Anak Genius Sang Gangster

Anak Genius Sang Gangster
Video Jarak Jauh


__ADS_3

Mungkin saja Daniel masih belum mengetahui kekuatan dari para anggota Kai bahkan mereka lebih sadis dari anggota Geng Punk sebelum nya yaitu Ricky dan para sahabat nya . Membunuh itu sudah menjadi keahlian dan mainan mereka bahkan mereka pun tidak perduli berapa usia orang yang akan di bunuh entah itu balita atau anak-anak mereka tidak memperdulikan nya asal bayaran cocok mereka akan bertindak


" Bagaimana Nathan apa Lo sudah membatalkan nya ?". tanya Kai


" Sudah sesuai dengan perintah Lo Kai ". Kata Nathan


" Selanjut nya kita harus berlatih dan melihat setiap anak buah apa di dalam nya ada penyusup atau tidak ". Kata Kai


Kai yakin sekali jika pasti Daniel sudah menyiapkan semua rencana nya bahkan dia juga memiliki filing jika memang ada mata-mata di sekitar mereka entah itu di tempat Kai atau di tempat saudara nya yang ada di Jepang


" Kai apa tidak sebaiknya Lo dan keluarga Lo bersatu saja agar itu memudahkan kalian untuk bergabung nanti nya dalam melakukan pertahanan ". Kata Erland


" Tidak perlu bergabung pun gue rasa jika kita sudah cukup sama-sama kuat dan bisa menjaga yang sekarang menjadi masalah adalah apa Daddy masih sehebat dulu jika dia mendapat kan penyerangan ". Kata Kai


Entah kenapa perasaan nya kali ini benar-benar sangat kacau sekali bahkan dia merasa sangat tidak tenang ketika memikirkan kedua orang tua nya yang jauh dari pandangan nya itu


" bagaimana kalau Lo ajak saja mereka tinggal di sini ". Usul Sky


" Mana mau bunda tinggal di luar negeri lagi bahkan dia juga harus meninggal kan makam Oma Ayu juga tentu saja tidak mungkin sekali ". Kata Kai


Yuli memang Sudah beberapa kali di ajak Kai atau Ray menetap di New York atau Jepang tapi dia memang tidak mau sedang kan Ricky akan mengikuti semua keputusan dari istri nya saja karena yang terpenting bagi nya di mana pun dia berada adalah harus bersama dengan Yuli wanita yang berhasil mengubah hidup nya dan sangat dia cintai sekali hingga sekarang bahkan rumah tangga nya pun dari dulu hingga kini masih harmonis sekali walaupun usia mereka sudah tidak muda lagi bahkan keromantisan yang mereka tunjukkan pun masih lah sama seperti dulu dan tidak berubah sedikit pun juga


" Rick bahkan kita sudah lama tidak lagi turun di jalanan dan kini sudah ada Rider baru yang menggeser posisi mu ". Kata Rere


" Ya dan dia adalah King Caesar anak dari seorang pembalap hebat di masa nya yaitu Ricky Airlangga Hartama". Kata Ken yang masih saja bisa bertingkah konyol walaupun usia mereka sudah mau menuju kepala Lima


" Potensi nya memang selalu tersembunyi bahkan dia juga suka melakukan pekerjaan nya secara sembunyi-sembunyi". Kata Arok


" Berbeda sekali dengan Ray dan Calista bahkan tampak nya yang menggapai sukses di usia muda adalah Kai ". Kata Ipank


Ricky sejak tadi hanya menyimak saja tanpa memberikan komentar apapun bahkan dia pun hanya diam sambil menatap ponselnya saja kali ini . Entah apa yang dia pikirkan tapi yang jelas kali ini Ricky diam tanpa ingin menanggapi apa yang di bicarakan para sahabat nya itu


" Kai bisa Sukses dalam bisnis nya tapi dalam percintaan nya dia masih mengalami kesulitan ". Kata Arok


" Dia yang di gandrungi oleh banyak wanita harus susah payah menaklukan wanita yang dia cintai yang tak lain dan tak bukan adalah anak dari Sam". Kata Ken


