
Apa Yang di katakan Ray memang ada benar nya dan Kai pun juga memikirkan hal tersebut tapi tidak mungkin jika Daniel yang melakukan nya tentu nya ada orang lain yang melakukan hal tersebut dan dia kini sudah bisa menebak satu nama dari orang yang berpotensi untuk melakukan hal tersebut kepada Luna mama dari wanita yang dia cintai .
" Apa papa bisa mengambil kan darah Mama Luna sekarang untuk Kai cek di laboratorium milik Kai sendiri yang ada di Jepang ?". Tanya Kai
" Tentu saja bisa Kai dan tunggu saja sebentar, aku akan mengambil kan nya sekarang ". kata Sam yang kini sudah berdiri dan berjalan menuju kamar nya untuk mengambil apa yang Kai butuh kan untuk mengecek semua nya agar tidak terlambat nanti jika memang Luna memiliki penyakit yang mematikan atau tidak
Tidak lama setelah Sam pergi kini dia sudah kembali membawa sedikit Sempel darah Luna sekarang ini yang berhasil dia ambil tanpa membangun kan istri nya yang sedang terlelap dalam tidur nya saat ini dan dia pun memang sudah ahli dalam melakukan nya sejak dulu jadi wajar saja jika dia bisa melakukan hal itu tanpa membangun kan Luna sekarang ini
" Ini Kai, sesuai dengan apa yang kamu inginkan". Kata Sam sambil memberikan darah Luna yang dia bawah di kantong plastik kepada Kai
" Baik lah papa kalau begitu Kai pergi dulu sekarang, Nathan ayo kita pergi ". Ajak Kai
" Kai, aku ikut dengan mu ". kata Arthur
" Aku juga Kai ". kata Ray juga
" Ya sudah kalau begitu ikut saja kak dan bawa kendaraan sendiri ya karena Kai mungkin saja nanti akan lama dan pulang malam ". Kata Kai
" Baik lah , aku dan Arthur akan pergi bersama nanti nya jadi kau juga bisa menggunakan motor mu juga sekarang untuk pergi ke sana dan kami akan mengikuti mu tapi ingat Kai jika Motor dan mobil beda jadi jangan terlalu menggunakan skill mu nanti di jalanan ". Kata Ray mengingat kan adik nya itu agar tidak meninggal kan dia nanti karena mereka akan menggunakan mobil nanti nya sedang kan Kai dan Nathan menggunakan motor nya sekarang ini untuk pergi ke laboratorium milik Kai sendiri bukan milik Daddy nya yang dulu bahkan milik Kai lebih besar dan canggih dari pada milik sang Daddy sebab Kai bisa mengembang kan banyak sekali temuan nya dan beberapa alat juga bisa dia buat hingga canggih sekali dan itulah keistimewaan seorang Caesar Narendra Airlangga anak bungsu Ricky Airlangga Hartama yang paling banyak menuruni keahlian dia yang memang sangat cerdas dan baik sekali dalam melakukan segala hal
" Tenang saja dan jangan panik dulu Sam karena aku yakin Luna akan baik-baik saja nanti ". kata Ricky
" Ya semoga saja memang tidak ada hal buruk yang akan terjadi nanti nya ". Kata Sam
Sam juga tidak ingin jika terjadi sesuatu dengan istri nya dan dia juga belum siap jika harus kehilangan wanita yang sangat dia cintai itu sekaligus penyemangat nya sejak dulu hingga kini bahkan Sam pun selalu berusaha untuk melindungi istri dan anak-anaknya sejak dulu hingga Kedua anak nya pun menjadi hebat sama seperti diri nya dan mereka juga bisa menjadi mata-mata juga sama seperti nya dulu ketika bekerja bersama dengan Ricky dan Ricky pun juga yakin jika memang ada sesuatu pasti nanti Kai akan bergerak cepat untuk menyembuhkan Luna agar Bianca tidak sedih nanti nya maka dari itu dia pun kini langsung pergi ke laboratorium nya untuk mengecek penyakit mama nya itu sekarang
Sesampai nya di laboratorium, kini mereka semua pun masuk ke dalam lalu Kai bergegas menuju ruangan pribadi nya yang tidak ada seorang pun yang boleh masuk ke sana tanpa terkecuali juga dan mereka hanya bisa masuk jika bersama dengan Kai saja
" Lengkap sekali peralatan di sini Kai ". Kata Ray
" Jika kakak membutuhkan sesuatu bisa juga datang ke sini untuk melakukan penelitian namun kakak tidak bisa masuk ke dalam ruangan ini tanpa bersama dengan Kai ". Kata Kai
Dia kini fokus untuk mendeteksi sebenar nya ada apa dalam diri Luna melalui Sempel darah yang tadi dia bawah . Kai melakukan semua nya pun tidak butuh waktu yang lama dan kini dia sudah menemukan jawaban nya
