
Kim memang lah selalu saja bisa mencair kan suasana bahkan dia juga terlihat sangat humoris sekali berbeda jika dia bersama dengan Kai dulu bahkan setiap bertemu Kai dia akan selalu saja emosi dan saling mengejek satu dengan yang lain nya dan berbeda jika dengan Ray sebab Ray tidak bisa mengalah kan perkataan nya dan itulah yang membuat dia kini terlihat sangat cerewet sekali jika bersama dengan Ray
" Dulu aku kira kamu bakalan jadi sama Kai ternyata gak sesuai dugaan ku Kim ". Kata Fellin
" Kalau Kai sudah jelas kak sejak dulu suka dengan Bianca tapi di tolak Mulu bahkan apa kakak masih ingat bagaimana Bianca lebih memilih bersama dengan kak Axel satu pada Kai dan hal itu membuat Kai memusuhi Kak Axel ". Kata Calista
" Iya bahkan Kai sangat marah sekali dan dia juga pernah memukul Axel karena hal sepele seperti itu ". Kata Fellin
Jika mengingat hal tersebut mereka pasti hanya bisa menggeleng kan kepala nya sebab Kai memang lah sangat menakut kan sekali dulu bahkan dia pun juga berani menghajar Ray karena kesal Bianca bersama nya
" Di banding kak Ray memang wajah Kai bisa membuat orang sangat senang melihat nya karena dia mudah bergaul juga berbeda dengan kakak nya yang seperti tembok muka nya itu hanya datar saja ". Kata Kim
Plak
Buku yang Ray pengang pun di pukul kan di lengan Kim membuat Kim menatap nya saat ini dan berbalik memukul nya sekarang
" Sakit kak , Lo suka sekali ya menganiaya gue ". Kata Kim
" Tuh mulut harus di rem agar Lo tidak sembarang bicara ". Kata Ray
" Belikan rem kalau begitu karena gue gak tahu beli rem itu di mana ". Kata Kim
" Beli saja di pasar kalau Lo gak tahu ". Kata Ray
" Lo kira beli sayuran kak di pasar ". Kata Kim
" di supermarket pun juga ada sayuran bukan hanya di pasar saja ". Kata Ray
" Susah memang jika berbicara dengan tembok dasar Lo ". Kata Kim
Perdebatan yang seperti itu juga sudah biasa mereka dengan dan itu memang selalu menjadi penghibur mereka setiap hari nya bahkan Calista pun cukup senang melihat kakak nya itu kualahan menghadapi Kim dan Ray akan banyak bicara juga jika dengan nya
" Jika kalian bertengkar terus aku doakan berjodoh ya ". Kata Fellin
" Jangan mengada-ada Fellin bahkan aku sama sekali tidak tertarik dengan nya ". Kata Ray
" Lalu jika tidak tertarik dengan nya kakak tertarik dengan siapa , jangan bilang masih tidak bisa move on dari kak Fellin ". Kata Calista
" Aku sudah melupakan semua nya bahkan itu adalah cinta monyet menurut ku dan sekarang pun aku sudah memiliki rasa dengan orang lain ". Kata Ray
Calista tidak pernah tahu dan menyangka jika kakak nya sudah memiliki seseorang yang di sukai saat ini Tapi dia juga kepo sekali siapa perempuan yang berhasil meluluhkan hati kakak nya yang dingin itu . Tidak hanya Calista tapi yang lain pun merasa hal yang sama mereka sangat lah penasaran dengan sosok yang di sukai Ray jika bukan Kim lalu siapa lagi bahkan Ray tidak pernah dekat dengan wanita lain selain mereka semua yang bersama dengan nya sajak dulu hingga sekarang
" Kak Lo jangan naksir gue ya karena gue gak suka dengan Lo ". Kata Kim
" Jangan terlalu percaya diri dan sudah gue katakan jika gue tidak suka sama sekali dengan Lo ". Kata Ray
