
Maaf jika update cerita nya tidak menentu karena author nya lagi banyak tugas kuliah di semester akhir ini.. Mohon bersabar ya kakak-kakak online insyaallah selalu update walaupun tidak menentu jam nya 😊🙏
Happy reading
Momen romantis Ricky dan Yuli selalu saja ada di setiap hari nya bahkan mereka juga tidak pernah bertengkar walaupun hanya pertengkaran kecil saja sebab Ricky selalu saja mengalah untuk istri nya itu bahkan Ricky juga selalu saja memaklumi istri nya itu begitu juga sebalik nya karena mereka juga saling melengkapi satu dengan yang lainnnya.
"Bunda lihat KAI tampan kan sekarang?". Tanya Kai yang kini berlari menuju arah Yuli yang lain nya berada
"Wah anak bunda sangat tampan sekali". Kata Yuli sambil mencium pipi anak nya itu dengan gemas nya . Kai memang paling suka sekali berdandan bahkan dia selalu saja bisa membuat nya terlihat sangat tampan dengan gaya berpakaian nya dan itu juga atas inisiatif nya sendiri berbeda dengan Ray yang sangat cuek sekali dalam berpakaian bahkan dia terlihat masa bodoh dengan pakaian nya yang penting dia nyaman ya sudah.
"Iya dong Bun, anak Bunda Yuli sudah pasti tampan dong, siapa dulu bunda nya ". Kata Kai
"Biasa nya itu siapa dulu Daddy nya gitu Kali bukan siapa dulu bunda nya ". Kata Ken
"Daddy nya siapa itu tidak penting uncle dan yang terpenting hanya lah bunda nya saja siapa itu sudah cukup menjelaskan". Kata Kai sambil tersenyum lalu duduk di di samping Yuli sambil menaruh kepala nya di atas pangkuan sang bunda saat ini
"Kamu tampan juga berkat ada nya Daddy sayang jadi apa Daddy mu ini tidak lah penting?". Tanya Ricky
"Tidak terlalu penting Dad karena Kai paling sayang dengan bunda dan Daddy juga sih walaupun sedikit saja ". Kata Kai sambil tersenyum
Yuli sangat senang sekali bahkan dia selalu saja terhibur dengan ulah Kai yang memang selalu saja jail bahkan dia juga paling aktif diantara yang lain nya . Kini mereka pun mengobrol bersama dan terlihat juga Kai sering sekali mengeluarkan candaan yang memang sangat lucu sekali dan hal itu juga membuat yang lain nya tertawa.
"Bunda tahu gak di Sekolah banyak sekali teman perempuan Kai yang suka sekali dekat dengan Kai". Kata Kai
"Kamu saja memang yang suka mendekati mereka Kai". Kata Axel
"Bukan lah , malah mereka yang ingin dekat dengan Kai karena Kai kan paling tampan di sekolah". Kata Kai sambil tersenyum dengan gaya nya yang sok cool itu. Yuli hanya menggeleng kan kepala nya saja bahkan dia dulu tidak seperti Kai yang teramat percaya diri sekali saat ini.
"Kai memang suka dekat dengan para teman di sekolah nya Bun namun dia juga suka bikin onar ". Kata Darren melapor kan apa yang di lakukan Kai jika di sekolah.
Yuli tidak pernah memarahi anak nya hanya saja dia akan mengatakan nya jika memang anak nya salah namun dengan bahasa yang sangat halus sekali dan mudah di mengerti oleh mereka semua.
"Tidak Bun , Kai mana mungkin melakukan nya dan kalau yang suka bikin onar kan Calista bukan Kai". Kata Kai membela diri nya
"ngomong-ngomong Calista di mana kenapa belum turun juga ?". Tanya Ken
"Mungkin saja dia sedang tertidur saat ini atau melihat film action seperti biasa nya ". Kata Yuli
"Foto copy an Ricky versi wanita". Kata Arok
__ADS_1
Tidak terasa juga obrolan yang mereka lakukan sudah lama sekali dan kini Arok dan yang lain nya pun ingin segera pergi karena mereka juga ada beberapa urusan yang belum selesai di lakukan
"Yul boleh kita titip anak-anak?". Tanya Arok
"Tidak masalah biar mereka ada di sini dan jemput saja nanti kalau sudah selesai". Kata Yuli
"Ok terima kasih kalau begitu kita pergi dulu dan kalian jangan nakal di sini ya ". Kata Rere
Mereka pun berpamitan dengan anak masing-masing tak lupa juga pamit kepada Ricky lalu mereka segera pergi menyelesaikan urusan masing-masing. kini Yuli pun menyuruh mereka semua untuk tidur siang dan mereka semua segera pergi menuju kamar masing-masing yang memang biasa nya mereka tempati jika ada di sini
tinggal lah Yuli dan Ricky di ruangan tersebut dan Ricky pun kini berbaring di atas pangkuan istri nya bahkan kepala nya sudah ada di paha Yuli dengan nyaman nya dan tak lupa juga Ricky meminta istrinya itu untuk mengelus kepala nya
"Apa ada masalah di perusahaan?". Tanya Yuli sambil mengelus kepala Ricky
"Tidak ada sayang hanya masalah kecil saja ". Kata Ricky
"Bagaimana keadaan Rani dan juga yang lain nya ?". Tanya Yuli
"Mereka baik-baik saja jadi kamu tidak perlu khawatir". Jawab Ricky
Yuli hanya bisa tersenyum saja bahkan dia juga masih merasa tidak enak sebab pernikahan Rani dan Leon pun dia tidak Hadir karena Ricky memang tidak mau datang bahkan dia juga tidak memberikan kado untuk pernikahan mereka sebab Ricky melarang nya dan Yuli pun menuruti nya juga
"Tidak perlu menengok nya juga cukup ku berkabar saja itu sudah lebih baik ". Kata Ricky
Ricky tahu jika Yuli masih saja berkomunikasi dengan Rani dan sedikit pun Ricky tidak pernah membatasi nya hanya saja dia akan melarang jika istri nya itu ingin bertemu dengan Rani atau pun Keluarga nya yang lain kata Ricky tidak mau jika istri nya kembali di hina.
