
Kesombongan Kai pun kini dia tampak kan kembali dan mereka pun sudah biasa juga mendengar nya karena mereka juga tahu kapan Kai bercanda dan serius dengan candaan nya itu jadi mereka semua pun sudah sangat paham sekali
" Kai , kenapa yang terluka Nicky bukan Daniel ?". Tanya Ray tanpa basa basi sedikit pun
" Itu permintaan Erland jadi sebagai sahabat yang baik aku hanya mengabulkan nya kak ". Kata Kai sambil tersenyum menatap kakak nya itu dengan senyuman tanpa dosa sama sekali
" Jadi Erland menginginkan jika Nicky yang terluka bukan Daniel. Wah seperti nya ada dendam pribadi antara kedua nya ". Kata Derren menyimpulkan sendiri
" Bukan karena itu tapi lebih kepada Nicky yang memang sangat arogan sekali hingga Erland kesal dan nya jadi dia harus di tidur kan dulu untuk sementara waktu agar mengurangi kesombongan nya itu ". Kata Kai
Mereka yang belum faham maksud dari menidurkan nya sementara waktu itu pun kini hanya menatap Kai saja dengan tajam nya bahkan terlihat sekali jika mereka sangat penasaran kecuali Ricky
" Kamu membuat dia seperti koma Kai ?". Tanya Ricky
" Benar Daddy dan setiap saat juga dia mendapat kan suntikan jadi tidak bisa sadar dulu untuk saat ini . " Kata Kai
" Tidak terbayangkan bagaimana saat ini perasaan mereka, pasti mereka akan sangat marah kepada Lo Kai bahkan mungkin juga akan mengutuk Lo juga ". Kata Derren
"Gue tidak perduli dengan hal itu dan kenapa juga harus takut dengan mereka . Kita kan banyak ber sepuluh jadi pasti akan menang ". Kata Kai
" Tapi apa benar Kai tadi malam hanya kalian berlima saja yang menyambut mereka ?". tanya Ray
" Iya kak . Kai sengaja saja melakukan nya untuk menguji kekuatan kita berlima jika menghadapi musuh dan terjadi hanya berlima saja juga lumayan ". Kata Kai
" Membuat keributan di bandara dan mengalah kan para musuh itu bukan lumayan Kai tapi kalian memang hebat sekali ". Kata Ryan
" Jangan memuji Ryan karena gue paling tidak suka di puji ". Kata Kai
" Iya sorry Kai. Tapi kenapa Lo tidak mengajak kita juga Kai , kan kita juga ingin melakukan nya Kai ". Kata Ryan
" Gue ada sesuatu hal yang akan di lakukan bersama anak-anak jadi tidak mengajak kalian semua ". Kata Kai
" Menguji seberapa hebat nya kamu dan itu adalah sesuatu hal bagi mu Kai ". Kata Ricky
Kai hanya mengangguk saja sambil tersenyum kepada Daddy nya seperti anak kecil yang sangat polos sekali .
" Kita juga akan menguji kemampuan nanti dengan melawan mereka hanya satu orang saya yang maju duluan Daddy dan jika dia tidak bisa makan akan ada yang membantu tapi hanya satu dulu dan seterusnya jika memang tidak bisa akan seperti itu juga ". Kata Kai
" Itu bagus sekali Kai dan strategi bagaimana yang akan kalian buat nanti nya dan siapa lawan kalian ?". tanya Rere
" Strategi masing-masing dan lawan kita mungkin saja Daniel yang bekerja sama dengan Lucifer ". Kata Kai enteng
" Daniel bekerja sama dengan Lucifer ? apa Sudah gila dia ?". Tanya Derren
" Mungkin saja itu benar dan bagaimana bisa Daniel datang kemari Kai , bukan nya kau sudah menahan nya di negara sana ?". Hanya Axel
Kai tidak menjawab nya dan dia hanya tersenyum saja sekarang ini dengan senyuman devil khas Daddy nya dulu . Dia memang sengaja membuat seolah partner Daniel lah yang bisa membebaskan nya dari Kai namun yang sebenarnya adalah tidak demikian karena Kai lah yang mengizinkan Aron agar melepaskan Daniel sebab dia dan para sahabat nya sudah menyiapkan kejutan untuk Daniel dan yang lain nya .
" Jangan bertindak bodoh dan membahayakan diri mu Kai karena jika kau terluka pasti banyak yang akan sedih terutama bunda ". Kata Ray
'" Iya kak , Kai paham hal itu . Apa sudah selesai wawancara nya , kalau iya Kai mau lanjut tidur karena masih mengantuk sekali ". Kata Kai
" Anak kurang ajar , Daddy masih ingin bicara dengan mu Kai dan kenapa kau malah ingin pergi tidur sekarang". Kata Ricky
" Kai mengantuk Daddy karena tidur nya hanya sebentar saja ". Kata Kai
" Ya sudah tidur saja sana dan nanti sore Daddy ingin mengajak kamu pergi jalan-jalan naik motor berjajar ". Kata Ricky
" Hanya Kai saja Daddy yang di ajak ?". Tanya Ray
" Tentu saja dengan kamu dan juga Calista ". Kata Ricky
" Jika Kai mengajak Bianca apa boleh Daddy ?". Hanya Kai sambil tersenyum
" Ajak saja tapi jika dia mau dan jika tidak jangan memaksa nya ". Kata Ricky
__ADS_1
" Ok kalau begitu dan sekalian kak Ray ajak kekasih nya dan aku juga nanti akan memberi tahu Nathan agar dia ikut juga . Kan lumayan konvoi Anatar menantu dan mertua nanti nya ". Kata Kai lalu pergi meninggalkan mereka semua untuk beristirahat sekarang di kamar nya .
