
Kini Daniel dan para sahabat nya segera pergi meninggalkan Indonesia dan mereka akan kembali ke New York saat ini . Tampak jika Daniel sekarang sangat lah marah sekali karena semua nya gagal dan dia bisa di tipu dengan mudah oleh Kai saat ini .
" Niel seperti nya dia juga tidak ada di New York ". Kata Nick
" Lo tau dari mana ?". Tanya Daniel
" Dari seseorang yang bisa di percaya dan wanita yang selalu bersama dengan nya pun juga tidak ada di sana sekarang ". Kata Nick
" Lalu di mana dia sekarang, apa Lo tahu ?". Tanya Daniel
" Untuk hal tersebut masih belum tahu gue jadi kita cari tahu lagi nanti saja Daniel dan sebaik nya kita segera pergi dari sini ". kata Nick
Mereka segera pergi sekarang ini dan raut wajah marah dan arogan dari Daniel terlihat sejak tadi hingga membuat yang melihat pun juga merasa sangat ngeri sekali
Dan di Jepang Ricky sedang duduk manis di sana bersama dengan keluarga nya dan dia kini bersama dengan anak-anak untuk membicarakan program mereka kedepannya
" Kenapa para sahabat mu pergi Kai?". Tanya Ricky
" Ada urusan yang harus Nathan dan Erland selesai kan Dad jadi mereka harus pergi dulu sekarang". Kata Kai
" Lalu perkembangan hubungan mu dengan Bianca bagaimana? ingat Kai jika sudah melebihi batas yang Daddy tentukan maka jangan mengejar nya lagi karena dia memang bukan untuk mu ". Kata Ricky
" Tidak ada yang bisa melarang Kai untuk bersama dengan Bianca . Tidak Daddy dan tidak juga orang tua Bianca ". kata Kai dengan tegas nya
" Dia seperti Lo dulu Rick yang semakin di larang bersama Yuli maka semakin gencar kau mendekati nya ". Kata Galang
" Cinta akan membuat orang bisa melakukan segala nya untuk mendapatkan nya walau pun rintangan nya cukup besar tapi mereka tidak akan pernah menyerah ". Kata Ken
" Dan kau sudah pernah merasakan hal itu bukan Ricky Airlangga ". Kata Ipank
" Jangan bertanya jika sudah tahu jawaban nya ". Kata Ricky
" Seperti biasanya dia selalu saja tidak mau menjawab pertanyaan dan hanya ambigu saja ". Kata Ken
" Sama seperti Kai ". Kata Ryan
" Kenapa gue dan kapan juga gue tidak menjawab pertanyaan yang Lo berikan ". Kata Kai
" Ya gak pernah juga sih ". Kata Ryan
" Kai bantu gue untuk mengetahui perusahaan pesaing gue ". Kata Derren
" Berani bayar gue berapa Lo , meminta bantuan gue tidak lah murah meskipun kalian adalah anak sahabat Daddy ". Kata Kai
" Jadi aku juga harus membayar Kai ketika meminta bantuan Nathan dan kau waktu itu ?". Tanya Arthur
" Kalau Lo beda dong kan kakak ipar jadi semua nya gratis tanpa di pungut biaya sepeserpun ". Kata Kai
" Pilih kasih Lo Kai kalau membantu orang ". Kata Derren
" Baru tahu kalian jika gue seperti itu ". Kata Kai
Ray hanya melihat nya saja tanpa ingin ikut berdebat juga di sana karena dia tahu bagaimana adik bungsu nya itu
" Bagaimana dengan mereka semua Kai, apa masih di Indonesia?". Tanya Ricky
" Mereka pergi kembali ke New York sekarang ". Kata Kai dengan santai nya
" Jadi itu alasan nya Lo juga datang kemari ". Kata Axel
" Tidak . Buat apa juga gue menghindari mereka dan gue ke Jepang memang untuk Bianca karena orang tua nya ada di sini jadi dia pun gue ajak kemari tapi hanya sebentar saja dan akan segera kembali juga nanti ke New York ". Kata Kai
" Sebenar nya apa yang mereka inginkan Kai , kenapa mereka ingin menyerang kita di Indonesia?". Tanya Ipank
" Dendam di masa lalu ". Jawab Kai
" Daniel adalah anak Roland ketua Geng King Death dan dia kini meneruskan kepemimpinan papa nya ". Tambah Kai
