini sudah menusuk kembali penghianat yang ada di kelompok nya dan dia pun mencongkel mata orang tersebut di depan mereka semua saat ini


" Ampun tuan ". Teriak nya yang mengalami kesakitan saat ini serta darah yang mengalir deras dari perut nya pun juga di injak oleh Axel


" Kau adalah bos mereka semua yang sudah mati terlebih dahulu dan kau juga kan yang menginstruksikan mereka untuk melakukan pergerakan dan memberikan informasi dari apa yang aku dan para sahabat ku bicarakan ". Kata Axel


" Tuan ampun dan maaf kan saya ". Kata dia sambil tetap menahan rasa sakit nya


" Kau meminta ampun dari ku , apa tidak salah penghianat. Apa kalian pernah mendengar jika aku pernah memaafkan penghianat seperti kalian ". Kata Axel


" Mana mungkin juga Lo melepaskan mereka Axel dan terlalu enak sekali jika mereka di lepas kan sebaik nya masukkan saja sisa nya ke kandang buaya yang ada di sini karena mereka juga sudah lama tidak kita beri makanan enak". Kata Ryan


Axel segera menyuruh anak buah nya yang lain untuk memasukkan mereka ke kandang buaya dan mereka pun langsung menyeret nya menuju kandang di sana saat ini . Teriakan mereka terdengar bergantian hal itu membuat yang lain nya pun ngeri sekali ketika mendengar nya saat ini tak jarang juga ada yang terlihat keringat dingin karena hal tersebut.


" Dan untuk kalian aku sudah memberikan contoh dengan kejadian tadi jika kalian masih ingin berhianat maka aku dengan senang hati juga menghabisi kalian beserta para keluarga kalian juga di luar sana ". Kata Axel


Axel dan yang lain nya pun bergegas pergi dari markas dan kini mereka menuju rumah Derren sekarang dan tidak kembali ke rumah Ray sebab ini juga sudah hampir pagi juga jadi Axel tidak mau mengganggu mereka di sana nanti nya . Dalam perjalanan pun mereka terlihat melakukan aksi kebut-kebutan di jalan dan itu sangat asik sekali bagi Derren dan yang lain nya saat ini sebab mereka tidak pernah melakukan nya selama ini


" Rumah Lo sangat rapi sekali Derren ". kata Ryan yang sudah masuk ke dalam dan duduk dengan manis nya di sofa


" Tentu saja rapi jika tidak rapi lalu apa gunanya gue membayar pembatu untuk membereskan semua nya ". Kata Derren


" Hati-hati Derren bisa saja pembantu Lo juga bisa termasuk dalam musuh kita ". Kata Rafael


" Jika kalian berpikir seperti itu maka kalian sangat bodoh sekali karena pembantu gue adalah keluarga dari Bik Na jika kalian masih ingat siapa Bik Na ". Kata Derren


Tentu mereka semua tahu siapa Bik Na. Dia pembantu setia di rumah Airlangga meskipun dia sudah meninggal tapi Ricky menganggap keluarga bik na sebagai keluarga nya sendiri bahkan dia juga menyekolahkan cucu dan cicit bik na di tempat yang layak serta memberikan para anak menantu nya pekerjaan juga ya walaupun ada yang memang ingin mengabdi sebagai asisten rumah tangga sama seperti ibu nya dulu dan Ricky tidak keberatan sama sekali dan juga dia memperlakukan mereka dengan sangat baik sekali mengingat jasa bik na dulu kepada nya


" Jika satu keluarga Bik Na tidak perlu di ragukan lagi dan dari mana Lo mendapat kan nya ?". Tanya Ryan


" Dari papa yang meminta kepada uncle Ricky untuk memberikan nya satu pada gue sebelum kita berangkat ke Jepang". Kata Derren


" Pintar juga ya Lo Derren ". Kata Ryan


" Ya jelas gue pintar karena papa gue juga pintar . sudah kita tidur sebenar karena besok harus kuliah kan ". Kata Derren


" Jangan ganggu gue karena besok gue absen kuliah ". Kata Axel yang kini sudah berlalu masuk ke dalam kamar nya sendiri di rumah Derren


" Gue juga ". Kata Ryan dan di ikuti juga dengan Rafael yang masuk juga di kamar nya sendiri di rumah itu


" ternyata mereka semua akan bolos kuliah kalau begitu gue juga akan bolos dan tidur saja Sampai siang ". Kata Derren yang kini juga masuk ke dalam kamar nya untuk beristirahat


