
Kai benar-benar tidak suka jika Tozaki bisa dekat dengan kembaran dan wanita yang dia cintai Apalagi tadi mereka bersama , itu membuat nya semakin ingin marah sekali
" Kamu sudah mengantar mereka bertiga, terima kasih ya ". Kata Yuli
" Sama-sama, kalau begitu saya pergi dulu . Bianca sampai bertemu lagi ". kata Tozaki tanpa rasa takut sama sekali karena sejak tadi di tatap oleh Kai dengan tajam nya . Kim yang melihat hal tersebut pun merasa tidak enak juga kepada Kai karena biar bagaimanapun Tozaki adalah sahabat nya dan kini dia malah mencoba untuk mendekati Bianca yang dia sudah mengetahui nya kalau Kai sejak dulu mencintai gadis cantik itu
" Dia sahabat kamu Bianca ?". Tanya Yuli lembut
" Bukan Bun , dia sahabat kak Kim ". Jawab Bianca
" Sudah , kita berangkat saja karena sudah menunggu terlalu lama juga tadi ". Kata Ricky
" Mau berangkat kemana Dad ?". Tanya Calista
" Kita mau jalan-jalan sayang sambil konvoi sekarang ini , maka dari itu kita menunggu kamu dan yang lain nya juga agar bisa pergi bersama ". Kata Ricky
" Jadi kita akan pergi berpasangan Daddy ?". Tanya Calista
" Tentu saja kita akan berpasangan karena kita akan naik motor bukan mobil sayang ". Kata Ricky dengan lembut nya
" Kai , mana Nathan kenapa belum datang juga padahal kita mau berangkat ". Kata Ray
" Tuh dia sudah datang kak ". Kata Kai ketika dia melihat motor milik Nathan sudah ada di dalam halaman rumah Ray dan tadi nathan memang sudah mematikan motor nya dari kejauhan membuat suara nya pun menjadi tidak terdengar sama sekali
" Om , Tante . apa kabar ?". Tanya Nathan sopan kepada orang tua Calista sambil mencium tangan nya juga
" Kita baik calon menantu , kamu makin tampan saja ya setiap hari nya ". Puji Yuli
" Sayang ". Panggil Ricky
" Iya iya tenang saja kamu masih lebih tampan dari nya , jadi jangan cemburu ". Kata Yuli membuat mereka para anak dan calon menantu nya pun tersenyum melihat keromantisan Ricky dan Yuli walaupun usia nya sudah tidak mudah lagi tapi mereka masih romantis dan saling menjaga satu dengan yang lain nya
" Daddy , Kita semua sudah lengkap. Apa mau berangkat sekarang ?". Tanya Ray
" Ya kita akan berangkat sekarang dan tujuan nya adalah Tokyo Disneyland jadi kita akan pergi ke sana bersama sekarang ini tapi ingat kita beriringan jadi jangan ada yang mengebut terutama kamu Caesar ". Kata Ricky langsung menyebut nama anak bungsu nya itu
" Tenang saja Daddy , Kai tidak akan melakukan nya kok ". Kata Kai
" Kau ingin bermesraan dengan Bianca jadwal kau mungkin melajukan Kendaraan dengan cepat Kai ". Kata Calista
" Ssst jangan terlalu keras nanti Bianca bisa mendengar nya dan itu akan tidak asik lagi ". Kata Kai
Plak
Bianca memukul Kai karena tingkah konyol nya itu . Sudah jelas dia di sana tentu saja akan mendengar semua nya bukan jadi kenapa juga harus di tutupi juga
" Nathan , ingat jika kau membawa putri kesayangan ku maka kau harus berhati-hati dan jangan sampai dia terluka sedikitpun juga jika sampai terjadi maka aku akan menghajar mu nanti nya ". Kata Ricky
" Anda bisa mempercayai saya untuk menjaga nya nanti selama di perjalanan dan saya pun tidak akan mengecewakan sama sekali nanti nya ". Kata Nathan
Kini mereka pun bersiap untuk segera berangkat untuk jalan-jalan dan yang berada di urutan depan ya Ricky sang leader jalanan dan yang di belakang adalah King jalanan yaitu Kai.
Suasana di sore hari di Jepang kini kembali Ricky dan Yuli rasakan bahkan mereka kini kembali menikmati nya di usia nya yang sudah tidak mudah lagi .
" Sudah lama kita tidak seperti ini sayang ". Kata Ricky sambil memegang tangan istrinya dan mengerat kan pelukan nya
"Iya , sudah lama sekali bahkan kita juga sudah lama meninggal kan negara ini sebelum kita menikah dan kini sudah mau punya cucu ". Kata Ricky
__ADS_1
" Belum punya kali sayang , kan anak-anak kita juga belum ada yang menikah". Kata Yuli
" Iya sekarang memang belum tapi sepertinya sebentar lagi juga akan ada yang menikah". Kata Ricky menebak saja
Dan kini kemesraan pun juga Ray tunjukkan sekarang ini . Dia menggenggam tangan Kim agar memeluk nya dan tidak melepaskan nya lagi karena Kim merasa sangat malu sekali
"Pegang sayang nanti jatuh kamu ". Kata Ray lembut
" Malu , di belakang kan ada Calista dan Nathan ". Kata Kim
" Jangan malu , itu wajar saja terjadi karena kita sudah pacaran dan mereka pun pasti memaklumi nya juga ". Kata Ray sambil membenarkan posisi tangan Kim agar memeluk nya sekarang ini
Kim pun memeluk Ray sekarang agar dia tidak lagi banyak bicara karena itu akan mengganggu konsentrasi nya menurut Kim jadi dia pun menuruti saja apa yang Ray Katakan saat ini .
