
Mereka kini pergi ke markas terlebih dahulu sebelum datang ke tempat balapan untuk mengambil mobil yang akan di gunakan oleh Kai .
" Ini markas kalian ?". Tanya Bianca
" Ya ini markas besar kita ". Jawab Brandon
" kalau ada markas besar berarti ada markas kecil dong , banyak sekali markas kalian ". Kata Bianca
" Lo ada-ada saja Bianca , Markas ini memang untuk menyimpan barang penting kalau markas yang lain untuk kita singgah saja ". Kata Erland
" Jadi jika eksekusi musuh menggunakan Markas ini ya ". Kata Bianca
Dia kini mengelilingi markas tersebut bahkan di dalam markas itu ada foto dirinya yang sedang tertawa bahagia ketika di pantai dan Bianca tahu jika tentu saja Kai mengambil nya secara diam-diam .
" Dasar penguntit gak mau ngaku lagi ". Kata Bianca
" Ya mau bagaimana lagi Lo saja jika gue dekati menghindar Mulu jadi gue ambil diam-diam foto nya ". Kata Kai
Sejujur nya Bianca sudah sangat lelah sekali menolak Kai bahkan semakin di tolak Kai akan semakin gencar mendekati nya jadi kini dia akan berusaha mengubah strategi nya agar nanti bisa mencari cela untuk bisa membuat Kai benar-benar tidak suka dengan nya
" Sini kalau mau foto jangan jadi penguntit lagi ". Kata Bianca
Tentu saja Kai senang dan dia pun meminta Nathan memotret nya menggunakan ponsel milik nya Bahkan terlihat beberapa kali dia mengambil gambar . Dan Kai pun langsung mengirim kan gambar nya kepada keluarga dia untuk pamer jika dia sudah berhasil mendekati Bianca
" Sudah kak sekarang Ayo ambil mobil dan kota berangkat sekarang karena gue juga sudah tidak sabar lagi ingin menonton balapan . Yang seru ya nanti kak ". Kata Bianca
" Jika Lo menyemangati di sana tentu saja gue akan melakukan yang terbaik nanti nya ". Kata Kai sambil mengedipkan sebelah mata nya
Kini dia pun mengeluarkan mobil nya sementara itu Bianca tengah duduk sambil melihat-lihat apa saja yang ada di dalam ruangan itu bahkan kini terlihat banyak sekali koleksi milik mereka berlima di sana
" Kenapa di sini tidak ada foto Daddy ?". Tanya Bianca
" Kai tidak mau memajang nya dan Lo sudah melihat sendiri kan jika hanya ada foto Lo saja di sini bahkan tertulis juga dengan jelas di sana Queen ". kata Nathan
" Kai memang bucin sekali dengan Lo bahkan dia selalu saja menatap Lo dari jauh ". kata Brandon
" Apa kalian pikir gue cocok untuk dia ?". Tanya Bianca
" Kenapa Lo harus tidak cocok dengan nya , kalian cocok menurut kita ". Kata Erland
Bianca menatap Erland saat ini membuat Erland pun memalingkan pandangannya sebab jika Kai tahu bisa di hajar dia nanti
" Katanya gue pantas Dengan kak Kai tapi kenapa Lo gak mau menatap gue ". Kata Bianca
" Jika dia berani melakukan nya maka dia sudah siap untuk mati di tangan Kai ". Kata Nathan
Bianca hanya menggeleng kan kepala nya saja karena Kai memang lah Sangat posesif sekali terhadap nya bahkan kepada sahabat nya sekalipun dia juga seperti itu
" Kak apa Lo masih lama ?". Tanya Bianca sambil berteriak dengan lantang nya membuat mereka yang ada di sana kaget dengan suara Bianca
" Buset Bianca suara Lo bisa rusak gendang telinga gue ". Kata Sky
" Ya lagian kak Kai ngapain aja sih di sana , lama banget ". kata Bianca
" Entah lah , padahal tadi sudah mengecek semua nya kenapa dia masih saja lama sekali ". Kata Erland
Bianca menghampiri Kai saat ini yang ternyata tengah melakukan panggilan video call di sana
" Kak Lo ya benar-benar bahkan tadi gue sudah memanggil tapi gak Lo respon malah Lo enak-enakan di sini ". Kata Bianca
Kai hanya tersenyum saja tanpa merespon nya bahkan kini dia masih melakukan panggilan video call di ponsel nya
" Bianca apa kabar di sana ?". Tanya Calista dengan kencang nya
Bianca menghampiri Kai lalu merebut ponsel nya dan mengambil alih nya sekarang
" Kak bagaimana di sana pasti sangat menyenangkan bukan tinggal di Jepang ". Kata Bianca
" Tentu saja sangat menyenangkan dan kenapa Lo gak pindah saja ke mari kan sama saja nanti Kai juga akan mengikuti Lo kemari ". Kata Calista
" Dan seharus nya aku sudah bisa menduga nya dulu jadi kita tidak terpisah seperti ini . Oh ya apa kak Calista sering bertemu dengan kak Kim ?". Tanya Bianca
