
Kai masih melihat Bianca dan juga Daniel yang sedang bersama bahkan dia juga mengepalkan tangan nya karena kesal dan cemburu sekali
" Apa Daniel belum tahu jika Bianca adalah milik Lo ?". Tanya Brandon
" Seperti nya dia belum tahu karena Daniel sama seperti Kai yang tidak terlalu perduli dengan orang lain dan mungkin juga dia tidak mendengar berita ". Kata Erland
" Kita ke sana saja Kai dari pada Lo di sini hanya diam dan cuma memandang dengan kesal saja ". Kata Nathan yang sudah jalan terlebih dahulu dari mereka berempat . Dan kini Kai pun menyusul nya sekarang bahkan terlihat tatapan tajam penuh amarah membuat mereka semua yang melihat pun merasa takut dengan Kai kali ini
Kai menarik tangan Bianca membuat nya kaget lalu menatap Kai sekarang
" Kak Lo apaan sih ". Kata Bianca karena ulah Kai tadi dia hampir saja terjatuh
" Apa yang Lo lakukan ?". Tanya Kai Kepada Daniel tanpa perduli dengan apa yang Bianca katakan tadi
" Apa Lo tidak bisa melihat apa yang gue lakukan ?". Tanya Daniel balik
" Jangan coba-coba untuk mendekati nya jika Lo masih ingin hidup tenang ". Kata Kai dengan nada suara berat nya membuat Bianca pun menarik nya untuk menjauhi Daniel agar tidak terjadi sesuatu hal yang tidak di inginkan nanti nya
Bianca masih memegang tangan Kai dan kini mengajak nya duduk . Megan pun juga mengikuti nya saat ini
" Kak kenapa marah ?". Tanya Bianca sambil menatap Kai bahkan dia kini terlihat tersenyum kepada Kai hingga kemarahan itu pun langsung bilang begitu saja
" Jangan dekat atau pun bicara dengan nya , apa Lo lupa bagaimana gue Bi ?". Tanya Kai
" Gue tahu kak siapa Lo bahkan gue juga tahu bagaimana jika Lo marah , bisa hancur ini kampus karena Lo dan Daddy akan datang ke sini dan menyeret Lo pulang nanti ". Kata Bianca
" Mana bisa si tua itu melakukan nya bahkan Daddy tidak lebih hebat dari gue Bianca . Mungkin saja dulu Daddy memang paling hebat tapi sekarang usia dia sudah tua jadi kehebatan nya itu tidak bisa di banggakan ". Kata Kai
Bianca pun memukul Kai karena dia kurang ajar sekali mengatai Ricky si tua bahkan walau usia Ricky sudah tua pun dia masih tetap hebat dan bisa di andalkan sekali dan itu memang benar adanya
" Durhaka sekali Lo Kai mengatakan seperti itu tentang Daddy Lo , jika Daddy Lo dengar bisa di robek itu mulut ". Kata Sky
" Bukan di robek saja mungkin lidah nya juga di potong ". Kata Erland
Mereka hanya tertawa saja bersama di sana karena candaan yang sepele saja dan berbeda dengan Megan yang merasa ngeri sekali mendengar ucapan mereka semua tapi dia juga heran kenapa mereka malah tertawa dan tidak terlihat sedikit pun rasa takut dan ngeri di sana bahkan mereka bisa tertawa dengan lepas nya
" Megan santai saja , kita hanya bercanda kok jadi Lo gak usah sepucat itu muka nya ". Kata Bianca
" Bercanda kalian bikin ngeri saja ". Kata Megan
" Jika tidak ingin candaan itu menjadi nyata maka jangan bermain-main dengan kami ". Kata Sky
Bianca pun ganti memukul Sky karena dia berani sekali menakuti sahabat nya bahkan terlihat sekali wajah takut Megan kali ini
" Kak Sahabat Lo tuh gak bener , jangan buat Megan takut nanti gue gak punya teman lagi di sini ". Kata Bianca
Jika dia mengadu seperti ini itu sangat membuat Kai senang bahkan Bianca terlihat sangat imut dan menggemaskan sekali menurut nya dan Kai pun semakin cinta kepada nya
" Lo dengar itu kan Sky . Jika Lo mengatakan hal konyol itu lagi mati Lo ". Kata Kai
" Gue hanya bercanda dan lagi kenapa sahabat Lo ini penakut sekali bahkan dia juga belum melihat dan mengenal kita dengan baik . Jika dia tahu siapa kita bisa mati kaget nanti dia ". Kata Sky
Megan memaksa kan senyuman nya bahkan dia heran juga Dengan ucapan Sky tadi . Dia berteman dengan Bianca itu karena dulu Bianca menolong nya dan dia juga terlihat baik dan ramah bahkan Bianca tidak pernah mengejek nya seperti mahasiswi lain nya bahkan Megan suka sekali bisa dekat dengan Bianca tapi dia tidak menyangka juga jika Bianca dekat dan di kejar oleh para most wanted kampus. Tapi wajar menurut Megan Karena Bianca lun cantik dan juga baik hati berbeda dengan yang lain nya yang suka tebar pesona selesai Jennie dan para Geng nya