Mereka semua istirahat dengan lelap nya di rumah itu dan tanpa sungkan sedikit pun kepada sang pemilik rumah


Pagi menjelang dan di rumah terlihat Ray pun sedang bersantai tidak seperti biasa nya yang sudah rapi sekali bahkan dia pun terlihat biasa saja kali ini dengan stelan baju yang memang sangat santai sekali di sana


" Kak apa hari ini tidak kuliah ?". Tanya Calista


" Tidak dan kalian berdua juga tidak akan kuliah untuk beberapa hari ini ". Kata Ray


" Kanapa Ray, apa ada sesuatu yang akan terjadi hingga kita di larang kuliah ". Kata Fellin


" Tidak ada hanya saja ada banyak virus di luar jadi aku hanya takut saja jika nanti kalian akan terkena virus nanti nya ". Kata Ray


Calista dan Fellin hanya saling menatap saja bahkan kedua nya merasa lelucon Ray ini tidak lah lucu dan mana ada juga virus karena mereka juga tahi virus nya sudah pergi dan menghilang


" Kak jangan bercanda dan itu pun sangat tidak lucu sekali lelucon mu itu ". Kata Calista


" Aku tidak sedang bercanda Calista, apa kau tidak melihat berita jika sedang ada virus di luar sana jadi kita tetap di rumah dan belajar dari rumah juga ". Kata Ray


" Kalau belajar dari rumah jadi gak bisa dapat uang jajan dong kak bahkan harus menatap layar seharian rasanya mata ini lelah sekali kak tentu nya ". Kata Calista


" Jangan protes bahkan kamu juga sering menonton Drakor berjam-jam dan itu tidak masalah jadi anggap saja kamu sedang menonton Drakor tapi ini ilmu nya lebih besar ". Kata Ray


Calista merasa jika kakak nya ini mungkin saja sudah salah obat bahkan dia bertingkah sangat aneh sekali seperti bukan Ray kakak nya yang biasanya

__ADS_1


" Kak Arthur apa dia Raynand Edric Airlangga anak pertama dari Ricky Airlangga Hartama?". Tanya Calista ketika melihat Arthur


" Iya Calista dia memang Ray , kenapa memang nya ?". Tanya Arthur


" Kenapa kak Ray berbeda bahkan dia seperti bukan diri nya saat ini ". Kata Calista


" Apa bedanya ?". Tanya Arthur


" Kita di larang untuk ke kampus dan biasa nya Ray tidak pernah melarang kita Malah dia akan marah jika kita bolos ". Kata Fellin


"Coba cek dulu grup di ponsel kalian sekarang". Kata Arthur


Mereka berdua pun melihat di grup masing-masing dan ternyata hari ini jam kosong karena dosen nya ada kepentingan jadi tidak bisa masuk . Calista Tersenyum melihat kakak nya sekarang


" Senyum lagi , kesambet ya Calista". Kata Ray


" Kak mumpung libur ayo kita jalan-jalan". Ajak Calista


" Mau ke mana ?". Tanya Ray


" Ke Tokyo Disneyland saja bagaimana kak ". Kata Calista memberikan usulan


" Baik lah kita akan ke sana sekarang". Kata Ray


" Tapi jangan hanya kita berempat kak kurang seru jadi nya ". Kata Calista


" Ajak Kim juga Calista biar makin rame ". Kata Fellin


" Yang ada malah tambah berisik jika mengajak nya ". Kata Ray


" Kan seru kak jadi suasana pun menjadi asik juga nanti nya ". Kata Calista


" Ya sudah terserah kalian saja dan aku akan mengatakan kepada Axel agar dia segera datang kemari dan kita akan pergi bersama sekarang". Kata Ray


" Kata nya tadi ada virus Ray hingga tidak boleh keluar rumah tapi kenapa malah sekarang mau ke tempat yang rame ". Kata Fellin mengejek


" Sudah habis kan saja makanan nya setelah itu kita pergi bersama nanti ". Kata Ray


Calista sangat antusias sekali bahkan dia juga sudah sangat tidak sabar untuk pergi . Dia memang suka jalan-jalan karena dia mencari ide untuk tren fashion di usaha nya bahkan dia juga suka mendapat kan ide mendadak ketika dia sedang jalan bersama dengan yang lain nya keluar rumah


Satu jam setelah perjanjian dan Ray pun kini sudah siap untuk pergi jalan-jalan sekarang bahkan dia juga terlihat mengenakan kaos hitam lengkap dengan topi yang biasanya dia gunakan