" Dia sering datang kerumah jadi kita sering bertemu . ada apa mencari nya , apa kalian tidak saling berkomunikasi ?". Tanya Calista sambil menatap Bianca penuh selidik
" Tentu saja aku masih berkomunikasi dengan nya malah sangat baik sekali komunikasi di antara kami ". Kata Bianca
" Dia di sini selalu saja mengganggu dan membuat kak Ray kesal dengan semua tingkah laku nya ". Kata Calista
Bianca hanya tersenyum saja dan sebenar nya dia juga ingin sekali menjodohkan Kai dengan Kim namun dia masih mencari seseorang yang mau membantu nya . Dia sudah meminta bantuan Ray dan juga Arthur namun mereka berdua menolak nya langsung dan mengatakan tidak akan mau ikut campur dengan hubungan percintaan Kai jadi kini Bianca ingin Calista bekerja sama dengan nya
" Sudah jangan membahas nya lagi , apa tidak ada topik lain nya ". Kata Kai
__ADS_1
" Wah kalian sudah semakin dekat ya ". Kata Fellin yang melihat Kai berdiri di belakang Bianca
" Nih cicak memang selalu nemplok kak sama Bianca bahkan sulit sekali di kendalikan ". Kata Bianca
Mereka mendengar jika Kai di anggap sebagai cicak pun hanya bisa menahan tawa nya saja bahkan mereka pun terlihat senang juga jika Kai memang sudah bisa menaklukkan hati Bianca
" Ingat Bianca , kamu di sana untuk belajar bukan untuk cinta-cintaan ". Kata Arthur
Mereka memang melakukan panggilan video call tapi seperti zoom bahkan di sana terlihat beberapa orang seperti Axel dan yang lain nya juga
" Ngapain serius belajar toh dia nanti akan jadi istri gue jadi tidak perlu bekerja lagi ". Kata Kai
" Sudah di terima Lo Kai jadi suami Bianca ?". Tanya Ryan dari jauh bahkan hanya terdengar suara nya saja
" Belum ya dan mana ada dia jadi suami Bianca bahkan belum juga lulus tes dari kak Arthur dan papa Sam ". Kata Bianca
Mereka masih saja mengobrol bersama di sana bahkan Ray di sana hanya memperhatikan saja tanpa ikut bertanya kepada Bianca dan Kai
" Kalian kenapa lama sekali , Kai sudah waktunya juga kita ke tempat balapan ayo berangkat sekarang ". Kata Brandon
" Kai mau balapan ?". Tanya Calista
" Ya gue mau balapan jadi bisa kita sambung lagi nanti ya ". Kata Kai lalu mematikan ponsel nya
Dia pun kini segera mengeluarkan mobil nya lalu mereka semua berangkat bersama dengan mobil masing-masing menuju area
balapan bahkan Bianca kali ini terlihat sangat senang sekali sebab dia juga sudah lama tidak menonton pertandingan balapan semenjak kembali ke Indonesia
Tidak lama Kai dan yang lain nya sudah sampai bahkan dia kini turun dari mobil dan banyak sekali yang memperhatikan nya termasuk para kaum hawa di sana yang terpukau dengan ketampanan mereka berlima bahkan mereka semua juga tidak menduga jika sang King datang kemari sekarang . Brandon sudah menyuruh orang untuk mendaftar kan Kai jadwal mereka tinggal menunggu waktu saja untuk balapan nanti nya
" Nanti tepat jam dua belas malam balapan akan segera di mulai jadi masih ada waktu satu jam lagi sebelum di mulai ". Kata Brandon
" Kak beli cemilan dong , lapar nih ". Kata Bianca
Kai pun segera mencari tempat yang menjual makanan dan minuman untuk Bianca bahkan Kai melakukan nya sendiri tanpa menyuruh siapapun juga di sana
" Lo memang selalu bisa menyuruh Kai melakukan apapun Bianca ". Kata Nathan
" Dan kita berharap Lo tidak akan mengecewakan Kai nanti nya sebab kita sangat ingin Kai bersanding dengan Lo ". Kata Brandon
Bianca hanya diam saja bahkan sejujurnya dia juga tidak mau mempermainkan Kai dan dia juga pun mendapat kan larangan dari Sam sebenar nya untuk menjalin hubungan dengan Kai tanpa ada yang tahu . Sam melarang kedua anak nya untuk jatuh cinta kepada anak Ricky atau anak sahabat Ricky sebab dia merasa jika mereka berbeda dan tugas kedua anak nya adalah melindungi anak-anak Ricky nanti nya jadi mereka dilarang jatuh cinta . Untuk itu lah sebisa mungkin Bianca menghindari Kai namun meski melakukan nya pun Kai tetap saja tidak gencar untuk mendekati nya dan kini dia pun mengubah strategi nya sekarang dengan mendekatkan diri kepada Kai . Mungkin jika ria membuat Kai sakit hati maka Kai akan membenci nya jadi Bianca akan melakukan nya agar Kai memang nanti bisa berpindah ke lain hati .
