
Jika Ricky saja tidak melepaskan Fellin apalagi Kai yang sangat mencintai dan tergila-gila dengan Bianca tentu dia tidak akan melepaskan nya dan mungkin juga Kai memiliki cara tersendiri untuk memberikan pelajaran kepada Fellin bahkan Kai memiliki segudang cara jadi dia tidak bisa di baca sedikit pun juga
" Jika kau lupa maka aku akan mengingat kan mu sekarang bahkan jika aku memaafkan anak mu apa Kai akan bisa melakukan nya . Ingat baik-baik siapa Kai, dia melebihi aku Bryan ". Kata Ricky
Bryan memijat kepala nya kali ini dia memang sangat pusing sekali dengan semua nya ini bahkan dia pun merasa jika memang tidak akan bisa membantu anak nya , kabur pun juga akan percuma sebab Kai pasti akan menemukan dia juga nantinya karena Kai memiliki seribu cara untuk menemukan Fellin jika Bryan menyembunyikan nya dan hukuman yang akan di terima nya pun juga akan bertambah berat jika Fellin mencoba kabur dari tanggung jawab nya
" Kai sangat mengerikan sekali dan aku pun memiliki firasat jika dia nanti yang akan mengurus Fellin ". Kata Bryan
" Bahkan jika bunda nya meminta agar dua berhenti ku rasa tidak akan ada gunanya karena Kai tidak akan melepaskan pelaku begitu saja ". Kata Ricky
Kali ini Ricky dan Bryan pun duduk bukan sebagai sahabat Karena obrolan mereka kali ini terlalu rumit hingga Bryan pun juga kehabisan kata-kata untuk membela anak nya yang sudah jelas sangat salah sekali dan tindakan nya pun sungguh di luar dugaan semua orang
" Aku pergi dulu dan selagi bisa suruh anak mu mengakui dan meminta maaf kepada Bianca agar dia mendapat kan keringanan dari Kai nanti nya ". Kata Ricky
Kini dia pun pergi dari tempat dimana dia dan juga Bryan berbicara. Ricky kini hendak pergi menuju kamar nya namun sebelum masuk dia melihat Nathan dan yang lain nya
" Nathan ". Kata Ricky memanggil
" Iya uncle ada apa ?". Tanya Nathan
" Kalian sudah kembali ke sini rupanya dan apa Kai masih ada di sana ?". Tanya Ricky
" Tentu saja dia di sana untuk menjaga kekasih nya jadi pertanyaan itu kurang baik untuk di tanyakan uncle ". Kata Erland
__ADS_1
" Land jangan menjawab seperti itu gak baik jika Lo berbicara seperti itu ". Kata Nathan
" Iya deh iya menjaga mertua sekali ya Lo dan gue paham sekali dengan apa yang Lo katakan ". Kata Erland
" Kai memang di sana dan dia juga tidak sendirian sebab ada papa Sam juga di sana jadi mereka berdua menjaga Bianca di sana . Jika uncle ingin membicarakan sesuatu bisa kita bahas besok saja sebab ini sudah malam dan sebaik nya uncle pergi tidur saja ". Kata Nathan
" Ya kau benar kita bisa bicara besok saja dan aku akan pergi beristirahat sekarang ". Kata Ricky
Dia segera pergi menuju kamarnya untuk beristirahat dan kini Nathan pun dan para sahabat nya masuk ke dalam ruangan tempat mereka biasanya nongkrong dan mengobrol membahas hal penting juga
" Gila jika memang benar fellin terlibat. Dia luar nya saja yang terlihat cupu tapi dalam nya sangat busuk sekali ". Kata Sky
" Bahkan Bianca dan yang lain nya selalu membela dia tapi kenapa dia malah melakukan hal bodoh seperti itu ". Kata Brandon
" Seperti wanita polos sebelum nya tapi kali ini kita tertipu bukan dengan kepolosan dia ". kata Sky
" Mungkin saja hanya Lo yang tertipu bukan gue jadi jangan pikir jika gue tertipu karena gue juga tahu jika dia tidak sebaik itu ". Kata Erland
" Ya dari bagaimana dia menatap Bianca saja sudah jelas terlihat jika dia memang tidak menyukai Bianca sejak dulu dan entah kenapa dia bodoh seperti itu ". Kata Brandon
" Yang jelas dia tidak akan bisa lolos dari gue dan juga Kai tentu nya ". kata Nathan
Nathan dan para sahabat Kai pun juga tahu jika semua ulah Bianca bahkan mereka juga terlihat akan drama ini karena Kai juga yang meminta nya jadi mereka tidak bisa juga menolak keinginan Kai bahkan Bianca pun akan bisa sadar beberapa hari lagi karena Kai yang melakukan ini dan memang dia membuat Bianca seperti itu jadi ini semua pun rencana Kai agar Fellin dan musuh merasa senang karena rencana mereka terwujud
__ADS_1
Mentari pagi kini telah muncul dan terlihat juga jika kediaman Nathan kini sepi sekali sebab mereka masih sedih dengan kejadian yang menimpa anak kedua Sam
" Kak makan lah agar memiliki tenaga dan yakin lah jika nanti anak mu akan sembuh". Kata Yuli meyakinkan Luna
" Iya ma sebaik nya mama makan saja karena Calista pun juga sangat yakin sekali jika Bianca akan segera sembuh bahkan pasti Kai akan menghukum pelaku nya dengan setimpal nanti ". Kata Calista membuat Fellin pun terbatuk kali ini Mendengar ucapan Calista tadi bahkan dia kini terlihat gugup sekali
" Kenapa kak, kalau makan pelan saja karena tidak akan ada yang merebut juga makanan kakak ini ". Kata Calista tersenyum kepada Fellin agar tidak menimbulkan kecurigaan juga
" Tentu bukan hanya Kai saja yang akan memberikan pelaku nya pelajaran bahkan aku juga akan melakukan nya tanpa perduli siapa dia ". kata Nathan
Hawa terasa tidak enak sekali saat ini bagi Fellin dan dia merasa tidak enak kali ini perasaan nya bahkan tatapan Nathan terasa sangat mengintimidasi nya
" Sudah jangan membahas itu dulu sebaik nya makan saja dulu kita ". Kata Yuli
Mereka kembali melanjutkan makan nya saat ini dan kini terlihat juga jika Fellin masih saja gugup setelah mendengar ucapan Calista dan Nathan bahkan dia sudah mencoba untuk menetralkan perasaan nya namun tetap saja masih belum bisa dia melakukan nya
" Nath kita ke rumah sakit sekarang ?". Tanya Erland
" Kai menyuruh kita ke markas jadi kita ke markas hari ini ". Kata Nathan
" Ngapain kamu sayang ke markas apa Kai benar-benar sudah menemukan siapa pelakunya?". Tanya Calista
Fellin terdiam dan dia pun juga terlihat menatap Nathan menunggu jawaban nya apa benar Kai sudah menemukan pelaku nya dan kenapa cepat sekali dia menemukan nya itu yang ada di pikiran Fellin kali ini dan jika penembak ketahuan maka sudah bisa di pastikan jika dia pun juga akan ketahuan ikut terlibat dalam hal buruk itu
__ADS_1
" Jangan terlalu serius swety karena aku pun tidak akan menjawab pertanyaan kamu kali ini maaf ya ". Kata Nathan tersenyum kepada Calista membuat Fellin semakin gelisa saja