" Wah itu kak Ray sumpah ganteng banget". Kata Kim tanpa dia sadari ketika menatap Ray yang baru saja turun dari anak tangga


Ray pun menoyor Kepala Kim Karena dia bereaksi seperti itu dan dia sejak tadi menatap Ray saja


" Awas gak usah lihat gue segitu nya nanti jatuh cinta Lo sama gue ". Kata Ray


" Wajar kak jika gue jatuh cinta pada Lo karena Lo ganteng banget sih ". Kata Kim lalu dia pun menutup mulut nya karena keceplosan mengatakan hal itu


" Wah Kim ternyata diam-diam suka kak Ray ya selama ini dan kenapa Lo gak mengakui nya ". Kata Calista


Kim hanya diam saja bahkan kini dia pun terlihat salah tingkah sekarang dan Ray hanya tersenyum kecil saja di bibir nya dan tidak ada yang menyadari senyuman nya itu sama sekali


" Sudah jangan bicara saja sejak tadi ayo berangkat semua sudah kumpul kan ". Kata Ray


" Sudah semua Ray ". Kata Axel


" Jadi kemana kita Ray ?". Tanya Ryan


" Tokyo Disneyland, Calista dan Fellin Ingin ke sana ". Kata Ray


" Hanya kesana saja ?". Tanya Axel dan mereka pun mengangguk kepalanya


" Kita pakai berapa mobil Ray ?". Tanya Ryan


" Dua saja . Separuh di gue separuh lagi ikut Axel dan yang jelas Fellin ikut Lo kan Axel ". Kata Ray

__ADS_1


Axel pun mengangguk kan Kepala nya dan kini mereka semua masuk ke mobil masing-masing dan di mobil Ray ada Calista dan Kim Serta Arthur sedang kan di mobil Axel ada Fellin dan juga Ryan serta Derren dan Rafael jadi kini mereka pun segera pergi bersama sekarang tanpa pengawalan sedikit pun juga . Tanpa pengawalan menurut mereka tapi tanpa mereka sadari anak buah Kai mengikuti mereka karena Kai memang ingin melindungi saudara nya dari segala hal buruk yang akan terjadi nanti nya jadi dia pun melakukan hal tersebut tanpa sepengatahuan siapapun juga di sana .


Di lain tempat kini Bianca pun juga tidak berangkat ke kampus hari ini karena Kai melarang nya juga bahkan alasan yang di berikan Kai sangat tidak masuk akal Sekali menurut Bianca


" Ayo katakan Dengan jujur kak sebenarnya ada apa , kenapa kita tidak ke kampus ?". Tanya Bianca


" Ada musuh yang sudah mulai bergerak Bi jadi kita harus berdiam diri dulu di rumah beberapa hari ". Kata Kai


Bianca menatap Kai penuh curiga dan Kai pun tidak pernah mau diam jika ada musuh yang bergerak dan dia akan menghabisi nya tapi kenapa sekarang malah dia ingin bersembunyi tidak masuk akal sekali menurut Bianca


" Apa iya jika ada musuh ?". Tanya Bianca


" Iya ". Jawab Kai pelan saja


" Ayolah kak gue tahu siapa Lo jadi jangan berbohong karena Lo tidak pernah bisa membohongi gue cewek yang paling Lo cintai di dunia ini selain bunda Yuli dan kak Calista ". Kata Bianca tersenyum menawan sekali


" Kakak ada hal yang harus di kerjakan Bianca untuk persiapan malam nanti jadi kakak tidak mau Lo pergi kuliah sendiri ". Kata Kai


Nah sudah Bianca tebak sejak tadi jika Kai pasti tidak bisa masuk Kampus makanya dia melarang Bianca pergi juga


" Bahkan gue tidak pernah melirik lelaki lain kak kenapa setakut itu sih ". Kata Bianca yang kini memeluk Kai membuat mereka semua menatap Bianca dengan penuh penasaran bahkan momen ini sangat langka sekali hingga Sky pun mengabadikan nya


" Bi ". Kata Kai


" Kenapa , tidak boleh gue memeluk seperti ini kak ?". Kata Bianca


Kai tersenyum melihat wajah Bianca dari samping dan dia pun ingin mencium Bianca namun satu pukulan mendarat telak di muka nya membuat para sahabat nya kini tertawa dengan puas nya melihat Kai mendapat kan pukulan dari Bianca


" Nyosor saja Lo kak seperti Bebek ". kata Bianca . Kai hanya tersenyum malu saja saat ini dan dia pun kembali menatap laptop nya sekarang


