
Kai masih ada di markas Setelah tadi dia selesai membetulkan motor nya yang akan digunakan untuk balapan besok malam bahkan dia juga sudah mengecek segala nya dengan agar sempurna karena dia selalu suka menyiapkan segala sesuatu nya dengan baik dan sempurna
"Mau kemana Kai ?". Tanya Erland ketika melihat Kai sudah berdiri dari duduk nya
"Kita pergi jalan-jalan sekarang ". kata Kai
Mereka pun mengikuti apa yang Kai Katakan dan segera pergi mengendarai motor nya
"Mau kemana kita ?". Tanya Brandon
"Ke mall cuci mata ". Jawab Kai lalu pergi melaju kan kendaraan nya saat ini dan mereka pun segera mengikuti nya dari belakang . terlihat Kai mengendarai dengan kecepatan sangat tinggi membuat para sahabat nya pun juga kini menambah kecepatan nya agar bisa menyusul sang King saat ini
Jalanan yang ramai pun membuat Kai sangat tertantang sekali untuk mengeluarkan Skil dan kemampuan nya dalam berkendara bahkan dia juga terlihat sangat lihat sekali ketika mendahului beberapa mobil yang ada di depan nya dengan gaya khas nya itu . Mereka semua tidak membutuhkan waktu yang lama untuk sampai di mall terbesar di kota itu dan Kai pun langsung memarkir kan motor nya saat ini kemudian berjalan masuk ke dalam . Seperti biasa nya tatapan memuja selalu Meraka dapat kan di segala tempat dan Kai pun terlihat sesekali juga menggoda wanita yang dia temui di sana
"Apa ini juga salah satu dari mall Daddy Lo Kai ?". Tanya Sky
"Mungkin saja , gue tidak terlalu hafal apa saja yang Daddy punya karena kekayaan yang di miliki Daddy terlalu banyak sehingga Itu semua tidak masuk di kepala gue ". Kata Kai
Tentu nya dia hanya bercanda saja mengatakan hal tersebut karena Kai adalah anak yang cerdas jadi tidak mungkin dia tidak mengetahui kekayaan sang Daddy bahkan dia juga bisa meretas data Daddy nya jadi mustahil jika Kai tidak mengetahui nya sama sekali
Di lain tempat kini Calista dan Bianca juga sudah ada di mall dan mereka tengah asik berjalan mengitari mall sejak tadi karena mereka juga tidak tahu mau pergi kemana sedangkan Axel dan yang lain nya tetap setia menemai mereka berdua
"Kalian berdua sebenar nya mau belanja apa sih kenapa dari tadi hanya muter saja ". Kata Derren
"Kan sudah gue bilang kak jika Lo tunggu saja di restoran , kan Lo sudah tua jadi wajar saja Lo lelah mengikuti kita berdua ". Kata Bianca
"Mulut Lo itu ya Bianca sama seperti Kai tidak bisa di rem sama sekali ". Kata Derren
"Kan gue manusia bukan mobil kak jadi tidak ada rem nya , bukan begitu kak Axel ?". Tanya Bianca sambil menatap Axel dan Axel pun merespon nya dengan mengangguk kan kepala nya saja saat ini bahkan dia juga tersenyum melihat ke arah Bianca tadi
Akhir nya Derren pun tidak ingin berdebat lagi dengan Bianca karena dia mana bisa menang juga jika berdebat dengan nya
"Kita makan saja bagaimana ?". Tanya Ryan
"Kita jalan-jalan saja dulu ". Kata Calista sambil mengetik pesan di ponsel nya
Para cowok hanya bisa menuruti kemauan Calista saat ini dan mereka pun ikut saja untuk jalan-jalan mengitari mall tanpa tujuan
"Seharus nya tadi kita ke Coffe shop saja kak kan lebih enak mengobrol di sana ". Kata Bianca
"Tapi gue ingin belanja Bianca jadi kita ke mall dulu nanti ke Coffe shop setelah ini ". Kata Calista . Mereka pun kini terus saja berjalan dan beberapa kali juga Bianca sering di lirik dan di goda cowok di sana , bukan hanya Bianca saja namun Calista pun juga .
