
Daniel Andakara Cristian adalah anak dari Roland Cristian yang dulu menjadi ketua Geng King Death sebelum nya bahkan Geng tersebut sudah tidak terdengar nama nya semenjak penculikan terhadap Calista dulu . Bahkan satu Anggota mereka tewas karena Kai yang telah membunuh nya waktu itu . Daniel sendiri berada satu kampus dengan Bianca dan juga Kai bahkan dia juga pernah mendapat kan pukulan Dan penolakan dari Bianca waktu pertama kali mereka bertemu. Kini dia tahu harus membalas dendam kepada Kai melalui siapa dan dia akan mendekati Bianca untuk hal tersebut nanti nya . Daniel pun kini kembali ingin membangkitkan Geng yang di bentuk oleh papa nya dulu dan akan membalas dendam kepada Kai nanti nya
Terlihat Ernest masuk ke dalam dengan Wajak kesal nya bahkan dia kini duduk sambil mengambil minuman dengan kasar nya
" Kenapa ?". Tanya Daniel
" Gila cewek yang bernama Bianca itu , dia sangat berani sekali bahkan gue selalu membentak dan memarahi nya namun dia tidak bergeming sama sekali ". Kata Ernest
" Wajar lah dia bersikap seperti itu karena ada Caesar di belakang nya bahkan gue tahu dia , si pembalap tangguh dari Indonesia dulu ". Kata Jason
Dia memang lah rival dari Kai di dunia balap bahkan dulu dia mengenal nya sebagai Rendra bukan Caesar tapi di sini dia malah di panggil Caesar namun hal itu juga tidak menjadi masalah untuk nya bahkan dia juga sangat ingin sekali membuat perhitungan Kepada Kai nanti nya
" Jadi dia raja jalanan pantas saja dia sangat sombong sekali ". Kata Ernest
" Dalam bela diri pun dia juga cukup tangguh sekali tak jarang ada yang bisa mengalahkan nya dulu dan julukan dia pun dari Dulu Hingga sekarang adalah King ". Kata Jason
" Itu hanya julukan dan belum tentu juga dia akan sehebat itu dan kini dia pun juga memiliki kelemahan juga ". Kata Daniel
Entah lah Daniel tahu ataupun tidak siapa Kai sebenarnya tapi dia kali ini ingin sekali menghancurkan Kai bahkan dia tidak suka sekali jika Kai mendapat kan julukan King bahkan dia akan merebut julukan itu serta menantang nya turun ke jalanan nanti nya
" Ya juga , semua orang punya kelemahan Daniel termasuk Caesar juga , tapi gue juga baru tahu jika dia hebat di jalanan . Di kota ini tidak pernah gue mendengar Caesar turun ke jalanan ". Kata Ernest
Tidak perduli sekuat apapun dia , Daniel akan membalas semua nya dan merebut gelar yang Kai punya nanti nya bahkan dia akan melakukan nya dengan cara nya sendiri bahkan dia tidak akan melibatkan para sahabat nya untuk melakukan hal itu
Di tempat latihan nya kini mereka sudah selesai dan terlihat bersantai saat ini . " Kak nanti ke mall yuk , ada yang ingin gue beli ternyata". Kata Bianca
" Tadi sudah di sana dan di tawari belanja gak mau tapi sekarang minta ke mall untuk belanja gimana sih Lo Bianca ". Kata William
" Ya gue lupa kak jika ada yang harus di beli , Lo gak mau mengantar gue ?". Tanya Bianca
" Gue sibuk jadi Lo pergi dengan Kai saja ". Kata William
" Kak Lo sibuk gak ?". Tanya Bianca
" Gue antar nanti Bi jadi Lo siap-siap saja nanti sekarang gue pergi dulu dengan mereka ". Kata Kai
Dia segera bangkit dari duduk nya lalu pergi bersama dengan para sahabat nya . Kai hari ini sebenarnya ingin ikut balapan tapi Bianca ingin di antar ke mall jadi dia memutuskan untuk tidak ikut saja kali ini dan akan mengantar Bianca pergi sebab mereka juga jarang bahkan tidak pernah jalan bersama karena Bianca selalu saja menolak nya
" Ya sudah selesai makan malam ya kita berangkat nya ". Kata Bianca