" Nih makan dan jika kurang nanti hilang saja ". Kata Kai
Tidak terasa Jam sudah menunjukkan pukul dua belas dan kini Kai pun sudah bersiap turun bahkan dia kini sudah berada di garis balapan . Kai bahkan tidak kenal satu pun dari mereka tapi mereka semua kenal siapa Kai yang selalu di juluki King . Kai memang belum mengenal area yang di gunakan balapan kali ini namun itu bukan lah hambatan untuk nya meraih kemenangan . Mereka semua kini sedang bersiap untuk memulai balapan dan terlihat juga kini mesin mobil sudah di nyalakan Semua . Lima mobil di sana termasuk punya Kai sudah bersiap-siap untuk memulai balapan dan mereka masing menunggu aba-aba saja
" Ready , Go ". Kata seorang di sana dan kini balapan pun sudah di mulai . Mereka terlihat menancap gas dengan style masing-masing bahkan Kai terlihat sangat santai dari yang lain nya .
" Lihat lah betapa sombong nya sahabat kalian bahkan dia hanya pelan saja sekarang ". Kata Bianca yang sudah gregetan dengan aksi Kai yang masih tetap tenang itu
" Itu berarti dia sudah tahu jika lawan nya itu sangat lah lemah jadi dia hanya biasa saja ". Kata Erland
" Jika tahu lawan nya lemah kenapa tidak langsung saja , membuang waktu saja ". Kata Bianca
Mereka hanya mendengar kan tanpa mau menjawab sebab jika Bianca di jawab pun dia juga masih memiliki jawaban dan itu akan terus berlanjut jadi kini mereka mendiamkan nya saja
" Kak Kai ayo gue sudah ngantuk mau istirahat ". Teriak Bianca agar Kai ada greget lagi .
Kini Kai pun menambah kecepatan nya dan dia pun tampak melewati satu persatu lawan nya Dengan sangat mudah hingga kini dia pun berada di posisi kedua sekarang dan Kai kembali santai lagi . Setelah di rasa cukup bermain-main nya kini Kai pun menambah kecepatan untuk melewati pembalap di urutan pertama namun itu tidak mudah sebab jika Kai Ingin melewati nya dia pun menghalangi nya hingga ketika dia mau menghalangi Kai pun langsung mengerem mobil nya dan dia pun langsung berpindah ke kanan dari kini dan kini dia mensejajarkan diri nya ke pembalap yang di nomer urut satu itu . Pembalap itu pun menatap Kai yang terlihat hanya menyinggung kan senyum nya saja tampak mengejek nya . Dia yang Kai dekati pun tampak terlihat tidak fokus bahkan dia beberapa kali mengumpat sebab sejak tadi Kai hanya menatap merendah kan dia . Karena tidak fokus itu dia lupa jika dia akan melewati tikungan dan dia pun langsung memutar stir nya agar tidak menabrak nanti nya
" Sial hampir saja ". Kata nya yang masih aman bahkan masih berada di urutan pertama kali ini . Ketika Kai kembali ingin melewati nya dia pun kembali menghalangi nya hingga jarak dari garis finish sudah Dekat kini Kai pun langsung menancap gas nya dan menyerempet mobil yang ada di depan nya karena sejak tadi dia menghalangi jalan Kai hingga mobil tersebut hilang kendali dan kini Kai pun berhasil mendahului nya sekarang dan terlihat Kai sampai di garis finish terlebih dahulu .