" Mantra apa Sam yang di berikan anak mu kepada Kai hingga dia tergila-gila dengan anak mu itu ". Kata Ipank sambil tersenyum


" Entah lah bahkan aku pun juga bingung. Bianca pun selalu menolak nya tapi bukan Kai namanya jika dia menyerah bahkan Daddy nya saja dulu tidak pernah pantang menyerah mendapat Bu bos ". Kata Sam


" Jika Kai pantang menyerah maka wanita itu memang pantas untuk di perjuangkan dan Bianca memang pantas di perjuangkan ". Kata Ricky


" Ya dan aku berharap Sam dan kak Luna merestui nya dan jika kalian tidak memberikan restu maka aku akan memberikan saran kepada Kai agar melakukan kawin paksa saja dengan Bianca nanti nya ". Kata Yuli yang kini ikut duduk bersama dengan mereka saat ini


Bahkan para istri mereka juga sudah ada di sana sekarang untuk Ikut mengobrol juga . Mereka ada di sebuah rumah sederhana namun mewah sekali dan itu adalah kediaman Ricky bahkan rumah mereka pun juga bertetangga juga karena di sebelah Kaka rumah Ricky adalah rumah Ipank dan sebelah kiri nya pun rumah Arok dan di depan ada rumah Rere dan Ken serta rumah Galang dan Bryan pun juga ada di sebelah mereka juga jadilah mereka tetangga dan Sam bersama Luna memang tinggal bersama Ricky


" Bukan nya apa-apa Yul tapi aku merasa kau lebih cocok dengan wanita yang pernah datang kemari waktu itu ". Kata Luna


" Dia kan calon nya Ray kak jadi gak bisa di ganggu gugat . jika tidak bisa mendapat kan Kim apa harus Ray patah hati dua kali karena yang pertama juga cinta nya di tolak Fellin yang lebih memilih Axel dari pada Ray ". Kata Yuli


" Cinta tidak bisa di paksa Yul jadi kita tidak jadi besanan nanti ". Kata Bryan


" Ya aku juga bersyukur sih karena tidak besanan dengan Yuli karena dia terlalu bawel orang nya ". Kata Kikan

__ADS_1


" Eh eh eh tuh mulut makin tua makin tidak sopan ya , intan minta di jahit rupa nya mulut Kikan ". Kata Yuli


" Siap Bu bos aku akan mengambil jarum nya dan gunting rumput ". Kata Intan


Dari candaan kecil seperti ini saja bisa membuat mereka senang dan tertawa bersama bahkan kini Ricky pun juga ikut tersenyum melihat sang istri masih saja bisa melawak di depan nya


" Rick usul saja bagaimana kalau kita ke Jepang untuk mengenang lagi memori indah di sana ya walau pada memori duka juga tapi setidak nya kan kita bisa memantau bagaimana percintaan Ray dan Bianca ". Kata Intan


" Aku tidak masalah jika istri ku mau maka malam ini kita bisa berangkat ke sana ". Kata Ricky


" Kan sudah aku bilang intan jika aku tidak mau meninggalkan Indonesia dan bunda ". Kata Yuli


" Siapa juga yang mau meninggalkan kan hanya berkunjung dan coba lihat ini Yul ". Kata intan sambil memperlihatkan foto di handphone nya . Di mana seorang wanita sedang tersenyum dan seperti sangat asik sekali mengobrol dengan seorang pria dan itu pun membuat Yuli kaget juga seketika bahkan dia terlihat kini menatap intan sekarang lalu kembali menatap foto itu lagi


*****


Di Jepang kini Kim kembali ikut ke rumah Ray dan dia pun kembali cerewet lagi seperti biasa nya


" Kak apa Haruka itu kekasih Lo ?". Tanya Kim


" Apa urusan nya dengan Lo dan kenapa Lo banyak tanya sekali sih ". Kata Ray


" Gue hanya mewakili perasaan mereka semua yang ada di sini yang memang sangat penasaran sekali dengan wanita tadi jadi cepat lah menjawab nya kak ". Kata Kim yang antusias sekali karena rasa penasaran nya itu Bahkan yang lain nya pun juga masih penasaran juga tentang siapa Haruka