" Jam tujuh nanti Lo gue jemput jadi bersiap saja dan Lo William jangan pergi dulu sebelum gue jemput Bianca , tetap di sini temani dia ". Kata Kai
William hanya mengacung kan jempol nya saja dan kini Kai segera pergi dengan yang lain nya untuk menuju markas mengecek kendaraan yang ada di sana bahkan terlihat juga mereka kini mengendarai dengan kecepatan tinggi
Hanya butuh dua puluh menit saja kini mereka sudah sampai di markas dan mereka segera masuk ke dalam untuk mengecek keadaan dan juga kendaraan Kai yang di simpan di sana
" Gak jadi turun Kai ?". Tanya Nathan
" Apa telinga Lo budeg , tadi Bianca bilang ingin pergi ke mall ". Kata Kai
" Kan bisa setelah pergi ke mall Lo balapan bahkan sudah lama buka Lo tidak turun ke jalanan karena selalu saja mengejar cinta Bianca tanpa henti ". Kata Nathan
" Dan gue yakin juga jika Bianca malah suka kalau Lo mengajak nya pergi melihat balapan , secara dia adalah anak seorang yang selalu menemani Daddy Lo dan Daddy Lo kan raja jalanan juga ". kata Brandon
" Gue yang gak rela jika harus mengajak nya karena akan ada banyak orang yang menatap dan melihat nya nanti ". Kata Kai
" suruh saja dia menggunakan maskeran dan jaket serta kacamata hitam dan topi agar tidak ada yang melihat dan mengenal nya ". Kata Erland
" Sudah gue gak mau bahas itu sekarang ". Kata Kai
Kini dia menuju mobil nya dan memeriksa mesin nya bahkan kini mereka pun melihat saja apa yang Kai lakukan sebab dia juga tidak pernah mau jika di bantu teman nya . Kai memodifikasi mobil nya sendiri bahkan dia juga melakukan pekerjaan untuk merawat mobil dan motor nya sendiri karena dia juga sangat pandai sekali dalam bidang otomotif bahkan setiap kendaraan yang sudah di modifikasi nya jika di turunkan ke jalan akan sangat membantu nya untuk meraih juara
Kai dengan kehebatan nya dalam merancang sesuatu membuat nya dapat julukan King sebab di setiap pertandingan balapan dia akan selalu menjadi juara bahkan dia akan meninggalkan teman nya dengan jarak yang cukup jauh juga
Mereka masih saja bersantai sembari menunggu Kai mengutak Atik mobil nya bahkan Kai terlihat sibuk sendiri saat ini
" Bagaimana , apa kita pergi melihat balapan sendiri saja tanpa Kai nanti nya ?". Tanya Sky
" Lihat nanti saja Bagaimana nya ". Kata Brandon
" Ketika ke mall nanti gue akan bilang ke Bianca agar dia mau di ajak pergi nonton Kai balapan nanti bahkan gue akan merayu nya jika dia tidak mau ". Kata Erland
" Jika Lo berani melakukan nya yaitu menggoda Bianca maka gue akan memberikan mobil gue pada Lo nanti ". Kata Nathan
" Belum melakukan nya saja Lo pasti sudah masuk liang kubur Erland ". Kata Brandon
" Bahkan mendekati nya saja tidak boleh apalagi menggoda nya , bodoh sekali Lo ". Kata Sky
" Ya gue melakukan nya pada saat Kai tidak melihat nya karena jika dia melihat pasti dia akan marah nanti nya dan gue tidak mau juga kali jadi sasaran kemarahan Kai nanti ". Kata Erland
Mereka hanya menggeleng kan Kepala bahkan sedikit pun pandangan Kai tidak pernah lepas dari Bianca jadi mana mungkin juga Erland bisa melakukan nya
****
__ADS_1
Di Jepang kini Ray dan yang lain nya masih saja di sibuk kan dengan pekerjaan mereka yang memang harus segera di selesaikan sebab perdagangan itu akan segera di lakukan nanti oleh Axel bahkan Derren kini sangat sibuk sekali untuk membuat obat nya sedang kan Ryan dia masih saja mengutak Atik laptop nya untuk memeriksa data konsumen yang akan melakukan transaksi dengan mereka bantu nya dan Rafael pun kini membantu menyelesaikan laporan yang ada bersama dengan Axel sementara Ray dan Arthur mengecek beberapa dokumen yang masuk saat ini . Mereka memang bekerja sama membangun usahanya namun di bidang masing-masing dan tetap saling membantu sesuai keahlian mereka bahkan tak jarang juga Ray meminta bantuan Calista sebab dia juga dapat meretas jaringan dengan baik pula dan membuat pengalaman untuk dokumen mereka nanti nya