" Nah , kalau begini kan enak ". Kata Ray
" Iya sudah, fokus sana jangan banyak menengok ke belakang Mulu ". Kata Kim
" Iya iya sayang ku ". kata Ray yang kini kembali melajukan motornya dengan cepat sama seperti Daddy nya agar yang lain nya pun bisa melakukan nya juga dan tidak tertinggal dari rombongan nanti nya karena mereka berangkat beriringan jadi harus tetap beriringan hingga tiba di tujuan. Setelah sampai kini mereka pun tengah memarkir motornya di sana dan terlihat juga jika Ray membantu Kim merapikan rambut nya yang terlihat berantakan sekali
" Cie kak Ray, romantis sekali ". Kata Calista
" Wajar kan jika kakak romantis karena dia kekasih kakak adik ku sayang ". Kata Ray
" Iya deh iya yang sudah punya pacar tahu deh aku , dunia serasa milik berdua saja ya kak dan yang lain hanya pajangan doang ". Kata Calista
Ray pun mengacak rambut Calista sang adik karena dia selalu saja menggoda nya sajak tadi bahkan dia selalu membuat candaan yang receh sekali membuat Kim pun malu dan Ray tahu akan hal tersebut.
" Kai mana , kok belum kelihatan ?". tanya Yuli
" Kalau lagi bonceng Bianca ya jiwa King jalanan nya hilang Bun ". Kata Calista
Tak lama setelah mereka menunggu beberapa menit akhir nya Kai pun datang dengan senyuman yang mengembang di bibir nya itu karena dia juga tahu pasti mereka menunggu kedatangan nya dan tanpa berdosa pun dia kini menghampiri keluarga nya
" Dasar ya kamu ini , suka sekali bikin bunda dan Daddy menunggu karena kamu sibuk pacaran Mulu dengan Bianca padahal setiap hari juga selalu bersama bukan ". Kata Yuli sambil menjewer telinga Kai
" Bun , ampun deh . Kai tidak akan mengulangi nya lagi ". Kata Kai
" Jewer saja Bun terus hingga putus itu telinga . Mana mungkin dia tidak mengulangi nya lagi , itu hal yang sangat mustahil sekali bahkan jika terjadi pun itu adalah suatu fenomena alam yang sangat bagus sekali " . Kata Calista
" Bela kek kembaran nya , ini malah nyuruh bunda yang tidak-tidak". Kata Kai
" Lo pantas mendapat kan nya karena Lo sendiri kan tidak bisa di atur Kai". Kata Calista
" Sudah ayo kita masuk saja , sayang sudah beli kan tiket nya ?". Tanya Yuli
" Belum. sebentar aku akan membeli nya ". Kata Ricky
" Ini sudah Nathan beli tiket nya untuk kita semua ". Kata Nathan
" Wah Bro, gercep juga ya Lo ". Kata Kai
" Gak usah terlalu formal Nathan , santai saja dan anggap saja kita sahabat kamu jadi suasana nya tidak terlalu canggung dan bisa enak sekali nanti nya ". Kata Yuli
" Iya Tante ". Kata Nathan
" Jangan panggil Tante , panggil bunda saja jika kamu tidak keberatan sama sekali ". Kata Yuli
__ADS_1
" Baik bunda ". Kata Nathan
Kini mereka semua pun bergegas untuk masuk ke dalam menikmati wahana di sana dan indah nya pemandangan di sana juga bahkan sebelum itu merupakan berdelapan itu foto bersama dengan menggandeng pasangan masing-masing. Terlihat banyak pasangan mata memandang mereka sejak kehadiran mereka karena semua pengunjung yang ada di sana pun tahu siapa Ricky dan siapa Kai serta Nathan dan tak ketinggalan juga Ray yang seorang pebisnis hebat yang juga sangat terkenal sekali . Mereka semua merasa iri dengan perempuan yang kini bersanding dengan mereka para lelaki yang di anggap tampan oleh para pengunjung di sana dan sangat cocok sekali menjadi suami idaman semua kaum hawa
" Kenapa kita malah jadi pusat perhatian banyak orang di sini ?". Tanya Kim
" Itu karena pesona Ku yang sangat tampan sekali ini sayang jadi mereka pun memperhatikan kita saat ini ". Kata Ray
Kim pun mencubit nya karena dia bertanya serius tapi Ray malah menjawab nya dengan candaan saja sekarang ini
" Kamu ih jangan bicara seperti itu , narsis sekali ". Kata Kim
" Kalau sama kamu aku bisa melakukan hal yang tidak aku lakukan biasa nya agar kamu nyaman dan senang dan yang paling penting adalah agar kamu tidak mencari yang lain nya lagi nanti ". Kata Ray
