Anak Genius Sang Gangster

Anak Genius Sang Gangster
Cemburu?


__ADS_3

Bukan Kim namanya jika dia mau di suruh diam oleh Ray . Dia masih saja terus menerus berbicara bahkan tanpa henti juga sedang kan Ray Hanya mendengar kan saja tanpa ingin menjawab atau menyahuti sama sekali


" Kak Ray , mau kemana ?". Tanya Kim


" Lo tadi sudah bertanya bukan jadi apa masih perlu jawaban lagi ". Kata Ray


" Kan tadi masih belum di Jawab jadi gue bertanya lagi kak ". Kata Kim


" Lo ini bukan hanya bodoh saja ya tapi cerewet juga ". Kata Ray


" Gue gak bodoh ya kak jadi stop memanggil gue bodoh lagi kak ". Kata Kim


" Tapi gue suka memanggil Lo seperti itu ". Kata Ray


" Tapi gue yang di panggil gak suka kak ". kata kim


Jadilah mereka berdebat di dalam mobil sambil Ray tetap fokus menyetir di sana dan perdebatan itu pun terdengar sangat lah lucu seperti pacar yang sedang bertengkar


" Kak stop " Kata Kim membuat Ray pon menghentikan mobil nya mendadak sekarang


" Lo ya , kenapa menyuruh berhenti mendadak sekali cewek bodoh ". Kata Ray


" Kak seperti nya tidak usah mengantar hingga sampai rumah karena gue akan pulang dengan Tozaki saja ". Kata Kim sambil menunjuk di mana ada Tozaki Sekarang dan dia pun ingin membuka pintu mobil lalu keluar namun Ray memegang tangan nya sekarang


" Apa Lo tidak mendengar kan apa yang bunda katakan tadi , gue harus mengantar Lo pulang jadi tetap di dalam mobil". Kata Ray


Kim menatap Ray tidak percaya karena dia melarang nya turun dan seperti bukan Ray saja yang bicara kali ini menurut nya


" Kak tapi gue sudah membuat janji dengan nya sekarang. Nih kalau gak percaya". Kata Kim sambil menunjuk kan chat Tozaki dengan nya tadi


" Ini sudah malam jadi Lo pulang saja , lagi pula tidak baik juga jika Lo masih keluyuran di luar karena Lo cewek ". Kata Ray


" Kak , gue ada urusan penting dengan nya dan Tozaki mana mungkin mencelakai gue sebab kita sudah lama kenal dan bersahabat". Kata Kim


" Lo masih saja budeg ya , sekali gue bilang tidak ya tidak ". Kata Ray


" Serah Lo kak tapi gue akan tetap menemui dia setelah Lo mengantar gue nanti ke rumah ". Kata Kim


Ray melajukan mobil nya menuju di mana Tozaki berada membuat Kim hanya menatap nya dengan heran kali ini sebab dia tidak mengerti maksud dari Ray saat ini


" Turun dan gue akan menemani Lo bertemu dengan nya ". Kata Ray


" Tapi kak , gue mau membahas hal rahasia dengan nya ". Kata Kim yang tidak mau Ray mengetahui apa pembicaraan yang akan dia lakukan dengan Tozaki nanti nya


" Gue juga tidak akan membocorkan rahasia itu nanti nya jadi Lo tenang saja dan percaya saja kepada gue ". kata Ray yang kini sudah membuka seatbel nya dan segera turun dari dalam mobil. Kim pun juga mengikuti Ray dan kini mereka berdua segera berjalan menghampiri Tozaki di sana yang tengah bersantai bersama dengan para sahabat nya


" Zaki ". Panggil Kim sambil tersenyum dan melambaikan tangan membuat Tozaki dan kedua sahabat nya menatap dia sekarang ini yang berjalan bersama dengan Ray di sana


" Lama sekali Lo Kim ". Kata Tozaki


" Ya sorry , ada urusan sedikit tadi dan Lo juga tadi gue minta tolong gak Lo perdulikan". Kata Kim


