Anak Genius Sang Gangster

Anak Genius Sang Gangster
Bibit Unggul


__ADS_3

Di rumah Ricky kini penuh dengan canda tawa sahabat nya dan juga anak-anak mereka karena Kai sangat pandai sekali membuat mereka nyaman dan tertawa bahkan dia juga sangat bisa membuat sang Daddy kesal


"Kai , apa cita-cita kamu?". Tanya Ipank


"Cita-cita Kai mau jadi pembalap hebat nanti nya dan yang pasti akan jauh lebih hebat dari uncle Arok ". Kata Kai


"Kenapa lebih hebat dari uncle Arok, kan yang paling hebat di antara kami semua adalah Daddy kamu". Kata Rere


"Kalau mengalah kan Daddy itu gampang sekali dan yang sudah itu mengalah kan uncle Arok ". Kata Kai


Di usia mereka yang masih kecil saja mereka Isa berkata seperti itu bahkan ucapan kan seperti orang dewasa saja sekarang ini


"Apa kamu tidak mau jadi pengusaha seperti Daddy ?". Tanya Ricky


"Kai tidak suka membaca buka Daddy jadi mungkin kak Ray yang cocok melakukan nya ". Kata Kai


"Menjadi pengusaha bukan berarti harus membaca Kai tapi yang penting adalah kamu mau belajar dan bunda juga tidak mau jika anak nya bodoh". Kata Ray


"Aku tidak bodoh kak hanya saja aku malas belajar tapi tenang saja Kai masih pintar kok walaupun tanpa belajar". Kata Kai


"Sombong sekali Kai kau ini". Kata Axel


"Aku Sombong karena Daddy ku juga begitu". Kata Kai membuat mereka semua kembali tertawa karena si pembuat onar ini mengejek Daddy nya dan Ricky hanya menatap anak nya saja saat ini


"Sudah jangan membicarakan hal seperti Kai tidak bagus sayang mengejek Daddy terus ". Kata Yuli


"Bunda jika Daddy nakal katakan saja kepada Kai nanti akan Kai bikin perhitungan". Kata Kai


"Jangan hanya mengatakan kepada Kai Bun tapi katakan kepada kami juga karena jika ada yang menyakiti bunda harus menghadapi kami semua dulu ". Kata Darren


"Iya sayang tenang saja jika bunda butuh bantuan nanti akan memberi tahu kalian semua". Kata Yuli sambil tersenyum


Melihat putra dan putri nya Tumbuh dengan begitu baik serta kecerdasan di atas rata-rata membuat Yuli sangat bersyukur sekali bahkan dia juga merasa sangat beruntung sekali memiliki anak seperti mereka.


"Sudah malam sekarang kalian belajar dulu lalu tidur ". Kata Yuli


Tidak ada yang membantah sama sekali dan kini mereka pun segera pergi menuju kamar begitu juga anak para sahabat Ricky yang ikut juga pergi ke kamar dan jika nanti orang tua mereka pulang maka mereka akan di gendong dan di pindahkan ke dalam mobil. Saat ini Ricky dan yang lain nya sibuk mengobrol, apalagi Yuli yang baru bertemu dengan intan , saat ini banyak sekali hal yang mereka bicarakan mulai dari kehidupan pribadi, perusahaan dan tentang masa depan anak-anak mereka nanti nya


"Seperti nya anak Lo Kai berbeda dari yang lain nya Rick". Kata Ipank


"Dia lebih berisik dari bunda nya ". Kata Ken


"Tapi dia sangat sayang dengan bunda dan saudari kembar nya ". Kata Rere


"Dia memang berbeda dengan Ray bahkan Ray tidak pernah membuat gue kesal berbeda dengan Kai yang suka sekali debat dengan gue ". Kata Ricky


"Bahkan Ricky juga selalu kewalahan menghadapi Kai jika sudah mengajak nya berdebat". Kata Yuli


"Tapi menurut ku Kai sangat menyenangkan sekali Yul berbeda dengan Ray yang sangat dingin dan jarang senyum itu". Kata intan

__ADS_1


"Dia sama persis dengan Ricky dulu ". Kata Ipank


"bukan hanya dulu saja tapi sekarang juga begitu karena hanya bunda nya saja yang bisa membuat Ray tertawa". Kata Arok yang memang sudah melihat bagaimana Ray


"Bagaimana perkembangan bisnis kita di sini Rick?". Tanya Ipank


"Seperti biasa nya , tetap berkembang dengan sangat baik ". Kata Ricky


"Apa Lo mau buka bisnis baru lagi ?". Tanya Arok


"Belum dulu karena ada beberapa hal yang harus gue urus di perusahaan yang kemarin baru gue buka ". Kata Ricky


Sementara para istri hanya mendengar kan nya saja apa yang di bicarakan para suami nya bahkan mereka asik mendengar tanpa ingin menyahuti sama sekali


"Meski pun kita di Indonesia tapi harus tetap waspada bahkan bisa saja musuh lama kita datang kemari dan kita tidak mengetahui nya sama sekali". Kata Ricky


Ricky merasa lima tahun mungkin sudah cukup untuk musuh nya menyusun rencana jadi dia harus lebih waspada lagi bahkan penjagaan anak-anak nya juga akan dia tingkatkan


