
Tanpa rasa bersalah sedikitpun juga terlihat kini Kai duduk dengan santai nya padahal mereka sudah menunggu sejak lama di markas
" Lo pacaran dulu Kai hingga lupa jika kita ada latihan hari ini ". Kata Erland
" Apa Lo akan melarang gue jika gue pacaran dulu hah ". Kata Kai dengan nada tinggi nya
" Kak jangan ngegas begitu gak baik tau ". kata Bianca
" Lo jangan pernah melarang gue melakukan apapun Erland karena gue tidak suka hal itu ". Kata Kai
Plak
Kesal sekali Bianca Dengan Kai karena hal Seperti itu saja dia sudah marah kepada Erland dan itu membuat nya sangat tidak suka sekali karena Kai gampang emosi walau pun hanya dengan hal sepele saja jadi dia pun memukul nya tadi agar sadar jika sudah salah
" Ma'af, kakak tadi keceplosan Bi dan itu karena Erland yang memulai nya lebih dulu jadi kakak terbawa emosi". Kata Kai sambil tersenyum menatap Bianca sekarang ini
" Jika terus seperti itu mana bisa kau mengendalikan diri Kai ". Kata Calista
" Aku bisa melakukan nya jika tidak ada yang membuat gara-gara dengan ku ". kata Kai
" Itu hanya sepele Kai dan kau langsung marah , seperti Daddy saja kau ini hanya hal sepele bisa membuat mu marah dengan mudah nya ". Kata Calista
" Sudah kak ayo kita latihan sekarang jangan banyak bicara Mulu nanti keburu malam dan papa mencari nanti nya ". kata Bianca
" Ayo kita bersiap semua nya ." kata Kai
Kini mereka pun segera bersiap dengan pakaian dan peralatan nya masing-masing di sana dan terlihat juga Nathan membantu Calista mempersiapkan diri nya di sana
" Jangan modus Nathan ". Teriak Kai yang berada sedikit jauh dari mereka
" Abaikan saja kak Nathan ucapan nya tadi dan bantu saja kak Calista bila perlu juga latih dia". Kata Bianca
" Bi , aku masih belum bisa mempercayai Nathan seratus persen jadi jangan membantu dia ya ". Kata Kai
" Biarkan kak Nathan berjuang juga kak agar dia bisa membuktikan jika dia layak untuk kak Calista". Kata Bianca
" Lalu dengan ku bagaimana, apa kau masih belum layak untuk kamu ?". Tanya Kai sambil menatap Bianca
" Kakak ku ini sangat tampan jadi sangat layak untuk cewek manapun juga ". kata Bianca
" Itu bukan jawaban yang aku inginkan Bi. Aku ingin kepastian dari kamu ". Kata Kai yang kini sudah mulai serius arah pembicaraan nya
" Nanti kak aku akan menjawab nya dan sekarang ayo fokus saja untuk berlatih agar kita bisa mengalah kan musuh kita ". kata Bianca
" Jangan memikirkan musuh karena itu adalah urusan ku dan yang lain nya dan kamu hanya perlu duduk manis saja sebagai nyonya Kai nanti nya ". Kata Kai
" Nyonya Caesar yang sangat imut ya kak ". kata Bianca
" Iya kamu imut dan sangat menggemaskan sekali membuat ku tambah jatuh cinta setiap hari nya Bi ". Kata Kai
" Yaelah Kai masih saja pacaran sudah dari tadi juga kau bersama dengan Bianca , apa masih kurang juga ". Kata Calista
" Sudah diam saja Calista dan sekarang minta lah di ajari Nathan agar ilmu bela diri mu bertambah bagus nanti nya ". kata Kai
Nathan dengan senang hati menerima nya dan dia kini sudah bersiap di tempat untuk mengajari Calista sekarang ini dan sejak tadi pun Nathan terlihat menyunggingkan senyuman nya
