
Tidak tahu kenapa setiap berbicara serius dengan anak dan juga sahabat nya Ricky Tidak pernah berhasil melakukan nya karena Kai selalu saja mengacaukan obrolan mereka dan tidak akan ada kata serius yang akan didapatkan oleh mereka semua nya
" Kai , urus masalah Lucifer segera". Kata Ray
" Itu gampang sekali kak dan Aron juga sudah mengurus nya perlahan". Kata Kai
" Daddy mendengar jika dia akan menyerang kita malam ini Kai". Kata Ricky
" Itu tidak akan terjadi Daddy karena Kai sudah menggagalkan nya ". Kata Kai
" Yang dia cari adalah adik nya yang kau tawan Kai maka nya kembalikan saja dia ". Kata Derren
" Mainan gue tidak akan pernah pergi dari gue kecuali gue bakar dia hingga menjadi abu ". Kata Kai
" Tapi karena dia bukan kita sekarang bertambah musuh nya dan apa Lo tidak khawatir jika dia akan menyerang Bianca nanti ". kata Derren
" Gue tidak khawatir bukan berarti gue egois tapi itu karena gue memang tahu bagaimana dia dan Bianca juga tidak pernah lepas dari pandangan gue juga ". Kata Kai
" Kita tahu itu Kai tapi apa tidak sebaik nya jika memang bereskan dulu Lucifer agar tidak mengganggu nanti nya ". Kata Arthur
" Nanti akan aku bereskan dia kakak ipar jadi tenang saja ". Kata Kai
" Jangan menghawatirkan pekerjaan Kai karena dia melakukan nya pun kita tidak tahu sebab cara kerja Kai sangat berbeda sekali dengan kita semua . Dia bekerja secara tersembunyi dan tidak ada yang tahu juga ". Kata Arok
" Benar juga , dia kan seperti bayangan jadi tidak akan ada yang tahu juga bagaimana dia bekerja". Kata Ken
" Daddy pindah nya kapan nanti Ray akan mengurus semua nya ". Kata Ray
" Mungkin beberapa Minggu lagi Ray dan untuk semua nya Daddy bisa mengurus semua nya sendiri ". Kata Ricky
" Kita akan mengurus kepindahan Daddy ke Singapura dan Daddy jangan menolak nya begitu juga dengan papa Sam ". Kata Kai
" Ya sudah jika memang itu mau kalian Daddy pun tidak bisa menolak nya ". Kata Ricky
" Untuk hari ini kita semua harus pindah ke kediaman Nathan karena Kai ada urusan penting di rumah ini dan rumah ini harus benar-benar kosong ". Kata Kai
" Benar kan jika mereka akan menyerang ke sini maka nya Lo menyuruh kita pergi Kai ". Kata Derren
" Gue mau bermain dengan Daniel jadi kalian pergi dulu agar tidak ikut terbawa dalam permainan yang gue ciptakan untuk Daniel ". Kata Kai
" Kenapa Lo masih suka main-main padahal kita semua nya pun tidak ingin resiko terjadi nanti Kai ". Kata Rafael
" Tenang saja Rafael, gue juga tahu bagaimana cara nya harus bermain dan tidak akan beresiko juga bagi gue ". Kata Kai
" Yang penting ingat saja Kai jika Lo memiliki keluarga yang juga harus di lindungi jadi jangan hanya ingin bersenang-senang lalu mengorbankan semua nya nanti ". Kata William
" Kalian ini bicara apa sih makin lama makin ngelantur saja ". Kata Kai heran sekali dengan mereka semua yang sejak tadi terlihat meremehkan nya untuk masalah dengan Lucifer ini . Kai memang ingin bersenang-senang dengan Lucifer apalagi dengan Daniel yang dia anggap bodoh itu karena Daniel kini sudah mulai masuk dalam jebakan nya walaupun dia sudah di backup oleh Lucifer namun Daniel masih saja tetap bodoh sekali
Dan di rumah Lucifer mereka semua nya kini sedang duduk manis untuk menyiapkan rencana mereka saat ini bahkan mereka ingin menyerang Kai saat ini
" Apa kalian yakin jika Caesar ada di rumah itu ?". Tanya Lucifer
" Ya kami sangat yakin sekali dan mereka memang selalu ada di sana bersama dengan keluarga nya ". kata Ivan
" Pastikan kebenaran nya karena Caesar sangat lah licik sekali jadi bisa saja kita di kelabui oleh nya ". Kata Lucifer
Dia tidak ingin jika serangan nya akan berakhir sia-sia jadi dia harus benar-benar memastikan apa benar mereka ada di sana atau itu hanya jebakan dari Caesar saja
__ADS_1
" Aku akan mengecek nya sendiri ke sana untuk memastikan apa mereka ada di sana atau tidak ". Kata Daniel
" Ya lakukan dengan segera sebelum kita menyerang mereka dan pastikan mereka ada di rumah itu agar serangan kita tidak akan sia-sia nanti nya ". Kata Lucifer
