Anak Genius Sang Gangster

Anak Genius Sang Gangster
Tiga Ratus Tujuh


__ADS_3

William tentu saja akan ada di pihak Bianca karena dia dan Bianca sudah dekat sekali layak nya adik dan kakak . Memang banyak sekali orang hebat yang berada di garda depan untuk membela Bianca bukan hanya sang kekasih saja tapi yang lain nya pun juga akan melakukan hal yang sama dengan nya


“ Kalian di sini rupa nya .” Kata William ketika dia baru saja tiba di tempat latihan di mana di sana ada Kai dan yang lain nya yang sedang mengobrol bersama dengan santai nya sementara Bianca masih saja berlatih dengan Kim


“ Dari mana saja Lo Wil kenapa baru kelihatan ?.” Tanya Erland


“ Apa Lo merindukan gue bung hingga mencari di mana keberadaan gue selama ini .” Kata William sambil tersenyum


“ Najis sekali gue mencari Lo dan untuk apa juga gue mencari Lo hanya saja heran gue kenapa Lo tidak pernah muncul lagi dalam beberapa waktu ini .” Kata Erland


“ Tanya saja kepada Caesar kenapa gue tidak pernah muncul lagi bahkan gue di buat pusing oleh nya karena pekerjaan yang dia berikan sangat lah membuat gue harus memutar otak “. Kata William kesal kepada Kai


“ Gue memberikan imbalan yang cukup menyenangkan bukan jadi setimpal dengan pekerjaan yang gue berikan kepada Lo Wil jadi jangan mengungkit nya lagi .” Kata Kai


“ Santai lah Kai kenapa Lo sangat serius sekali sih .” Kata William


“ Kau Tahu betul jika Kai tidak bisa di ajak bercanda lagi kenapa kau masih saja melakukan nya Wil memang kau ini ingin mati ya di tangan dia .” Kata Ray


“ Mana mungkin gue sengaja Ray dan tadi gue hanya bercanda saja oh ya ngomong-ngomong bagaimana dengan anggota geng Punk apa kalian akan menyerang mereka . Tadi gue berpapasan dengan Ryan dan yang lain nya yang sedang berdiskusi soal ketua nya yang bodoh itu .” Kata William


“ Jika mereka ikut campur pun gue juga tidak akan memberikan ampunan sama sekali dan Sky kita mulai sekarang .” Kata Kai


Apa yang di maksud Kai dengan memulai sekarang itu hanya di ketahui Sky saja yang di ajak nya bekerja sama dan dalam tugas masing-masing memang Kai selalu mengerikan kode ucapan berbeda agar tidak terjadi salah paham juga dan rencana dia pun nanti tetap bisa berjalan dengan lancar sekali tanpa ada salah komunikasi sedikit pun juga nanti nya


“ Rencana apalagi Kai yang akan kamu mainkan saat ini ?.” Tanya Ray

__ADS_1


“ Kakak diam dan lihat saja apa yang akan Kai lakukan dan kakak ingat lah pimpin Geng punya Daddy dengan baik jika masih ingin Geng itu tetap ada .” Kata Kai


“ Kau ya sudah berani mengancam kakak mu ini , minta ku hajar kau rupanya Kai .” Kata Ray


“ Kai hanya mengingatkan saja kak dan tidak ada maksud juga Untuk mengancam kakak sedikit pun juga .” Kata Kai sambil tersenyum menatap kakak nya . Memang biar bagaimana pun sehebat apapun Kai dia tidak akan pernah merendahkan kakak nya karena bunda nya melarang dia untuk melakukan hal itu dan anak-anak Ricky harus selalu saling menjaga dan tidak boleh terpecah belah juga dengan hal apapun di luar sana maka dari itu Kai akan selalu memegang janji nya kepada sang bunda untuk selalu menghormati dan menghargai Ray sebagai kakak nya


