Anak Genius Sang Gangster

Anak Genius Sang Gangster
Tidak Ada Pekerjaan


__ADS_3

Dan matahari di sana pun sudah meninggi sekarang ini tetapi terlihat Kai dan para sahabat nya begitu juga dengan Ray masih tertidur dengan pulas nya di sana . Mereka semua tertidur bersama di dekat balkon kamar dan suasana itu pun membuat Yuli tidak tega untuk membangun kan mereka begitu juga dengan yang lain nya . Mereka memang tidur larut malam sekali jadi sangat wajar sekali jika mereka masih mengantuk sekarang ini


" Nathan, dia tidur di sini malam ini ". kata Calista ketika melihat Nathan yang masih saja tertidur dengan pulas nya di sana bersama dengan yang lain nya juga tentu nya sekarang ini


" Apa kakak tidak tahu jika Kaka Nathan semalam menginap di sini ?". Tanya Bianca tiba-tiba membuat Calista terkejut tadi


" Lo ya Bianca , suka sekali mengagetkan orang". Kata Calista


" Maaf kak , aku gak sengaja dan tadi aku juga tidak ada niatan mengagetimu kak ". kata Bianca


" Maaf di terima dengan lapang dada ". Kata Calista


" Wah tumben sekali lebay .Ah pasti Karena semalam chat Mulu sama kak Nathan ". kata Bianca


" Sangat maju sekali ya perkembangan cinta kalian berdua ". Kata Fellin


" Kak apa sih , jangan seperti Bianca ya yang suka sekali Menggoda ku ". kata Calista


" Aku hanya bertanya saja dan tidak ada maksud sama sekali untuk menggoda mu Calista ". Kata Fellin


" Jangan salting kak , tapi tidak apa-apa juga sih jika Melakukan nya di depan kekasih atau orang tercinta ". kata Bianca


" Itu sangat lebay sekali sama seperti Lo dsn Kai, Bianca ". kata Calista


" Tapi itu lah bumbu dari kisah cinta kak ". kata Bianca


" Sok banget ya dia Calista padahal Kai saja masih belum di terima malah pakai sok segala menasehati kita berdua ". kata Fellin


" Iya deh iya , junior kalah sama Senior nya ". Kata Bianca membuat mereka bertiga tertawa dengan pelan nya karena tidak ingin membangun kan yang lain nya sekarang ini juga .


" Turun yuk kak , makan dulu dan biarkan saja mereka, jika lapar juga pasti nanti akan bangun sendiri". kata Bianca


" Parah ya nih anak , makin lama makin ngeselin sekali ". kata Calista


" Maklum lah kak , kebanyakan bergaul dengan kembaran kamu itu dan juga kekasih mu kak maka nya aku jadi mengesalkan seperti Sekarang ini ". kata Bianca


" Gue masih belum memiliki kekasih ya Bian jadi jangan aneh-aneh ya ". Kata Calista


" Siapa juga yang aneh-aneh kak , aku hanya mengatakan kekasih mu saja bukan dan amin kan saya supaya kak Nathan segera menyatakan cinta nya kepada mu kak nanti ". Kata Bianca


" Amin , semoga lekas dia menyarankan cinta kepada kamu Calista ". Kata Fellin


" Kak Fellin kenapa jadi ikut-ikutan Bianca sih . Dia tidak bisa di tiru kak , berbahaya ". Kata Calista


" Memang nya aku ular apa kak kak , berbahaya ". Kata Bianca


" Lebih dari ular ". Kata Calista dan mereka pun tertawa bersama


Saat ini mereka bertiga juga sudah duduk manis di kursi meja makan sambil berbincang-bincang di sana . Bergosip itu menjadi hal yang seru bagi mereka apalagi Bianca selalu saja menceritakan kejelekan dari Nathan dan yang lain nya itu membuat mereka bertiga tertawa bersama dan Yuli serta Luna juga sering heran di buat mereka sebab sebentar sebentar mereka tertawa


" Kita dari tadi ngerumpi di sini , apa tidak mau membantu bunda dan mama memasak di dapur ?". Tanya Fellin


" Bunda sudah sangat ahli sekali apalagi masakan nya itu selalu bikin nagih jadi biarkan saja untuk kali ini mereka yang bekerja di dapur ". Kata Bianca


" Kurang ajar sekali ya Lo Bianca, makin lama memang makin tidak beres Lo ya . Bisa-bisa nya menyuruh bunda dan mama bekerja melayani kita ". Kata Calista