" Kenapa tadi kalian tidak berkenalan saja jika penasaran ". Kata Ray santai


" Mungkin Lo harus bertanya kepada Bianca karena gue merasa jika Bianca tahu akan hal tersebut ". Bisik Calista kepada Kim


Kim menatap Calista lalu dia pun mengangguk kan Kepala nya mengiyakan saran satu Calista tadi untuk bertanya kepada Bianca nanti nya dan mereka pun terlihat tersenyum bersama saat ini


" Senyum itu ibadah kak jadi Lo juga harus banyak senyum untuk ibadah juga ". Kata Kim


Ray hanya menatap datar saja lalu dia pun kini kembali sibuk dengan ponsel nya saja sekarang ini bahkan Ray tidak perduli dengan mereka semua


" Ray seperti nya adik Lo ini sudah gila karena dia sejak tadi senyum-senyum tidak jelas ". Kata Rafael


" Biarkan saja dan jika Calista memerlukan obat maka buatkan saja nanti Derren ". kata Ray


" Aku gak sakit ya kak jadi mana butuh obat juga . Jangan aneh-aneh ya kak Ray nanti aku aduin ke Kai loh ". Kata Calista


Kai si tukang pancing emosi jika tahu Ray dekat dengan wanita pasti dia akan selalu menggoda nya bahkan tak henti juga membuat nya kesal tentu nya dan untung nya kini Kai tidak bersama nya jadi menurut Ray dia masih aman


" Seperti nya ada yang ingin Kai bicarakan jadi dia melakukan panggilan video call ". Kata Arthur


Room Video


Kini mereka segera masuk ke dalam ruangan agar bisa mengobrol bersama dengan Kai karena di dalam saja ada sebuah layar yang akan tersambung dengan ponsel Ray dan mereka bisa melihat wajah Kai lebih jelas nanti dan dengan enak nya bisa berbicara dengan nya juga


" Kai apa kabar di sana kenapa tidak pernah menghubungi ku ". Kata Calista langsung dengan jujur nya bahkan dia juga sangat merindukan saudara kembar nya itu


Tampak Kai hanya tersenyum saja bahkan dia juga terlihat lebih tampan menurut Calista tapi wajar saja jika dia menganggap seperti itu karena mereka sudah lama tidak bertemu


" Sudah pulang ke rumah , eh Lo cewek bawel kenapa selalu nempel dengan keluarga gue ?". Tanya Kai

__ADS_1


" Mungkin dia ingin menjadi anggota keluarga Lo yang baru kak ". Sahut Bianca


Mereka hanya mendengar suara nya saja tanpa tahu wajah Bianca sebab yang terlihat di sana hanyalah Kai dan juga Erland saja dan sesekali juga Sky terlihat juga di sana


" Bianca Lo jangan ngarang ya bahkan gue tidak suka sama sekali dengan kakak Lo ini yang sangat dingin melebihi es kutub Utara dan Selatan ". Kata Kim


" Hati-hati kak benci bisa jadi cinta nanti nya ". Kata Bianca lagi


" Dan semoga hal itu terwujud di Lo dan Kai Bianca ". Kata Calista dan mereka semua pun mengamini nya


Derren tampak tertawa Dengan puas melihat wajah cemberut Bianca di layar tersebut bahkan dia terlihat sangat menggemaskan sekali menurut nya


" Hahaha Bianca senjata makan tuan ya ". Mata Derren


" Sudah diam saja . Kai tumben melakukan panggilan video call ?". Tanya Ray


" Satu bulan lagi gue akan ke Jepang bersama dengan yang lain nya ". Kata Kai membuat mereka kaget termasuk Bianca juga bahkan Kai pun tidak memberitahu rencana itu kepada nya dan dia baru mengetahui nya ketika mereka ada di ruangan rahasia saat ini bahkan semenjak di kampus tadi Kai tidak tampak batang hidung nya dan Bianca pun sejak tadi juga mendapat kan gangguan dari Daniel dan yang lain nya juga di sana


