Anak Genius Sang Gangster

Anak Genius Sang Gangster
Nonton Dengan Pasangan


__ADS_3

Mereka sudah sampai di mall sekarang dan kini sedang berjalan entah mereka akan pergi kemana juga masih belum tahu juga


" Mau kemana kita kak ?". Tanya Bianca


" Lo mau nya kemana ?". Tanya Calista


" Terserah saja sih kalau begitu vote saja bagaimana ?". Tanya Bianca


" Makan atau nonton ?". Tanya Nathan


" Nonton juga nonton apa coba , memang nya selera kita sama ?". tanya Fellin


" Ya jika beda tidak masalah juga dan gue akan tetap membayar tiket nya jadi tenang saja . Tidak mungkin juga selera kita semua sama ". Kata Nathan


Mereka masih berpikir mau kemana nanti nya karena mereka tadi juga belum memikirkan ingin pergi ke mana dan langsung berangkat saja ke mall tanpa ada rencana apapun juga


" Bagaimana nonton dulu lalu makan dan bebas saja mau nonton apa untuk yang berpasangan". Kata Haruka


" Itu mau nya elo kan agar bisa kencan gratisan dengan Sean ". Kata Erland


" Ada kesempatan jadi kenapa juga harus di sia-siakan, benar kan Calista ?". tanya Haruka


" Iya benar sekali , itu juga ide yang bagus juga menurut gue ". Kata Calista


" Kalau film nya terserah saja dan nanti nya kita akan berkumpul lagi di titik Dekat pembelian tiket saja , setuju kan semua nya ?". Tanya Haruka


" Terserah saja dan jika memang ingin nya begitu pun kita semua ikut saja ". Kata Ryan


Mereka pun kini memilih beberapa film yang sesuai dengan apa yang mereka inginkan sendiri nanti nya


" Kenapa banyak yang ikut sama gue sih ". Kata Kai


" Ya karena genre yang Lo pesan cocok dengan kita semua Kai". Kata Brandon


" Cari saja yang lain nya kenapa harus sama dengan gue juga . Kalian tidak bisa ya melihat gue berduaan saja dengan Bianca sekarang ini ". Kata Kai


" Tidak bisa , nanti Lo kelewatan jika hanya berdua saja dengan nya jadi kita mengawal Lo sekarang ini , betul kan kak Arthur ". Kata Erland


" Wah kalian benar-benar sekongkol semua nya membuat gue tidak memiliki ruang gerak sedikit pun untuk mendekati Bianca di sini ". Kata Kai


" Apa tidak cukup kalian dekat di New York , a masih perlu juga menempel Mulu di sini Kai ". Kata Arthur


" Bukan begitu kak , aku hanya ingin membuat yang romantis saja dengan nya sebelum kita kembali ke New York dan lagi kita kembali pun untuk menyerang seseorang di sana jadi mana bisa romantis-romantisan nanti nya di sana ". Kata Kai


" Biarkan saja lah Kai mereka ikut dengan mu , lagian kau memilih film itu ya tentu saja mereka semua akan ikut dengan mu menonton nya ". Kata Ray Sambil tersenyum mengejek Kai sekarang ini . Dia memilih genre balapan dan action jadi semua yang tidak berpasangan pun mengikuti nya juga karena itu adalah genre favorit mereka semua berbeda dengan pasangan Ray dan Nathan mereka aman karena memilih drama romantis sekarang ini karena dia memang ingin berduaan dengan pasangan nya sekarang ini jadi dia pun memilih drama tersebut dan itu berhasil dia lakukan dan ternyata benar saja tidak ada yang mengikuti nya karena mereka tidak memiliki pasangan jadi memilih film lain nya sementara Haruka dan Sean memilih genre horor sekarang ini karena mereka suka dengan film tersebut dan tidak ada juga yang mengikuti nya


" Ya sudah kita beli tiket nya dulu dan ini uang nya ". Kata Nathan Memberikan beberapa uang untuk mereka semua yang ada di sana


Para lelaki rela mengantri di loket untuk membeli tiket sedang kan yang cewek terlihat duduk manis saja sekarang ini di sana menunggu


