
Yuli menatap kesal kerah Ipank karena mengatakan hal yang pasti akan membuat Ricky kembali bersemangat untuk memiliki anak lagi bahkan beberapa waktu yang lalu juga dia mengatakan jika ingin mempunyai anak lagi
"Tentu saja akan ada lagi calon Ricky dan Yuli junior nanti nya". Kata Ricky
"Jangan aneh-aneh ya sayang, sudah tiga saja cukup malah itu melebihi anjuran pemerintah". Kata Yuli
"Mana perduli juga aku dengan anjuran pemerintah sayang bahkan adakah keluarga dengan anak sebelas jadi aku pun terinspirasi dengan mereka ". Kata Ricky
"Kau kan sekarang jadi Bu bos Yul jadi tidak masalah jika memiliki anak banyak juga bahkan kau hanya duduk manis saja kan selama ini di rumah". Kata Intan
"alah kita juga sebenarnya sama saja kan Tan hanya saja kau selalu saja membantah Ipank tidak seperti aku yang selalu saja berbakti kepada suami". Kata Yuli membuat Ricky tersenyum lalu mencium nya
"Tapi kau adalah istri nya big bos jadi kita beda dong ". Kata Intan
"Tidak ada yang beda hanya saja Ricky lebih kaya dari pada suami kalian semua". Kata Yuli membuat mereka semua tertawa bersama karena Yuli sudah mulai menggoda kembali
"Ya lah kita tahu kau sudah menjadi sangat kaya sekarang Yul dan bisa kah kita meminta sedikit uang mu ?". Kata Intan bercanda
"Oh tentu bisa jika Ipank yang meminta maka aku akan memberikan nya dengan senang hati". Kata Yuli
Mereka kembali tertawa bersama di sana bahkan terlihat tawa mereka sangat menggema di ruangan tersebut. Tidak terasa obrolan mereka sudah sampai larut malam bahkan anak-anak mereka mungkin saja juga sudah tertidur
"Kak sebaik nya menginap di sini saja ". Kata Yuli
"Luna doang yang boleh kita gak Yul ?". Tanya Rachel
"Kalau kalian gak usah nanti rumah ini penuh". Kata Yuli
"Rumah Lo besar dan hanya ada lima orang di tambah kita pasti gak akan penuh kali". Kata Ken
"iya iya menginap saja di sini , lagi pula anak-anak sudah tidur semua kan ". Kata Yuli
Mereka pun para wanita kini pergi menuju kamar nya dan di temani Yuli sebagai pemilik rumah bahkan mereka sedari tadi pun Bercanda hingga naik ke atas pun tetap bercanda juga
"Bagaimana Sam ?". Tanya Ricky Setelah istri nya pergi ke atas
"Seperti nya ada yang ingin menggagalkan usaha baru anda bos". Kata Sam
"Apa mereka dari Geng King Death?". Tanya Ricky
"Bukan bos mereka musuh lama kita , tuan Lorry". Kata Sam
Ricky menyeringai ketika mendengar nama Lorry bahkan sesuai dengan dugaan nya jika Lorry sudah mempersiapkan segala nya untuk menyerang balik dia tapi Ricky tidak pernah takut sama sekali bahkan dia terlihat santai sekali saat ini
"Jadi dia masih saja ingin balas dendam?" Tanya Ken
"Benar tuan dan tuan Kenzo kini juga ada di Indonesia". Kata Sam
Bukan tanpa alasan Sam datang kembali ke Indonesia . selain dia ingin mengatakan akan menikah tapi hal yang terpenting nya adalah panggilan dari sang bos yang memang menyuruh dia datang ke Indonesia karena Ricky lebih suka mengandalkan Sam dari pada yang lain nya untuk melindungi orang yang dia cintai
"Apa dia masih mengejar Yuli ?". Tanya Ken membuat Ricky langsung menatap nya
"Untuk hal tersebut saya tidak tahu tuan tapi yang jelas tuan Lorry ada kemungkinan bekerjasama dengan tuan Kenzo nanti". Kata Sam
"Mereka berdua bukan urusan Lo Sam , biar nanti Diego yang mengurus mereka berdua". Kata Ricky
"Lo mau jadi pengantin baru jadi jangan terlalu mengurusi dunia gelap dulu Sam ". Kata Ken
"Otak Lo Ken yang gelap". Kata Rere
"Rick, bagaimana keadaan Kak Lo Edward, apa dia masih hidup?". Tanya Ipank
"Tentu saja dia masih hidup karena gue masih belum bosan bermain dengan nya ". Kata Ricky
para sahabat nya pun kini menyeringai mendengar apa yang di katakan Ricky bahkan dia terlihat sama seperti dulu tidak ada yang berubah walaupun sudah memiliki anak dan istri
"Apa Lo masih belum puas dengan dia , apa tidak ingin cari mainan baru saja Rick?". Tanya Rere
"Jika dapat yang baru pun gue tidak akan melepaskan nya juga karena belum waktu nya ". Kata Ricky
"Ah baik lah terserah sang leader saja. kalau begitu gue istirahat dulu Rick". Kata Ipank
__ADS_1
Tak hanya Ipank saja tapi Ken dan Rere pun juga ikut pergi beristirahat bahkan mereka semua kini sudah naik ke lantai atas untuk segera tidur bersama pasangan masing-masing.