" Mana mungkin aku mencari yang lain , kamu saja sudah cukup untuk ku sayang jadi aku tidak butuh yang lain nya lagi untuk mengisi hati ku ini ". Kata Kim
" So sweet nya kekasih ku ini ". Kata Ray sambil mencubit kedua pipi Kim lalu dia pun menggandeng nya untuk menikmati Wahana di sana . Sebenar nya mereka berenam pun sudah sering datang ke Tokyo Disneyland tapi mereka tidak mengatakan nya karena ingin menghargai kedua orang tua nya jadi mereka ikut saja , toh juga mereka bisa menikmati semua nya lagi sekarang ini dengan santai nya juga
" Kenapa ?". Tanya Calista ketika Nathan menatap nya sajak tadi . Mereka tidak pergi jalan-jalan seperti Daddy dan kakak nya , tapi Calista dan Kai sekarang sedang duduk manis sambil memesan banyak sekali makanan dan minuman di meja itu
" Kamu dekat dengan Tozaki ?". Tanya Nathan
"Kalau di bilang dekat sih tidak , sebab kita juga tidak pernah mengobrol bersama juga tapi jika satu kampus sih iya ". Kata Calista
" Lalu kenapa tadi visa nongkrong dengan nya dan pasti dengan sangat dia yang ikut juga ". Kata Nathan
Calista pun tersenyum mendengar nya karena dia meras jika Nathan terlihat sangat lucu sekali sekarang karena cemburu nya dia kali ini dan itu terlihat sangat menyenangkan sekali bagi Calista.
" Kamu cemburu ? Jangan cemburu karena aku pun sudah menjatuhkan hati kepada kamu jadi tidak akan aku selingkuh nanti nya sayang ". Kata Calista Tersenyum menatap Nathan
" Aku hanya takut saja jika kamu yang sangat cantik ini berpaling kepada lelaki lain nya karena aku yang tidak terlalu baik ini swety ". Kata Nathan
" Kemana percaya diri kamu , kok sekarang tidak ada sih , jangan minder bahkan kamu itu sangat tampan dan banyak yang mengagumi juga jadi aku pun juga selalu khawatir jika kamu nanti tertarik juga dengan yang lain nya ". Kata Calista
" Ya itu tidak akan terjadi karena aku sudah memendam rasa ini sejak dulu dan juga karena Kai aku bisa menahan untuk tidak mendekati kamu juga swety ". kata Nathan
" Memang semua nya selalu menjaga ku dengan baik sayang karena aku adalah anak perempuan satu-satunya di keluarga jadi akan sangat susah memang jika ingin mendekati aku tapi percaya lah aku jika sudah jatuh cinta maka akan sangat mencintai tapi jika di hianati maka akan sangat membenci ". Kata Calista
" Itu wajar bagi ku swety karena memang sangat sakit di hianati ". Kata Nathan sambil tersenyum saat ini dan dia pun mengelus pipi Calista dengan lembut nya
Plak
Tangan Kai memukul tangan Nathan karena dia sudah berani menyentuh kembaran nya itu ya walau pun sebenar nya tidak apa-apa karena hanya menyentuh pipi saja tapi Kai sengaja memang melakukan nya agar Calista kembaran nya itu dan Nathan kesal kepada nya saat ini
" Apa Kai , main tampol saja ". kata Calista
" Dia main pegang sembarang . Kan kamu bukan barang jadi tidak boleh di Sentuh sembarangan apalagi oleh cowok playboy seperti Nathan ". Kata Kai
" Ngaca woy , apa di rumah Lo gak ada kaca Kai hingga bisa bicara seperti itu dengan lancar nya ". Kata Nathan
" Seperti nya memang gak ada kaca kak jadi belikan saja yang besar agar kak Kai bisa puas dan dapat melihat dengan jelas apa isi di kaca tersebut ". Kata Bianca
" Habis uang dia hingga tidak mampu hanya untuk membeli kaca saja ". kata Nathan
" Seperti nya begitu dan seperti nya uang nya habis untuk memanjakan wanita lain nya di luar sana kak ". Kata Bianca
" Kayak nya begitu Bianca , jadi Lo juga jangan mau dengan lelaki model nya kayak gini karena suka tebar pesona kesana dan kemari ". kata Calista
__ADS_1
Mereka kompak dan sengaja membuat Kai kesal dan marah dengan ucapan mereka semua tadi jadi Kai pun gagal membuat nathan dan Calista marah dan justru sebalik nya , dia yang kini di buat marah oleh mereka bertiga sekarang ini dan itu sangat sukses sekali mereka lakukan apalagi kini Kai terlihat sekali duduk dengan kesal nya di kursi sambil menatap tajam ke arah mereka bertiga sekarang ini