" Lo santai saja , selama Bianca mengatakan jika Lo adalah sahabat nya kita tidak akan mengganggu sama sekali dan Lo akan aman di kampus ". Kata Erland
" Jadi kalian tidak akan mengerjai ku nanti nya ?". Tanya Megan
" Tentu saja tidak bahkan Lo bisa bersama dengan kita dan juga Bianca sebab Lo adalah sahabat nya ". Kata Brandon
" Lo jangan takut dengan mereka bahkan mereka juga sudah jinak kok ". Kata Bianca
" Yang jinak kan Kai karena ada pawang nya juga kan yaitu Lo ". Kata Nathan
" Lo pikir kak Kai anjing apa harus ada pawang biar jinak ". Kata Bianca
" Bukan pawang lagi kan dia memang calon suami Lo ". Kata Brandon
Megan langsung menunjukkan muka terkejut nya bahkan di sana Bianca hanya tersenyum saja menatap Megan yang kini terkejut dengan ucapan Brandon tadi .
Daniel yang melihat Kai dan Bianca dari jauh hanya diam saja bahkan dia terlihat hanya menatap mereka saja saat ini
__ADS_1
" Niel , apa Lo suka dengan anak baru itu ?". Tanya Jennie
" Apa urusan nya dengan Lo ". Kata Daniel
" Jika Lo suka dengan nya kita bisa bekerja sama untuk memisahkan mereka nanti . Lo akan mendapat kan Bianca dan gue akan mendapat kan Caesar ". Kata Jennie
" Jangan terlalu yakin bahkan caesar sama sekali tidak melirik Lo kan ". Kata Jason
" Dia seperti itu karena ada wanita yang sok kecantikan itu dan gue yakin jika dia akan melirik gue nanti nya ". Kata Jennie
Daniel hanya terdiam saja bahkan dia kini masih menatap Bianca yang kini masih saja bercanda bersama dengan Kai dan para sahabat yang lain nya di Sana
" Jangan terlalu ikut campur dan gue katakan kepada Lo Daniel jangan mengganggu Caesar karena dia bukan orang sembarangan ". Kata Ernest
" Itu benar bahkan dia seperti punya aura yang sangat kuat sekali dan begitu menakutkan juga ". Kata Jason
" Gue tidak perduli dan gue akan tetap mendekati nya nanti dengan cara apapun ". Kata Daniel
Daniel sangat ingin membuat Kai terpukul dan sedih maka dari itu dia bersikukuh untuk mendekati Bianca untuk membuat Kai terluka nanti nya . Dia kini mengajak mereka untuk pergi dari sana dan segera pulang juga sebab Daniel juga jarang mengikuti kelas di kampus . Dia termasuk mahasiswa yang sangat Genius sekali dan dia juga berkuasa jadi tidak ada juga yang melarang nya melakukan apapun di kampus tersebut
" Bi , jika Lo seperti ini makin cantik saja dan pantas Kai selalu tergila-gila dengan Lo ". Kata Erland
" Jangan memanggil nya Bi karena hanya gue yang boleh memanggil nya seperti itu dan kalian jangan ". Kata Kai
" Bianca gue pulang duluan ya toh hari ini juga dua kelas terakhir jam kosong kan ". Kata Megan
" Kita cari makan di luar yuk bareng Megan bagaimana ?". Tanya Bianca
" Gue harus pergi dulu ke mall untuk membeli sesuatu dan gue juga harus kerja paruh waktu jadi tidak terlalu banyak waktu untuk jalan-jalan ". Kata Megan
Bianca merasa kasihan Dengan Megan dan kini dia pun merangkul bahu nya sambil menatap nya dengan senyuman . " Kerja di mana Lo memang nya ?". Tanya Bianca
" Di salah satu Cafe terbesar di kota ini ". Kata Megan
" Cafe apa namanya ?". Tanya Megan lagi
" BIL Caffe ". Jawab Megan
" Lo beneran kerja di sana , sudah berapa lama ?". TAnya Kai
" Waktu gue kelas tiga sekolah menengah atas kak ". Jawab Megan
" Lo ikut saja apa kata Bianca dan jangan takut di pecat nanti nya ". Kata Kai
Kini dia pun sudah menggandeng tangan Bianca namun Megan masih saja terdiam dan heran dengan maksud ucapan Kai tadi
" Hey budeg ayo jalan kenapa Lo masih diam saja , apa Lo Ingin di mutilasi Kai ". Kata Sky
Megan pun segera jalan , Mendengar kata mutilasi membuat nya pun menjadi takut sekali apalagi dengan tatapan Kai tadi juga membuat nya menjadi seperti orang yang siap di terkam oleh musuh nya
" Lo satu mobil saja dengan kita Megan ". Kata Bianca
Megan Segera masuk bersama dengan Bianca dan kini Kai pun langsung menancap gas nya untuk menuju mall sekarang makan siang bersama Bianca .