" Lalu bagaimana dengan Nicky yang masih saja belum sadar hingga sekarang ?" Tanya Pedro
" Benar bahkan dia sudah lama tidak ada perkembangan sama sekali ". Kata Ricardo
" Apa ini tidak ada kaitannya dengan Caesar , karena tidak mungkin kan rumah sakit sebagus itu tidak bisa menangani pasien nya dengan baik ". Kata Pedro
" Anak buah ku akan mencari tahu nya jadi tenang saja kalian ". Kata Lucifer
" Kita sudah lama di sini dan Nicky masih saja tidak ada perkembangan jadi sebaik nya apa tidak kita urus dia saja dulu sebelum menyerang Caesar ". Kata Ivan
" Jangan menunda jika hal itu memang sudah waktunya di lakukan maka kita harus segera melakukan nya dan jika kita tidak melakukan nya maka tidak akan ada kesempatan lagi untuk kita melaksanakan penyerangan yang kita susun ini ". Kata Lucifer
" Yap Lucifer benar sekali dan masalah Nicky tenang saja nanti dia juga akan segera pulih kembali dan itu hanya membutuhkan waktu saja ". Kata Daniel
Pedro merasa jika Daniel mengabaikan keselamatan sahabat nya bahkan dia hanya mementingkan ego nya sendiri sekarang ini untuk bisa melakukan segala nya yang dia inginkan. Pedro tidak suka sekali dengan Daniel yang seperti ini sebab dia tidak memperdulikan sahabat nya sendiri yang juga menemani nya untuk berjuang selama ini
" Jangan mengkhawatirkan sahabat kalian itu karena aku yakin jika dia akan baik-baik saja ". Kata Lucifer
" Dan semoga saja ucapan mu itu ada benar nya ". Kata Pedro
" Aku akan pergi sekarang untuk mencari tahu bagaimana keadaan rumah tersebut dan nanti aku akan memberikan kabar segera kepada kalian semua nya ". Kata Daniel
Dia kini bergegas untuk segera pergi dan menuju kediaman Ray untuk mencari tahu apa mereka masih di sana atau tidak bahkan Daniel pun juga bodoh sekali jika dia menganggap bahwa kediaman Ray bisa dengan mudah di pantau oleh nya bahkan tidak ada yang bisa melakukan nya sebab penjagaan di sana sangat lah ketat sekali dan juga tidak ada yang bisa menembus penjagaan di sana sama sekali . Sistem keamanan di sana juga di rancang sangat bagus sekali oleh Kai dan juga Daddy nya jadi mustahil jika orang bisa menembus nya sebab selama ini masih belum ada yang bisa melakukan nya
Dan kini di rumah Ray masih saja tetap rame dengan adanya semua orang karena memang mereka belum pergi ke rumah Nathan sebab Kai sudah tahu jika Daniel akan datang untuk melihat mereka semua apa masih di rumah atau belum jadi Kai pun memang sengaja membiarkan nya untuk tahu kondisi di rumah itu saat ini
" Sayang , Bianca mengajak kita untuk pergi jalan-jalan malam ini , apa kamu bisa ?" tanya Luna
" Tumben sekali menantu Cantik Daddy ingin jalan bersama, apa ada sesuatu ?". Tanya Ricky
" Tidak ada Daddy hanya saja Bianca Rindu jalan bersama keluarga saja ". Kata Bianca
" Mau jalan kemana Bi, nanti aku antar ". Kata Kai yang baru saja turun dari anak tangga dan terlihat sangat keren sekali karena dia juga sudah berganti pakaian sekarang ini
" Hanya jalan sebentar saja kak dan gak perlu di antar juga karena ada kak Arthur juga yang akan menjadi driver nya ". Kata Bianca
" Kenapa tidak mau kakak antar padahal biasa nya kan pergi sama kakak kamu ". Kata Kai memicing kan mata nya
" Mau ku colok mata nya jika seperti itu ". Kata Bianca
" Ah iya iya gak akan seperti itu lagi . Tumben kamu mau jalan sama papa dan mama ". Kata Kai lagi
" Wajah lah Kai jika Bianca merindukan kedua orang tuanya karena Lo selalu saja bersama dengan nya jadi tidak ada waktu untuk dia bersama dengan orang tuanya ketika di sini ". Kata Ryan
" Gue bersama dengan nya itu karena memantau pekerjaan dia agar tidak gagal dan mengalami kendala lagi ". Kata Kai
" Dan karena itu dia tidak bebas sama sekali dan selalu saja ada Lo yang menjadi bayangan nya ". kata Rafael
" Gue bisa menjadi monster jika di perlukan karena gue tidak mau kekasih gue di ambil orang apalagi orang yang tidak selevel juga dengan gue ". kata Kai
" Mulai keluar sifat sombong nya kali ini . Dasar Caesar ". Kata Ryan
" Kak gak usah ikut ya karena Bianca Ingin bersama dengan keluarga Bianca jadi kakak tidak usah ikut dengan Bianca ". Kata Bianca