" Jadi dia penerus King Death ". Kata Rere
" Meski pun dia adalah penerus nya tapi Geng tersebut tidak ada apa-apa nya di banding kan dengan milik Kai karena kelompok Kai mendapat urutan pertama saat ini di dunia dan itu tidak bisa di hindari lagi ". Kata Sam
" Bahkan Axel dan yang lain nya juga kalah dengan Kai ". Kata Arok
__ADS_1
" Mereka terlalu bermain-main jadi tidak ada perkembangan sama sekali dengan kelompok nya ". Kata Kai
" Kita tidak pernah bermain-main Kai bahkan kita selalu saja mengerjakan pekerjaan dengan baik dan juga selalu saja bisa mengatasi semua nya ". Kata Derren merasa tidak terima dengan perkataan Kai
" Oh ya kalian mengerjakan semua dengan baik , apa itu mungkin". Kata Kai
" Kita memang selalu mengerjakan pekerjaan semua dengan aman Kai". Kata Ray
" Bagaimana kalau sekarang kita adu kekuatan, tidak dengan gue hanya melawan Bianca saja bagaimana?". Tanya Kai
Jika Kai sudah berkata seperti itu bisa Ray pastikan jika Bianca memang sudah hebat sekarang ini dan mungkin saja sudah melebihi nya sekarang Jadi Kai bisa menantang mereka semua saat ini di sana
" Apa Lo yakin ingin kita melawan Bianca ?". Tanya Rafael
" Tentu saja gue sangat yakin bahkan mengalahkan Derren pun itu mudah sekali untuk dia lakukan". Kata Kai
" Apa sehebat itu Bianca sekarang?". Tanya Sam
" Tentu saja dia Sangat hebat sekali papa karena kita semua selalu saja melatih Bianca setiap hari ". kata Kai
" Biasa di coba Sam bagaimana kehebatan anak mu saat ini ". Kata Ipank
" Silahkan saja coba tapi jangan di depan bunda karena nanti bunda bisa marah ". Kata Kai
" Dia tidak akan marah Kai tebang saja ". kata Bryan
Mereka segera menuju ruang latihan yang ada di rumah ini dan Derren pun kini memanggil Bianca dan Calista agar segera ke ruang latihan dan Fellin tetap di sana menemani para mama dan bunda yang ada di sana sekarang
" Kenapa kita di panggil ke sana kak ?". Tanya Bianca
" Gue juga tidak tahu jadi sebaik nya ikut saja dan jangan banyak bicara". Kata Derren
" Apa ada sesuatu yang penting yang harus di bicarakan di sana ya ". Kata Bianca
" Jika ada hal penting kan ada ruang meeting di sini Bianca jadi tidak perlu ke ruang latihan kecuali kita akan berlatih sekarang". Kata Calista
" Bela diri ?". Tanya Bianca
" Duh kenyang aku kak setiap hari latihan dan di New York pun aku latihan dengan kak Kai dan para sahabat nya juga itu pun setiap hari tanpa henti". Kata Bianca
" Apa Kai bisa mengajari Lo dan apa dia bisa serius melakukan nya ?". Tanya Calista
" Jangan salah kak , jika latihan dia selalu saja serius dan tanpa ampun sekali ". Kata Bianca
Derren sejak tadi hanya mendengar saja karena dia juga penasaran dengan kemampuan Bianca saat ini karena Kai tadi sudah mengatakan jika dia sangat hebat sekali sekarang ini jadi dia ingin tahu seberapa hebat nya Bianca sekarang
Mereka sudah sampai di dalam dan terlihat semua nya menatap ketika mereka sudah masuk ke dalam saat ini
" Daddy kenapa , apa ada sesuatu?". Tanya Calista sambil berjalan menghampiri Ricky dan duduk di depan nya sekarang
" Tidak ada apa-apa sayang , Daddy hanya ingin berlatih bersama kalian berdua saja sekarang". Kata Ricky sambil mengelus rambut putri cantik nya itu
" Tumben sekali Daddy mengajak kami berdua untuk latihan ". Kata Calista
" Apa kamu tidak mau jika berlatih bersama Daddy sayang ?". Tanya Ricky
" Tentu saja mau tapi tumben sekali Daddy mengajak untuk berlatih ". Kata Calista