Tak terasa juga sudah sore mereka masih tetap di ruang kerja membuat Calista pun masuk ke dalam sekarang sebab dia tidak melihat kakak nya ketika bangun tidur tadi dan benar saja mereka masih di ruang kerja saat ini
" Kenapa betah sekali kalian ada di sini ". Kata Calista
" Kita harus segera menyelesaikan nya Calista sebab harus segera melakukan transaksi ". Kata Ray
" Ilegal lagi kak ?". Tanya Calista
Ray hanya merespon nya dengan mengangguk kan Kepala saja bahkan dia masih tetap menatap layar laptop nya saat ini
" Bahkan jika bunda tahu kakak pasti akan mendapat kan masalah nanti nya ". Kata Calista yang kini tengah duduk menatap mereka semua yang terlihat sibuk masing-masing kali ini bahkan mereka tidak memperhatikan Calista sama sekali
" Bahkan Daddy juga melakukan pekerjaan seperti ini dulu jadi tidak masalah juga jika kakak melakukan nya juga ". Kata Ray
" lagian kita nanti juga akan berhenti melakukan perdagangan ilegal Jika waktu nya sudah tiba ". Kata Derren
" Ya sudah terserah kalian juga dan mungkin saja Kai di sana juga melakukan hal seperti ini ". Kata Calista
" Kai tidak melakukan nya karena yang melakukan perdagangan seperti ini adalah Nathan ". Kata Derren
Calista hanya mengangguk kan kepala nya saja karena dia juga tidak tahu bagaimana para sahabat Kai dan apa pekerjaan yang mereka lakukan karena dia juga tidak pernah mengobrol dengan mereka dan sangat jarang sekali mereka bersama juga sabab Kai membatasi pergaulan Calista dengan para sahabat nya
" Jadi Nathan yang bergerak di bidang obat-obatan terlarang ". Kata Axel
" Gue sering bertemu dengan nya dan juga melakukan transaksi dengan nya mengenai obat terlarang ". Kata Derren
" Tapi gue juga pernah bertemu dengan nya dalam perdagangan senjata ilegal ". Kata Ryan
" Dia Bos black market jadi tentu saja kalian akan bertemu dengan nya jika melakukan perdagangan ilegal ". Kata Arthur
Mereka menatap Arthur bahkan Axel pun tidak tahu jika Nathan adalah Bos dari black market pantas saja dia sangat dingin dan pendiam sama seperti papa nya tapi beda nya Arok tidak menjadi bos black market hanya perdagangan barang ilegal saja
" Jadi sahabat Kai yang satu itu sangat hebat sekali ". Kata Ray
" Dan dia adalah saingan Ryan untuk mendapat kan Calista ". Kata Derren
Plak Ryan memukul Derren karena berani berucap seperti itu bahkan Ray pun juga menatap nya saat ini
" Mereka semua hebat dalam bidang masing-masing dan mereka tergabung dalam geng King of World ". Kata Arthur
" Geng dengan anggota yang sangat di takuti sekali sebab mereka memegang segala macam bidang dalam dunia gelap ". Kata Axel
Axel tahu geng tersebut tapi dia tidak menyangka jika geng tersebut anggota nya dia kenal semua bahkan mereka pernah satu sekolah dulu
Arthur hanya mengangguk kan Kepala nya saja sementara Ray hanya bisa diam mendengarkan nya . Bahkan dulu Kai sudah di minta sang Daddy untuk meneruskan Geng nya tapi dia tidak mau dan Ray baru menyadari apa alasan Kai menolak nya karena dia sudah memiliki Geng nya sendiri jadi dia tidak mau menjadi penerus sang Daddy dan membiarkan orang lain yang menjadi penerus nya .