" Lama sekali sih , gak jago banget ". Kata Bianca kesal dengan aksi Kai yang kurang greget tadi
" Mereka tidak sebanding dengan gue jadi tidak perlu mengeluarkan Skil yang berlebihan juga kan ". Kata Kai
" Dasar sombong ". Kata Bianca namun Kai hanya tersenyum saja dan dia pun menggoda Bianca kali ini dengan mengedipkan sebelah matanya beberapa kali . Hadiah yang Kai dapat malam ini lumayan juga untuk nya dan kini dia pun segera pergi kembali ke markas untuk mengembalikan mobil nya
" Kak langsung pulang saja jangan ke markas lagi , Bianca lelah sekali ". Kata Bianca
Kai melempar kan beberapa uang kepada sahabat nya dan dia pun segera pergi dari sana untuk pulang karena Bianca sudah mengatakan jika dia sudah lelah
Dari tadi Daniel sudah menyaksikan bagaimana skill Kai bahkan itu terlihat sangat biasa saja menurut nya dan tidak ada apa-apa nya hanya saja Daniel merasa jika modifikasi mobil Kai Sangat lah bagus hingga dia pun bisa menang bahkan suara mobil nya saja tampak berbeda juga dari yang lain nya
" Itu tadi bukan kemampuan dia yang sebenar nya Karena gue tahu bagaimana skill dia jika balapan ". Kata Jason
" Gue akan mengalahkan nya nanti jadi tunggu saja ". kata Daniel lalu pergi meninggalkan tempat tersebut
Kini Kai sudah sampai di rumah nya dan dia menatap Bianca yang sedang tertidur pulas sekarang . Kai langsung mengangkat nya dsn membawa nya ke dalam kamar milik Bianca sekarang setelah itu dia pun segera membersihkan diri nya lalu beristirahat juga
****
__ADS_1
Pagi menjelang dan terlihat di Jepang kini sangat cerah sekali bahkan mereka semua juga sudah bersiap untuk ke kampus juga
" Tumben Sekali Kim tidak datang kemari ". Kata Fellin
" Baguslah jika dia sadar diri dan tidak merepotkan kita lagi ". Kata Ray
" Kak jangan bicara seperti itu bahkan dia sangat asik orang nya jadi jangan bermusuhan dengan nya Anggap saja dia teman kita juga ". kata Calista
" Makan saja setelah ini kita berangkat bersama ". Kata Ray
Mereka melanjutkan sarapan nya dan setelah itu pergi bersama . Tidak ada Axel dan yang lain nya sebab mereka berangkat duluan ke kampus hari ini . Mereka hanya berempat saja dan kini Arthur lah yang mengemudikan mobil nya di sana bahkan dia hanya mengemudi dengan kecepatan sedang saja. Mobil mereka sudah sampai di kampus dan segera Ray parkir terlihat juga para sahabat nya sedang menunggu di sana
" Lihat lah Kim sedang bersama dengan siapa itu ". Kata Rafael ketika Ray baru saja turun dari mobil
Calista dan Fellin pun mengikuti arah pandangan Rafael dan benar saja terlihat Kim sedang mengobrol dengan cowok di sana dan dia adalah Tozaki . Tozaki termasuk most wanted yang banyak di kagumi juga di kampus bahkan tubuh sispek dan atletis nya itu selalu saja mengundang perhatian para mahasiswi di sana sama hal nya dengan Ray dan yang lain nya . Dia sangat jago dalam bermain basket dan dia juga menjadi kapten basket di kampus itu dari dulu hingga sekarang
" Wah tampan juga dia . Kenapa Kim selalu saja bisa dekat dengan cowok tampan ya ". Kata Calista
" Huh Lo kenapa gak bisa lihat cowok cakep sedikit langsung berbinar tuh mata Calista ". Kata Derren
" Gue mah bosen lihat cowok cakep karena kalian Kam cakep semua , dia ini berbeda bahkan lesung pipi di kanan dan kiri nya itu membuat dia semakin menawan
" Jaga pandangan Calista ". Kata Ray yang masih fokus pada ponsel nya bahkan dia terlihat berkirim pesan di ponsel nya
" Lihat dulu lah kak itu Kim di sana ". Kata Calista
