Anak Genius Sang Gangster

Anak Genius Sang Gangster
Menatap Kepergiannya


__ADS_3

Bianca masih saja tidak bisa pergi karena hadangan dari Tozaki dan dia pun kini semakin kesal dengan nya karena sejak tadi sudah menghalangi nya


" Kau mau apa sih , minggir ". Kata Bianca


" Gue sejak tadi juga sudah minggir bukan jadi lewat saja ". Kata Tozaki


" Lo itu menghalangi jalan ku sejak tadi ya ". Kata Bianca dan kini dia pun mencoba untuk melewati mereka semua tapi tetap saja tidak bisa


" Nah kan masih saja menghilangi jalan ku". Kata Bianca


" Lo saja yang bodoh tidak bisa mencari jalan untuk lewat ". Kata Tozaki


" Wah kau ya manusia Sombong dan suka senyum gak jelas , bisa-bisa nya menyalah kan ku sekarang ini . Apa kalian berdua tidak melihat jika teman kalian ini yang sudah menghalangi jalan ku ". Kata Bianca


" Tidak kami berdua tidak melihat nya ". Kata Yuji


" Oh pantas saja , kalian kan memang katarak jadi gak bisa melihat dan apa mau sekalian ku bikin buta saja itu mata ". Kata Bianca


" Kasar sekali nona Lo kalau bicara ". Kata Tozaki


" kini kan mulut ku sendiri jadi terserah apa kata ku bukan dan kau cepat minggir jangan menghalangi jalan ku ". Kata Bianca


Mereka masih saja tidak mau minggir dan kini Bianca pun terpaksa menginjak dan menendang kaki Tozaki membuat nya meringis kesakitan


." Dasar cewek Bar-bar sudah bosan hidup Lo ya ". Kata Neo


tapi Bianca tidak perduli dan dia tetap saja melangkah kan kaki nya menuju lapangan basket saat ini apalagi dia juga Kini berjalan dengan santai nya walaupun tadi dia sempat kesal juga


" Jangan jalan sendiri saja gak baik ". Kata Tozaki membuat Bianca kaget setengah mati karena ternyata dia mengikuti nya


" Kau ya , di mana-mana selalu ada Seperti hantu saja dan mana kedua kurcaci mu itu ". Kata Bianca


" Mereka berdua masuk ke dalam kelas karena ada pelajaran yang sudah di mulai ". Kata Tozaki


" Lalu kau tidak masuk juga ?". Tanya Bianca


" Tidak , gue ingin menemani Lo sekarang di sini jadi gue memutuskan untuk tidak masuk ke dalam kelas ". Kata Tozaki


" aku bukan anak kecil jadi jangan menemani ku dan lagi kita tidak sedekat itu bro jadi pergi saja ". Kata Bianca


" Tapi gue ingin sekali menemani Lo dan ingin lebih dekat lagi dengan Lo , apa tidak boleh ?". Tanya Tozaki


" Kenapa harus dekat dengan ku kan banyak wanita Lian nya dan aku juga tidak terlalu tertarik dekat dengan mu ". Kata Bianca


Semakin Bianca menolak semakin Tozaki senang sekali dan dia juga merasa terus saja penasaran dengan Bianca bukan karena dia dekat dengan Kai dan Tozaki ingin memanfaatkan nya itu tidak tapi karena dia memang menyenangkan dan susah juga untuk di dekati jadi Tozaki semakin penasaran dengan Bianca


" Mau ngapain kelapangan basket , Lo mau basketan ?". Tanya Tozaki


" Aku mau duduk saja di sana dan lagi memang nya boleh jika bukan mahasiswi di sini main basket di sini ?". Tanya Bianca


" Tentu saja boleh dan gue bisa mengizinkan agar Lo bisa main di sini atau bagaimana kalau kita main bersama ?". Tanya Tozaki


" Ah gue gak berminat apalagi jika main nya sama kamu ". Kata Bianca yang kini sudah duduk manis di sana dan dia pun kini hanya bersantai saja sementara itu Tozaki juga tetap menemani nya di sana

__ADS_1


Dan di New York Daniel masih belum menemukan cara bagaimana dia bisa mengajak Tozaki bekerja sama padahal dia ingin sekali melakukan kerja sama dengan nya tapi Tozaki belum juga memperdulikan chat nya .