" Apa mama makan sesuatu yang mencurigakan sebelum nya ?". tanya Kai
__ADS_1
" Tidak Kai, mama hanya makan masakan di rumah saja dan hanya makan di luar waktu itu saja bersama dengan ibu Axel dan yang lain nya ". Kata Arthur
" Seperti nya ada yang sengaja menaruh racun ke dalam tubuh mama dan gue harus memeriksa sendiri untuk mengetahui sejauh mana racun tersebut menyebar ke dalam tubuh mama sekarang ini ". kata Kai menatap tajam ke depan
Mendengar jika ada racun dalam tubuh sang mama membuat Arthur pun langsung shock sekarang ini bahkan dia pun merasa jika diri nya kecolongan karena tidak bisa menjaga mamanya dengan baik ketika mereka berada di Jepang bersama
" Arthur tenang kan diri mu ". Kata Ray yang melihat jika Arthur kini seperti sangat emosi sekali dengan diri nya sendiri dan Ray pun juga paham bagaimana perasaan Arthur sekarang ini
" Kenapa bisa di tubuh mama ada racun nya dan siapa yang tega melakukan hal tersebut kepada mama ". kata Arthur
" Jangan mudah terpancing Arthur karena semua ini pasti jebakan dari musuh agar kita terpecah belah nanti nya ". Kata Ray mengingat kan Arthur untuk bisa mengontrol diri nya sekarang ini agar tidak terpancing emosi nanti nya bahkan dengan siapapun dia juga agar tidak mudah terpancing
" Maaf Ray tapi aku hanya kaget saja dan aku juga bisa mengendalikan emosi ku jadi tenang saja ". Kata Arthur
Ya, Arthur memang bisa mengendalikan nya dan tadi Ray hanya takut saja jika dia kebablasan tadi dan dia juga harus waspada bukan jika mungkin saja memang ada yang sengaja mengadu domba keluarga Ricky dan keluarga Sam sekarang ini , tidak ada yang tahu bukan akan hal tersebut apa mungkin bisa terjadi atau tidak sebab ini sudah berkaitan dengan orang yang di cintai jadi hal itu pasti saja mungkin bisa terjadi nanti nya
" Lalu bagaimana Kai, apa yang harus kita lakukan sekarang ?". Tanya Ray
" Jangan melakukan apapun untuk sekarang ini dan aku akan memeriksa nya di rumah saja kak dan jangan mengatakan hal ini kepada Bianca , ok . Sekarang pulang lah kalian karena aku dan Nathan ada urusan yang harus di selesaikan sekarang ". kata Kai
" Pasti bisa dan aku akan melakukan yang terbaik nanti buat Mama jadi kakak tenang saja ". Kata Kai sambil menyunggingkan senyum nya sekarang ini dan mereka semua pun keluar dari laboratorium namun sebelum nya Kai pun tersenyum devil ketika dia berpapasan dengan seorang dokter yang ada di laboratorium nya itu yang mana dia yakini jika itu bukan lah dokter yang biasa nya bekerja di laboratorium milik nya . Dari kode yang Kai berikan tadi , Nathan sudah memahami nya dan mereka kini pergi bersama menuju suatu tempat
" Hati-hati di jalan kak dan jangan mencemaskan semua nya karena semua akan baik-baik saja ". Kata Kai
Dia kini menaiki motor nya lalu memacu nya dengan kecepatan kencang sekali bahkan lebih dari biasa nya ketika dia balapan
" Kai , bagaimana ?". Tanya Nathan ketika di tengah jalan dia mensejajarkan diri nya dengan Kai
" Suruh Erland membereskan nya dan bawah dia ke markas Karena gue ingin bermain dengan nya sebab dia sudah mulai memancing gue ". Kata Nathan
Kini Nathan dan juga Kai tengah pergi ke rumah sakit di mana Luna periksa dan Kai merasa di sana ada beberapa penyusup sebab Daddy nya pun juga jarang memeriksa di rumah sakit jadi tentu saja ada kemungkinan jika ada penyusup yang masuk ke dalam rumah sakit itu sekarang ini dan Kai akan membereskan nya bersama dengan Nathan sementara itu Erland akan membereskan yang ada di laboratorium milik Kai sekarang juga agar semua nya bisa tuntas hari ini
" Besar juga Kai rumah sakit milik Daddy Lo ". kata Nathan ketika mereka sampai di depan rumah sakit
" Dan jika Lo tidak tahu , di dalam ada Nicky sekarang ini karena dia baru saja di pindah kan ke sini tadi setelah kita bertemu dengan Daniel di mall ". kata Kai
__ADS_1
" Jadi Nicky pindah ke sini , lalu bagaimana dengan rencana Lo ?". Tanya Nathan
" Masih tetap berjalan seperti biasa nya dan akan tetap aman juga ". Kata Kai
