
Setelah kepergian Kai dan para sahabat nya ke New York kini Ryan pun mengajak Axel berbicara bersama dengan para sahabat nya yang lain akan tetapi mereka tidak mengajak Ray dan juga Arthur sebab mereka juga takut jika nanti akan ada pertengkaran jika mereka bertemu oleh sebab itu Ryan tidak mengundang kedua untuk mengobrol bersama sekarang ini
“Axel kenapa Lo malah seperti ini bahkan Kai terlihat sangat marah sekali kepada Lo , apa Lo tidak sadar sikap Lo ini membuat kelompok kita akan terpecah belah apalagi banyak yang akan membela Kai sebab Kai adalah anak pendiri geng yang Lo pimpin saat ini .” Kata Ryan
“Kenapa Lo ikut campur urusan gue Sudah urus saja urusan Lo sendiri jangan pernah ikut campur dengan urusan gue tidak akan ada gunanya juga Lo menasihati gue .” Kata Axel
“Lo sekarang sangat lah sombong dan angkuh sekali seperti bukan Axel yang kita kenal dulu. Apa ada sesuatu yang membuat Lo menjadi seperti sekarang ini ?.” Tanya Rafael
“Tanya saja kepada orang yang sok hebat itu kenapa gue menjadi seperti itu jika bukan dia yang memulai tentu saja gue juga tidak akan menjadi seperti ini bukan .” Kata Axel
“Seperti nya otak Axel sudah mulai rusak sebaik nya gue operasi saja dia agar otak nya kembali normal .” Kata Derren
“Bicara apa Lo Derren sebelum Lo bisa melakukan nya gue yang akan memutilasi tubuh Lo terlebih dahulu .” Kata Axel
“Mau coba ayo sekarang kita buktikan siapa yang bisa mewujudkan ucapan .” Kata Derren
“Sudah diam kalian ini kenapa malah bertengkar lagi jangan lagi kalian bertengkar sebab kita di sini untuk berdiskusi bukan malah untuk memperkeruh suasana “. Kata Rafael
“Dia tidak bisa diam sama sekali Raf jadi gue pun meladeni nya saja .” Kata Derren memberikan pembelaan untuk dirinya sendiri
“Sudah lah Derren diam dulu kita bicara baik-baik saja dulu jika kalian ribut maka akan ada yang datang ke sini menghampiri kita jika itu terjadi gue tidak mau .” Kata Ryan
“Ok baiklah lanjutkan saja obrolan nya gue akan diam dan menahan diri menghadapi orang gila satu ini .” Kata Derren
__ADS_1
Axel mendengar ucapan Derren pun hanya bisa tersenyum saja bahkan dia terlihat mengejek Derren sekarang ini membuat Derren kesal sendiri di buat nya
“Xel, seharus nya Lo tahu bagaimana Kai dan tidak mungkin dia melakukan sesuatu jika tidak ada yang memancing nya bukan dan kekasih Lo menurut kita semua dia memang sangat keterlaluan sekali waktu itu .” Kata Rafael
“Keterlaluan menurut kalian lalu bagaimana dengan tindakan Kai apa dia tidak keterlaluan juga bahkan dia menghilangkan nyawa orang apa itu tidak berlebihan . Jangan bilang kalian semua takut dengan nya maka dari itu kalian berpihak kepada nya .” Kata Axel
“Lo bisa sabar gak Axel dan turun kan suara serta nada bicara Lo itu kita di sini diskusi ingat hanya diskusi bukan berkelahi atau lain sebagainya .” Kata Ryan
“Sudah lah apalagi yang ingin kalian diskusikan kepada gue itu semua tidak ada arti nya sama sekali bahkan gue tidak suka sama sekali dengan pembahas ini .” Kata Axel
“Jangan seperti anak kecil dengar kan dulu baik-baik kita cari jalan keluar yang terbaik jadi jangan egosi Axel .” Kata Ryan
“Duduk lah dulu kita lanjut obrolan nya Axel .” Kata Rafael
Tanpa mereka sadari sejak tadi dua orang tengah mengintip dan mendengarkan apa yang sedang mereka bicarakan dan tak lupa kedua orang tersebut melaporkan apa yang mereka dengar tadi kepada bos nya . Sesudah mereka melapor dan mendapatkan perintah untuk meninggalkan tempat itu mereka bergegas pergi meninggalkan kediaman Ricky dengan hati-hati agar tidak ada yang curiga sama sekali jika mereka adalah mata-mata di sana
“Kau melihat nya bukan Sam .” Kata Ricky
“Ya aku melihat nya dengan jelas sekali mereka tengah menata-matai rumah ini sejak awal .” Kata Sam
“Dan skenario yang di bangun Kai sangat lah bagus sekali anak itu memang sangat cerdas sekali dalam menangani banyak hal .” Kata Ricky
“Tentu saja hal itu juga menurun dari Daddy nya jika tidak mana mungkin Kai sahabat itu .” Kata Sam
__ADS_1
“Dan kau beruntung sekali bukan memiliki menanti seperti dia karena anak mu akan aman bersama dengan Kai tidak akan ada yang mengusik nya sama sekali .” Kata Ricky
“Bahkan Daddy nya yang sudah tua ini pun masih juga tajam dan cerdas hingga bisa membaca skenario sang anak kali Ini .” Kata Sam
“Jika saja aku tidak melihat kedua orang bodoh itu selama ini maka aku pun akan terpancing dan sudah membunuh Axel sejak lama karena dia sangat kurang ajar sekali .” Kata Ricky
“Tapi untuk Fellin itu bukan skenario akan tetapi itu real hanya saja dia mendapatkan ampunan dari Kai .” Kata Sam
“Itu semua karena terlalu cinta nya anak ku dengan anak mu Sam jadi jangan menunggu lama segara nikahkan mereka berdua agar kita segera mendapatkan cucu yang hebat penerus kita Sam .” Kata Ricky
“Penerus anda sebenar nya bukan penerus saya bos Ricky .” Kata Sam
“Kau lupa jika anak ku dan anak ku menikah maka akan ada percampuran gen antara kau dan diriku di dalam tubuh cucu kita jadi akan semakin kuat bukan mereka melebihi yang saat ini .” Kata Ricky
Sam hanya bisa tersenyum saja bahkan memikirkan untuk anak nya menikah dengan anak bos nya sendiri itu tidak pernah ada dalam otak nya sama sekali apalagi memikirkan bagaimana gabungan gen bos nya dan diri nya itu akan sungguh luar biasa sekali tentu nya karena Ricky dan Sam adalah anak buah dan asisten yang sangat klop sekali tidak bisa di kalahkan dengan mudah
“Sayang kamu kenapa ada di sini ?.” Tanya Yuli
“Hanya bersantai saja sambil mengenang masa lalu dan merunding sam agar segara menikahkan Bianca dengan Kai .” Kata Ricky
“Bianca kan harus menyelesaikan kuliah nya duku Rick setelah itu baru dia bisa menikah .” Kata Luna yang juga ikut bergabung bersama dengan mereka di sana saat ini
“Bisa kan kuliah juga meskipun sudah menikah . Jangan alasan kehamilan bisa menghambat segala nya ingat lah jika menantu kalian itu bukan Itang sembarangan .” Kata Ricky
__ADS_1
“Ya kita tahu bahkan besan kita juga bukan kaleng-kaleng juga .” Kata Luna membuat mereka berempat pun kini tertawa bersama bahkan obrolan dan ke bersamaan seperti ini jarang sekali mereka lalukan meskipun mereka masih bersama dan di dalam rumah yang sama namun jarang sekali merkwa berkomunikasi juga