" Memang nya Lo mengatakan dengan jelas gue harus membantu Lo dalam hal apa ". Kata Tozaki


" Iya juga sih , ah ya sudah lah di bahas nanti saja " Kata Kim yang sudah duduk bersama dengan mereka dan Ray pun juga ikut duduk di sana sekarang ini


" Oh ya gue sama kak Ray gak apa-apa kan ". Kata Kim


" Tidak masalah karena ini adalah tempat umum jadi Lo bebas datang dengan siapapun juga ". Kata Tozaki


" Apa yang ingin Lo bicara Kim , tumben sekali ngajak kita ke temu di sini ?". Tanya Yuji menatap Kim dengan seriusnya nya sekarang ini


" Gue sedang kesal sekali karena papa seperti nya ingin menjodohkan gue dengan anak kolega nya ". Kata Kim yang mulai curhat di depan mereka semua


" Tumben sekali uncle Ruben melakukan nya , apa perusahaan mengalami kesulitan hingga perjodohan bisnis di lakukan?". Tanya Neo


" Gue juga gak tahu dan parah nya cowok nya itu sangat menyebalkan sekali dan sok ganteng pula . Kesal sekali aku ". Kata Kim


" Jika dia memang tampan ya terima saja Kim kan gak rugi juga ". Kata Neo


" Mana bisa seperti itu dan gue pun juga baru ketemu dengan nya jadi gak bisa gue menerima dia ya walaupun dia tampan ". Kata Kim


" Jika tidak suka kenapa harus di paksa dan tolak saja dia langsung ". Kata Ray

__ADS_1


" Kak , gue sudah berkata tidak suka kepada nya tapi dia masih saja mengatakan tidak masalah dan akan mengejar gue karena dia yakin gue belum memiliki kekasih jadi bisa di dapat kan . Sebel banget kan jika seperti itu " Kata Kim


" Kenapa gak bilang saja kepada nya Kim jika Lo kekasih Tozaki ". Kata Neo


" Nah gue sudah mengatakan nya tapi aneh nya dua tahu jika itu semua bohong. Seperti nya dia mengenal Lo Zaki ". Kata Kim


" Memang nya siapa sih orang nya , penasaran sekali gue ". Kata Yuji


" Sean , ya nama nya adalah Sean ". Kata Kim


Ray masih diam dan dia masih berpikir siapa Sean itu , seperti nya nama itu familiar untuk nya tapi dia masih belum bisa mengingat nya sekarang ini


" Jika papa Lo butuh bantuan maka gue bisa membantu jadi tidak perlu ada perjodohan bisnis seperti itu ". Kata Ray


" Ah sudah lah pusing gue dengan nya dan lihat ini dia chat gue dan akan mengajak gue jalan ". Kata Kim menujukkan nya kepada Tozaki namun Ray langsung mengambil nya sekarang


Dia pun langsung membalas chat tersebut dan mengatakan tidak akan menerima nya dan Sean pun kembali membalas chat nya membuat Ray kaget dan mengapa Kim


" Apa Lo mengatakan kepada nya jika gue adalah kekasih Lo ?". Tanya Ray


Kim tersenyum dan mengangguk kan kepala nya sekarang ini ." Jika tidak mengatakan nya maka dia masih tetap berusaha mendekati gue ". Kata Kim


" Dan setelah mengatakan nya dia tidak mendekati Lo lagi ". Kata Tozaki


" Ya itu benar sekali dan gue merasa aneh sekali". Kata Kim


" Sudah malam sebaik nya Lo pulang dan tidur karena besok kuliah ayo". Kata Ray menarik tangan Kim sekarang


" Kak gue belum selesai bicara dengan mereka". Kata Kim tapi Ray tidak perduli sama sekali dan kini mobil mereka pun sudah pergi meninggalkan tempat tersebut sekarang ini


Dan di sana Tozaki masuk duduk bersama dengan yang lain nya sambil menatap kepergian Kim tadi


" Apa Lo kenal Dengan Sean ?". Tanya Yuji


" Sean Aeron Arkasa, gue tahu dia tapi tidak terlalu mengenal nya sebab dia sudah lama berada di New York. Ternyata dia kembali lagi ke Jepang ". Kata Tozaki


Tozaki memang mengenal Sean tapi dia tidak mengetahui jika Sean memiliki hubungan saudara dengan Ray karena dia tidak terlalu memperdulikan nya jadi dia hanya mengenal nya saja tidak terlalu jauh juga


Dan di kediaman Ray kini Bianca dan yang lain nya sedang mengobrol bersama sekarang ini , terlihat sangat asik sekali obrolan mereka .