" Wah jangan-jangan Lo suka sama Bianca ya karena gue sering dengar Lo menelfon nya , saingan Lo sama Kai ". Kata Kim berceloteh panjang lebar . Calista dan yang lain nya tentu saja menatap Ray dengan tajam nya dan mereka pun tidak percaya dengan hal tersebut bahkan Ray juga tahu secinta apa Kai Kepada Bianca dan Calista pun tidak ingin ada perang saudara juga di antara mereka
" Jangan berbicara yang bukan-bukan mana cocok juga Ray dengan Bianca bahkan perbedaan usia mereka sangat lah jauh ". Kata Arthur
" Jaman sekarang ada kan sugar Daddy dan sugar baby jadi itu mungkin saja bukan ". Kata Kim
" Lo jangan bicara seperti itu bahkan Bianca tentu saja tidak akan seperti itu bahkan kami juga berkecukupan jadi untuk apa dia menjadi sugar baby ". Kata Arthur tidak terima
Kim tahu jika candaan nya tadi mungkin memang keterlaluan tapi dia juga tidak berniat mengatakan bahwa Bianca akan menjadi sugar Baby bahkan dia juga tahu jika papa Bianca sangat kaya juga melebihi kekayaan papa nya jadi untuk apa juga dia melakukan nya
" Ma'af bukan nya gue sengaja mengatakan nya dan tadi gue hanya bercanda saja ". Kata Arthur
" Lain kali jaga bicara Lo dan coba lah untuk tidak terlalu banyak berkata hal bodoh ". Kata Ray lalu meninggalkan tempat tersebut di ikuti Arthur juga bahkan suasana di sana kini terasa tidak enak sekali dan Fellin pun mencoba untuk menetralkan nya Sekarang
" Gak apa-apa Kim , nama nya juga gak sengaja jadi wajar saja jika hal itu terjadi , tenang saja Arthur orang nya baik kok jadi dia akan mengerti nanti nya ". kata Fellin
__ADS_1
" Jika saja Kai mendengar nya mati Lo detik ini juga ". Kata Axel
Dia segera pergi menyusul Ray menuju ruangan kerja nya bahkan kini mereka semua pun juga ikut dan menyisakan para wanita saja di sana
" Tenang saja mereka tidak akan marah terlalu lama hanya saja mungkin kak Arthur memang tidak suka dengan ucapan Lo tadi sebab memang dia tidak pernah mau mendengar hal buruk tentang adik nya ". Kata Calista
" Ya gue minta Ma'af atas hal ini dan sekarang gue mau pamit pulang dulu ya sampai jumpa besok ". Kata Kim
Calista dan Fellin pun mengangguk kan Kepala dan mereka berdua pun kini segera menuju kamar masing-masing di rumah itu .
Di dalam ruangan mereka terlihat sangat serius sekali bahkan Ray juga tengah serius mengerjakan pekerjaan nya
" Apa ini tidak bisa di tentukan Arthur ?". Tanya Ray
" Bisa , kita bisa menyetop pengiriman agar mereka tidak bisa lagi menyepelekan kita ". Kata Arthur
" Apa ada yang harus kita bantu di sini ?". Tanya Derren
" Lo kerjakan bagian Lo dan awas saja jika Lo tidak mengerti apa bagian Lo Derren ". Kata Ray
" Iya Ray gue tahu hanya mencari data saja kan ". Kata Derren
" Mencari data adalah tugas gue dasar bodoh ". Kata Ryan
" Oh ya maksud gue , tugas gue adalah membuat obat kan ". Kata Derren
" Ya dan kita akan memperdagangkan obat tersebut nanti nya jadi Lo harus membuat nya dengan cepat Derren ". Kata Axel
" Siap ketua gue akan segera membuat nya bahkan gue juga sudah membuat beberapa ramuan juga ". Kata Derren
