Anak Genius Sang Gangster

Anak Genius Sang Gangster
Sama Penasarannya


__ADS_3

Sebelum mereka benar-benar kembali ke New York, Kai dan para sahabat nya akan memastikan terlebih dahulu keselamatan dari keluarga nya yang ada di sini dan dia a juga akan membereskan semua nya nanti.


" Apa dia orang nya Daniel ya yang mengawasi kita di sini ". kata Erland


" Bukan .Daniel sekarang sedang sibuk mempersiapkan diri untuk menyambut k datangan kita nanti jadi kalian juga harus bersiap menghadapi serangan mereka nanti nya ". Kata Kai


" Kita sudah sangat siapa sekali Kai bahkan gue juga sangat Rindu sekali untuk segera berkelahi dengan nya ". Kata Sky


" Ya dan sudah lama juga bukan kita tidak bertempur menghadapi musuh ". kata Brandon


" Seperti nya Daniel sangat antusias sekali ya ingin bertempur dengan kita , apa dia bodoh sekali menyetor kan nyawanya nanti kepada kita ". Kata Erland


" Biarkan sana dan kita ladeni saja apa keinginan dia agar dia puas juga nanti nya ". kata Nathan


" Kekuatan dia juga tidak seberapa bukan jadi kita hancur kan saja dengan sekali penyerangan nanti nya ". Kata Brandon


" Jangan buru-buru karena itu tidak akan seru jika kita langsung menghabisi mereka nanti nya ". Kata Kai


" Lo ingin bermain dulu Kai Dengan mereka ?". Tanya Nathan


" Tentu saja . Mereka sudah membuat keluarga gue terancam jadi kematian terlalu mudah untuk mereka semua nanti nya ". Kata Kai


" Kita ikut saja apa rencana Lo Kai karena Lo adalah leader kita jadi apapun rencana Lo kita akan mengikuti nya nanti Kai ". kata Nathan


" Untuk sekarang fokus saja Lo sama lelaki tadi karena gue tidak ingin jika dia nanti mengganggu Calista jadi bereskan dengan segera dia ". Kata Kai


" Tenang saja gue akan membereskan nya dengan cepat nanti dan gue akan memastikan keamanan Calista sebelum dan sesudah kita kembali ke New York ". kata Nathan


Kai mengangguk kan Kepala nya dan kini dia pun segera pergi untuk kembali pulang sebab pasti saat ini bunda nya menunggu jadi dia harus segera kembali ke rumah sebelum kemarahan bunda nya meledak nanti


" Kita pulang sekarang dan jika kalian ingin ke rumah malam ini tidak masalah ". Kata Kai


" Apa Lo tidak mau melihat balapan malam ini Kai ?". Tanya Brandon


" Gue tidak berminat sama sekali karena gue merasa jika Tozaki bukan lah tandingan gue ". Kata Kai dengan sombong nya


" Ok kalau begitu kita sebaik nya pulang saja ke rumah Lo Nathan ". kata Sky


Mereka semua kini pergi pulang bersama dan terlihat juga Kai masuk ke dalam mobil Nathan karena dia juga meninggalkan mobil nya di rumah Nathan jadi sekarang dia akan menggunakan mobil Nathan untuk kembali pulang sedangkan Nathan akan bersama dengan yang lain nya sekarang ini


Mobil mereka berjalan dengan sangat cepat nya sekarang ini dan terlihat sekali kelihaian dalam mengemudi yang mereka lakukan bersama sekarang ini . Dan tidak lama juga mobil yang Kai gunakan telah Sampai di rumah dan dia segera memarkir kan mobil lalu masuk ke dalam rumah dengan santai nya


" Baru pulang ya Kai, bagus sekali sejak kemarin tidak pulang ke rumah ". Kata Yuli sambil menjewer telinga anak bungsu nya itu dan Kai hanya meringis saja mendapat kan jeweran dari sang bunda sekarang ini di telinga nya