" Wah Bianca, Lo akan di kawal banyak lelaki nanti nya di dalam bioskop". Kata Kim


" Enak loh Bianca dapat banyak penjagaan banyak lelaki jadi Kai tidak bisa macam-macam nanti nya ". Kata Fellin


Bianca hanya tersenyum saja sekarang ini dan dia masih duduk manis sambil memainkan ponsel nya


" Kok Lo pilih nya film horor Haruka , apa gak apa-apa menonton film tersebut?". Tanya Kim


" Tidak apa-apa dan gue juga biasa nya nonton itu karena gue juga bosan sekali jika menonton film Genre action jadi ya pindah haluan sekali-kali gak masalah juga ". Kata Haruka


" Keluar dari zona nyaman itu terkadang memang di perlukan juga sih jadi bagus juga pilihan Lo tadi ". kata Calista


Mereka masih menunggu di sana karena yang lain juga ada yang belum cemilan untuk dibawa waktu menonton nanti dan lain nya masih mengantri saat ini di loket .

__ADS_1


" Jika Nathan kembali ke New York berarti kalian nanti hubungan jarak jauh Dong Calista ?". Tanya Kim


" Ya mau gimana lagi , memang harus begitu dan lagi gue percaya kok dengan Nathan ". Jawab Calista


" Tapi meskipun kita percaya apa tidak waspada juga , Nathan itu tampan loh Calista ". Kata Fellin


" Dia pasti tidak akan menyeleweng kak kan di sana ada Kai juga jadi mana mungkin juga dia Berani menghianati ku nanti nya ". Kata Calista


" Benar juga sih dan jika dia menghianati kamu juga nanti akan mendapat kan akibat nya dari banyak orang bukan hanya dari Kai saja ". Kata Fellin


" Resiko memacari anak bos besar ya begitu, harus waspada sekali dengan segala kemungkinan yang terjadi jika menyakiti hati nya ". Kata Kim


" Nama nya juga orang tua pasti tidak akan mau lah jika anak nya tersakiti Kim jadi itu hal yang wajar sekali ". Kata Calista


" Iya wajar juga tapi Daddy Lo itu sangat menyeramkan sekali dan Nathan bodoh sekali jika dia ingin mencari gara-gara dengan nya ". Kata Kim


" Kenapa jadi melenceng pembahasan nya coba , apa tidak ada pembahasan yang lain nya ?". Tanya Calista


" Apa juga yang mau di bahas , lagi gak ada pembahasan jadi ya membahas hubungan Lo sama Nathan saja ". Kata Kim


Mereka berbicara sambil bercanda juga di sana sembari menunggu yang membeli tiket dan makanan tadi


" Sudah beli nya ?". Tanya Fellin ketika melihat Axel


Axel menunjukkan tiket nya dan yang lain nya pun juga sama . Mereka juga mengambil makanan masing-masing yang tadi di belikan Erland dan Derren


" Ya sudah sekarang ayo masuk saja nanti kumpul lagi di sini ". Kata Ray


Mereka menagngguk setuju dan kini semua masuk ke tempat masing-masing sekarang ini . Terlihat wajah Kai masih saja kesal karena banyak yang mengikuti nya namun mereka yang mengikuti tidak terlalu perduli sebab di sana juga ada pawang Kai jadi mana mungkin dia akan mengamuk di dalam bioskop nanti nya bisa-bisa Bianca akan marah dengan nya


" Ini Bianca , kakak sudah memesankan makanan kesukaan kamu ". Kata Arthur


" Terima kasih kak ". Kata Bianca


" Kalau kak Arthur yang memanjakan dia di sini lalu giliran Kai kapan ?". Tanya Kai


" Aku sudah bisa jika aksi yang seperti ini kak sebab aku juga sudah pernah menonton nya ". Kata Kai yang memang sering belajar ilmu beladiri baru yang dia tonton dari film dan ternyata itu sangat menguntungkan sekali bagi nya dan dia pun juga tidak terlalu susah untuk mempelajari nya juga walaupun itu hanya dari sebuah film saja namun dia bisa menggunakan nya untuk menghadapi para musuh nya