" Sial sekali kenapa dia sangat jual mahal sekali ". Kata Daniel


" Dia memang tidak bisa di ajak kerja sama Niel apalagi di perintah ". Kata Ivan


" Seperti nya memang begitu Karena dia juga bukan orang sembarangan bukan jadi mana mungkin dia mau di perintah orang ". Kata Pedro


" Jika hanya menunggu di sini bagaimana bisa dan apa Lo yakin jika mereka akan kembali ke mari ". Kata Ricardo


" Bagaimana kalau kita gunakan Megan untuk memancing nya datang ke sini . Megan sahabat kekasih Caesar ". kata Nick


" Ide Lo bagus juga dan seperti nya itu akan sangat berhasil sekali jika kita menggunakan nya karena Megan sangat dekat dengan Bianca dan tidak Mungkin juga Bianca Tidak akan menolong nya sebab mereka bersahabat dekat sekali ". Kata Daniel


" Kita harus bergerak dengan cepat Niel karena gue yakin pasti di sini juga ada anak buah Caesar tapi kita tidak tahu keberadaan mereka. Dia sangat cerdas dan teliti sekali jadi tidak mungkin jika dia tidak menaruh anak buah nya untuk menjaga orang yang dia anggap penting meskipun itu bukan penting untuk diri nya ". kata Nick


Mereka sudah memikirkan banyak cara untuk bisa keluar dari negara itu Tapi semua nya sangat mustahil sekali untuk di lakukan bahkan mengajak Tozaki pun juga sangat sulit sekali di lakukan oleh Daniel dan kini dia akan memutar ulang strategi nya karena semua nya yang dia lakukan selama ini hanya sia-sia Saja jadi kini dia pun akan mencoba saran dari Nick saja agar dia bisa memancing Mereka untuk segera kembali ke New York nanti nya dan mereka bisa membalas kan dengan mereka kepada Kai dan yang lain nya .


Di rumah nya Roland dan juga Nelson kini tengah duduk bersama di sana untuk membahas bagaimana Daniel yang susah sekali di beri tahu


" Jangan sampai di salah langkah Roland karena yang dia hadapi adalah Kai anak bungsu Ricky yang terkenal sekali kecerdasan dan kelicikan nya itu jadi dari pada dia mati sia-sia sebaik nya mundur saja dulu dari rencana ini ". Kata Nelson


" Kau tahu bukan bagaimana Daniel dan aku pun sudah mengingatkan nya beberapa kali namun dia tetap saja tidak mau mendengar apa yang ku katakan". Kata Roland


" Dia sangat keras kepala sekali sama seperti mu dulu dan aku tidak yakin jika Daniel bisa menang nanti melawan Kai ". Kata Nelson


" Kau jangan mendoakan yang jelek karena di sana juga ada anak mu bukan si Ricardo ". Kata Roland


" Itu benar dan dia pun juga tidak akan bisa menolak jika Daniel mengajak nya untuk berperang nanti nya ". Kata Roland


Dan kini Kai berada di perusahaan milik nya yang ada di Jepang dan tidak ada yang tahu jika dia memiliki perusahaan di negara itu


" Wah Kai , Lo ternyata sangat hebat sekali ya dan perusahaan Lo ini adalah perusahaan nomer satu di sini ". Kata Erland


" Jangan banyak bicara dan kita masuk saja ". Kata Kai


Mereka yang melihat kedatangan bos besar mereka pun langsung menunduk memberikan hormat lalu kembali lagi ke kursi masing-masing. Di perusahaan Kai memang semua nya bekerja dengan sangat baik sekali dan tepat waktu juga bahkan mereka yang ada di sana sangat berkompeten sekali dan itulah yang membuat Kai tak segan untuk memberi kan bonus kepada mereka semua hingga mereka sangat betah sekali di perusahaan ini . Kai hanya ingin menunjukkan kepada mereka tentang perusahaan nya itu yang bergerak di bidang otomotif tentu nya


" Tatanan nya sangat bagus sekali Kai dan terlihat sekali jika karyawan Lo mereka semua hebat ". Kata Nathan


" Mereka masuk di sini langsung seleksi ke gue jadi tidak akan ada penghianat yang ada di sini karena gue sendiri yang sudah mengecek dan mengetes mereka semua nya sebelum masuk ke perusahaan ini waktu itu ". Kata Kai


Dia memang sangat teliti sekali di dalam bisnis nya agar tidak ada penyusup yang masuk ke dalam usaha nya itu dan itu terbukti sekali jika memang tidak ada penghianat sama sekali di perusahaan nya . Kini perusahaan milik Kai pun juga terlihat sangat bagus sekali perkembangan nya tak bisa di ragukan sama sekali. Mereka semua masuk ke dalam ruangan Kai dan Kai pun menunjuk kan bagaimana progres perusahaan nya sekarang ini


" Bagaimana kalau kita membuka usaha lagi di bidang perhotelan". Kata Kai


" Bukan ide yang buruk juga untuk membuat nya ". Kata Brandon


" Lalu kita akan membuka di mana , apa si jepang ?". Tanya Sky


" Jika perhotelan itu sama saja Lo akan menyaingi Calista bukan ?". Tanya Nathan


" Tidak perlu menyaingi nya dan gue juga akan memastikan jika milik dia akan tetap stabil meskipun kita akan membuka perhotelan juga ". Kata Kai

__ADS_1


" Apa Derren masih penasaran dengan Capair Perusahaan milik Calista?". Tanya Erland


" Biarkan saja dia tetap penasaran dan gue juga akan selalu menutupi identitasnya jika Calista memang menginginkan nya ". Kata Kai