" Lihat lah Nathan sejak tadi senyum terus seperti orang gila ". Kata Sky
" Begitu lah jika orang jatuh cinta maka dia pun akan selalu bahagia di setiap tempat di mana pun berada ". kata Brandon
" Biarkan saja dia melatih Calista dan sekarang kita juga latihan ". kata Kai
" Kak aku duduk saja ya di sini dan latihan nya kapan-kapan saja karena aku masih lelah sekali setelah kita bermain di mall tadi ". Kata Bianca
Kai mengangguk kan kepala nya dan dia kini terlihat berlatih dengan yang lain nya dan membiarkan Bianca hanya sebagai penonton saja sekarang ini
__ADS_1
Di New York kini Aron masih menjadi mata-mata buat Kai dan dia juga sudah mendengar bagaimana rencana Daniel dan yang lain nya sabab dia Sudah mendengar nya dari mata-mata dia yang menjadi anak buah mereka semua
" Kita harus tetap waspada dan kau jangan sampai membuat mereka curiga jika kau adalah anak buah dari bos Kai". Kata Aron
" Benar tuan , kita sudah melakukan penyamaran dengan sangat baik sekali . Dan apa benar jika big bos akan datang kembali ke New York ?". Tanya anak buah Aron
" Tentu bos akan kembali tapi aku juga tidak tahu kapan dia akan kembali karena bos masih bersama dengan keluarga besar nya di sana ". kata Aron
" Baik lah tuan kalau begitu saya akan kembali lagi agar mereka tidak curiga karena sekarang mereka juga sedang mempersiapkan diri untuk menyambut kedatangan bos besar nanti nya ke sini " Kata anak buah tersebut
" Ya sudah kembali lah lagi dan terus awasi mereka semua nanti dan berikan kepada ku semua informasi yang kau dengar dari mereka semua ". Kata Aron
Kini dia pun segera pergi dari sana dan terlihat juga Aron kini pergi meninggalkan tempat juga menuju perusahaan otomotif Kai yang ada di New York untuk mengontrolnya . Mobil Aron sudah sampai di tempat dan kini dia pun meninjau sendiri pekerjaan anak buah nya di sana
" Apa ada kendala di sini ?". Tanya Aron
" Tidak ada tuan dan setiap hari nya semakin banyak yang datang ke tempat ini untuk memodifikasi mobil nya ". Kata pekerja di sana
" Kerja kan semau nya dengan baik agar customer kita puas nanti nya dan bos juga tidak akan kecewa juga ". Kata Aron
" Beberapa hari yang lalu ada yang ingin membuat kekacauan tuan di sini ". Kata karyawan lain nya yang memang tahu jika ada seseorang yang membuat masalah di sini
" Apa kau mengenal nya ?". Tanya Aron
" Kalau tidak salah dia adalah asisten dari tuan Nick ". kata karyawan tersebut
Aron hanya diam saja dan dia masih memikirkan kenapa juga Nando ada di New York dan dia juga membuat masalah
" Apa yang dia lakukan ?". Tanya Aron
" Dia mengatakan jika di sini pelayanan nya sangat buruk dan mobil dia pun juga kata nya malah semakin rusak setelah dari sini ". Kata karyawan tersebut
Aron hanya mengangguk kan Kepala nya saja dan dia kini tidak mengatakan apapun kepada karyawan tersebut setelah itu dia pun pergi menuju kantor sekarang ini . Aron memeriksa semua laporan yang ada di sana dan kini dia pun terlihat sangat jeli sekali melakukan nya di sana . Dia selalu saja bisa di andalkan oleh Kai dalam mengelola usaha nya dan Aron memang sangat berkompeten sekali
" Bagaimana sayang makanan nya enak kan ?". Tanya Yuli kepada Ricky
