
Kai tidak pernah ambil pusing dengan tindakan yang dia lakukan karena apa yang dia lakukan sudah benar menurut nya dan dia pun tidak ingin jika sesuatu buruk terjadi kepada Bianca karena Bianca memang wanita yang sangat dia cintai jika bunda nya tentu saja Daddy nya pun masih bisa menjaga dan Calista sudah memiliki Nathan yang sangat bisa di andalkan dengan baik jadi kini dia memang hanya ingin menjaga Bianca saja agar tetap aman dari siapapun termasuk orang terdekat nya sendiri tidak akan dia biarkan menyakiti Bianca sedikit pun cukup dulu Bianca terluka karena kebodohan Fellin dan kali ini tidak akan lagi dia membiarkan wanita nya menanggung kebencian dari musuh nya yang hasilnya membuat dia harus selalu waspada
“ Kita akan tetap berangkat besok jadi persiapkan semua yang ingin kamu bawah Bianca .” Kata Kai
“ Kak ini mama Rachel masih belum sadar loh kenapa kakak masih saja egois .” Kata Bianca
Dia harus bagaimana lagi agar bisa membujuk kai membantu kesembuhan Rachel karena itu bukan salah nya melainkan Axel yang bersalah tapi Rachel harus bertanggung jawab atas perbuatan anak nya sungguh Bianca kasihan dengan nya
“ Tidak ada rasa kasihan sama sekali dari diri kakak apalagi ketika melihat kesedihan mama Luna tadi dan tentu saja kita semua bisa melihat nya dengan jelas bukan jadi ingat kah perasaan orang tua kamu dulu sebelum mengurus perasaan orang lain baby “ Kata Kai
Satu hal yang pasti tidak akan mungkin Kai marah kepada Bianca tapi dia juga tidak bisa menerima bahkan mengabulkan apa yang kekasih nya minta karena itu di luar dari jangkauan nya sebab prinsip Kai tetap sama sejak dulu dan tidak akan bisa di ubah sedikit pun juga
“ Hem ya sudah aku ikut saja apa yang kakak katakan yang penting kita menjauh saja dari kak Axel agar tidak ada pertumpahan darah kedepan nya “. Kata Bianca
Memang Kai harus dijauhkan dari Axel dulu agar amarah dia tidak terus memuncak setiap hari nya bahkan semua nya pun tidak bisa mengatasi jika Kai sudah mulai marah jadi sebaik nya memang mereka kembali saja ke New York
“ Semua sudah beres Kai kita tinggal berangkat saja .” Kata Nathan
“ Apa ada musuh yang akan mengikuti kita ke sana ?.” Tanya Bianca
__ADS_1
“ Musuh itu pasti ada di manapun sayang hanya saja tinggal bagaimana kita nya saja apa bisa mengatasi nya atau tidak .” Kata Nathan
“ Nathan stop memanggil kekasih gue dengan panggilan sayang itu gue tidak suka .” Kata Kai
“ Cemburu Lo berlebihan sekali dan tidak masuk akal juga bukan nya Lo tahu bagaiamana gue dan Bianca .” Kata Nathan
“ Jangan menganggap kedekatan kalian seperti itu hingga bisa Lo memanggil nya dengan sebutan sayang itu kurang ajar sekali menurut gue .” Kata Kai
“ Kak sudah malah bertengkar diam saja kenapa sih jangan banyak bertengkar sebaik nya kita pikirkan saja apa yang akan kita lakukan nanti di New York .” Kata Bianca membuat semua nya menatap dia
“ Wah Bianca sudah mulai eror kita kembali untuk kuliah bukan lalu Lo mau kita melakukan apa di sana atau Lo mau bersenang-senang dengan Kai di suatu tempat yang kita tidak boleh tahu .” Goda Erland
“ Tuh kan gara-gara kak Kai ini aku jadi gagal fokus .” Kata Bianca
“ Ih kakak jangan seperti itu bahkan kak Arthur saja masih belum jelas siapa kekasih nya ini malah membahas soal lamaran .” Kata Bianca
“ Sebelum ke Italia sebaik nya kita pergi dulu ke Jepang bagaimana .” Kata Kai menbuat Bianca bingung karena mereka semua dari Jepang ke Singapura dan sekarang kenapa harus kembali lagi ke sana itu sangat membingungkan kenapa harus bolak balik ke sana
“ Jangan bingung dulu dengar kan alasan Kai mengajak ke sana .” Kata Nathan
__ADS_1
“ Apa alasan nya ?.” Tanya Bianca
“ Kekasih Arthur sekarang ada di sana karena dia ada urusan di sana dan Arthur memang menyarankan agar dia datang ke Jepang setelah kita pergi dari sana supaya kamu baby tidak bertemu dengan nya .” Kata Kai membongkar rahasia Arthur yang dia ketahui
“ Jadi kekasih kak Arthur di sana wah benar-benar kak Arthur ini sangat tidak sopan sekali bahkan papa dan mama tidak di beri tahu siapa kekasih nya dan kini orang tua aku sudah menetap di sini jadi mana mau kembali lagi ke sana .” Kata Bianca
“ Ya setidak nya kamu dulu saja yang tahu sayang dan nanti pasti akan ada waktu nya Arthur membawa kekasih nya kepada kedua orang tua dia karena dia akan membuat kejutan .” Kata Kai semakin membuat Bianca penasaran sekali siapa kekasih kakak nya itu yang tampak sangat misterius sekali identitas nya
Dan di kediaman Airlangga kini Rachel sudah mendapatkan pertolongan dari Ken dan juga Ricky bahkan kedua nya bekerja dengan keras sekali agar Rachel bisa di selamatkan
“ Bagiamana sayang ?” Tanya Yuli
“ Dia sudah melewati masa kritis nya tapi itu tidak menutup kemungkinan jika dia masih bisa kembali koma sebab apa yang dia alami cukup membuat nya mengalami hal yang sangat buruk dan fatal sekali karena apapun yang dokter lalukan salah sedikit saja maka nyawa nya akan melayang .” Kata Ricky memberikan penjelasan
Arok tahu hal itu karena Kai pasti ingin memberi pelajaran kepada anak nya dan dia menggunakan Rachel sebagai alat balas dendam nya itu
“ Jika masih belum puas bunuh juga papa Axel karena mungkin jika kami mati kau akan puas nanti nya .” Kata Arok kembali emosi membuat Rere memegangi nya agar dia tidak lagi memukul anak nya
“ Kenapa kau seperti Axel bahkan aku mendidik mu dengan baik agar kau sama seperti papa dan kenapa Kay terlihat berbeda sekali tidak seperti dulu . Kehilangan Fellin bukan berarti kau kehilangan otak mu bukan .” Teriak Arok semakin menjadi karena dia tahu kenapa anak nya seperti ini sebab cinta nya yang menutup kata dan hari nya
__ADS_1
“ Rok sudah jangan di teruskan lagi sebaik nya kita beristirahat saja dulu .” Kata Ricky
“ Tidak mungkin aku bisa beristirahat Rick sedangkan anak mu itu menginginkan kematian istri ku . Kai bisa melakukan apapun dengan cepat dan tanpa di ketahui orang jadi aku harus waspada karena ulah anak bodoh ini maka mama nya menanggung semua nya .” Kata Arok menatap marah Axel