Mereka masih berjalan berkeliling mall dan entah apa yang Kai cari saat ini namun Sahabat nya hanya mengikuti dia saja tanpa protes sedikit pun juga . Mereka baru tahu kenapa Kai mengajak jalan ke mall secara tiba-tiba dan jawaban ada pada kedua gadis yang ada di depan mereka yang kini tengah asik tertawa bersama sambil jalan-jalan
"Bukan nya itu adik Lo Kai dan juga para sahabat kakak Lo ". Kata Erland
Plak
Pukulan untuk Erland dari Kai membuat yang lain nya hanya tersenyum saja melihat nya "Mereka juga sahabat gue jadi jangan berkata seperti itu ". Kata Kai tidak terima dengan apa yang di katakan Erland tadi . Dia menghampiri Calista dan juga Bianca yang tengah asik mengobrol sambil tertawa bersama itu bahkan Bianca sangat Cantik sekali saat ini di mata Kai
"Kai , Lo ada di sini juga ". Kata Derren ketika melihat Kai berjalan kearah mereka
Bug
Tanpa sengaja Bianca menabrak badan Kai membuat dia pun meringis sejenak lalu menoleh ke arah Kai . Bianca langsung mundur ketika melihat wajah Kai yang saat ini sedang ada di hadapan nya
"Ini tempat umum jadi wajar bila gue ada di sini ". Kata Kai namun tatapan mata nya tetap tertuju kepada Bianca
Plak
Pukulan Calista membuat Kai menyudahi tatapan nya karena Bianca memalingkan wajah tidak ingin di tatap oleh Kai
"Tumben ke sini ?". Tanya Calista berlagak tidak tahu
"Hanya ingin jalan saja , apa kak Ray tidak ikut ?". Tanya Kai
__ADS_1
"Kak Ray sibuk jadi dia tidak bisa ikut tapi ada mereka semua yang ikut maka dari itu Daddy mengizinkan ". Kata Calista
"Kita jalan bersama saja sekarang biar makin rame ". kata Axel
Mereka kini jalan bersama dengan sembilan lelaki dan dua perempuan tentu nya sangat menyita perhatian para pengunjung di sana apalagi para lelaki yang berjalan bersama dengan Calista dan Bianca adalah cowok idaman wanita sekali bahkan mereka juga sedikit banyak mengenal Kai dan yang lain nya
"Jadi pusat perhatian deh kita Bianca ". Kata Calista
"Ya maklumi saja kak , kan kita cantik ". Kata Bianca bercanda
Mereka kini berjalan bersama dan Kai terlihat berjalan di samping Bianca kali ini bahkan sejak tadi dia mencoba mensejajarkan diri nya dengan Bianca karena Bianca juga sering berpindah-pindah jika Kai mendekati nya
"Kita ke tokoh perhiasan dulu karena ada yang mau di beli ". Kata Calista
Mereka berjalan menuju tokoh perhiasan di mall dan kini Calista langsung masuk ke dalam dan mendapat kan sambutan hangat oleh para pekerja di sana karena mereka tahu jika yang datang kali ini adalah anak dari sang leader .
Calista sibuk mencari perhiasan yang sedang dia ingin sementara Bianca hanya melihat saja karena dia juga tidak terlalu suka dengan perhiasan
"Gak mau beli Bi ?". Tanya Kai
"Tidak suka perhiasan ". jawab Bianca singkat
"Ya lihat saja dulu kali aja ada yang cocok ". Kata Kai
Bianca pun berdiri dari duduk nya dan kini dia pun segera melihat-lihat perhiasan yang ada di etalase dan Kai pun kini mengikuti nya .
Bianca berhenti sejenak di sebuah perhiasan dan dia pun menatap sebuah kalung yang indah itu namun sayang nya kalung tersebut sudah ada yang membeli sekarang
"Suka dengan kalung itu , kalau iya gue akan membelikan nya untuk Lo ". Kata Kai sambil berbisik di telinga Bianca
"Sudah ada yang membeli nya jadi gue gak tertarik lagi ". Kata Bianca
Padahal menurut dia kalung Tersebut sangat bagus dan unik sekali jadi cocok untuk dia gunakan apalagi dia juga jarang sekali memakai perhiasan
"Maaf ya tapi aku sudah membayar nya ". Kata wanita tersebut
"Akan gue bayar sepuluh kali lipat jika Lo mau memberikan nya kepada gue ". Kata Kai
"Sorry cari saja yang lain karena aku sangat menyukai desain Dari kalung ini ". kata wanita tersebut yang tidak mau mengalah dengan Kai
Kai masih saja berusaha untuk mendapatkan kalung Tersebut saat ini dan dari kejauhan Calista hanya menatap mereka berdua bahkan terlihat tersenyum kepada Kai dan juga Bianca
"Jadi ini alasan Lo mengajak kita ke mall Calista , untuk membuat Kai dan Bianca dekat ". Kata Axel
"Ya begitulah ". Kata Calista
"Apa Kai mencintai wanita itu ?". Tanya Erland
"Menurut Lo gimana ?". Tanya Calista
"Memang sejak awal perilaku Kai sangat berbeda ketika ada dia dan Kai juga lebih ceria ketika bersama dengan nya walaupun ya kita bisa melihat jika gadis itu menolak untuk di dekati seorang Caesar Narendra Airlangga ". kata Brandon
"Bukan hanya dia saja yang menolak bahkan Kim juga menolak kan ". Kata Sky mengingat kan
"Kim ?". Tanya Calista