" Untuk apa ikut ke kampus Bianca, apa kamu tidak memiliki pekerjaan hingga harus ikut ke kampus ?". Tanya Arthur


" Pekerjaan online Bianca hanya sedikit saja kak dan hanya butuh satu jam saja sudah selesai. Jika hanya di rumah saja kan bosan ". Kata Bianca


" Agar tidak bosan bagaimana kalau kita jalan-jalan besok ?". Kata Kai memberi usulan


" Jika hanya berdua saja tidak seru sekali kak , kalau rame kan enak ". Kata Bianca


" Ya sudah ikut saja ke kampus besok tapi hanya sebentar saja baby karena kamu bukan mahasiswi di sana jadi tidak bisa terlalu lama di kampus itu ". Kata Kai


" Iya iya , aku hanya ingin melihat saja bagaimana kampus kak Arthur dan yang lain nya ". Kata Bianca


" Mentang-mentang sudah jadian ya dengan Kai semua nya bisa Lo lakukan dengan mudah Bianca ". Kata Derren


" Memang kita sudah jadian ?". Tanya Bianca


" Belum dan mungkin sebentar lagi ". Kata Kai tersenyum menatap pujaan hati nya itu


" Semua nya bisa dia dapat kan dengan mudah memang karena ada Kai". kata Rafael


" Kak Kai kan memang hebat jadi tidak apa lah memanfaatkan nya sedikit saja ". Kata Bianca


" Sudah sadar jika Kai hebat , kemana saja dulu Bianca ". Kata Axel dan Bianca hanya tersenyum saja mendengar nya


Terlihat Ray masuk ke dalam dan muka nya sangat kusut sekali seperti belum di setrika dan mereka pun heran karena tadi Ray baik-baik saja ketika pergi tapi sekarang malah berbeda sekali


" Kak kenapa ?". Tanya Calista


" Tidak ada apa-apa ". Jawab Ray sambil duduk di sana bersama dengan mereka


" Kok kusut sekali kak muka nya , apa di tolak sama Kim tadi ?". Tanya Bianca dengan berani nya


" Mana ada aku di tolak wanita Bianca dan Kim , aku tidak menyukai nya ". kata Ray

__ADS_1


" Oh syukur lah jika kak Ray tidak suka dengan nya karena lelaki yang di jodoh kan dengan kak Kim juga sangat tampan dan mereka terlihat cocok sekali ". Kata Bianca


Ray menatap Bianca saat ini "Apa kamu mengenal siapa lelaki itu ?". Tanya Ray


" Kenal dong , dia kan sahabat kak Kai". Kata Bianca sambil mengedipkan sebelah mata nya kepada Kai


" Kak jangan mau kalah dan rebut saja Kim , sebelum janur kuning melengkung semua bisa saja terjadi". Kata Calista


" Bicara apa kalian ini , aku tidak suka dengan nya hanya saja aku Kasihan jika dia mengalami perjodohan bisnis". Kata Ray


" Oh kasihan ya ". Kata Bianca tersenyum


" Sudah aku lelah mau tidur dulu dan kalian juga jangan lupa istirahat sebab besok kuliah ". Kata Ray yang kini sudah naik ke atas menuju kamar nya dan yang lain nya pun juga segera pergi untuk beristirahat kecuali Bianca dan Kai yang masih tetap di sana sekarang ini


" Kamu kenal dengan cowok yang akan di jodohkan dengan Kim dan dia sahabat ku , Sahabat yang mana ?". Tanya Kai menatap Bianca