Mereka kini menonton dengan serius nya di sana karena setiap adegan di sana juga akan mereka tiru jika itu akan berguna untuk melawan para musuh nanti nya


Dan di tempat lain nya Ray dan Kim kini terlihat sangat romantis sekali bahkan Ray kini memegang tangan kekasih nya dan sesekali juga menyuapi nya makanan yang tadi di beli


" Cantik ya kak pemeran wanita nya ". Kata Kim


" Biasa saja malah lebih cantik kamu sayang ". Kata Ray


" Gombal banget ya , sudah jelas cantikan dia kenapa malah mengatakan jika aku yang lebih cantik . Dasar tukang gombal". Kata Kim


" Itu memang benar sayang cantikan kamu , jika cantikan dia ya aku pasti akan pacaran dengan nya tapi sekarang kan aku kekasih kamu jadi cantikan kamu dong sayang ". Kata Ray sambil tersenyum dan mencium pipi Kim membuat Kim memerah wajah nya lalu memukul pelan Ray


" Jangan aneh-aneh kak , di tempat umum ini ". Kata Kim


" Kalau bukan di tempat umum berarti boleh dong melakukan hal aneh ". Kata Ray menggoda


" Ya enggak juga lah kak , ingat ya jangan melewati batas ". Kata Kim


" Untuk wanita yang aku cintai aku rela menahan semua nya sayang jadi kamu tenang saja ". Kata Ray kembali mendarat kan ciuman nya kepada Kim . Entah lah kenapa Ray jadi sering sekali mencium nya , Kim pun juga merasa heran dan tidak mengerti sama sekali dengan sikap kekasih nya itu sekarang ini


" Fokus saja kak ke film nya jangan menatap ku terus ". Kata Kim


" Kamu lebih menarik untuk di lihat jadi aku lebih suka menatap ke arah kamu saja sayang ". Kata Ray


" Kak , ih gombal Mulu deh dari tadi ". Kata Kim mencubit Ray pelan

__ADS_1


" Aku sangat beruntung bisa memiliki kamu sayang jadi aku tidak akan melepaskan kamu sedikit pun juga dan kamu nanti nya akan menjadi istri dan ibu dari anak-anak ku nanti ". Kata Ray


" Apa sih kak dari tadi bicara Mulu , kita kan di sini mau nonton bukan mengobrol". Kata Kim merasa jika sejak tadi Ray hanya menggombali nya saja dan menatap nya bukan menonton film yang sekarang sedang di putar . Sedikit pun Ray tidak pernah memalingkan pandangan nya dari wajah Kim dan dia tetap menatap nya sambil tersenyum sejak tadi bahkan satu deretan kursi bioskop itu dia beli agar tidak ada yang duduk di samping kekasih nya


Dan di sisi lain juga Nathan dan Calista sedang berduaan juga di sana .


" Kamu cantik sekali swety ". Kata Nathan


" Jangan mulai ya, ini adegan nya lagi seru ". kata Calista


" Adegan ciuman maksud kamu , kita juga bisa melakukan nya jika kamu mau ". Kata Nathan lalu langsung mencium bibir Calista membuat Calista kaget dengan serangan mendadak Nathan tadi


" Kita sedang menonton jadi diam lah Nath dan fokus saja ". Kata Calista


" Aku tidak bisa mengabaikan keberadaan kamu jadi mana bisa aku fokus menonton jika kamu ada di samping ku ". Kata Nathan


" Gombal Mulu dari tadi dan kenapa kamu suka sekali menggombal sih , keseringan bersama Kai ini jadi begini". Kata Calista


" Lumayan juga swety sering dengan nya karena aku akan bisa romantis nanti nya dengan kamu jadi kamu tidak akan berpaling dari ku ". Kata Nathan


" Apa tidak terbalik, kamu kan tampan jadi pasti banyak cewek yang suka dengan kamu di luar sana ". Kata Calista