" Jika kamu merasa bosan hanya di rumah saja sana nonton saja drama Korea kesukaan kamu ". Kata Kai


Bianca heran sejak kapan Kai memanggil nya menjadi aku kamu dan bukan elo gue lagi tapi dia pun menepis keheranan nya itu lalu dia kini duduk di sana sambil menatap layar laptop yang ada di depan dan memang sudah banyak sekali drama di sana ada juga genre action membuat Bianca pun langsung senang sekali dan kini langsung menonton film nya di sana sembari dia menemani Kai dan yang lain nya saat ini sedang berdiskusi di depan nya


" Bianca memang luar biasa konyol nya Kai bahkan dia sangat gampang berubah sekali perasan nya seperti bunglon ". Kata Erland


" Apalagi ketika memeluk Lo tadi itu membuat kita kaget dan bertanya-tanya apa dia sudah mulai membuka hati untuk Lo dan gue juga sudah memotret nya Kai dan ini tidak gratis ya ". Kata Sky tersenyum lebar sebab dia sudah bisa menilai jika Kai akan membayar gambar itu dengan sangat mahal nanti nya ketika dia menunjukkan nya


" Gue akan mentransfer satu milyar ke rekening Lo sekarang dan cepat kirim ke ponsel gue gambar itu ". Kata Kai setelah melihat nya


Dan benar saja setelah di kirim gambar nya notifikasi juga masuk ke Sky jika Kai sudah mentransfer uang nya ke dalam rekening milik nya saat ini .


" Terima kasih king Lo memang baik hati sekali ". Kata Sky


" Bisa saja Lo ya mencari uang nya Sky bahkan pada sahabat sendiri ". Kata Erland


" Apapun gue lakukan demi cuan bro ". Kata Sky


" Dasar kata duitan ". Kata Erland


Kai memang tidak perduli dengan jumlah uang yang dia berikan kepada Sky untuk mendapat satu foto itu karena bagi nya foto itu jauh lebih berharga dari uang satu milyar yang tadi dia berikan kepada Sky . Karena momen itu juga sangat langka dan susah sekali dia dapat kan jadi dia rela membuang uang secara cuma-cuma demi foto tersebut tadi


" Seperti nya Axel sudah bergerak membantai para musuh Kai ". Kata Nathan


" Kak Ray memang paham sekali dengan sinyal yang gue berikan kemarin dan mereka pun langsung bertindak juga untuk membersihkan nya segera tanpa ada sisa sedikit pun juga ". Kata Kai


" Lalu bagaimana rencana Daniel yang akan menyerang keluarga kalian di Indonesia , apa Lo akan tetap diam saja ?". Tanya Nathan


" Gue sudah memberi tahu Daddy dan gue juga meminta agar mereka segera pergi ke Jepang sebelum penyerangan itu terjadi tapi gue akan meminta mereka pergi secara sembunyi-sembunyi atau Aron akan gue perintahkan untuk menyembunyikan keberangkatan mereka semua ke Jepang ". Kata Kai


Aron adalah orang kepercayaan Kai sejak dulu , sama seperti Sam kinerja Aron pun sangat tidak bisa di ragukan bahkan dia seperti bayangan Kai ketika melakukan semua perintah Kai dan itu dia Lakukan dengan bersih dan aman sekali tanpa meninggalkan jejak sedikit pun juga di tempat kejadian


" Aron memang hebat sekali Kai dan sangat bisa di andalkan ". Kata Brandon


" Dan Jay pun juga tampil sekali kan dalam menyelesaikan urusan Lo ". Kata Kai menuju orang kepercayaan Brandon saat ini


Mereka memang memiliki orang kepercayaan masing-masing dan handal juga namun tetap saja orang kepercayaan Kai lah yang paling hebat di antara yang lain nya sebab dia juga sudah terlatih dengan baik sekali dan dia pun di latih oleh Sam dan Ricky sekaligus bahkan mungkin saja Ricky dan Sam tidak akan mengira jika anak buah nya dulu kini menjadi orang kepercayaan Kai sekarang dan selalu menjadi andalan Kai dalam segala hal

__ADS_1


" Daddy Lo memang hebat Kai jadi wajar saja dia di sebut sebagai sang devil yang tak kenal ampun jika menghadapi para musuh nya ". Kata Brandon memuji bagaimana kehebatan Ricky dulu walaupun dia tidak Tahu secara langsung tapi dia bisa menilainya


__ADS_2