__ADS_1
Kai menatap Bianca dengan tajam nya dan dia merasa ada yang aneh dengan kekasih nya itu . Kai akan mencari tahu apa yang aneh dari Bianca hingga seperti nya dia mulai ingin menjauh dari dirinya
" Jika Bianca ingin seperti itu biarkan saja Kai kan dia juga punya keluarga juga jadi wajar saja jika dia ingin jalan bersama dengan keluarga nya sendiri". Kata Bryan
" Ya Kai, kenapa Lo malah melarang dia sih kan Lo masih belum punya hak sebab Lo hanya kekasih nya saja belum menjadi suami nya ". kata Derren
" Gue bisa menikahi nya besok jika Bianca mau ". Kata Kai yang langsung mendapat kan lemparan bantal dari Bianca
" Ingat aturan nya , kak Ray dulu terus di lanjut kak Arthur atau kak Calista baru terakhir nya kita kak ". Kata Bianca
" Kak Arthur saja masih jomblo sayang jadi bagaimana kalau kita duluan saja dan kak Arthur yang belakangan. Kalau Nathan tentu saja dia bersedia menikahi kembaran kakak ". Kata Kai
" Makanya cari kan dong buat kak Arthur ". Kata Bianca
" Bagaimana kalau Megan sahabat Lo Bianca yang ada di New York, dia kan cantik dan juga baik ". Kata Erland
" Atau gak sahabat nya Haruka saja ". Kata Sky
" Jangan aneh-aneh ya , sahabat kak Haruka sudah ada yang melirik ". Kata Bianca sambil menatap tajam Derren sekarang ini
" Oh jadi Derren menyukai salah satu teman gue wah siapa Derren ?". Tanya Haruka
" Gak usah kepo jadi orang dan Bianca awas saja jika Lo memberi tahu dia ". kata Derren yang kemudian mendapat kan tatapan tajam dari Kai karena dia berani sekali mengancam kekasih nya sekarang ini
" Nah loh habis Lo Derren setelah ini di makan oleh singa ". Kata Rafael
" Gue hanya mengingatkan dia saja Kai bukan bermaksud jelek juga ". Kata Derren
" Sudah lah kak kenapa selalu menganggap nya serius sih . ayo jalan sekarang saya kak dan mama papa juga ". Kata Bianca mengajak orang tua nya pergi sekarang ini
" Mama siap-siap dulu dan kalian tunggu sebentar ya ". Kata Luna yang kini berjalan ke atas untuk mengambil tas dan dompet nya untuk dia bawah pergi sekarang ini dan mereka menunggu di bawah saja
" Beneran kakak gak di ajak ?". Tanya Kai
" Sudah lah kak jangan bertanya lagi kan tadi aku sudah menjawab nya ". Kata Bianca
" Tahu nih Kai, gak di ajak sekali saja sudah mengomel apalagi jika setiap hari di tinggal sama Bianca pasti ngamuk dia ". Kata Calista
" Ya aku tahu kalian memang habis jalan bareng tadi maka nya bisa berkata seperti itu ". Kata Kai
" Wajar lah kita jalan tadi kan tidak setiap hari juga aku dan Nathan bersama berada dengan mu dan juga Bianca ". Kata Calista
" Iya aku tahu hal itu dan sial nya tadi kalian di ganggu orang bukan ketika kencan ". Kata Kai sambil tertawa saat ini mengejek Calista
" Ada yang cari mati dengan Nathan rupanya ". Kata William
" Bukan cari mati lagi tapi perusahaan nya akan segera menghilang dalam sekejap saja ". Kata Erland
" Perusahaan Wung company bukanlah perusahaan sembarang apalagi pemimpin nya ". Kata Sky
" Memang siapa pemimpin perusahaan tersebut, Gue juga sangat penasaran sekali karena perusahaan itu memang sangat susah sekali di goyahkan dan selalu menjadi yang utama ". Kata Calista
" Itu benar sekali bahkan gue juga beberapa kali kalah dengan nya ". Kata Rafael
" Tapi perusahaan itu sama sekali tidak pernah bersaing dengan perusahaan Ray ataupun Kai jadi belum tentu bukan jika dia menjadi yang utama ". Kata Derren
" Ya mungkin saja Ray tidak tertarik dengan bisnis yang di persaingkan hingga mereka tidak bertemu sama sekali ". Kata Axel
__ADS_1
" Bukan nya perusahaan Wung company adalah perusahaan milik Nathan ". Kata Arthur membuat mereka semua pun melongo menatap Nathan saat ini begitu juga dengan Calista yang baru saja mengetahui hal tersebut bahkan dia tidak percaya sama sekali jika kekasih nya adalah pemilik dari perusahaan tersebut
" Jangan pura-pura kaget begitu kembaran ku , kekasih mu itu memang sangat kaya sekali dan kau bisa menghabiskan kekayaan nya nanti jika sudah menikah dengan dia ". kata Kai menggoda Calista sambil tersenyum menatap kembaran nya itu