" Enak sekali dan seperti bisa nya makanan yang kamu buat selalu saja enak ". Kata Ricky
" Aku membuat nya bersama calon menantu kita dan dia juga sedang belajar membuat makanan kesukaan Ray ". Kata Yuli
" Bunda apa sih , kenapa berkata seperti itu ". kata Ray
" Bikin Orang malu saja kau itu Yul" Kata Luna
" Gak apa-apa Kim jangan malu jika di sini santai saja karena kita menerima kamu apa ada nya jadi tetap lah menjadi diri kamu sendiri ya ". kata Yuli
" Tapi ya malu lah Bun kan dia masih baru bersama kita " Kata Ray
" Em so sweet nya anak bunda yang selalu membela kekasih nya ini. Gitu dong Ray kamu ada kemajuan " Kata Yuli
" memang nya Ray kenapa Bun kok baru ada kemajuan ?". Tanya Arthur
" Ray kan biasanya cuek sekali kepada setiap orang jadi bunda merasa dia kini sudah ada perubahan Karena dia sudah mau membela Kekasih nya sekarang ". Kata Yuli
" Bun , jika dengan orang yang Ray cintai mana mungkin Ray akan cuek bahkan dengan bunda dan juga Calista saja Ray tidak pernah cuek kan ". kata Ray membela diri nya sendiri
" Iya iya kamu memang tidak pernah cuek dengan kita dan dengan Bianca juga tapi kita kan masih Keluarga jadi wajar sekali jika kamu tidak cuek Ray , untuk menjaga keluarga ini dengan baik ". Kata Yuli
" Sudah lah Yul biarkan saja Ray yang saat ini sedang berbunga hati nya karena sudah memiliki pujaan hati nya dan kita hanya perlu mendukung nya saja bukan sekarang ini ". Kata Luna
" Termasuk mendukung hubungan Kai dan juga Bianca kan kak ". Kata Yuli sambil tersenyum menggoda Luna
" Itu aku serahkan kepada mereka saja karena mereka yang menjalani nya jadi biarkan saja mereka yang menentukan sendiri nanti nya ". Kata Luna
" Urusan percintaan anak-anak biarkan mereka sendiri yang menentukan dan kita cukup duduk manis dan memantau nya saja agar mereka tidak salah dalam mengambil langkah nanti nya ". kata Bryan
__ADS_1
" Apalagi mereka masih di bangku kuliah jadi masih panjang juga perjalanan hidup mereka nanti nya ". kata Luna
" Dulu aku pun juga sama kan , duduk di bangku kuliah mengejar kamu sayang ". Kata Ricky
" Mana ada kamu kuliah malahan sering sekali menemani aku jadi apa itu bisa di katakan kuliah ". Kata Yuli menyindir Ricky
" Orang cerdas seperti nya tidak perlu duduk lama di kampus Yul bahkan dia bisa menyelesaikan tugas yang di berikan dengan sangat mudah sekali walaupun sering bolos ". kata Luna
" Iya juga sih . Memang enak jika menjadi orang cerdas dan aku beruntung Sekali jika anak-anak ku menuruni kecerdasan dari Daddy nya ". Kata Yuli membuat Ricky pun memeluk nya sekarang ini karena dia sudah mengatakan hal tersebut sekarang dan itu membuat Ricky bertambah cinta kepada nya saat ini . Mereka hanya melihat saja kemesraan kedua nya di sana sekarang ini
" Mau pulang?". Tanya Ray kepada Kim
" Iya sudah hampir petang dan ada beberapa hal juga yang harus di kerjakan di rumah ". kata Kim
Ray pun bangkit dari duduk nya dan kini dia pun segera mengantar kan kekasih nya itu pulang ke rumah tak lupa juga dia berpamitan kepada mereka semua yang ada di rumah itu . Lalu Ray dan Kim pun segera pergi dari sana
" Mereka pasangan yang lucu ya , yang satu dingin sekali dan yang satu ceria sekali ". kata Kikan