" Kak Lo gak ada bilang sama gue dan gue juga baru masuk kampus jadi mana mungkin pindah ". kata Bianca yang kini protes dengan Kai karena dia tidak di beritahu oleh nya


Kai tidak menjawab hal itu dulu dan dia masih menunggu respon dari Ray saat ini bahkan sejak tadi Ray hanya diam saja setelah mendengar dia akan pindah ke Jepang .Tentu Ray tahu benar siapa dan bagaimana adik nya yang satu itu dan dia juga tidak akan pindah dengan cepat nya jika memang tidak ada sesuatu hal yang mendesak


" Lakukan saja apapun yang membuat Lo senang Kai tapi apa Lo sudah membicarakan nya kepada Daddy dan bunda ?". Tanya Ray


" Seperti nya gue akan membicarakan nya nanti jika mereka juga sudah berada di Jepang juga ". Kata Kai


Dan untuk kedua kali nya mereka kembali di buat terkejut dengan apa yang Kai Katakan bahkan mereka tidak tahu akan hal tersebut dan kenapa juga hanya Kai yang mengetahui nya saat ini


" Kai apa Lo serius dan siapa yang memberitahu akan hal tersebut ?". Tanya Calista


" Gue hanya menebak saja kembaran ku ". Kata Kai Sambil tersebut menatap Calista


" Tentu itu pasti serius kak Karena bunda mau melamar Kim untuk kak Ray dan mumpung papa kak Kim di sana juga bukan ". Kata Bianca yang kini sudah menampakkan wajah nya saat ini bahkan dia tersenyum menggoda Kim di sana membuat Kim sangat malu sekali sekarang


" Lo Tahu Bianca jika papa Kim ada di Jepang ?". Tanya Ryan


" Tahu lah kak kan kita sering kontakan bahkan dia juga curhat tentang


" Bianca diam ya awas saja kalau Lo membongkar rahasia gue ". Kata Kim memutus pembicaraan dari Bianca tadi hingga Bianca pun tertawa terbahak-bahak saat ini membuat Kai juga ikut tertawa melihat nya


" Jika Lo dengan kak Ray maka otomatis Lo akan menjadi kakak ipar gue nenek Lampir ". Kata Kai


" Mana mungkin juga gue mau sama nenek lampir seperti dia Kai ". kata Ray


" Sembarangan sekali ya kalian berdua mengatakan jika gue nenek lampir bahkan tidak ada nenek lampir secantik gue ". Kata Kim


Mereka hanya tersenyum saja bahkan mereka semua juga rindu akan obrolan dan kebersamaan yang seperti ini bahkan hanya melakukan panggilan video call saja kali ini membuat mereka sangat senang sekali Bahkan raut wajah bahagia mereka tak dapat di sembunyikan sama sekali dan mereka semua terlihat bahagia walau pun sejak tadi saling mengejek satu sama lain nya . Ray masih tidak percaya dengan perkataan Kai tadi dan dia akan menanyakannya langsung nanti karena dia tahu bagaimana Kai dan jika dia sudah melakukan panggilan seperti ini maka itu tanda nya Memang ada hal penting juga yang akan dia sampaikan kepada nya


" Kalian di sana harus tetap waspada dan jangan terlalu percaya dengan orang sekeliling kalian jangan lupa juga untuk mengecek anak buah masing-masing". Kata Kai mengingat kan mereka semua di sana karena dia tidak ingin kecolongan sama sekali nanti nya


" Tenang saja Kai gue sudah melakukan nya setiap satu Minggu sekali ". Kata Axel


" Dan di perusahaan juga setiap kali gue cek juga ". Kata Ryan

__ADS_1


" Jika kalian mengecek turun tangan lah langsung dan jangan mengandalkan orang lain karena itu juga tidak ada gunanya jika kalian tidak turun langsung ". kata Kai


Perkataan Kai yang ini pun menambah kuat bukti bagi Ray jika memang akan ada sesuatu yang terjadi namun Kai tidak akan membicarakan nya di depan mereka semua jadi dia akan berbicara dengan Kai berdua saja nanti setelah panggilan ini


__ADS_2