“ Sayang sudah cukup latihan nya nanti kamu lelah jika terus saja berlatih .” Kata Ray


Kim dan Bianca pun menyudahi aksi kedua nya dan kini mereka berdua segera duduk bersama dengan yang lain di sana


“ Ini minum saja dulu .” Kata Kai memberikan minuman kepada Bianca


“ Wil kenapa baru kelihatan , apa pekerjaan yang kita lakukan ada masalah ?.” Tanya Bianca


“ Kamu juga akan kembali ke sana ?.” Tanya Bianca


“ Tentu saja karena di sana kuga masih banyak pekerjaan jadi harus segera kembali juga bukan .” Kata William


Dan di sini memang hanya Bianca saja yang merasakan kesedihan ketika akan kembali ke New York sebab dia masih merasa jika ada hal yang tidka beres yang di sembunyikan oleh Kai dan Bianca pun masih tetap penasaran ingin mengetahui nya juga


“ Kenapa kamu terlihat seperti sedih begitu Bianca ?.” Tanya Kim


“ Tidak kak sama sekali aku tidak sedih hanya saja kenapa kak Kai sangat menjengkelkan sekali dengan melakukan perjalanan tanpa memberi tahu dulu dan memberi tahu pun secara mendadak juga .” Kata Bianca


“ Baby percayalah ini demi kebaikan kita bersama dan kakak tidak ada maksud lain nya .” Kata Kai sambil tersenyum dan mengelus pipi kekasih nya itu

__ADS_1


“ Kak jika kita ke sana lalu kapan Bianca akan tahu siapa kekasih kak Arthur .” Kata Bianca


“ Kamu akan bertemu dengan nya di sana nanti jadi karena hal itu lah kakak mengajak kamu segera kembali sebab kekasih Arthur tidak akan lama di sana .” Kata Kai


“ Kakak serius kekasih kak Arthur ada di sana , wah kalau begitu aku sangat tidak sabar sekali ingin mengetahui nya .” Kata Bianca


“ Memang nya siapa kekasih Arthur kenapa dia tidak memberi tahu aku juga siapa kekasih nya .” Kata Ray


“ Jadi lah sahabat yang peka kak bahkan kakak ipar ku itu sudah bekerja keras untuk mu kenapa kau malah mengabaikan nya .” Kata Kai membuat Ray memukul kepala adik nya itu yang memang kurang ajar dan dia suka sekali menggoda nya


“ Sakit kali kak main pukul saja ini kepala masih berguna Untuk menyusun rencana mengalahkan musuh jadi jangan terus di pukul .” Kata Kai


“ Maka diam lah dan jangan terus membuat ku kesal . Sekarang ayo keluar saja dan mari makan karena aku sudah lapar sekali .” Kata Ray


Mereka keluar secara bersmaaan dan terlihat juga semua nya kini sedang bercanda bersama sambil berjalan menuju meja makan


“ Kalian dari mana saja sih dari tadi di cari gak ada ?.” Tanya Calista dengan tatapan tajam nya


“ Kita dari ruang Latihan tadi karena oengantin baru nya ingin berlatih bela diri agar semakin kuat di atas ranjang .” Kata Erland bercanda


“ Gak lucu sekali dan ini bukan waktu nya bercanda ya .” Kata Calista


“ Kamu kenapa Calista kok bicara nya seperti itu sekali .?” Tanya Ray heran


“ Tante Rachel kecelakaan dan dia kini berada di rumah sakit dan om Arok pun juga mengalami hal tak terduga ketika berangkat menuju rumah sakit dia di keroyok hingga mobil nya hancur dan kini juga mendapatkan perawatan dari rumah sakit .” Kata Calista menjelaskan membuat Bianca dan juga Kim sangat terkejut sekali mendengar hal tersebut dan mereka pun segara menyusul ke rumah sakit saat ini untuk mengetahui kondisi kedua nya di sana

__ADS_1


__ADS_2