"Rick bagaimana dengan Stella dan Raya yang dulu Lo lepaskan , apa mereka ada kemungkinan untuk membalas dendam?". Tanya Rere membuat Yuli pun kini menatap suami nya . Dia baru sadar akan hal tersebut dan Yuli mengira jika kehidupan nya yang dia mulai bersama Ricky di Indonesia akan baik-baik saja dan tak ada hambatan sama sekali namun dia menyadari jika hal itu tidak bisa terjadi sebab suami nya itu adalah seorang leader dari beberapa Geng jadi untuk hidup tenang sudah pasti akan sulit nanti nya


"Gue bahkan tidak pernah perduli dengan mereka". Kata Ricky


"Apa Lo tidak memikirkan jika nanti Raya akan balas dendam karena kakak nya mati di tangan Lo ?". Tanya Arok


Ricky menoleh ke arah istri nya itu bahkan dia kini tersenyum kepada Yuli dan dari tatapan nya Ricky ingin meyakinkan istri nya itu bahwa tidak akan terjadi apapun nanti ke depan nya


"Raya tidak akan melakukan hal itu karena dia sudah tahu dengan pasti konsekuensi nya jika melakukan hal buruk kepada keluarga gue". Kata Ricky sambil memeluk dan mencium istri nya itu


"Selamat malam bos". Sapa seseorang yang suaranya sudah tidak asing lagi bagi mereka semua


"Kak Luna ". panggil Yuli sambil tersenyum


Luna datang bersama dengan sam bahkan kini dia terlihat sangat bahagia sekali dan Yuli pun senang bisa melihat kakak nya kembali


"Sudah datang kalian berdua, kenapa malam sekali?". Tanya Ricky


"Ada beberapa urusan tadi bos jadi kami datang ke rumah bos malam, maaf mengganggu". Kata Sam


"Tidak usah sungkan Sam bahkan sebentar lagi Lo akan menjadi kakak gue ". kata Ricky membuat Yuli menatap nya


"Yul , aku kemari untuk mengantar kan undangan pernikahan ku dengan Sam nanti nya ". Kata Luna


Yuli sangat bahagia sekali mendengar jika kakak nya kini sudah menerima Sam bahkan sudah lima tahun Sam mengejar Luna dan usaha nya kini sudah membuah kan hasil


"Wah selamat ya Sam sebentar lagi Lo akan menjadi kakak ipar Ricky". Kata Rere


"Orang kepercayaan nya menjadi kakak nya "? Kata Ken


"Tidak ada masalah kan jika Sam menjadi kakak dia toh yang terpenting mereka juga saling mensuport dan tetap tahu tempat nya ". Kata Yuli

__ADS_1


"iya iya nyonya bos". Kata Ken


"Rencana pernikahan nya di mana?". Tanya Intan


"Di Bali nyonya Intan". Kata Sam


"Halah kenapa harus panggil nyonya segala sih , biasa saja Sam gak usah SE formal itu kalau dengan Yuli baru gak masalah Lo begitu". Kata Intan


Sam dan Luna pun kini duduk bersama dengan mereka bahkan kini mereka juga ikut mengobrol bersama di sana


"Apa semua nya sudah siap Sam ?". Tanya Yuli


"Semua sudah siap Bu bos dan itu juga atas bantuan bos ". Kata Sam


Ricky memang sengaja tidak memberi tahu siapapun tentang hal tersebut karena dia juga ingin memberikan kejutan kepada istri nya itu bahkan semua persiapan yang di butuh kan Sam pun di bantu oleh Ricky


"Jadi liburan Minggu besok sekalian acara nya Sam ?". Tanya Yuli


"Iya sayang, apa kamu keberatan?". Tanya Ricky


"Tentu saja tidak dan aku sangat senang sekali ternyata kamu membantu mereka semua". Kata Yuli


"Lo telat sekali Sam bahkan anak kita sudah dewasa semua dan Lo baru menikah". Kata Ken


"Tidak masalah Ken dan mungkin saja nanti Sam akan menyalip Lo nanti bahkan bisa saha nanti anak dia Langsung kembar tiga ". Kata Ricky


"Kalau itu terjadi berarti Lo menjengkelkan Rick bahkan obat itu tidak Lo berikan kepada kita tapi kepada Sam ". Kata Ken


"Kalian tidak perlu obat itu kan untuk membuat calon penerus". Kata Ricky


"Dan untuk kali ini anak Lo yang paling banyak Rick". Kata Rere


Ricky Hanya tersenyum saja bahkan dia menatap Yuli sambil mengedip kan mata nya membuat Yuli pun langsung memukul dada sang suami itu karena dia menggoda nya


"Kalian berdua ini tetap saja sama seperti dulu ". Kata Intan


"Tidak larangan kita melakukan nya Tan jadi tidak masalah". Kata Ricky sambil mengerat kan pelukan nya


"Bahkan anak kalian sudah tiga dan Lo masih bucin parah Rick". Kata Ken


"Usia tidak menghalangi gue untuk semakin mencintai istri cantik gue ini". Kata Ricky


"Sejak dulu hingga sekarang tidak ada yang berubah dari Lo Rick". Kata Ipank yang sudah lima tahun tidak bertemu dengan Ricky namun sikap nya kepada sang istri sama saja tidak berubah bahkan dia terlihat sangat mencintai istri nya dari pada anak-anak nya namun tetap saja Ricky akan melindungi mereka semua nya


"Mungkin saja gue akan mempunyai anak lagi nanti nya ". Kata Ricky


"Apa tiga Belum cukup ?". Tanya Yuli


"Jika kita di beri kesempatan lagi apa kamu menolak nya sayang?". Kata Ricky balik bertanya

__ADS_1


"Bibit unggul sangat sayang sekali jika hanya tiga saja ". Kata Ipank


__ADS_2