" Kak Sean ". Kata Bianca


" Sean , bukan nya dia anak uncle Hiro ya dan dia kan sepupu nya Axel dan juga William ". Kata Kai


" Iya tapi kak Ray seperti nya tidak tahu akan hal tersebut jadi tetap diam lah kak ". Kata Bianca


" Kamu jangan aneh-aneh baby , jika kak Ray marah kamu pasti tidak akan lolos dari nya ". Kata Kai


" Tapi kan ada kakak yang akan melindungi ku nanti nya dari amukan kak Ray . Aku hanya ingin jika kak Ray menyadari bahwa dia suka dengan kak Kim dan mereka juga cocok sekali bukan ". Kata Bianca


" Ya sudah terserah kamu saja dan sekarang tidur lah karena aku ada urusan penting dengan Nathan sekarang ini ". Kata Kai


" Berangkat lah dan hati-hati di jalan , ingat jangan melirik perempuan lain di luar sana ". Kata Bianca


Cup


Satu kecupan Kai daratkan di kening Bianca dan kini dia pun segera pergi menemui Nathan dan yang lain nya di markas untuk membahas sesuatu hal yang penting juga saat ini


Dan di ruangan lain kini Ricky masih duduk manis dengan yang lain nya


" Kai sangat hebat sekali , dia bisa memblokir akses musuh untuk keluar dari New York" Kata Arok


" Ternyata kehebatan mu menurun kepada Kai semua Rick". Kata Ipank


" Bukan hanya Kai saja tapi Ray pun juga hebat dalam bisnis nya ". kata Ken


" Itu benar tapi aku rasa Kai sama seperti Ricky dan apa kalian ingat bagaimana dia menyembunyikan fakta jika dia yang meracuni Rachel dulu ". Kata Rere


" Itu sangat hebat sekali dan kita semua pun juga tidak bisa mengetahui nya sama sekali waktu itu ". Kata Ipank


" Kai memang hebat tapi dia terlalu gampang emosi dan tidak bisa mengontrol nya tidak seperti Ray ". Kata Ricky


" Kau kan juga begitu Rick dulu jadi wajar saja jika Kai sama seperti mu dulu ". Kata Rere


Tak ada yang bisa di lakukan lagi karena semua nya memang benar dan dulu Ricky pun juga sangat tempramental sekali sebelum dia bisa di jinakkan oleh Yuli wanita yang sangat di cintai nya itu


Dan kini Kai beserta yang lain nya ada di markas milik Nathan dan di sana pun juga ada Sean juga


" Hai bung ". Kata Sean


" Lo belum pulang juga Sean , apa Lo tidak mau datang ke rumah, seperti nya kak Ray sangat ingin bertemu dengan Lo ". Kata Kai


" Apa dia sudah cemburu Kai, bagus jika dia sudah cemburu ". Kata Sean


" Kenapa Ray tidak seperti Kai ya yang langsung mengatakan cinta kepada wanita nya ". Kata Erland


" Dia terlalu gengsi jadi tidak mengatakan nya kalau dia cinta kepada Kim ". Kata Kai


" Dan Lo, apa semua nya adalah perintah dari Bianca untuk melakukan nya ?". Tanya Kai kembali


" Ya dia meminta gue untuk mendekati Kim agar Ray nanti gua menyadari perasaan nya sendiri dan seperti nya ini akan berhasil ". kata Sean


" Bianca itu ya memang selalu ada saja kelakuan nya ". Kata Sky


" Ya begitulah dia dan gue pun sangat suka sekali dengan nya karena dia selalu saja riang dan memiliki banyak ide ". aga Kai


" Pantas saja ya dulu ketika Bianca dan Arthur di luar negeri Lo dengan mati-matian menjaga dan menghalangi siapapun yang akan mendekati nya ". Kata Sean

__ADS_1


Kai memang melakukan nya agar Bianca tidak Dekat dengan lelaki manapun juga disana


__ADS_2