Mereka masuk kedalam juga bukan karena marah dengan Kim namun memang ada pekerjaan yang harus di selesaikan dan mereka tidak mengatakan nya hingga membuat Kim merasa bersalah sekali . Arthur memang tidak suka dengan ucapan Kim tapi dia juga tidak sesadis itu mengingat Kim adalah sahabat dari adik nya jadi Arthur tidak akan memberikan pelajaran kepada Kim Karena berkata buruk tentang Bianca sang adik tercinta
" Soal tersebut Lo bisa mempercayainya gue Ray bahkan setiap pekerjaan yang gue lakukan selalu bersih tanpa jejak dan Lo pun juga tahi akan hal itu bukan ". Kata Axel
" Gue hanya mengingatkan agar Lo tidak ceroboh seperti Derren ". Kata Ray
" Mana ada gue ceroboh waktu itu hanya kesalahan teknis saja Ray ". Kata Derren membela diri nya
" Lo mana mau ngaku Derren ". Kata Rafael
Ya Derren memang pernah melakukan kesalahan waktu Bertransaksi dulu bahkan dia juga sempat mendapat kan pukulan telak juga dari Ray karena kecerobohan nya itu bahkan dia juga memang terlalu gegabah dalam melakukan segala hal
" Jangan mengungkit hal yang dulu bahkan gue juga sudah semakin teliti sekarang ". kata Derren
" Jika Ray dan Kai tidak menghajar Lo mana mungkin Lo bisa teliti ". Kata Rafael
Mereka memang suka sekali mengejek Derren sebab dia juga suka membuat mereka kesal kadang-kadang jadi mereka pun membalas nya dengan kompak sekali jika mengejek Derren
Di rumah Kai kini terlihat Bianca sedang berolahraga bahkan dia berlatih bersama dengan Nathan di sana
" Tehnik Lo sangat bagus sekali Bianca bahkan tenaga dalam pukulan Lo pun cukup kuat sekali juga ". kata Nathan
" Ini masih belum kak , masih kurang ". Kata Bianca
" Tapi kalau cewek memiliki pukulan seperti Lo ini bisa di katakan sangat hebat sekali ". Kata Nathan
" LO belum lihat saja kak bagaimana kak Calista jika memukul orang bahkan tenaga nya bisa melebihi gue ". Kata Bianca
" Kalian memang hebat karena pelatih kalian juga sangat hebat sekali sang leader gangster ". Kata Nathan
Mereka bukan hanya mengobrol bahkan mereka juga saling ejek dan bercanda tawa di sana membuat Kai yang melihat nya pun kesal dan kini dia pun segera berada di tengah-tengah mereka berdua
__ADS_1
" Kenapa Lo senyum pada Bianca ". Kata Kai ketus
" Kak apa sih dia hanya mengajari gue saja ". Kata Bianca
" Bahkan gue juga bisa mengajari Lo kan jadi tidak perlu meminta dukungan ajari oleh Nathan ". Kata Kai
Bianca pun mencubit perut Kai bahkan dia sangat kesal dengan Kai yang terlalu posesif sekali dengan nya bahkan dekat dengan sahabat nya saja Bianca di larang . Memang keturunan Ricky yang cowok sangat menuruni keposesifan sang Daddy
" Suka sekali jika Lo seperti ini Bi , lakukan saja setiap hari maka gue akan dengan senang hati menerima nya ". Kata Kai
" Kalau itu mau loh ya kak ". Kata Bianca
Dia kini mengajak Kai untuk berlatih sebab dia juga harus menambah kekuatan nya jadi dia harus di latih oleh Kai saat ini karena papa dan Daddy nya tidak ada di sini untuk melatih nya
" Kurang kuat Bi , jangan lemah dong pukul yang keras ". Kata Kai
" Anggap saja itu orang yang Lo benci Bianca ". Kata Sky
" Teriak saja Bianca dan maki orang yang Lo benci agar tenaga Lo semakin bertambah kuat ". Kata Erland
" Benar Bianca ayo semangat ". Kata Brandon