" Anak mu itu Rick memang spesial dan Untung nya hanya satu saja yang seperti itu ". Kata Ipank
" Lucu nya dia seperti Yuli tapi menyebalkan nya dia seperti mu dulu Rick ". Kata Galang
" Dan untungnya kepo nya kau tidak menurun ke William ". Kata Ricky
" Dia kemana uncle , Ray tidak pernah melihat nya sama sekali ". Kata Ray
" Dia jarang terlihat dan paling sering juga bersama Bianca dan hanya Bianca saja tujuan dia datang ke sini karena mereka berdua ada pekerjaan yang harus di selesaikan jadi William akan selalu bersama Bianca dan menemui nya ". kata Arthur
" Kita tidak pernah melihat batang hidung nya sedikit pun juga ". Kata Derren
Memang William jarang ada di rumah Ray dan jika dia datang pun memang benar hanya untuk menemui Bianca Saja . Selama ini dia juga sering tidur di rumah Nathan atau rumah papa nya yang ada di Jepang jadi dia tidak pernah berkumpul bersama dengan Ray dan yang lain nya dan William hanya sering bersama dengan Kai saja serta para sahabat nya juga .
" Apa yang sedang mereka kerjakan hingga Wil tidak pernah datang kemari , jika Bianca dan William butuh bantuan maka bantulah mereka ". kata Ricky
" Jangan berubah bodoh Rick, sudah ada Kai yang akan membantu nya jika Bianca membutuhkan bantuan di dalam pekerjaan nya ". Kata Rere
" Tapi siapa tahu saja dia tidak mau merepotkan Kai , kalian tahu bukan bagaimana Bianca jadi aku hanya berjaga saja ". Kata Ricky
" Jika dia kesulitan biasanya menghubungi ku atau Arthur jadi jangan menghawatirkan nya dan terima kasih juga atas perhatiannya kepada Bianca ". kata Sam
" Dia calon menantu ku Sam jadi aku akan memperhatikan dia sama seperti anak ku sendiri ". kata Ricky
" Apa kau yakin Sam jika ingin menikah kan Bianca dengan Kai ?". Tanya Ipank
" Sebenar nya tidak tapi mengingat Daddy nya yang sangat kuat sekali jadi aku pun tidak bisa berbuat apa-apa juga dan Kai pun juga sangat nekat sekali sama seperti Daddy nya , jadi aku hanya takut jika dia akan menyakiti Bianca jika tidak mendapat kan Restu dari ku dan juga mama Bianca ". kata Sam bercanda
Bug
Ricky pun memukul Sam karena dia juga tidak menerima jika anak nya di jelekkan dan pukulan yang dia layangkan hanya pelan saja sebab. Ricky tahu jika mereka hanya bercanda saja
" Biar bagaimanapun dia anak ku Sam dan aku pun memaklumi nya walau kadang dia memang suka sekali membuat orang emosi ". kata Ricky
" Oh ya, Kalian tidak kuliah hari ini ?". Tanya Ricky
" Tidak Daddy , kita sedang free hari ini ". Kata Ray
" Lalu Calista tadi pergi dengan siapa ?". Tanya Ricky
" Dengan Bianca Dad ". Jawab Arthur
" Mereka hanya berdua saja pergi nya ?".Tanya Ricky
" Iya Daddy hanya berdua saja . tapi tenang saja Daddy meskipun hanya berdua tetapi mereka pasti bisa menjaga diri sendiri dengan sangat baik ". Kata Arthur meyakinkan Ricky jika mereka berdua memang sudah bisa menjaga diri nya
" Biarkan saja lah Rick mereka pergi berdua, mungkin saja mereka sedang ingin jalan sekarang jadi kasih kesempatan mereka berdua sebelum nanti Bianca kembali ke New York lagi ". Kata Bryan
Ricky pun kini mengiyakan apa yang Bryan katakan meski pun dia juga berat jika melepaskan Calista tanpa pengawasan tapi dia mencoba untuk percaya jika anak nya itu akan aman dan juga baik-baik saja
Sementara itu di sebuah kafe kini mereka bertiga berada tapi bukan Cuma bertiga saja karena ada Tozaki dan para sahabat nya juga di sana jadi mereka ramean saat ini , nongkrong bareng di kafe
" Kim kenapa mengajak dia ?". Bisik Calista
" Gak apa-apa kali Cal, biar rame saja kita nya ". kata Kim
" Tapi lihat lah dia , sejak tadi menatap Bianca Mulu . Kalau Kai tahu bisa ribet nanti masalah nya ". Kata Calista
" Zack, Lo gak ada acara hari ini ?". Tanya Kim
" Gak ada Kim , memang nya kenapa ?". Tanya Tozaki
" Cuma tanya doang gue gak ada apa-apa juga kok ". Kata Kim