" Ya hitung-hitung untuk mengetes kamu saja apa masih hebat atau tidak ". Kata Ricky
Bianca hanya diam saja dan tadi dia pun menatap Kai karena tidak biasa nya juga mereka latihan dengan banyak orang seperti sekarang ini dan Kai hanya menyunggingkan senyum nya saja dan dia mengangkat jempol untuk wanita yang dia cintai itu
" Oh ya Bianca bagaimana dengan kamu, apa kamu sering berlatih juga di New York?". Tanya Ricky
" Ya setiap hari Bianca di latih oleh kak Kai dan para sahabat nya juga ". Jawab Bianca
Ricky hanya mengangguk kan Kepala nya saja dan kini mereka semua bersiap untuk berlatih termasuk Ricky dan para sahabat nya juga di sana yang akan ikut berlatih di sana bersama
" Baby ayo latihan kenapa masih diam saja ". Kata Kai
" Ya tunggu sebentar aku mau bersiap dulu ". Kata Bianca yang kini sedang bersiap-siap di sana dan mereka semua masih menatap Bianca dan Kai yang sedang berdiri bersama di sana dan terlihat oleh mereka jika Bianca sudah agak lunak kepada Kai itu berarti memang hubungan mereka sudah membaik sekarang ini
" Seperti nya Kai sudah berhasil menaklukkan hati keras Bianca ". Kata Arok
__ADS_1
" Ya seperti nya begitu, lihat saja interaksi mereka sangat lah menyenangkan bukan jika di lihat ". kata Rere
" Kau sudah tua Re jadi jaga pandangan mu itu terhadap Bianca ". Kata Ricky
" Mertua yang sangat perduli sekali ya dengan menantu nya ". kata Ken
Ricky tidak memperdulikan nya dan mereka masih saja menunggu Bianca dan Kai yang sedang bersiap-siap di sana dan mereka menunggu dengan sabar sekali tanpa protes sedikit pun juga
Dan Kini di sebuah restoran Kim sudah duduk manis di sana dan dia pun tidak bisa berkutik lagi sekarang ini karena Ruben tidak mengizinkan dia melakukan apapun bahkan melihat handphone pun tidak dia izinkan
" Pa , Kim ada acara dengan Tozaki hari ini jadi papa sendiri saja ya yang menemui rekan bisnis papa ini ". Kata Kim
" Sudah Kim duduk saja yang manis dan kita sudah ada di sini juga jadi tunggu saja karena mereka juga sudah sampai di luar saja ". Kata Ruben
Kim hanya bisa terdiam dan dia pun tidak memiliki cara lain selain menuruti apa yang di katakan oleh Ruben papa nya itu . Meskipun berat hati dia tetap akan menemani papa nya sambil mencari cara bagaimana bisa kabur nanti dari situ
" Halo tuan Ruben lama kita tidak bertemu sapa Hiro sambil menjabat tangan Ruben sekarang dan kini dia pun juga melirik Kim tapi hanya sesaat saja
" Selamat datang tuan Hiro, sudah lama kita tidak bertemu". Kata Ruben
Kini mereka pun segera duduk kembali dan Hiro masih saja menatap Kim di sana yang terlihat seperti tidak suka sekali berada di tempat ini sekarang
" Oh ya tuan kenalkan ini putri ku Kimberly Quella Sanders". Kata Ruben mengenalkan Kim Kepada Hiro
Sementara sejak tadi Sean anak Hiro pun juga menatap Kim yang sejak kedatangan mereka berdua tidak melirik sama sekali bahkan dia pun membuang muka juga saat ini seperti tidak suka dengan kedatangan mereka berdua
" Dan ini adalah anak pertama ku Sean Aeron Arkasa". Kata Hiro memperkenalkan Sean
" Dia tampan sekali sama seperti papa nya ". Kata Ruben
" Sean fokus dan dengarkan baik-baik meeting ini ". Kata Hiro
" Baik lah Pa ". Kata Sean
Dia memang menjawab tapi tatapan mata nya tetap saja tertuju kepada Kim sekarang membuat Kim sangat tidak suka dan kesal sekali dengan Sean saat ini
" Lo kenapa melihat gue saja sejak tadi , dengar kata papa Lo fokus lah ". kata Kim