Ray hanya melihat sekilas saja lalu dia kembali fokus ke ponsel nya . Mereka kini berjalan masuk ke dalam dan Calista mengajak berhenti ketiak sudah Dekat Dengan Kim di sana
" Kim kenapa tadi tidak berangkat bersama kita ?". Tanya Calista
" Ah iya gue tadi ada urusan dengan Tozaki jadi berangkat lebih dulu ". kata Kim sambil tersenyum
" Mereka siapa , sahabat Lo ?". Tanya Fellin
" Ya mereka sahabat gue , ini Tozaki dan fi samping nya adalah Yuji lalu Neo ". Kata Kim mengenalkan mereka semua
Ray tampak tidak perduli dan kini dia segera berjalan menuju kelas nya begitu juga dengan para sahabat nya yang lain di sana
" Sombong sekali mereka bahkan tidak menyapa sama sekali". Kata Neo
" Ma'af ya dan kita pergi ke kelas duluan . Kim Sampai bertemu nanti ". Kata Fellin yang juga mengajak Calista segera masuk ke dalam kelas nya sementara Kim masih di sana bersama dengan yang lain nya
" Mereka teman Lo yang dari Indonesia ?" Tanya Tozaki
" Ya mereka orang nya ". Kata Kim
" Bukan nya cowok yang tadi bersama cewek yang menyapa Lo duluan adalah saudara Caesar ?". Tanya Tozaki
Kim masih berpikir siapa Caesar yang di maksud dan kini dia ingat karena nama panjang Kai adalah Caesar
" Ya mereka saudara dan sahabat nya juga tapi Kai Sekarang tidak di Jepang dia kuliah di negara yang berbeda ". Kata Kim
" Di New York kan . Kita tahu ". Kata Yuji
Kim heran kenapa Semua orang mengenal Kai bahkan dia tahu di mana Kai berada saat ini . memang Kai sangat hebat tapi Kim tidak menyangka jika Kai sehebat itu
" Kita masuk saja dan membahas nya lain kali saja ". Kata Tozaki
Kim mengangguk kan Kepala nya dan kini mereka segera menuju ruang masing-masing karena mereka juga berbeda jurusan . Suasana di kampus itu sangat menyenangkan sekali apalagi mereka kini sudah berada di jam istirahat terlihat Tozaki dan pada sahabat nya tengah bermain basket di sana
" Kim itu bukan nya teman mu yang tadi ?". Tanya Fellin yang kini sedang duduk bertiga dengan Kim dan Calista dan mereka tampak sedang menonton basket di sana
" Ya mereka sahabat gue dan mereka ternyata kenal dengan Kai juga . Kai sangat hebat ya bisa terkenal mengalahkan artis ". Kata Kim
" Kok bisa dia Kenal Kai , apa dia juga suka balapan ?". Tanya Calista
" Tidak juga hanya saja dia suka menonton balapan. Apa Kai jago dalam balapan ?". Tanya Kim
" Dia sangat jago sekali bahkan kak Ray saja kalah dengan nya dan Mungkin Daddy juga ". Kata Calista
" Dia ternyata jago dalam segala hal ya ". Kata Kim
" Kenapa , kamu menyesal menolak Kai dulu ". Kata Fellin
" Menolak apa , di tembak saja belum jadi mana sempat menolak ". Kata Kim tanpa sadar membuat Fellin dan Calista pun menatap nya sekarang
" Jadi dulu kamu berharap Kai menyatakan cinta ya Kim ". kata Fellin
" Apa sih gak Mungkin lah ". Kata Kim terlihat salah tingkah dan kini dia berjalan menuju kantin sekarang dengan cepat nya meninggalkan mereka berdua di sana sementara Calista hanya mengamati gelagat Kim saja dari belakang
" Jangan sampai Lo cinta dengan Kai karena itu juga tidak Mungkin sebab Kai sangat cinta dengan Bianca dan jika Bianca tahu dia akan kembali menjodohkan Lo dengan Kai dan gue tidak mau jika gal tersebut terjadi sebab gue tahu bagaimana Kai ". Batin Calista sambil melangkah kan kaki nya menuju kantin
__ADS_1
Calista bisa melihat jika setiap Kim berbicara tentang Kai mata nya berbeda walaupun dia suka membuat Ray kesal tapi tidak ada tanda juga jika dia menyukai Ray