
Setelah puas menganiaya musuh nya kini Kai segera pergi menuju rumah sakit lagi untuk menemui Bianca kekasih nya yang tengah ada di sana kali ini . Kai mengemudikan mobil nya dengan kecepatan tinggi kali ini agar dia segera sampai ke rumah sakit sedangkan Aron membereskan markas setelah aksi brutal bos nya tadi
" Kai Lo datang ke sini lagi , kenapa cepat sekali datang nya bukan nya baru pulang ?". Tanya Erland yang melihat Kai baru akan masuk ke dalam ruangan Bianca
" Kenapa jika gue kembali lagi ke sini apa tidak boleh gue menemani kekasih gue di dalam sana " Kata Kai menatap tajam ke arah Erland
" Gue hanya bertanya kenapa sensi sekali sih jawaban Lo ". Kata Erland
" Maka dari itu jangan bertanya dan Lo tahu sendiri bukan bagaimana gue jadi diam lah jika masih ingin aman dari amarah gue ". Kata Kai
" Ya sudah gue akan diam dan Lo masuk saja di dalam ada Nathan ". Kata Erland
" Hanya Nathan saja yang ada di dalam lalu yang lain nya kemana ?". Tanya Kai
" Mereka sedang pergi keluar tadi mencari makan dan Lo tenang saja Nathan saja sudah bisa menjaga nya dengan baik jadi jangan khawatir Kai ". Kata Erland
" Gue hanya bertanya dan tidak ada maksud merendah kan Nathan juga jadi Lo jangan berasumsi tidak baik kepada gue karena itu tidak boleh di lakukan ". Kata Kai
" Hem salah terus jika bicara dengan Lo Kai dan sebaik nya masuk saja ke dalam bukan nya Lo akan menemui kekasih Lo ya di dalam ". Kata Erland
Kai dan Erland kini masuk ke dalam dan terlihat jika Nathan masih setia menemani Bianca di sana bahkan dia juga terlihat sangat terpukul sekali dengan kondisi adik kecil nya itu
" Nathan Lo pulang saja dan gue yang akan menjaga nya di sini ". kata Kai
" Gue akan di sini menjaga dia juga dan jangan melarang gue kali ini Kai sebab gue juga tidak akan mendengar kan apa yang Lo katakan kali ini ". Kata Nathan tanpa menatap ke arah Kai
__ADS_1
" Lo pulang saja dulu bersama dengan yang lain nya minimal ganti baju atau mandi kek ke rumah lalu kembali lagi ke sini tidak masalah ". Kata Kai
" Apa Lo sudah mulai tuli kan tadi sudah gue katakan jika gue tidak akan mau pulang dan akan di sini saja . Soal mandi bisa mandi di sini dan anak buah gue bisa membawa kan baju untuk gue juga ". Kata Nathan
" Lo ya kenapa bandel sekali dan tidak bisa di beri tahu. Gue sudah di sini jadi sebaik nya Lo pulang saja dan ke sini lagi dua jam lagi " Kata Kai
" Lo kenapa memaksa dan tidak ada yang bisa melarang gue Kai termasuk Lo juga tidak berhak sama sekali ". Kata Nathan
" Kai Nathan sudah kenapa kalian malah bertengkar sekarang . Diam lah agar Bianca bisa beristirahat dengan baik dan jika kalian banyak bicara nanti dia tidak akan bisa beristirahat dengan benar ". kata Erland
" Apa Lo bodoh bahkan dia masih belum sadar kan diri jadi mana mungkin dia akan terganggu dengan ucapan kita ". Kata Nathan
" Sudah lah Nathan jangan mengajak bertengkar dan sebaik nya Lo pulang saja sekarang ". Kata Kai
Di sisi lain Ricky dan para sahabat nya masih diam di tempat dan membahas hal yang sama juga sejak tadi dan kali ini ada Sam juga di sana bergabung dengan mereka
" Ini aneh bukan Sam jika Kai tidak bisa menyembuhkan Bianca ". Kata Ricky
" Sangat aneh sekali apalagi dia juga kini pulang dari rumah sakit itu membuat semakin aneh saja ". Kata Sam
" Kenapa itu menjadi aneh bukan nya wajar jika dia beristirahat di rumah Rick dan kenapa kalian berdua merasa jika itu aneh ". kata Galang
" Itu menjadi aneh sekali mengingat sifat Kai yang tidak mungkin jika dia akan meninggalkan kekasih nya dalam kondisi seperti ini dan dia juga hebat sekali jadi tidak mungkin tidak bisa menyembuhkan kekasih nya ". Kata Rere
" Atau mungkin saja ini adalah permainan Kai untuk menarik musuh agar keluar dari persembunyiannya kali ini ". Kata Arok
__ADS_1
" Aku sependapat dengan mu Arok karena tidak mungkin Kai bersantai ketika Bianca dalam kondisi seperti ini dan aku yakin sekali jika dia kini merencanakan sesuatu yang tidak kita ketahui sama sekali ". kata Ricky
" Benar dan aku pun memikirkan hal tersebut sebab Kai tidak biasanya seperti ini dan aku pun curiga ini hanya permainan dia saja ". Kata Arok
" Apa mungkin jika dia mengorbankan kekasih yang dia cintai untuk hal yang seperti ini ". Kata Ken
" Bisa saja jika Bianca juga menyetujui untuk melakukan nya dan jika tidak mendapat kan persetujuan dari nya mana mungkin dia akan melakukan nya " Kata Sam
" Seperti nya memang begitu, dan aku memang curiga sekali kenapa bisa Kai tidak tahu penawar untuk Bianca saat ini padahal dia biasanya berkutat dengan hal seperti itu. Anak nakal itu memang harus di beri pelajaran juga jika memang dia melakukan hal itu ". Kata Ricky
" Otak Kai sungguh tidak bisa di tebak apa isinya dan dia juga sangat lah hebat dalam membuat ide dan strategi menyerang lawan ". Kata Arok
" Jika memang semua ini ulah Kai maka bisa di pastikan Bianca baik-baik saja saat ini ". Kata Ipank
" Kita lihat saja besok apa yang akan terjadi kepada Bianca dan sekarang ayo pulang saja dari sini karena kita tidak ada gunanya berada di sini bukan ". Kata Ken
Ricky beranjak dari duduk. ya dan kini dia pun segera pergi pulang ke rumah Nathan bersama dengan para sahabat nya kali ini
" Kalian kenapa keluar dari ruangan Bianca ?". Tanya Ricky yang tanpa sengaja bertemu dengan Nathan dan juga yang lain nya sekarang ini
" Kai mengusir kita dan kini dia yang ada di sana menggantikan kita untuk menjaga Bianca ". Kata Erland
" Dia Sudah ada di sini ternyata". Kata Rere
" Seperti nya dugaan kita salah bukti nya dia ada di sini lagi menemai Bianca jadi mungkin saja dia terpukul sekali kali ini dengan keadaan yang ada ". Kata Ken menatap Ricky dan yang lainnya . Mungkin tadi hanya perasaan dan kecurigaan mereka saja kepada Kai yang memang otak nya sangat tidak bisa di prediksi itu sama sekali
__ADS_1