Sementara itu di kamar nya kini Kai tampak sangat sibuk sekali bahkan dia juga belum tertidur sekarang. Sejak tadi Kai sibuk dengan penelitian nya yang memang dia lakukan tanpa ada yang tahu. Tapi mungkin saja Ricky tahu tapi membiarkan nya saja dan mungkin dia juga ingin tahu sejauh mana anak nya berkembang
"Kenapa otak orang ini jelek sekali". Kata Kai
Dia memang kini sedang membedah otak seseorang, entah dari mana dia mendapat kan nya yang jelas kini Kami tengah sibuk di ruangan rahasia di kamar nya itu
Di bawah Ricky masih bersantai dengan sepupu dan orang kepercayaan nya
"Seperti nya Kai akan lebih hebat dari pada Ray". Kata Arok
"Gue masih belum tahu yang pasti mereka semua sangat hebat dan berbakat di bidang masing-masing". Kata Ricky
"Kalau yang seperti Lo menurut Lo siapa Rick?". Tanya Arok
"Gue masih belum bisa memastikan tapi yang jelas terlihat adalah Calista dan Ray". Kata Ricky
"Ya memang mereka berdua sangat lah terlihat menonjol apalagi Calista dia bahkan secara terang-terangan menunjukkan ketidak sukaan nya kepada lawan sama seperti Lo Rick". Kata Arok
"Tapi tuan muda Kai jauh di atas mereka berdua tuan ". Kata Sam
Perkataan Sam membuat Aron menatap nya dan dia juga awal nya berpikir seperti itu, walaupun Kai terlihat banyak bicara dan bercanda tapi dia terlihat jauh lebih menakutkan jika bersaksi
"Apa Lo juga tahu hal itu Rick?". Tanya Arok
"Gue tahu jika Kai memang hebat hanya saja dia terlalu banyak Bercanda". Kata Ricky
"Mirip sekali dengan bunda nya bahkan ejekan dia sama dengan Yuli ". Kata Arok
"Ya dia memang sama seperti bunda nya dan Kai adalah perpaduan yang sempurna antara gue dan istri gue ". Kata Ricky
Arok dan juga Sam mengangguk kan kepala nya karena memang itu adalah hal yang benar bahwa Kai perpaduan antara Ricky dan Yuli namun untuk saat ini yang terlihat memang sifat Yuli nya saja tapi tidak tahu juga kalau di luar rumah dia bagaimana
"Kalau begitu gue tidur dulu Rick". Kata Arok
kini dia pun berjalan pergi menuju kamar yang di tempati istri nya di rumah Ricky. Rumah yang luas dengan lantai empat itu pun kini menjadi tempat istirahat para sahabat kedua nya bahkan Yuli terlihat senang sekali jika mereka datang karena rumah nya akan ramai sekali
"Katakan". Kata Ricky
"Seperti nya ada yang mengawasi anak-anak anda bos ". Kata Sam
"Apa mereka musuh lama gue Sam ?". Tanya Ricky dengan tatapan tajam nya bahkan dia terlihat diam dan sangat dingin sekali Ketika mendengar ada yang mencoba untuk mengusik keluarga kecil nya
"Mereka bukan dari musuh lama bos dan untuk hal itu nanti akan saya selidiki". Kata Sam
"Jangan sampai terjadi sesuatu kepada anak-anak gue Sam karena jika mereka sampai lecet sedikit saja gue tidak akan memaafkan Lo juga karena jika mereka terluka maka bunda nya akan bersedih". Kata Ricky
Ricky memang selalu memperdulikan perasaan istri nya itu jadi dia tidak akan membiarkan hal yang membuat istri nya bersedih terjadi
"Dan tuan muda Kai mengetahui penguntit tersebut". Kata Sam
"Kai tahu ?". Tanya Ricky
"Benar tuan ". jawab Sam
Ricky pun beranjak dari duduk nya dan kini dia bergegas menuju kamar anak nya itu untuk bertanya. meskipun sudah larut malam tapi Ricky yakin sekali jika Kai masih belum tertidur sekarang. Ricky dan Sam berjalan menuju kamar Rey bahkan Ricky terlihat sangat dingin sekali saat ini dan tatapan tajam nya itu membuat ngeri saja
Ceklek
pintu kamar Kai terbuka dan di sana Ricky pun melihat sekeliling kamar tidak ada tanda adanya Kai. Ricky pun segera masuk ke dalam karena dia tahu di kamar itu ada ruangan rahasia sebab setiap kamar di rumah itu di buat dengan adanya kamar rahasia juga
"Kai sedang apa kamu?". Tanya Ricky membaut Kai pun berdecak kesal karena Daddy nya itu datang mengganggu nya
"Daddy kenapa kemari di saat yang tidak tepat". Kata Kai
Ricky berjalan menghampiri anak bungsu nya itu bahkan dia melihat ada seperti otak dan jantung manusia di meja Kai dan darah yang ada di sana juga
"Apa yang kamu lakukan Kai?". Tanya Ricky lagi yang kini sudah berada di depan Kai bersama dengan Sam
"Kai sedang melakukan penelitian Daddy dan Daddy mengganggu pekerjaan Kai". Kata Kai dengan kesal nya
__ADS_1
"Organ tubuh siapa ini Kai?". Tanya Ricky
"Ini adalah orang jahat yang mengganggu Calista kemarin". Kata Kai
Flashback on
Calista yang kini sedang asik bermain di sebuah taman bermain di sekolah nya pun tak tahu ada dua orang yang mengawasi nya bahkan Calista terlihat sangat senang bermain dengan para teman nya di sana .