" Hanya sekali saja kak , gak apa-apa dong ". Kata Bianca


" Pintar ya , mau mengerjai bunda dan mama ". kata Ricky sambil menjewer telinga Bianca sekarang


" Daddy Bian hanya bercanda saja Daddy , ampun Daddy ". Kata Bianca Membuat Calista dan juga Fellin menertawakan dia sekarang. Ricky hanya menjewer nya pelan saja dan Bianca pun juga tidak terlalu merasa kesakitan hanya saja dia terlalu lebay sekali sekarang ini

__ADS_1


" Nakal sekali ya putri cantik Daddy ini ". Kata Ricky sambil mencubit pipi Bianca dengan gemas nya


" Papa , sudah bangun juga ". Kata Bianca tersenyum menatap Sam sekarang ini


" Dari tadi papa juga sudah bangun sayang dan sudah berolahraga juga , kamu saja yang baru bangun dan turun dari kamar , iya kan ". Kata Sam menatap putri tercinta nya itu


" Tadi Bian juga sudah bangun pa hanya saja masih malas untuk turun ke bawah dan BIAN juga sudah berolah raga ". Kata Bianca


" Olah raga apa kamu jika hanya di dalam kamar saja ". Kata Sam


" Ya adalah pa yang penting olahraga ". Kata Bianca


Mereka hanya mendengar kan saja percakapan Antara anak Dan papa nya itu yang terkadang juga di selingi oleh canda dan tawa juga di sana


" Pagi semua ". Sapa Kim yang baru saja datang sekarang ini


" Pagi kak Kim , tumben sekali datang sendiri ke sini gak nunggu di jemput kak Ray dulu ". Kata Bianca


" Nunggu di jemput kak Ray ya kelamaan dong , kan dia masih tidur tadi di atas sepeda ikan asin yang sedang di jemur ". Kata Calista


" Mereka masih tidur ?". Tanya Ricky


" Iya Dad, itu karena semalam mereka begadang hingga jam empat baru tidur ". kata Bianca


" Apa saja yang mereka lakukan hingga jam segitu baru tidur, apa mereka melakukan hal gila ". Kata Yuli yang tiba-tiba datang dan dia kini sudah membawa beberapa makanan di sana untuk sarapan pagi


" Entah lah Bun tapi mereka terdengar bercanda dan saling mengejek saja sih kemarin ". Kata Bianca


" Bangunkan mereka karena harus kuliah kan ". Kata Luna terlihat sedikit marah karena dia mengira Arthur juga begadang semalam


" Biar Bianca saja ma yang membangunkan mereka agar mereka lekas bangun ". Kata Arthur yang kini sudah bersama dengan mereka di sana


" Kamu sudah Bangun, apa tidak ikut begadang dengan mereka semua kemarin malam ?". Tanya Luna


" Ayo Bianca bangun kan mereka semua dan jika tidak bangun siram Saja mereka ". Kata Yuli


" Kasihan dong Bun Jika di siram ". Kata Kim


" Cie , yang kasihan dengan kekasih nya ". Kata Calista dan Bianca bersama


" Kalian kenapa sih menggoda Mulu , bukan nya kalian juga memiliki kekasih ya jadi wajar dong jika gue seperti itu ". Kata Kim


" Iya iya iya ". Kata Bianca


" Sudah sana bangunkan mereka semua Bian agar kita bisa segera makan ". Kata Luna


Kini Bianca pun pergi ke atas untuk segera membangun kan me buat semua di sana . Terlihat mereka masih saja tertidur lelap di sana


" Kak bangun ". Teriak Bianca membuat mereka pun kaget seketika langsung gelagapan di sana dan kini mereka duduk berbaris dan menghadap ke Bianca


" Kenapa harus berteriak sih Bianca , kita juga tidak tuli kali ". Kata Rafael


" Iya Bianca, kenapa harus teriak ". Kata Brandon


" Sudah siang apa kalian masih mau tidur dan tidak mau melakukan aktivitas lain nya ". Kata Bianca seperti sedang mengomeli anak-anak nya sekarang ini


" Libur sehari kan tidak masalah juga Bianca jadi biarkan kami beristirahat sebentar lagi ". Kata Ryan yang kini kembali tidur lagi


" Ok jika ada satu saja yang tidur dan tidak pergi membersihkan diri maka kak Kai dengar kan baik-baik ya , aku tidak akan mau mengobrol lagi dengan mu ". Kata Bianca yang kini beranjak pergi dari sana namun tangan nya pun di tahan oleh Kai