" Dan untuk kepulangan kita ke new York Bagaimana Kai ?". Tanya Nathan


" Si bodoh itu masih saja mencari cela untuk bisa membuat kita kembali ke sana tapi tenang saja kita akan memberikan. kejutan untuk mereka semua nanti nya dengan kedatangan tak terduga kita ". Kata Kai


" Itu juga bukan ide buruk Kai jika memberikan mereka kejutan toh mereka juga ingin bukan jika kita kembali ke sana ". Kata Brandon


" Maka dari itu kita akan memberikan nya kejutan dan gue mengajak kalian kemari juga karena gue sudah membuat beberapa mobil dengan mesin yang canggih sekali ". Kata Kai


Otak genius nya itu membuat dia sangat lah hebat sekali apalagi dia memang selalu saja bisa membuat ide atau hal baru yang sangat bagus dan cemerlang sekali ide nya . Semua itu menurun dari otak genius Daddy nya yang juga sangat hebat sekali .


Di kampus kini terlihat juga Kim dan Ray sedang bersama sekarang ini . " Kak kenapa aku juga harus membaca banyak buku ini ?". Tanya Kim


Memang sejak bersama dengan Ray dia sering sekali ke perpustakaan dan Ray banyak membantu nya juga dan kini Kim pun juga sudah terlihat sangat pintar sekali sebab Ray selalu mengajak nya membaca dan mengajari nya banyak hal . Ray tidak mengajari Kim bela diri sebab dia ingin dia sendiri lah yang nanti nya akan melindungi Kim karena dia adalah kekasih nya jadi dia akan melindungi Kim apapun yang terjadi nanti nya


" Kamu biar makin pintar sayang dan aku juga akan mengajari kamu berbisnis". kata Ray


" Bisnis itu sangat ribet sekali kak dan otak ku seperti nya sudah penuh sekali dengan buku yang kemarin dan seperti nya memang sudah tidak bisa di tambah lagi ". Kata Kim


" Jika berusaha pasti bisa jadi semangat ya Kekasih ku yang cantik ". Kata Ray sambil mengelus-elus pipi Kim


" Kak Jangan begini di perpustakaan apalagi di sini banyak orang, malu tahu ". Kata Kim


" Tidak usah malu karena kita juga sudah pacaran dan sudah sewajar nya Mereka tahu agar tidak mengejar ku lagi ". Kata Ray


" Percaya diri sekali jika mereka semua menyukai mu Sayang ". Kata Kim


" Dari dulu aku juga sangat percaya diri sayang apa kamu tidak tahu ". Kata Ray sambil menatap Kim membuat nya tersipu malu sekarang ini . Ray mengeluarkan beberapa makanan kesukaan Kim dan di sana dia juga mengeluarkan coklat untuk Kim juga


" Ini untuk kekasih ku yang cantik ". Kata Ray


" Tahu banget ya apa makanan kesukaan ku ". Kata Kim


" Apa sih yang tidak aku tahu tentang kamu sayang ". kata Ray


kini Kim pun membuka nya dan ketika Ray tahu Kim akan membuka coklat tersebut dia pun mengambil nya lalu membuka kan untuk Kim setelah itu menyuapi nya juga membuat suasana di sana terasa hanya ada mereka berdua saja padahal di perpustakaan itu sangat rame sekali dan banyak mahasiswa juga yang sedang berada di sana .


Dan Calista kini mencari di mana keberadaan Bianca sekarang , dia berjalan Menuju lapangan basket dan melihat jika Tozaki dan Bianca tengah duduk berdua di sana . Calista heran kenapa Tozaki seperti nya ingin sekali Mendekati Bianca sekarang ini .


" Apa dia ingin menjatuhkan Kai melalui Bianca ?". Tanya Calista pada diri nya sendiri dan dia pun kini menghampiri mereka berdua yang tengah duduk tanpa ada obrolan sama sekali sebab terlihat dengan jelas jika Bianca sangat cuek sekali


" Bian gue cari ternyata Lo ada di sini . Yuk pulang ". Kata Calista


" Sudah selesai kak kuliah nya ?". Tanya Bianca


" Kalau belum selesai mana mungkin juga gue di sini . Pernyataan yang aneh sekali ". Kata Kim


Bianca tersenyum menatap Kim di sana dan Tozaki pun juga tersenyum ketika melihat senyum Bianca itu membuat Calista merasa sedikit aneh dengan nya


" Kak aku sudah janji dengan kak Haruka tadi mau jalan bareng sama kak Sean juga , mau ikut gak ?". Tanya Bianca

__ADS_1


" Memang nya sudah izin dengan Kai mau pergi dengan mereka ?". Tanya Calista


" Apa kakak pernah melihat kak Kai memarahi ku , tidak kan . Jadi sudah lah ayo ikut saja karena hari ini kak Kai dan para sahabat nya sangat sibuk sekali jadi mungkin mereka akan pulang nanti malam ". Kata Bianca menarik tangan Calista untuk meninggalkan tempat itu dan Tozaki hanya menatap kepergian nya saja saat ini di sana


__ADS_2