" Hebat juga ya mereka bahkan seperti nya kalian kalah beberapa langkah dari mereka ". Kata Calista
" Siapa yang hebat dan siapa yang kalah langkah Calista ? ". Tanya Fellin yang masuk ke ruangan itu dan duduk di samping Calista
" Kita membahas pekerjaan kak di sini jadi pasti ada yang kalah dan menang kan ". Kata Calista
" Para pengusaha muda memang harus selalu membicarakan usaha ya di manapun berada ". Kata Fellin
" Itu juga kan untuk masa depan jadi harus selalu di bahas agar semakin maju ". Kata Rafael
Fellin paham akan hal tersebut tetapi menurut nya mereka terlalu sibuk dengan pekerjaan hingga lupa untuk bersenang-senang bahkan mereka jarang sekali pergi bersenang-senang dan liburan , yang ada hanya kerja dan kerja saja
" Oh ya apa kalian semua marah dengan Kim tadi karena dia mengatakan candaan seperti itu ?". Tanya Fellin
" Marah tentu saja ada tapi tidak marah sekali juga Fel ". Kata Ryan
" Jika tidak sangat marah kenapa tadi pergi meninggalkan kita tadi ?". Tanya Fellin penasaran
" Ya karena kita banyak pekerjaan yang harus selesai saat ini juga ". Jawab Rafael
" Jadi tidak marah dengan nya ?". Tanya Fellin kembali memastikan
" Tidak kan tadi sudah di Jawab juga tidak bukan ". Kata Ryan
" Ray , tidak marah kan ?". Tanya Fellin
Ray hanya menatap sekilas saja dan kembali melanjutkan pekerjaan nya . Dia tidak berminat untuk menjawab nya karena dia juga tidak ada guna nya marah , untuk apa juga marah Karena hal sepele menurut Ray itu tidak terlalu penting juga jadi dia memilih untuk diam saja
" Kak Ray tidak marah kak hanya saja tadi dia banyak pekerjaan sama dengan yang lain nya , bukti nya saja mereka sejak tadi ada di sini ". Kata Calista
" Ya sudah nanti malam Ayo pergi jalan ke mall atau ke tempat hiburan lain nya , sebab aku sangat ingin sekali keluar malam ini ". Kata Fellin
" Jika semua nya selesai sore ini maka kita akan pergi ". Kata Axel
Tidak mungkin mereka pergi jika pekerjaan belum selesai dan mereka memang selalu saja melakukan pekerjaan nya hingga tuntas jadi tidak akan mungkin mereka pergi walau pun Fellin meminta nya bahkan Ray pun juga tidak akan bergeming sama sekali nanti
__ADS_1
" Ya sudah lanjut kan saja dan kita tidak akan menggangu kalian di sini . Ayo Calista kita keluar dari sini ke taman depan ". Kata Fellin mengajak
Mereka berdua langsung pergi menuju halaman rumah mereka yang memang terlihat sangat indah untuk bersantai dan nongkrong di sana bahkan fellin dan juga Calista serta Kim sering mengobrol di sana dan itu tempat Favorit mereka untuk saling curhat soal kehidupan pribadi nya
" Hai kalian berdua kebetulan sekali keluar rumah ya ". Kata Kim sambil melambaikan tangan nya
" Sudah datang saja Lo Kim ". Kata Calista
" kan di sini rumah kedua gue jadi gue akan selalu datang kemari ". Kata Kim
Mereka kini duduk di tempat seperti meja makan di sana bahkan terlihat sekali sangat nyaman untuk di gunakan mengobrol seperti gazebo dan terletak di antara bunga yang ada di sana
" Bawa apa Kim kok banyak sekali ?". Yang Calista
" Makanan dong , gue kan pengertian sekali kepada kalian berdua ". Kata Kim
" Ya Lo memang sangat pengertian sekali kepada kami semua yang ada di sini , terima kasih ya ". Kata Calista
" Ya sama-sama . ngomong-ngomong kenapa mereka semua tidak terlihat saat ini ?". Tanya Kim sambil menoleh ke kanan dan kiri untuk mencari di mana keberadaan Ray dan yang lain nya saat ini tapi dia tidak melihat sama sekali
" Mereka sibuk mengurus perusahaan jadi dari mereka masuk tadi Lo tahu kan hingga sekarang belum keluar dari ruang kerja kak Ray ". Kata Calista
" Memang pengusaha muda sulit sekali jauh dari pekerjaan ". Kata Kim
" Ya maka dari itu tadi mereka meninggalkan kita bukan nya mereka marah dengan ucapan kamu tapi mereka memang banyak pekerjaan ". kata Fellin menjelaskan agar Kim tidak salah paham dengan mereka semua