"Cal apa tidak apa-apa jika kamu bermain dengan kami?". Tanya Arumi teman nya di kelas
"Tidak apa-apa. memang nya siapa yang akan melarang kiat bermain di sini ". Kata Calista
"Iya juga ya." Kata Arumi
"sudah kalau begitu kita bermain lagi ". Kata Calista
mereka berdua pun kembali bermain bersama bahkan terlihat sangat asik sekali di sana
"Cal aku mau ke kamar mandi dulu ya ". Kata Arumi
"Aku juga mau ke kamar mandi jadi kita bareng saja ". Kata Calista
Mereka berusaha pun berjalan dengan riangnya menuju kamar mandi bahkan mereka berjalan sambil bergandengan tangan saat ini
"Halo nona cantik mau kemana?". Tanya seorang lelaki yang kini berdiri di depan Calista dan juga Arumi
terlihat dua orang lelaki berbadan besar kini menghadang ke dua nya bahkan mereka terlihat sangat menyeramkan sekali membuat Arumi takut
"Om jelek minggir kita mau lewat ". Kata Calista dengan berani nya
"Mau kemana sini biar om antar ". Kata nya lagi
Calista tidak peduli bahkan dia pun kini menggandeng tangan Arumi agar segera meninggalkan dua orang di depan nya itu namun mereka pun langsung menangkap Calista dan Arumi. Arumi yang sangat takut sekali itu pun berteriak dan menangis sementara Calista dia langsung menendang dan memukul orang tersebut hingga dia pun berhasil lepas dari nya
"Calista tolong". Kata Arumi
Calista kini pun menghajar mereka berdua bergantian bahkan mereka terlihat sangat kualahan menghadapi Calista seorang diri
"Wah ternyata dia lumayan juga bela diri nya ". Kata salah satu dari mereka
Dan kembali perkelahian itu terjadi tanpa henti mereka menyerang Calista namun bocah itu berhasil menghindar hingga ketika dia ingin menghajar Arumi terlihat berteriak memanggil nya membuat dia menoleh dan
Bug
Satu pukulan mendarat di tubuh Calista dsn hal itu terlihat oleh Kai. Segera dia berlari ke Kakak nya itu untuk segera membantu nya namun belum juga sampai di sana anak buah Ricky segera menyelesaikan itu semua
"Calista gak apa-apa kamu ?". Tanya Kai dengan panik nya
"Tidak apa-apa Kai. hanya pukulan ringan saja ". Kata Calista
"Cal maaf ya karena aku kamu kena pukul". Kata Arumi
"Tidak apa-apa yang penting kamu baik-baik saja ". Kata Calista
Dia kini mengajak Arumi dan Kai pergi namun sebelum pergi Kai menatap orang yang tadi memukul saudari kembar nya itu dengan sangat tajam bahkan tatapan nya sangat menakutkan sekali kali ini.
Mereka yang sudah di hajar oleh anak buah Ricky pun terlihat sangat mengenaskan namun untung nya mereka tidak di bawah ke markas
"Tunggu pembalasan ku nanti orang bodoh ". Batin Kai lalu berjalan pergi menyusul Calista
Flashback off
"Apa kamu memutilasi nya Kai ?". Tanya Ricky
"Iya Daddy aku membedah nya lalu mengambil organ tubuh nya ". Kata Kai dengan santai nya
"Sadis seperti bos". Batin Sam
Ricky hanya melihat anak nya itu yang kini masih asik melakukan penelitian menurut dia tadi bahkan Ricky hanya diam saja melihat apa yang anak nya itu lakukan saat ini tanpa berkomentar apapun di sana
"Kau memang perpaduan antara Daddy dan bunda mu Kai sangat sempurna sekali perpaduan ini". Batin Ricky sambil menatap anak nya itu yang terlihat masih asik sekali di sana
__ADS_1