" Bun , Kai ada urusan penting jadi tidak bisa pulang kemarin ". Kata Kai mencari alasan tapi Yuli sudah tahu juga jika anak nya itu kemarin balapan


" Memang nya apa urusan yang lebih penting di banding kan dengan bertemu bunda Hem ". kata Yuli yang masih menjewer telinga Kai


Kai hanya tersenyum saja lalu dia pun memeluk Yuli hingga jeweran itu pun terlepas dan Yuli membalas pelukan anak nya itu


" Tidak ada yang lebih penting di dunia ini selain bunda ku yang tercinta jadi Kai ada urusan untuk menyelesaikan semua nya agar bunda bisa kembali lagi ke Indonesia nanti ". kata Kai sambil mencium pipi Yuli sekarang ini


" Em seperti nya bunda betah di sini dan ingin di sini saja dari pada kembali ke Indonesia Kai". Kata Yuli membuat Kai menatap bunda nya sekarang ini


" Apa bunda yakin dengan keputusan bunda itu ?". Tanya Kai


" Bunda sangat yakin sekali karena bunda ingin melihat bagaimana gaya pacaran antara Rey dan juga Kim ". kata Yuli jujur


Dia memikirkan apa yang di katakan Bianca dan itu membuat nya kini sangat ingin berada di dekat Ray selalu untuk memantau nya agar percintaan nya tidak lah mengalami kegagalan nanti nya . Tawa Kai terdengar begitu keras nya sekarang ini membuat Yuli pun memukul nya


" Ada apa Kai kenapa kamu tertawa seperti itu ?". Tanya Ricky yang kini turun dari anak tangga dan menghampiri mereka berdua


" Bunda sangat lucu sekali Daddy ". Kata Kai

__ADS_1


" Dari dulu bunda mu memang sangat lucu sekali , apa kau tidak menyadari nya sama sekali Kai ". kata Ricky


" Bukan itu Daddy tapi bunda bilang ingin tinggal di Jepang karena ingin mengawasi kak Ray dan melihat bagaimana hubungan nya dengan Kim ". kata Kai


Ricky menatap Yuli dan yang di tatap hanya menyunggingkan senyum nya saja sekarang melihat tatapan Ricky tadi


" Kamu serius ingin tinggal di sini sayang ?". Tanya Ricky


" Apa kamu keberatan jika kita tinggal di sini agak lama ?". Tanya Yuli


" Tentu saja tidak , aku justru senang jika kamu mau tinggal di sini agak lama dan setelah itu apa kamu mau jika kita menetap di Singapura saja nanti nya ?". tanya Ricky dengan tatapan penuh cinta nya kepada Yuli sang istri


" Iya setelah aku memastikan cinta Ray dan Kim maka kita bisa pergi ke Singapura dan menetap di sana nanti nya " Kata Yuli


Ricky pun menerima apa yang di katakan oleh Yuli dan dia pun kini tampak duduk manis saja di sofa sambil menatap ponsel nya sementera itu Kai kini naik ke atas untuk menemui Bianca . Dia melihat Bianca ada di depan sedang duduk manis di sana dan kini dia pun memeluk nya dari belakang membuat Bianca pun langsung memukul Kai karena dia kaget dengan apa yang Kai lakukan sekarang ini


" Bi kenapa kasar sekali sih , main pukul saja " kata Kai mengelus kepala dan perut nya karena mendapat kan pukulan dan tendangan dari Bianca tadi


" Kakak mengagetkan jadi aku refleks soalnya aku kira orang jahat tadi " kata Bianca


" Mana bisa orang jahat masuk ke rumah ini , kamu ada-ada saja kalau bicara ". Kata Kai


Meski pun mendapat kan pukulan dari Bianca tapi Kai tidak pernah marah sama sekali dengan nya karena dia juga tahu jika Bianca pasti akan melakukan hal tersebut untuk menjaga diri nya dan itu wajar saja bagi Kai


" Masih sakit ?". Tanya Bianca sambil menatap Kai yang kini duduk manis di samping nya