" Kak apa benar dia tidak akan di pecat nanti nya , susah Lo jika cari pekerjaan paruh waktu ". Kata Bianca
" Kalau susah ya ajak saja dia bekerja sama dengan kita beres kan ". Kata Kai dengan enteng nya
" Beneran Megan bisa kerja sama dengan kita ?". Tanya Bianca
" Bisa saja asal otak dia bisa sefrekuensi dengan kita ". Kata Kai
" Ya sama saja bohong dong kan setiap orang berbeda kak jadi mana bisa juga Megan sama dengan kita ". Kata Bianca
" Dia sudah bekerja di BIL Caffe jadi biarkan saja dia tetap di sana ". Kata Kai
" Tapi Kakak bisa menjamin kan kalau dia tidak akan di pecat nanti nya ?". Tanya Bianca lagi
" Iya gue bisa menjamin nya ". Kata Kai
Mereka kini sudah ada di mall bahkan terlihat Kai dan yang lain nya kini memarkir kan mobil mereka lalu berjalan masuk ke dalam mall bersamaan . Banyak sekali yang melihat mereka berjalan bahkan melihat Kai juga dengan tatapan kagum nya . Kai selalu bisa membuat orang akan memperhatikan nya bahkan bukan hanya dia saja dan para sahabat nya pun mempunyai wajah serta gestur tubuh yang menawan membuat semua nya terpanah ketika melihat mereka
__ADS_1
" Kita makan dulu atau belanja dulu Bianca ?". Tanya Kai
" Gue gak mau belanja kak kan tadi yang ingin belanja Megan ". Kata Bianca
" Ya sudah makan saja dulu lalu nanti kalian boleh belanja sepuas nya di sini ". Kata Bianca
Megan sejak tadi hanya diam saja bahkan dia terlihat tidak tenang sekali karena memikirkan apa benar dia tidak akan di pecat nanti bahkan izin terlambat saja sangat susah dia dapat kan waktu itu dan kini dia akan Tidak masuk kerja
" Megan mau makan apa ?". Tanya Bianca ketika mereka sudah berada di dalam restoran dan kini tengah duduk santai di sana . Bahkan Megan masih menatap ponsel nya dengan cemas membuat Bianca pun menatap nya sekarang
" Hey budeg Lo di tanya kenapa diam saja ". Kata Sky yang memang sejak tadi suka sekali menggoda Megan bahkan membuat Megan takut juga dia sangat senang sekali
" Kenapa Bianca ?". Tanya Megan sambil menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal sama sekali
" Masih memikirkan kerjaan ?". Tanya Bianca
" Iya dan gue takut sekali di pecat ". Kata Megan jujur
" Kak Kai , Lo harus tanggung jawab loh jika dia di pecat nanti nya ". Kata Bianca
" Siapa juga yang akan memecat Lo bahkan Caffe tempat Lo kerja adalah milik Kai jadi Lo aman bila perlu Lo nanti bisa naik pangkat ". Kata Sky
Megan menatap Kai sekarang namun Kai tidak menoleh sedikit pun kearah nya dan hanya menatap Bianca saja sejak tadi
" Kak ". Panggil Bianca
" Dia akan aman Bi sama seperti apa yang Sky katakan tadi ". Kata Kai
Wajah lega dari Megan pun terlihat bahkan dia kini bisa tersenyum lepas dan tenang karena sudah mendengar dari pemilik nya jika dia tidak akan di pecat nanti nya
Di Jepang kini mereka masih ada di markas bahkan kini Ryan pun membahas tentang Tozaki kepada Ray dan juga Arthur
" Kenapa dengan Tozaki dan siapa dia ?". Tanya Ray yang memang selalu saja tidak tahu tentang teman di kampus nya . Bahkan dia tidak mengenal sama sekali teman di kelas nya , menyebut nama nya saja dia tidak bisa sebab dia tidak terlalu mau berbaur dengan yang lain nya berbeda sekali dengan Kai dan Calista