"Sayang bagaimana kalau weekend nanti kita jalan-jalan ke pantai?". Tanya Yuli
Setiap Sabtu dan Minggu memang Ricky selalu saja mengajak keluarga nya itu untuk pergi jalan-jalan bahkan dia selalu menyempatkan diri untuk bermain wahana sesuai dengan apa yang di inginkan anak nya itu
"Mau ke pantai?". Tanya Ricky
"Iya tapi dengan yang lain nya juga ". Kata Yuli
"Ya sudah nanti aku akan mengatakan nya kepada mereka jika Minggu besok kita akan berlibur ke villa". Kata Ricky
"Ah Terima Kasih ya sudah mau mengajak yang lain nya juga ". Kata Yuli sambil mencium kening Ricky membuat dia tersenyum saat ini
"Jadi pengin olahraga di atas ranjang". Kata Ricky yang kini sudah bangun dari tidur nya dia langsung menggendong istri nya itu.
__ADS_1
"Banyak anak-anak di sini ". Kata Yuli
"Tidak masalah dan mereka juga tidak akan mengganggu kita nanti ". Kata Ricky yang kini menggendong istri nya menuju kamar dan akan segera melakukan kegiatan panas di siang hari tanpa memperdulikan jika ada banyak anak kecil di rumah nya saat ini karena jika Ricky ingin melakukan nya maka dia pun tidak akan bisa membendung hasrat nya itu dan Yuli pun akan menuruti nya saja sebab Ricky pun juga selalu menuruti keinginan nya tanpa membantah sedikit pun bahkan itu juga sudah menjadi kewajiban nya melayani sang suami jika memang dia menginginkan nya
Hari pun kini sudah sore bahkan terlihat anak-anak sedang bermain di halaman rumah nya bahkan mereka pun kini asik sekali bermain di sana. Mereka kini sedang bermain tembak menembak namun dengan senjata yang aman saja dan ada sasaran nya juga jadi mereka tidak asal melakukan nya sementara Ray dia tetap berdiam diri dan duduk bersantai di gazebo bahkan Ray terlihat kini hanya menatap buku nya saja saat ini
"Axel geser ke sana Kenapa kau malah menembak sasaran bergerak milik ku ". Kata Calista
"Iya maaf aku gak sengaja". Kata Axel
"Agak menjauh sana jangan dekat dengan ku ". Kata Calista
"Kau cerewet sekali Calista bahkan bunda saja tidak begitu". Kata Axel
Mereka tidak tahu saja bagaimana Yuli yang dulu bahkan sangat lah menyebalkan sekali bagi para papa mereka.
"Kai kau sedang apa ?". Tanya Calista
"Aku sedang meneliti hewan di bawah tanah". Kata Kai sambil membawa kaca pembesar.
Mereka yang tadi bermain pistol pun segera menaruh nya dan kini ikut fokus dengan Kai bahkan mereka terlihat sangat antusias ketika melihat cacing tanah
"Apa ini bisa di gunakan untuk penelitian Daddy ya ?". Tanya Kai
Bug
Calista pun memukul saudara kembar nya itu karena dia terlalu bodoh menurut nya bahkan Daddy nya saja tidak pernah menggunakan hewan seperti itu sebagai bahan Karena Calista juga tahu dan mereka bertiga juga sering di ajak Ricky agar mereka juga tahu bagaimana cara membuat sebuah temuan sendiri
"Apa kamu gila, mana mungkin binatang seperti ini jadi percobaan Daddy. Kau ya memang payah Kai bahkan jika Daddy menjelaskan kepada kita kau kalah tertidur". Kata Calista
Kai hanya tersenyum saja namun meski pun demikian dia sangat paham sekali. Tingkah kai memang berbeda dengan anak Ricky yang lainnnya dan Kai memang terlihat paling humoris dan tidak terlalu perduli dengan hal yang lain nya namun jauh dari seperti dugaan orang pada umumnya Kai sebenarnya sangat berbakat sekali.
Rumah Ricky memang banyak sekali penjaga nya namun tidak terlihat keberadaan nya hanya beberapa scurity nya saja yang terlihat dan itu juga sebenarnya adalah anak buah nya yang memang memakai Seragam scurity atas perintah nya
"Sama saja kan kak bahkan hewan ini terlihat sangat hebat sekali karena bisa bersembunyi dengan baik di dalam tanah". Kata Kai
Mereka masih saja asik meneliti dan tanpa ada yang tahu ada beberapa orang tengah mengintai di luar sana bahkan kini mereka tengah mengawasi anak-anak yang sedang bermain. Kai mengetahui hal tersebut dan sejak tadi dia juga tahu jika ada yang mengawasi gerak gerik mereka namun dia bersikap santai saja seperti tidak ada apa-apa di sana bahkan insting Kai tidak pernah bisa di ragukan lagi dan dia memang sengaja menyembunyikan nya dengan sikap nya yang selalu saja humoris itu bahkan jika dia marah bisa melebihi Ray dan juga Calista
"Mereka kurang kerjaan sekali setiap hari mengikuti kita ". Batin Kai sambil tersenyum
__ADS_1