" Gue kira jika mereka marah bahkan gue juga sudah lama dengan kalian tapi masih saja belum mengerti juga dengan sikap kalian , bingung sendiri gue ". Kata Kim
" Biar tidak bingung lagi sebaik nya kita makan saja Kim ". Kata Fellin
Kini mereka menyantap makanan yang di bawah oleh Kim bahkan makanan Tersebut sangat banyak sekali dan tentu nya tidak akan bisa jika hanya mereka bertiga yang menghabiskan nya nanti
Jam menunjukkan pukul lima sore dan mereka masih saja ada di halaman depan bahkan sejak tadi mereka tertawa bersama di sana . Makanan yang di bawah Kim juga masih banyak sebab mereka tidak sanggup jika harus menghabiskan nya
" Kalian di sini rupa nya pantas saja di cari dari tadi tidak ada ". Kata Derren
Mereka ikut bergabung bersama sekarang bahkan kini Derren langsung memakan makanan yang ada di hadapan nya itu
" Lo main ambil saja tanpa permisi Derren ". Kata Rafael
" Gue sangat lapar sekali dan ini tidak ada yang makan kan jadi gue makan saja ". Kata Derren
" Ambil saja tadi kita sudah makan ". Kata Fellin
" Berarti jadi ya kak kita ke mall nya nanti ?". Tanya Calista yang terlihat sangat senang sekali
" Jadi kita sekalian saja makan malam di luar nanti ". Kata Ray dengan datar nya bahkan dia sama sekali tidak melirik ke arah Kim sedikit pun juga
*****
Di markas nya Setelah menyelesaikan semua kini Kai mengajak mereka pulang sebab hati juga sudah malam waktu nya Kai menjemput Bianca dan mengantar nya pergi ke mall . Sampai nya di rumah terlihat Bianca sudah menunggu di depan pintu bahkan dia terlihat sangat cantik sekali kali ini
" Lama sekali Lo Kai bahkan gue sudah telat sekali ". Kata William kesal Sebab dia menunggu Kai sejak tadi
" Banyak omong sekali Lo ya . Bi ayo naik kota berangkat sekarang ". Kata Kai
Bianca pun langsung naik ke motor Kai dan kini mereka pun segera pergi bersama dan meninggalkan William begitu saja membuat nya pun kini mengomel sendirian di rumah Kai
Jarak dari rumah Kai menuju mall tidak lah jauh sebab Ricky memang mempersiapkan rumah itu dengan akses menuju apapun dekat agar mereka tidak terlalu kesulitan nanti nya . Sampai di mall pun Calista Langsung masuk ke dalam dan meninggalkan Kai dan yang lain nya di sana
Dia segera menuju toko buku lalu masuk ke dalam untuk mencari buku yang memang dia butuhkan kali ini
" Jadi dia mengajak ke mall hanya untuk membeli buku saja , gue kira dia akan beli baju atau perhiasan dan barang lain nya tapi tidak ". Kata Erland
" Dia sangat sederhana sekali jadi mana mungkin beli seperti itu jika tidak perlu ." Kata Nathan
" Jangan sok tahu Lo Nathan dan gue peringatkan jangan memperhatikan Bianca ". Kata Kai
Mereka hanya menampak kan senyuman nya saja menanggapi ucapan Kai dan kini ikut masuk ke dalam juga . Mereka melihat jika Bianca sudah ada di kasir dan bersiap membayar nya . Kai langsung memberikan kartu nya kepada sang kasir untuk membayar buku Bianca
" Hanya satu saja Bi ?". Tanya Kai
" Ya , hanya butuh itu saja ". Jawab Bianca
Mereka lalu pergi keluar dari sana bahkan kini Sky memegang perut nya . " Gue lapar sekalian bagaimana jika kita makan di sini ". ajak Sky
" Bagaimana Kai ?". Tanya Nathan
" Kita makan saja dulu lalu pulang ". Kata Kai
" Pulang , bukan nya Lo harus balapan Kai malam ini ". kata Erland lalu mendapat tatapan tajam dari Kai
" Jadi mau balap Lo kak , kalau begitu gue ikut ya mau lihat bagaimana hebat nya kakak gue yang satu ini ". Kata Bianca sambil mengulas senyuman. Bianca tahu dari tatapan Kai jika dia pasti tidak akan balapan karena dirinya maka dari itu dia mengatakan hal seperti itu agar Kai mau turun lagi balapan malam ini
__ADS_1
" Kita makan dulu lalu ke markas ambil mobil untuk balapan nanti ". Kata Kai
Nathan dan yang lain nya hanya bisa tersenyum saja karena jika Bianca yang meminta sejak dulu hingga sekarang Kai selalu saja mewujudkan nya tanpa mengatakan tidak dan nanti saja