" Tapi kamu sudah menempati ruang di hari ku dan tidak bisa di ganti oleh siapapun juga ". Kata Nathan


Dia kini memegang wajah Calista agar menghadap kearah nya dan tatapan mereka pun beradu sekarang ini


" Jika kamu tidak percaya maka aku bisa mengajak kamu bertunangan dulu sekarang swety agar kamu tahu jika aku memang lah serius sekali dengan hubungan kita ". Kata Nathan


" Iya aku sangat percaya sekali dan tidak pernah meragukan kamu sedikit pun juga jadi tenang saja ". Kata Calista sambil tersenyum menatap Nathan


Nathan sama sekali tidak tahan melihat senyuman kekasih nya itu kini dia pun ******* bibir sang kekasih dengan begitu semangat nya membuat Calista kaget dan mencoba untuk melepaskan diri dari Nathan namun nyatanya itu tidak lah mudah karena Nathan sungguh sangat kuat sekali tenaga nya . Setelah beberapa menit ciuman panas itu pun di hentikan oleh Nathan dan dia mengelus pipi Calista lalu mencium nya juga


" Ma'af, tadi aku sudah tidak tahan swety tapi untuk melakukan hal lebih dari itu , tidak akan pernah aku lakukan dan aku janji akan hal tersebut". Kata Nathan


" Awas saja kamu jika melakukan lebih dan jika tadi Daddy atau kak Ray tahu bisa di hajar kamu ". Kata Calista


" Aku rela di hajar mereka asal tetap bisa bersama dengan kamu selama nya ". Kata Nathan


" Sudah menggombal nya , sekarang fokus pada film nya saja jangan banyak bicara". Kata Calista


Sejujur nya dia pun juga sangat malu setelah Nathan melakukan hal itu tadi namun dia bisa mengendalikan diri nya jadi tidak terlihat gugup sama sekali dan rasa malu itu juga tidak terlihat oleh Nathan .


Nathan dan juga Ray seperti nya mendapat kan tempat yang cocok untuk bermesraan dengan kekasih nya tanpa ada gangguan siapapun juga dan mereka pun menikmati momen tersebut sekarang ini , mereka bukan menikmati film nya malah menikmati tempat yang bisa mereka jadikan untuk menjalin keromantisan dengan kekasih masing-masing sekarang ini bahkan sejak tadi pun mereka hanya sibuk sendiri saja dan tidak memperdulikan film yang sekarang sedang di putar di hadapan mereka. Gombalan dan rayuan tidak pernah berhenti dari mulut Ray dan juga Nathan sejak tadi .


Tidak terasa juga kini mereka sudah keluar dari bioskop dengan wajah senang nya berbeda dengan Kai yang masih memasang muka masam nya saat ini


" Lo kenapa Kai ?". Tanya Nathan


" Tidak kenapa-kenapa". Jawab Kai


" Kita makan sekarang ?". Tanya Calista


" Boleh juga Calista, gue juga sudah lapar sekali sekarang jadi ayo makan saja dulu ". Kata Kim


" Mau makan di mall atau cari restoran ?". Tanya Axel


" Di mall saja kayak nya gak masalah kan , kan kita juga sudah ada di sini jadi tidak perlu cari tempat lain lagi " Kata Calista


Mereka setuju dan kini mencari restoran yang ada di sana untuk makan bersama. Tak lupa juga mereka bercerita tentang film yang tadi mereka tonton sambil berjalan mencari di mana Restoran yang akan mereka gunakan untuk makan sekarang ini


" Sean bagaimana film yang Lo tonton tadi , apa menyenangkan ?". Tanya Calista


" Sungguh sangat menegangkan kak ". Kata Sean

__ADS_1


" Lagian Lo ya aneh sekali, kencan kok malah milih film seperti itu ". Kata Kim


" Ganti suasana saja tidak masalah dan lagi tadi itu sangat seru sekali dan kita berdua juga tidak rugi sama sekali ketika menonton nya tadi ". Kata Sean sambil menyunggingkan senyuman nya dan dia juga menunjuk kan raut wajah senang nya sekarang ini


__ADS_2