" Ayo bangun dan mandi lah kalian semua ". Kata Kai

__ADS_1


" Kita masing ngantuk Kai ". Kata Derren


" Jika masih ada yang tidur maka akan gue siram nanti nya ". Kata Kai


Dengan malas nya pun kini mereka segera bangun dan bergegas pergi dari sana menuju kamar mandi dan kini Ray pun juga sudah terlihat rapi


" Nah seperti kak Ray begini dong hebat sudah selesai mandi dan wangi pula ". Kata Bianca


" Kamu mau kemana rapi sekali ?". Tanya Kai


" Ya aku mau pergi jalan-jalan lah kak , salah sendiri bangun nya kesiangan jadi aku akan pergi sendiri saja hari ini ". Kata Bianca


" Jangan aneh-aneh ya Bi, tunggu aku dan kita akan pergi bersama nanti nya ". Kata Kai


" Ya maka dari itu jangan bangun kesiangan, lagi pula apa sih yang di bicarakan kemarin hingga bisa bangun kesiangan seperti sekarang ini ". Kata Bianca


" Iya iya maaf baby , Aku mandi dulu dan nanti ayo jalan bersama dengan ku ". Kata Kai


Bianca pun mengangguk kan Kepala nya dan kini dia turun ke bawah menuju meja makan di sana


" Hanya Ray Saja yang bangun ?". Tanya Yuli


" Mereka masih mandi Bun dan sebentar lagi pasti akan segera turun ". Kata Bianca


Kini mereka masih menunggu yang lain nya selesai mempersiapkan diri nya sekarang ini. Terlihat juga sahabat Kai turun dari atas membuat yang lain nya yang belum tahu kaget dan juga heran kenapa mereka bisa ada di sini sekarang


" Mereka menginap di sini ?". Tanya Yuli


" Iya Bun mereka menginap di sini , apa bunda tidak tahu ?". Tanya Derren


" Tidak dan bunda pun tidak memperhatikan nya juga ". Kata Yuli Karena dia juga tidak perduli tadi ketika melewati jalan bahkan dia juga tidak tahu jika di sana di gunakan untuk tidur. Yuli terlalu cuek jadi ya dia tidak mengetahui nya pun juga maklum saja


Kini mereka semua sudah ada di sana dan semua segera makan bersama kali ini


" Ray dan Kim mau berangkat bersama sekarang ?". Tanya Yuli


" Bersama dengan yang lain nya juga Bun ". Kata Ray


" Kenapa tidak berdua saja kak , kan lebih romantis nanti nya ". Kata Bianca


" Malah bersama lebih enak jadi rame Bianca , Aku bukan Kai yang suka nya berdua saja ". Kata Ray


" Ah masak sih kak , aku gak percaya dengan apa yang kakak katakan ". Kata Bianca


" Dia seperti Kai suka sekali tidak percaya dengan apa yang di katakan oleh orang lain ". Kata Derren


" Sudah lanjut kan makan nya dulu dan nanti mengobrol lagi ". Kata Ricky


Mereka pun langsung melanjutkan makan agar segera selesai juga dan kini terlihat juga Kai makan dengan santai nya sekarang ini tak lupa juga dia menatap Bianca sekarang


" Lihat makanan mu Kai jangan melihat yang lain nya ". kata Ricky


" Iya Daddy dari tadi pun aku juga sudah menatap makanan ku tapi sambil menatap calon menantu Daddy juga sih ". Kata Kai


Setelah selesai makan mereka segera berangkat kuliah yang memang masih kuliah sementara yang lain nya kini pun masih di rumah


" Hati-hati Ray jika membawa menantu bunda, jangan sampai lecet sedikit pun ". Kata Yuli


Ray mengangguk kan Kepala nya dan kini mereka semua pun berangkat menuju Kampus sekarang ini bersama sementara itu Kai dan yang lain nya masih bingung mau melakukan apa sekarang ini sebab jika mereka jalan-jalan pun juga bosan dan kini mereka masih memikirkan apa yang ingin di lakukan saat ini dan seperti nya hari ini mereka tidak memiliki pekerjaan dan agenda apapun juga


Izin Promosi Juga , Jika berkenan yuk mampir di karya baru author Siapa Tahu suka dan ramaikan ya 😊

__ADS_1



__ADS_2