" Dia lelaki yang bersama dengan Kim tadi ". Kata Ryan
" Kenapa dia , apa dia mengganggu kalian ?". Tanya Ray
" Gue sangat heran sekali dengan nya bahkan dia adalah raja jalanan di Jepang tapi dia tidak mengatakan nya . Gue juga merasa aneh dengan Kim ". Kata Ryan
" Kim tidak lah jahat jika kau menduga seperti itu dan aku pun juga sudah menyelidiki nya . Dia anak yang baik bahkan keluarga nya juga cukup baik dan bijaksana jadi jangan mengkhawatirkan tentang hal tersebut ". Kata Arthur
Tentu dia sudah menyelidiki Kim Karena dia adalah sahabat adik nya jadi Arthur tahu Segala nya tentang Kim bahkan ketika perusahaan papa kim yaitu Sanders grup sempat mengalami goncangan Sam dan Ricky pun membantu mereka dan itulah yang membuat Ruben papa Kim merasa berhutang Budi Kepada keluarga Ricky dan Sam . Ruben mengatakan kepada Kim Agar dia bersikap baik kepada anak Ricky dan Sam dan dia juga harus membantu mereka jika mereka membutuhkan bantuan . Arthur pun tahu tentang info terbaru
" Mana mungkin juga Arthur ceroboh dan membiarkan adik nya bergaul dengan orang yang salah ". Kata Axel
" Lo memang sangat bodoh sekali Ryan ". Kata Derren mengejek Ryan
" Tapi tentang Tozaki sebagai raja jalanan kenapa dia tidak mengetahui nya ?". Tanya Ryan
" Karena Tozaki sendiri juga tidak mengatakan nya bahkan menutup identitas itu dari Kim ". Kata Arthur
" Wah Lo memang lah Sangat hebat sekali Arthur bahkan Ryan saja kalah hebat dengan Lo . Lo memang suhu kita dalam mencari data dan informasi tentang seseorang ". Kata Derren
Dia sengaja mengatakan nya untuk mengejek Ryan bahkan Derren sangat puas sekali ketika melihat Ryan kesal sekali dengan nya
" Soal Kim jangan terlalu dipikirkan Karena dia bukan lah orang yang berbahaya dan dia juga cewek yang baik jadi kita tetap fokus saja dengan perdagangan nanti ". Kata Ray
Axel menyetujui apa yang di katakan Ray dan kini mereka pun kembali membahas tentang pertemuan nanti malam dengan pembeli
Di rumah yang terlihat minimalis namun dengan perlengkapan yang mewah sekali kini Kim sedang duduk bersantai dengan papa nya bahkan dia sangat senang sekali melihat papa nya mengunjungi diri nya di jepang
" Kenapa mama tidak ikut juga pa ?". Tanya Kim dengan manja nya dan bersandar di pundak sang papa .
" Mama kamu juga sibuk di Singapura jadi hanya papa yang kemari dan papa juga kebetulan ada pekerjaan di sini ". Kata Ruben
" Sayang sekali ya mama tidak ikut padahal Kim sangat merindukan mama ". Kata Kim
" Jadi tidak merindukan papa ya hanya mama saja ?". Tanya Ruben menggoda putri tunggal nya itu
" Ya kangen papa juga lah Masak enggak ". Kata Kim lalu memeluk papa nya . Ruben merasa senang ketika melihat anak nya bahagia bahkan dulu sebelum ajak nya dekat dengan anak Ricky dan yang lainnya Kim selalu saja kenapa pun sendiri bahkan dia jarang sekalian bercerita dengan papa nya berbeda dengan sekarang yang sangat ceria sekali dan penuh dengan candaan dan banyak cerita juga setiap hari nya
__ADS_1