" Memang nya jika gue melihat Lo , gue juga tidak bisa mendengar apa yang mereka bicarakan. bodoh sekali Lo ya , pantas saja Lo susah menaklukkan lelaki karena Lo itu bodoh sekali ". Kata Sean menghina Kim membuat Kim pun langsung menggebrak meja sekarang dan menatap tidak suka Sean di sana . Ruben ingin menghentikan anak nya itu tapi Hiro melarang nya jadi mereka berdua pun diam saja dan mendengarkan perdebatan itu sekarang
" Lo apa-apaan main ngatain gue seenak nya saja . Gue bodoh , tau dari mana Lo jika gue bodoh Hem ". Kata Kim
" Dari wajah Lo saja sudah terlihat jika Lo itu memang sangat bodoh sekali dan juga jelek ". Kata Sean sambil menyeringai menatap kekesalan Kim di sana . Dia suka melihat wajah Kim ketika marah dan itu terlihat sangat lucu bagi nya jadi dia pun terus saja Menggoda Kim sekarang ini tanpa henti
" Gue cantik ya dan tidak bodoh juga jadi jaga bicara Lo itu atau mau gue tutup pakai tisu itu mulut yang tidak ada sopan santun nya ". Kata Kim
" Jika Lo berani melakukan nya maka gue akan memberikan hadiah sebuah ciuman untuk Lo ". Kata Sean yang kembali membuat Kim terprovokasi sekarang karena perkataan nya barusan dan Hiro dia hanya tersenyum saja mendengar semua nya sebab dia merasa sangat terhibur sekali saat ini karena mereka berdua yang bertengkar di depan nya
Sementara itu di rumah nya kini Yuli sedang asik mengobrol bersama dengan Fellin untuk sekedar bertanya perkembangan hubungan Ray dan Kim saat ini
" Jadi Ray Dekat dengan seorang wanita di sini Fellin , kenapa bunda tidak tahu ". Kata Yuli
" Benar bunda dan hubungan mereka terlihat sangat dekat sekali bahkan Ray juga suka tertawa lepas dengan Haruka ". Kata Fellin
Dia sudah menceritakan apa yang terjadi pada Ray dan dia pun juga memberi tahu jika Ray saat ini sedang dekat dengan seorang wanita yang dia ketahui namanya adalah Haruka . Mereka memang terlihat sangat dekat sekali dan Ray pun juga terlihat santai ketika di depan Haruka dan tidak menujukkan wajah dingin nya kepada dia jika mereka bersama . Jadi itulah yang membuat mereka heran dengan hubungan Ray dan juga Haruka saat ini
" Apa kalian tidak mengenali nya ?". Tanya Yuli si kepo itu
" Tidak Bun . Axel dan yang lain nya pun juga tidak kebal dengan Haruka tapi Haruka sendiri kenal dengan Kai dan juga Bianca karena dia sempat menyebut nama mereka berdua waktu itu ". Kata Fellin
" Nah kan , anak Ricky memang lah playboy semua nya menuruni sifat bapak nya sekali dia ". Kata Kikan
" Dan itu sebab nya Fellin tidak mau dengan Ray bukan ". Kata Rachel
" Tidak begitu kok Bun , aku memang sudah menganggap dia hanya sebatas sahabat saja dulu tidak lebih ". Kata Fellin
" Tapi kamu sudah berhasil membuat Ray patah hati waktu itu Fellin dan kita tidak menyangka". Kata Luna
" Coba saja jika dulu yang patah hati adalah Kai, apa jadinya dunia ini ". Kata Kinara
" Hancur semua nya jika Kai patah hati dan jangan sampai Bianca anak kamu menyakiti Kai nanti bisa panjang urusan nya Luna ". Kata Bella istri Ken
" Jangan lah kalian menjelekkan anak ku ya , mereka tidak seperti itu dan kak Luna jangan termakan ucapan mereka ya karena Kai sangat setia sekali kepada Bianca ". Kata Yuli yang kini membela Kai karena restu Luna dulu sangat lah sulit untuk dia dapat kan jadi Yuli akan membantu dia untuk menjaga agar Restu itu tetap dia dapat kan hingga mereka menikah nanti jadi Yuli akan menepis semua kabar buruk mengenai anak nya itu agar dia bisa lancar mendekati Bianca dan memikirkan bagaimana cara agar dia bisa merebut hati Bianca sepenuh nya nanti
__ADS_1