"Ya Kimberly Quella Sanders murid di SMA Airlangga dan seperti nya dia satu angkatan Dengan kita ". kata Brandon
Calista hanya mengangguk kan kepala nya saja karena dia juga tahu siapa gadis yang di maksud Sahabat Kai karena wanita itu juga yang selalu membuat Ray kesal bahkan Ray juga sangat benci sekali jika berhadapan dengan nya
"Bahkan kita juga taruhan dengan Kai jika dia bisa meluluhkan hati Kim dia akan mendapat apapun dari kita berempat ". Kata Erland membuat nya di pukul oleh Brandon karena membocorkan hal tersebut kepada Calista
"Mau menyakiti hati wanita , awas saja Kai akan gue adukan ke bunda nanti ". Kata Calista
"Cal jangan bilang ya jika gue yang memberi tahu Lo , bisa habis gue sama Kai nanti nya ". Kata Erland
__ADS_1
"Berani sekali dia mempermainkan perasaan wanita , pantas saja Daddy melarang nya mendekati Bianca jadi kelakuan Kai sama seperti Daddy dulu ". Kata Calista
Mereka yang mendengar hal tersebut menahan tawa nya karena lucu saja mendengar Calista membicarakan Daddy dan kembaran nya saat ini bahkan dia juga terlihat sangat kesal sekali dengan Kai
"Kai masih remaja sama seperti kita jadi wajar saja dia menebar cinta nya ". kata Derren
"ya gue tahu kalian memang tidak cukup dengan satu wanita bukan ". Kata Calista
"Tidak semua begitu Calista ". Kata Ryan
"Lo juga sama bahkan pasti bukan hanya Cindy saja yang Lo kencani ". Kata Calista
"Sudah Cal ke jadi pembahasan nya aneh ". Kata Axel menghentikan agar Calista tidak bicara lagi
Di sisi lain kini Bianca sudah mengajak Kai untuk segera pergi dari sana karena Kai juga sudah mulai on jadi Bianca tahu benar bagaimana Kai jika sudah on pasti dia akan mengamuk nanti .
"Kata nya ingin kalung tadi kenapa malah menari gue sih Bi ". Kata Kai
"Jangan keterlaluan bahkan karyawan di sini tidak salah sama sekali kenapa juga membuat mereka ketakutan bahkan ingin memecat mereka juga ". Kata Bianca
"Karena mereka tidak menuruti apa yang bos nya katakan jadi wajar jika gue ingin memecat nya ". Kata Kai
"Jangan bicara omong kosong bahkan mereka sudah melakukan pekerjaan nya dengan baik dan jangan mentang-mentang Lo pemilik dari mall ini bisa seenak nya sama karyawan dan gue paling gak suka ada orang merendahkan karyawan nya ". Kata Bianca yang terlihat lebih kesal Dari Kai membuat Kai pun menuruti ucapan nya kali ini
"Kalian dari mana ?". tanya Calista pura-pura tidak mengetahui
"Dari sana tadi kak , sudah selesai belanja nya ?". Tanya Bianca
"Sudah , Bianca kan masih belum terlalu malam kita nongkrong yuk ". Ajak Calista
Bianca masih diam tampak berpikir karena dia tahu jika mengiyakan ajakan Calista otomatis Kai juga akan ikut bersama dengan nya dan dia akan selalu bersama hari ini .
"Nanti mama cari kita loh kak kalau terlalu lama pergi nya ". Kata Bianca mencari alasan
"Mama tidak mencari karena gue juga sudah menelfon dan mengatakan bahwa di sini juga ada Kai ". Kata Calista
"Ya sudah kalau begitu kita pergi sekarang tapi aku mau ke toilet dulu kak ". Kata Bianca
"Ya sudah ayo ke toilet dulu dan kalian semua juga harus ikut tapi tidak sampai masuk juga kali ". kata Calista ketika Melihat raut bingung dari mereka semua . Mereka berjalan menuju toilet dan Bianca pun segera masuk ke dalam sekarang
Beberapa menit kemudian Bianca pun keluar dan dia tidak melihat Calista di sana membuat dia heran saat ini
"Kak Calista kemana ?". Tanya Bianca Kepada Kai
"Mereka berangkat duluan jadi Lo gue bonceng ". Kata Kai
Bianca menatap Kai saat ini dan dia pun terlihat tidak percaya dengan apa yang di katakan nya . Bianca pun menelfon Calista dan benar saja jika Calista sudah pergi duluan dan meninggalkan dia dengan Kai dan para sahabat nya
"Bagaimana Sudah percaya kan ". Kata Kai
"Tiga sekali kak Calista ". Kata Bianca yang kini sudah pergi berjalan lebih dulu dan Kai hanya menyinggung kan senyum nya saja ,
"Semua tidak gratis Kai ". Kata Calista melalui pesan chat yang di kirim kepada Kai
Kai hanya tersenyum dan menanggapi nya dengan jempol saja lalu dia segera menyusul Bianca saat ini
"Biar gue pakai motor sendiri saja ". Kata Bianca
"Gue tidak bisa jika tidak menggunakan motor gue sendiri ". kata Erland
begitu juga dengan para sahabat Kai yang lain nya jadi terpaksa kini Bianca harus di bonceng Kai saat ini
"Pegangan Bi nanti Lo jatuh Daddy marah ke gue ". Kata Kai
Mau tidak mau Bianca memeluk Kai saat ini dan Kai Tersenyum devil atas kemenangan nya saat ini karena bisa berhasil Dekat dengan Bianca walaupun hanya beberapa jam saja
__ADS_1