Mereka semua memberikan Bianca semangat karena tadi Kai mengejek nya tidak punya tenaga bahkan Kai juga mengatakan jika Bianca terlalu lemah dalam pukulan nya tadi
" Dasar Kai buaya bad boy pecicilan ". Teriak Bianca sambil memukul sasaran nya membuat Kai diam dan menatap Bianca saat ini
Sementara para sahabat nya pun tertawa mendengar makian dari Bianca untuk Kai tadi . " Stop Bi , kenapa Lo memaki gue seperti itu ?". Tanya Kai menghampiri Bianca dan menatap nya dengan tajam
" Ya karena Lo memang buaya kan bahkan Lo memberikan harapan palsu kepada semua cewek padahal Lo tidak terlalu tampan kak ". kata Bianca
" Kenapa jadi terus menghina gue sih Bi , punya dendam pribadi apa sih Lo sama gue hingga segitu nya ". Kata Kai kesal sekali kali ini
" Ya gue juga gak tahu kenapa sangat tidak suka sekali dengan Lo , mungkin saja karena Lo terlalu kepedean jadi gue tidak suka dengan Lo ". Kata Bianca
" Kepedean bagaimana sih maksud nya , aneh-aneh saja ya Lo . Untung gue cinta kalau gak sobek itu mulut karena mengatakan hal seperti itu tadi ". Kata Kai
" Uh uh uh kenapa jadi marah beneran sih kan tadi gue hanya bercanda kak ". Kata Bianca
Kai menatap Bianca sinis sebab dia juga tahu jika Bianca pun sering mengatakan hal seperti itu jadi mana mungkin kali ini dia bercanda bahkan muka nya saja tadi terlihat sangat serius sekali
" lihat lah Bianca Lo sudah membuat king marah jadi terima saja akibat nya nanti ". Kata Brandon
" Aduh jadi gue harus menyewa bodyguard bayaran ya untuk melindungi gue dari amukan king ". Kata Bianca mengikuti candaan para sahabat Kai saat ini
" Seperti nya bodyguard bayaran tidak mau melindungi Lo karena lawan nya adalah sang king of World ". Kata Nathan
" Aduh sayang sekali ya sebentar lagi gue tidak tinggal lagi di bumi ". Kata Bianca
" Jangan bicara begitu mana mungkin juga gue menghilangkan Lo dari bumi bahkan menyakiti Lo saja gue gak mampu Bianca ". Kata Kai menatap serius ke arah Bianca dan tatapan tersebut tidak pernah berubah sama sekali sejak dulu hingga sekarang
" Iya iya gue tahu hal itu kak maka dari itu gue bercanda tadi , sudah ayo lanjut latihan setelah itu gue mau nugas ". Kata Bianca
" kuliah juga baru di mulai besok Bianca mana mungkin Lo ada tugas ". Kata Erland
" Ya tugas bukan hanya di kuliah saja kali kak . Sudah ayo para anggota geng hebat latih gue ajar bisa hebat sama Seperti kalian ". Kata Bianca
Mereka semua pun melatih Bianca secara bergantian bahkan Kai terlihat mengizinkan nya karena kini dia senang sebab Bianca sudah mencair hati nya menurut dia sabab dia tidak pernah bercanda dan kali ini dia mengajak bercanda diri nya jadi Kai sangat senang sekali
Sementara itu di kota yang sama seseorang tengah duduk di kursi sambil bersandar bahkan aura nya terlihat sangat menakutkan sekali di sana membuat siapapun yang melihatnya ngeri sabab tato yang di miliki tidak lah sedikit dan wajah nya pun di tato juga membuat kesan semakin menakut kan nya pun ada
" Jadi wanita yang di sukai Caesar adalah Bianca Putri Pratama . Lo akan mendapat kan balasan dari gue nanti Caesar tunggu saja ". Kata nya sambil menatap dengan tajam nya saat ini
__ADS_1