Anak Genius Sang Gangster

Anak Genius Sang Gangster
Biang Rusuh


__ADS_3

Kai masih saja nongkrong dengan sahabat-sahabat nya bahkan dia tidak perduli sama sekali jika akan terlambat nanti ke sekolah


"Kai bagaimana nanti malam , apa Lo akan datang untuk balapan ?". Tanya Nathan


"Tentu saja gue akan datang dan mana mungkin juga gue melepaskan kesempatan yang ada ". Kata Kai sambil tersenyum lalu membuang rokok nya


"Apa bunda Lo akan mengizinkan nya ?". Tanya Brandon


"Bunda pasti mengizinkan dan biasa nya juga gue mendapat kan izin ". kata Kai


"Bunda Lo memang lah Sangat asik sekali Kai bahkan dia juga terlihat sangat cantik sekali , tidak cocok sekali jika dia menjadi bunda Lo ". Kata Sky


Kai menatap nya lalu melempar tas nya ke wajah Sky membuat yang lain nya tertawa melihat hal tersebut


"Jangan berkata seperti itu Sky bahkan Kai akan sangat marah jika Lo menyinggung tentang bunda nya dan menjelekkan nya ". kata Erland


"Gue tidak menjelek-jelekkan bunda Yuli bahkan gue memuji nya Kai , apa telinga Lo budeg ". kata Sky


"Jangan mengatakan jika gue gak cocok jadi anak Bunda bahkan jika gue ingin sekarang pun gue bisa membunuh Lo ". kata Kai dengan mode on nya kali ini


"Sorry Kai tadi Gue hanya bercanda Kai bahkan Lo pasti tahu akan hal tersebut ". Kata Sky


Kai tidak perduli bahkan jika itu menyangkut sang bunda maka dia tidak akan pernah mentoleransi sama sekali


"Kita ke sekolah sekolah ". kata Kai yang kini sudah berjalan pergi menuju Motor nya bahkan kini dia terlihat sangat tidak baik mood nya


"Lo ya Sky, kenapa juga harus membahas tentang bunda Yuli , jadi begini kan . Kita semua tahu jika Kai tidak pernah bisa di ajak bercanda jika itu menyangkut bunda nya ". kata Erland


"Iya sorry gue lupa ". Kata Sky


Kini mereka semua pun segera menyusul Kai untuk pergi ke sekolah bahkan sejak tadi Kai sudah pergi lebih dulu . Dia memang selalu saja marah jika ada yang membahas hal Tentang bunda nya dan jika hal itu sangat tidak baik menurut nya maka dia akan marah seperti saat ini .


Di sekolah bahkan pelajaran sudah di mulai sejak tadi dan terlihat kelas sangat tenang Sekali tanpa adanya Kai dan para sahabat nya


"Caesar belum datang ?". Tanya Pak Anton


"Belum pak dan sejak tadi juga dia tidak terlihat sama sekali batang hidung nya ". Kata Nino ketua kelas di kelas Kai


Kai dan Calista berada di kelas yang berbeda dan Calista sama dengan Derren dan juga Ryan sementara Ray berada satu kelas dengan Rafael dan juga Axel dan Kai di kelas dengan para sahabat nya saja


Pak Anton kini keluar dari kelas nya dan dia mencoba untuk mengecek para saudara Kai apa masuk atau tidak


"Ada apa pak Arya ?". Tanya Bu indah


"Tidak ada apa-apa Bu hanya saja saya ingin melihat apa Calista masuk ". kata Pak Anton


"Dia masuk pak , itu ada di sana ". kata Bu indah sambil menunjuk ke arah Calista membuat Calista kini menatap pak Arya sambil tersenyum


"Apa Kai tadi tidak berangkat ke sekolah ?". Tanya pak Arya


Dengan pertanyaan seperti itu saja bisa di simpulkan oleh Calista jika Kai masih belum datang dan dia pun terlihat kesal sekali karena kembaran nya itu kembali membuat ulah