" Dingin nya Ray melebihi Daddy nya ". kata Yuli
" Tapi kan enak karena cinta Ricky hanya untuk mu saja kan Yul ". Kata Luna
" Bukan nya Sam juga begitu ya atau dia berbagi cinta dengan yang lain nya ". Kata Yuli menggoda membuat Luna melempari nya dengan bantal sofa saat ini dan Yuli hanya tersenyum saja pergi menuju kamar nya di sana bersama dengan Ricky juga
" Kenapa Bianca masih belum pulang juga ya , apa dia mengalami kemacetan di luar sana ". Kata Luna
" Dia pergi dengan Kai jadi kamu jangan khawatir sayang ". Kata Sam
" Tapi kenapa mereka pergi nya lama sekali sih ". Kata Luna
" Tenang saja ma , Bianca akan sangat aman jika dengan Kai sebab dia tidak akan membiarkan mata jahat menatap Bianca sedikit pun juga . Bisa di congkel itu mata jika melakukan nya ". Kata Arthur
" Ngeri sekali ya Kai itu ". Kata Luna
" Apa kau lupa siapa Daddy nya Kai " kata Bryan
" Dan buah jatuh tak jauh dari pohon nya ". kata Kikan membuat Sam mengangguk setuju dengan ucapan nya tadi bahkan Sam juga tahu jika Kai lebih sadis dari pada Ricky Karena sejak kecil hal itu sudah terlihat dengan sangat jelas sekali oleh Sam dan dia juga tidak pernah meragukan kemampuan Kai sama sekali
" Mama Bianca pulang ". Kata Bianca yang kini masuk ke dalam rumah bersama dengan Calista dan mereka hanya berdua saja tanpa ada Kai ataupun Nathan yang menemani nya
" Sudah pulang rupa nya , Dari mana saja kamu sayang ?". Tanya Luna
" Jalan ma sama kak Kai dan kak Calista serta kak Nathan juga . Kita pergi ke mall tadi ". kata Bianca
" Lalu di mana Kai, kenapa kalian hanya berdua saja sekarang ini ?". Tanya Luna
" Dia masih ada urusan ma dengan para sahabat nya jadi setelah mengantar kita kak Kai langsung kembali lagi ke markas nya ". kata Bianca
" Calista masuk ke dalam dulu ya mama Luna". kata Calista sambil tersenyum dan Luna pun juga tersenyum kepada nya juga sekarang ini
" Ya sudah Bianca juga lelah setelah melihat kak Kai latihan jadi Bianca mau tidur dulu ke kamar ". kata Bianca yang kini juga naik ke atas untuk beristirahat di kamar nya
Di markas nya kini Kai masih bersama dengan para sahabat nya di sana dan dia kini terlihat menatap Nathan dengan serius sekali
" Siapa lelaki yang memperhatikan kalian tadi di restoran Nathan ?". Tanya Kai
" Gue tidak tahu Kai dan nanti gue akan mencari tahu siapa mereka". kata Nathan
" Jadi Lo juga tahu jika ada yang memperhatikan di restoran tadi ?". Tanya Kai
" Tentu saja gue mengetahui nya hanya saja gue diam saja agar mereka mengira jika gue tidak tahu apapun juga ". kata Nathan
Kai mengangguk mengerti dan dia juga akan mencari tahu siapa mereka sebelum Kai dan yang lain nya kembali ke New York. Kai tidak mau jika saudari kembar nya dalam bahaya nanti nya karena dia juga sangat menyayangi Calista dan tidak akan membiarkan hal buruk apapun terjadi kepada Calista nanti nya
" Lo harus memastikan keamanan Calista sebelum kita nanti kembali lagi ke New York Nathan dan itu adalah salah satu bukti jika Lo benar-benar mencintai dan visa menjaga Calista dengan sangat baik nanti nya ". kata Kai dengan sangat serius nya sekarang ini
__ADS_1