" Beri satu ciuman agar sakit nya hilang ". Kata Kai. Bukan nya mendapat kan cuman malah dia kembali mendapat kan tabokan dari Bianca


" Jangan mesum kak , gak baik tau ". Kata Bianca


Kai pun kini menyandarkan kepala nya di pundak Bianca dan dia pun menatap ke depan sekarang ini membuat Bianca mengelus rambut Kai dengan lembut nya


" Apa ada masalah kak ?". Tanya Bianca


" Lalu kapan kita akan kembali ke New York ?". Tanya Bianca


" Jika kita menetap saja di sini bagaimana?". Tanya Kai


" Tapi kak aku masih ingin kuliah di sana apalagi di sana juga ada Megan jadi aku tidak bisa meninggalkan dia untuk pindah ke mari dengan begitu cepat nya ". Kata Bianca


" Ya sudah kalau begitu kita akan kembali ke New York dua Minggu lagi ". kata Kai


" Baik lah kak . Apa sudah makan ?". Tanya Bianca


" Belum waktunya makan malam Bi jadi aku tidak akan makan ". Kata Kai


" Ya tapi kan setidak nya makan lah sesuatu agar tidak kelaparan kak sambil menunggu makan malam tiba nanti ". Kata Bianca


Kai hanya tersenyum saja dan tiba-tiba dia pun langsung mencium pipi Bianca dan setelah itu dia segera berlari pergi sebab dia tahu jika Bianca akan marah nanti nya


" Caesar awas ya kau ". kata Bianca dengan teriakan kencang nya namun Kai sudah masuk ke dalam kamar nya sekarang ini


Dan di lain tempat kini Ray tidak langsung mengantar kan Kim pulang melainkan dia mengajak nya untuk jalan-jalan dan makan dulu sebelum pulang


" Gak apa-apa jika kita jalan dulu kak ?". Tanya Kim


" Tidak apa-apa santai saja dan lagi bunda juga pasti senang jika kita pergi jalan berdua sekarang ini ". Kata Ray


" Bunda memang sangat lucu sekali ya berbeda dengan Daddy mu kak ". Kata Kim


" Dan perbedaan itu menyatukan mereka berdua hingga saat ini sama seperti kita ". kata Ray


" Benar juga sih , kamu memang menyebalkan sekali kak apalagi sangat susah untuk senyum juga membuat ku kesal sekali jika melihat muka tembok mu itu ". Kata Kim dengan jujur nya membuat Ray menatap nya dan Kim pun tersenyum kikuk melihat tatapan Ray saat ini kepada nya

__ADS_1


" Aku hanya jujur saja jadi jangan marah ya kekasih ku sayang ". kata Kim sambil mengelus pipi Ray


" Hanya di elus saja nih tidak di cium juga ". Kata Ray sambil tersenyum membuat Kim pun memukul Ray Karena godaan nya itu sekarang ini


" Tidak usah malu sayang karena itu wajar sebab kita adalah sepasang kekasih ". Kata Ray


" Mau nya ya kamu di cium , mesum sekali ya ". kata Kim


" Kim ayo buka mulut kamu dan coba Makanan ini ". Kata Ray sambil kini sudah ingin menyuapi nya sekarang ini


Kim pun membuka mulutnya dan Ray pun langsung menyuapi nya saat ini dsn terlihat sekali mereka sangat romantis saat ini . Keromantisan Ray memang jarang sekali dia tunjukkan di depan keluarga dan sahabat nya dan dia biasa nya menunjukkan hal itu hanya kepada Arthur saja


" Enak juga kak ". Kata Kim


" Kamu mau , jika iya makan saja dan kita bisa makan sepiring berdua sekarang ini ". kata Ray


" Tidak apa-apa jika makan berdua, apa kakak tidak akan kurang nanti nya ?". Tanya Kim


" Tidak akan sama sekali sayang jadi kamu tenang saja dan jika kurang juga bisa pesan lagi nanti nya ". Kata Ray