__ADS_1


"Dia tadi berangkat pak bersama saya dan kak Ray juga ". Kata Calista


"Ya sudah kalau begitu. Saya permisi dulu Bu ". kata pak Arya lalu pergi meninggalkan kelas Calista bahkan kini Derren pun menatap Calista seperti bertanya namun Calista nya menatap nya saja dengan wajah yang kesal


"Dasar bodoh , suka sekali membuat ulah ". Kata Calista membuat teman yang ada di samping nya itu pun menatap nya ketika Calista mengumpat tadi


Pak Arya kini berjalan kembali menuju kelas nya bahkan dia terlihat sambil mengamati sekeliling nya untuk mengecek apa ada Kai atau tidak di sana


"Caesar Nathan Erland Brandon Sky berhenti kalian ". Kata pak Arya ketika melihat mereka berlima hendak masuk ke dalam kelas . Mereka langsung saja berhenti ketika mendengar panggilan tersebut


"Nah kan ketemu deh sama pak Arya ". Kata Erland


"Kenapa pak Arya ada di sini ?". Tanya Kai


Nathan pun menyenggol lengan Kai karena pertanyaan bodoh nya itu dan Kai hanya biasa saja menanggapi nya sebab dia memang sengaja bertanya seperti itu


"Dan kenapa kalian juga ada di ini , bukan nya sibuk nongkrong di warung ". Kata Pak Arya


"Tadi Kai tidak bawah uang pak dan ngutang juga gak boleh jadi di usir dari warung dan Kai memutuskan untuk datang ke sini sebab jika pulang pun itu tidak akan mungkin juga ". kata Kai sambil cengengesan


"Apa Daddy mu sudah kehabisan uang Kai hingga kamu tidak di beri uang jajan ". Kata pak Arya


"Kemungkinan iya pak karena setiap hari Daddy hanya duduk saja di rumah jadi mesin uang nya pasti tidak jalan dan tidak bisa cetak jadwal Kai miskin sekarang ". kata Kai


"Dasar anak gak sopan mengatakan seperti itu tentang Daddy nya . Kalian berlima sekarang pergi ke lapangan dan berdiri di sana sampai jam istirahat ". Kata Pak Arya


"Ok siap pak ". Kata Kai lalu pergi menuju lapangan sekarang juga bersama dengan para sahabat nya di sana


"Apa kita akan ke lapangan Kai ?". Tanya Nathan


"Kita ke kantin sebentar lalu pergi ke lapangan untuk bermain basket ". kata Kai


"Kita di hukum Kai bukan bermain basket ". Kata Brandon


"Pak Arya hanya menyuruh ke lapangan bukan jadi kita bebas melakukan apapun di sana ". Kata Kai


Dia kini duduk santai di kantin dan terlihat dia memakan beberapa makanan di sana dan mereka semua pun juga mengikuti nya saat ini.


"Tadi Lo bilang jika Daddy Lo tidak punya uang Kai tapi kenapa Lo jajan nya banyak banget ". Kata Sky


"Lo jangan banyak bicara Sky bahkan gue masih tidak suka dengan ucapan Lo tadi ". Kata Kai


"Iya gue minta Ma'af Kai dan gue tidak akan melakukan nya lagi nanti nya ". Kata Sky


Kai terlihat tidak perduli bahkan dia kini masih saja memakan roti yang ada di hadapan nya itu dan beberapa cemilan lain nya juga .


Setelah selesai makan dan membayar nya kini Kai segera pergi ke lapangan untuk bermain basket di sana bahkan terlihat juga dia kini melepas seragam nya membuat beberapa siswi di sana kagum dengan ketampanan mereka berlima apalagi dengan Kai


"Lihat lah Kai sangat tampan sekali ". Kata Faye


"Iya benar bahkan dia terlihat sangat keren sekali kali ini ". Kata Nadia

__ADS_1


"Kalian jangan memuji Kai karena dia adalah milik gue ". Kata Melisa


"Iya iya Sorry Melisa kita lupa ". Kata Faye


Kini mereka pun menatap ke arah lapangan dan banyak juga yang kini berhenti dan melihat mereka berlima bermain di sana . Di lapangan terlihat sangat gaduh sekali bahkan mereka selalu saja berteriak nama Kai dan juga para sahabat nya