__ADS_1
" Bianca , Lo gak kuliah ?". Tanya Tozaki
" Kuliah kali kak tapi online ". Kata Bianca
" Mana ada kuliah online, memang nya visa ?". Tanya Neo
" Ih bodoh ih Lo Neo , ya ada lah pembelajaran online. Gaptek banget sih Lo ini Neo ". Kata Calista
" Wah , seenak nya saja ya Lo Calista, gue pintar kali Tidak bodoh ". Kata Neo tidak terima
" Itu namanya Lo bodoh jika tidak tahu ada kelas online. Mangkanya kalau kuliah itu jangan nitip absen doang , masuk lah ke dalam kelas ". Kata Calista
" Tau nih Neo , gitu saja gak paham ". Kata Kim
" Kenapa malah menyerang gue sih kalian , sengaja banget ya melakukan nya ". Kata Noe kesal sekali dengan mereka
" Mana ada kak kita suka yang ada kita senang ". kata Bianca sambil tersenyum membuat Tozaki pun juga ikut tersenyum
" Sama saja kali Bianca , suka dan senang beda tipis hanya saja tulisan nya yang memang beda jauh sekali ". Kata Neo
Entah sajak kapan Bianca dan juga Tozaki serta sahabat nya sudah mulai akrab tidak ada yang tahu juga dan Calista pun juga bingung dengan keakraban mereka begitu pula dengan Kim yang juga bingung kenapa mereka bisa dekat dengan Bianca
" Nongkrong di sini memang sangat asik sekali , apalagi kalau kita berenam gini di tambah celotehan kalian jadi makin rame saja ". Kata Yuji
" Maka nya kak , muka di kondisi kan jangan judes-judesn kan pada kabur semua orang yang mendekati ". kata Bianca sambil tersenyum menatap Yuji yang terlihat menahan kesal kepada Bianca namun setelah nya dia pun langsung mengacak rambut Bianca karena dia gemas sekali
" Lo ya , suka sekali bikin kesel . Mau gak jadi adik gue Bianca ?". Tanya Yuji
" Gak mau kak karena kakak jelek dan lebih tampan kakak ku sendiri ". Kata Bianca
" Di tolak gue bro , kalau mengajukan ke Calista sudah pasti lah di tolak karena dia sudah punya Ray yang tampan jadi gue mencoba kepada Bianca dan ternyata di tolak juga . apes banget ya gue ". Kata Yuji
Mereka hanya bisa tertawa bersama sekarang ini dan melanjutkan obrolan santai nya dengan berbagai macam topik yang mereka bicarakan
" Lo kuliah di mana Bianca ?". Tanya Neo
" New York kak , kenapa emang nya tanya . Mau kuliah kita di sana ?". Tanya Bianca dan tak lupa juga dia menyebutkan di kota mana dia tinggal dan nama kampus nya juga
" Berarti sama seperti Ernest sepupu Tozaki, dia kan juga kuliah di sana ". Kata Neo
" Ernest ?". Tanya Bianca
" Iya Ernest, Lo kenal dia ?". Tanya Neo
" Kenal kak kan dia dulu yang ospek Bianca dan dia terkenal sekali dengan kekejamannya dan dia kan sahabat nya Daniel ". Kata Bianca
" Daniel musuh Kai ?". Tanya Kim dan Bianca hanya mengangguk kan kepala nya saja
" Kalian tidak ada niat jahat untuk menjebak kita kan Zack ?". Tanya Kim
" Mana mungkin gue melakukan itu kepada Lo , memang nya Lo pikir gua apa coba bisa melakukan hal bodoh seperti itu bahkan kita juga bersahabat sejak lama juga ". Kata Tozaki
" Ya siapa tahu saja kan Lo memiliki rencana jahat di balik semua ini , kan gue juga gak tahu Zack maka nya gue tanya kepada Lo ". Kata Kim
" Gue tidak ada niatan jahat sedikit pun kepada kalian dan urusan Ernest dekat dengan Daniel pun gue juga tidak memperdulikan nya karena itu adalah urusan dia jadi gue tidak harus memikirkan urusan orang lain kan ". Kata Tozaki
" Itu memang sangat benar sekali dan bagus juga pendirian Lo jika seperti itu ". Kata Calista
" Kalian mau makan apa , seperti nya minum nya juga sudah mau habis . Nambah saja gak masalah ". kata Yuji
" Dari tadi kita nambah Mulu dan kalian tidak , kan malu juga kita ". Kata Calista
" Anggap saja kita sahabat jadi gak perlu Mali lagi ". Kata Neo
" Ya kan bersahabat nya juga baru jadi harus jaim sedikit lah ". Kata Calista
__ADS_1
" Gak perlu jaim juga , los saja seperti anak satu ini ". Kata Yuji mengacak kembali rambut Bianca membuat Bianca pun memukuli nya berulang kali karena dia kesal dengan Yuji