Mereka berdua berjalan masuk ke dalam dan setiap orang yang melihat Kai pun mereka langsung menunduk hormat kepada Kai sekarang ini karena mereka tahu siapa Kai yang notabene nya adalah anak dari pemilik rumah sakit itu
" Tumben sekali tuan muda Caesar datang kemari dan kenapa juga dia datang ke sini ". Bisik-bisik para sister di sana yang terkejut dengan kedatangan Kai sekarang di rumah sakit apalagi dia juga tidak sendirian saja datang nya melainkan dengan lelaki tampan juga jadi mereka berdua kini menjadi pusat perhatian banyak orang di rumah sakit
" Seperti nya ada sesuatu di rumah sakit hingga membuat tuan muda datang kemari , kita harus bersiap-siap untuk menghindari hal yang tidak di inginkan nanti nya". Kata suster yang lain nya
Mereka betul sejak dulu hingga sekarang jika yang punya rumah sakit datang secara mendadak dan tanpa pemberitahuan sama sakali maka bisa di pastikan jika memang ada yang membuat masalah , maka dari itu mereka turun tangan sendiri dan langsung datang ke rumah sakit untuk mengurus semua nya dan kini Kai pun melakukan hal yang sama seperti Ricky dulu jadi mereka yang bekerja bersama dengan Ricky Pasti sangat paham sekali akan hal tersebut dan hal itu memang sudah sangat tidak asing lagi bagi semua orang
Di lain tempat yaitu di rumah mewah di lengkapi dengan berbagai macam Kristal di setiap ruangan nya kini terlihat lelaki yang tato di tangan nya itu tengah meneguk minuman nya dan dia juga terlihat sedang berbicara dengan seseorang sekarang ini
" Jadi Caesar sudah tahu jika di dalam tubuh mama mertua nya ada racun nya ?". Tanya Lucifer
" Benar tuan dan tadi dia sudah mengecek nya di laboratorium milik nya sendiri bersama dengan saudara nya dan juga sahabat serta anak dari perempuan itu ". kata Jodie
Lucifer kini kembali meminum minuman nya sambil dia mengetuk kan jari nya di meja sekarang ini dan tampak memikirkan sesuatu juga sekarang
" Lalu bagaimana dengan sahabat Daniel , apa dia sudah di pindah kan dari rumah sakit milik Caesar ke tempat yang lebih aman ?." Tanya Lucifer
" Untuk itu saya mohon maaf tuan sebab jika keluar dari rumah sakit itu dalam kondisi belum sembuh maka tempat rujukan rumah sakit lainnya adalah di rumah sakit milik Ricky Airlangga Hartama". Kata Jodie
" Kenapa ke sana Jodie, bukan itu sama saja jika kita menaruh nya di sana ?". Tanya Lucifer masih dengan tenang nya
" Maaf tuan tapi memang tidak ada satu pun rumah sakit di sini yang mau menerima pasien yang sudah pernah di rawat di rumah sakit tuan Caesar ketika mereka belum sembuh total ". kata Jodie menjelaskan
" Apa kau tidak bisa mengurus nya hingga Nicky mendapat kan pengecualian nanti nya ?". Tanya Lucifer
" Saya sedang mengusahakan nya tuan tapi untuk sementara biarkan dulu tuan Nicky di sana selagi saya mengurus semua nya ". Kata Jodie
" Baik lah Jodie , jika memang itu yang kau inginkan aku akan mengabulkan nya dan cepat lah cari rumah sakit lain agar bisa merawat Nicky dengan baik sebab jika dia di sana maka itu akan sama saja dan tidak akan ada hasil yang terjadi nanti nya. Ingat lah untuk bergerak cepat karena aku tidak memiliki banyak waktu untuk menunggu dan jangan lupa bebaskan Nixco dari Caesar bagaimana pun cara nya ". Kata Lucifer dengan tatapan tajam membunuh nya itu
Dia memang di kenal sangat sadis sekali dengan berbagai macam aksi kejahatan nya dan tidak ada yang berani juga mengusik nya dan melapor kan dia karena dia memiliki kuasa dan dekat dengan semua petinggi jadi dia akan selalu akan jika melakukan aksi nya selama ini namun kali ini musuh dia pun bukan orang sembarangan dan musuh Lucifer sekarang adalah seorang anak dari Daddy yang sejak dulu kebal dari hukum di manapun dia berada jadi tidak mudah bagi Lucifer untuk melakukan penyerangan terhadap Caesar bahkan dia juga harus menyusun semua nya dengan rapi agar tidak terjadi kegagalan juga ke depan nya
__ADS_1
" Saya akan mengurus nya dengan Segera tuan jadi anda bisa menunggu hasil nya dalam waktu dekat ini ". kata Jodie yang kini juga pamit undur diri dari rumah Lucifer karena dia akan menyelesaikan pekerjaan nya satu persatu secara perlahan juga pastinya