Suara ke gaduhan itu juga sampai di kelas lain nya membuat beberapa siswa di kelas pun juga kini menatap ke arah lapangan basket


"Wah lihat lah ada Kai dan para Geng nya kini main basket ". Kata salah satu siswi di sana bahkan mereka semua langsung melihat nya membuat pak Arya pun segera pergi melihat ke luar dan dia hanya bisa menggeleng kan kepala nya saja melihat kelakuan Kai . Pak Arya kini pergi ke lapangan untuk menegur mereka berlima saat ini dan dia terlihat sangat kesal dengan murid nya yang satu itu


"Caesar Narendra ". Teriak pak Arya di sepanjang jalan nya membuat beberapa guru di kelas pun keluar untuk melihat apalagi yang Kai perbuat termasuk juga Ray dan Calista yang kini menatap saudara nya itu yang tengah asik main basket bahkan dia tidak perduli sama sekali dengan teriakan pak Arya


"Adik Lo itu Ray sangat pembangkang sekali ". Kata Rafael


Terdengar bel pun berbunyi dan kini para siswa pun bergegas menuju lapangan untuk melihat Kai begitu juga dengan Ray dan yang lain nya


"Caesar ". Panggil pak Arya membuat Kai tersenyum saja menanggapi nya


"Kenapa kalian malah bermain basket dan membuat kegaduhan di sekolah ?". Tanya pak Arya


"Kan tadi bapak menyuruh kami ke lapangan jadwal kami bermain basket dong di sini ". Jawab Kai


"Berani kamu menjawab Kai". Kata pak Arya


"Kan tadi bapak bertanya jadi saya hanya menjawab nya saja , tidak salah kan apa yang saya lakukan ". Kata Kai yang masih saja tetap tersenyum saat ini


"Kai ". Panggil Ray yang kini sudah menghampiri adik nya itu


"Kenapa tidak masuk di kelas malah main di sini ?". Tanya Ray


"Tadi pak Arya yang menyuruh Kai datang kemari kak jadi Kai bermain basket ". kata Kai


"Bapak menyuruh mu datang kemari untuk lari keliling lapangan Kai bukan untuk bermain basket ". Kata pak Arya


"Tapi bapak tadi tidak mengatakan seperti itu ". kata Kai


"Jaga bicara mu itu Kai dan hormati pak Arya jika kau tidak ingin bunda marah ". kata Kai


Kai memang hanya bisa di bungkam dengan kata jika bunda marah bahkan dia tidak akan berkutik sama sekali jika mendengar hal tersebut apalagi jika Yuli memang benar-benar marah


"Kamu selalu saja menjadi biang rusuh Kai di sekolah , ayo sini ikut bapak untuk mendapatkan hukuman lain nya ". Kata pak Arya sambil menjewer telinga Kai dan Kai pun mengikuti nya saja .


Di rumah kediaman nya terlihat memang Ricky dan Yuli masih bersantai bahkan mereka terlihat menikmati sekali masa tua nya walaupun mereka masih terlihat tetap awet muda


"Tidak terasa ya Rick anak-anak Sudah tumbuh menjadi dewasa ". Kata Ipank


"Iya bahkan Kai tetap sama seperti dulu menjadi biang rusuh di setiap tempat ". Kata Ken


"Itu sama seperti Yuli dulu ". Kata Rere


"Nama nya juga darah daging gue jadi pasti lah ada sedikit mirip nya sama gue dulu ". Kata Yuli

__ADS_1


"Ini bukan mirip Yuli tapi fotocopy nya bahkan Kai lebih parah dari mu ". kata Intan membuat mereka semua tertawa bahkan Yuli juga ikut tertawa jika mengingat bagaimana bandel nya Kai saat ini bahkan dia juga sering di panggil ke sekolah karena anak bungsu nya itu selalu menjadi Biang Rusuh di sana


__ADS_2