Kim pun tersenyum dan kini mereka pun makan sepiring berdua di sana membuat beberapa orang di sana Menatap keromantisan mereka berdua sekarang ini di sebuah restoran


" Kak apa uang kamu tidak akan habis jika kita sering makan di tempat mahal seperti ini ?". Tanya Kim sambil mengunyah makanan nya


" Bahkan jika kamu mau aku membeli restoran ini sekali pun uang ku tidak akan habis juga sayang jadi tidak perlu memikirkan hal tersebut ok ". kata Ray


" Aku hanya ingin tahu saja kak kenapa malah ingin membeli restoran sih ". Kata Kim


" Ya untuk kekasih ku apa sih yang tidak ku lakukan jangan Kan membeli restoran ini membeli yang lain nya untuk kamu pun aku mau sayang ". Kata Ray


" Kan mulai deh ngaco nya dan sombong nya juga kini kembali muncul persis sekali seperti Kai jika seperti ini ". Kata Kim


" Jika kita bersama jangan menyebut nya sayang karena aku tidak suka kamu menyebutkan nama lelaki lain dari bibir seksi mu itu ". Kata Ray sambil menatap Kim dengan senyuman nya


" Iya iya Ma'af, sudah ayo makan lagi setelah ini kita pulang ". Kata Kim


"Tidak jadi belanja kamu ?". Tanya Ray


" Belanja , tidak . Aku tidak terlalu suka belanja kak jadi kita langsung pulang saja setelah ini karena aku juga belum mengerjakan tugas juga ". Kata Kim


" Mau aku bantu mengerjakan nya ?". Tanya Ray


" Tidak usah karena aku juga sudah bisa melakukan nya jadi tidak perlu juga di bantu kak dan nanti saja jika memang ada yang sulit aku meminta bantuan mu ". Kata Kim


Ray hanya mengangguk saja dan kini mereka kembali makan bersama di sana dengan romantis nya


Sementara itu di markas nya kini Tozaki juga sudah bersiap karena dia juga akan balapan malam ini


" Jadi cewek ini saudara nya Caesar , pantas saja dia terlihat sangat menggoda sekali di mata gue ". Kata Frans ketika menunjukkan foto Calista tadi kepada Tozaki


" Dia juga memiliki kekasih dan Lo pun tidak akan bisa dengan mudah mendekati nya karena banyak yang menjaga nya ". Kata Neo


" Apa Lo lupa siapa gue dan sebelum ada pernikahan terjadi maka gue tidak akan mundur untuk mengejar nya . Jadi dia satu kampus dengan kalian semua ?". Tanya Frans


" Iya dia memang satu kampus dengan kita dan jika Lo ingin mendekati nya maka Lo harus bisa menundukkan para pengawal nya karena Calista di jaga banyak cowok hebat apalagi Ray kakak nya itu terlihat sangat menakutkan jika dia bergerak sama seperti Caesar ". Kata Tozaki


" Lo tenang saja , gue akan menyiapkan strategi untuk mendekati nya nanti dan kalian lihat saja bagaimana cara gue mendekati Calista nanti nya ". kata Frans dengan percaya diri nya saat ini


" Tapi gue juga merasa jika Lelaki yang bersama dengan Calista juga sangat menakutkan sekali apalagi tatapan tajam nya terlihat sangat menakutkan juga ". Kata Taro


" Ya dan Lo juga harus hati-hati dengan nya Frans karena gue tahu jika dia bukan orang sembarangan juga . Nathan sangat cerdik sekali dan sangat mematikan juga ". Kata Yuta


" Untuk sekarang jangan membahas itu dulu karena hari ini Tozaki akan turun balapan bukan jadi kita fokus saja mendukung nya sekarang ". Kata Frans

__ADS_1


Tozaki tidak terlalu perduli jika Frans ingin mendekati Calista karena dia juga ingin mendekati Bianca sebab dia juga sangat penasaran sekali dengan Bianca yang selalu saja menjawab jika dia berkata apalagi dia juga terlihat tak kenal takut sama sekali


__ADS_2