Anak Genius Sang Gangster

Anak Genius Sang Gangster
Tidak Seperti Biasanya


__ADS_3

Rachel baru menyadari jika Kai anak yang selalu jahil itu ternyata sangat hebat sekali bahkan dia juga kini berpikir apa Kai atau Ricky nanti akan mau membantu nya menyelesaikan masalah tapi dia juga merasa itu tidak akan mungkin sebab dua juga sudah menghina Yuli waktu itu


"Kai, apa Daddy mu mau membantu ku karena aku juga butuh bantuan ". Kata Rachel


"Kenapa ingin di bantu Daddy , bukan nya uncle sudah cukup hebat untuk menyelesaikan semua nya ". Kata Kai


"Aku memang salah Kai tapi aku benar-benar butuh bantuan dari Ricky kali ini karena menurut ku hanya Daddy mu saja yang bisa membantu ". Kata Rachel dengan mata berkaca-kaca nya bahkan dia menahan tangis nya Karena dia tidak mau jika anak nya nanti sampai melihat hal tersebut


"Ku tidak tahu , Tante tanya saja Langsung kepada Daddy nanti ". Kata Kai


Rachel terdiam, mana mungkin juga dia berani bertanya kepada Ricky karena dia masih takut Ricky marah dengan ulah nya kemarin


"Kalian sedang membahas apa ?". Tanya Arok yang kini sudah masuk ke dalam kamar dan melihat Rachel dan Kai yang tengah berbicara hanya berdua saja


"Kita tidak bicara apa-apa, hanya saja aku menanyakan kabar Yuli di sana ". Kata Rachel berbohong


"Kai, sudah waktu nya kamu pulang karena bunda mu mencari ". Kata Galang


"Jangan bohong uncle, Daddy pasti tahu jika Kai ikut kemari karena Daddy kan sangat pintar sekali ". Kata Kai sambil tersenyum


"Ya ya ya Daddy mu memang sangat pintar maka dari itu anak nya juga pintar. Sudah Kai ayo kita pulang sekarang. Oh ya , jangan lupa pesan Ricky tadi jika kita akan liburan Sabtu besok jadi kalian juga harus bersiap-siap". Kata Galang mengingat kan kembali. Kini dia pun berpamitan kepada Arok dan Rachel untuk segera kembali ke rumah Ricky membawa anak pembuat onar itu dan tak lupa juga Kinar memeluk kakak dan kakak ipar nya itu saat ini


"Cepat sembuh kak dan kak Arok juga Jangan lupa jaga kesehatan ". Kata Kinar


"Kita pergi dulu ". Kata Galang


Mereka berempat segera pergi meninggalkan rumah Arok tentu nya di antar oleh Mark saat ini. Ketika keluar dari kediaman Arok , terlihat Kai menatap seseorang sambil tersenyum bahkan senyuman nya sama seperti sang leader Devil ketika tersenyum kepada mangsa nya.


Dalam perjalanan Kai kini hanya terdiam saja karena dia juga terlihat sangat lelah sekali bahkan tidak ada obrolan sama sekali yang terjadi di antara mereka semua ketika ada di mobil. Tidak terasa juga dia kini terlelap dalam mobil bahkan dia kini terlihat sekali jika dia sangat pulas .


"Jika terdiam seperti ini , Dia terlihat sangat tampan sekali bahkan sangat menggemaskan ". Kata Kinar

__ADS_1


"Anak kita juga sama menggemaskan nya kan ". Kata Galang


"Iya , William juga sangat menggemaskan bahkan dia lebih tampan dari Kai si pembuat onar ini ". Kata Galang


"Jangan terlalu kesal dengan nya kak , nanti jadi sakit sendiri loh ". Kata Kikan


"Gue sudah kebal akan hal tersebut bahkan dulu dengan bunda nya saja gue selalu di buat kesal ". Kata Galang


"Yuli kan memang seperti itu sayang dari dulu Bahkan dia juga suka membuat kesal kak Arok ". Kata Kinar


"Tapi itulah kelebihan dia hingga dia pun kini bisa menjadi istri Ricky karena dia memang lain dari pada yang lain ". Kata Galang


Yuli dulu memang lah selalu saja gampang membuat orang lain kesal apalagi dengan Ricky dan para sahabat nya , dia pun selalu saja menjahili dan mengerjai nya sama seperti Kai


Tidak terasa juga kini mobil mereka pun sudah sampai di kediaman Ricky. Mereka kini pun segera turun dari mobil namun Galang terlihat tidak menggendong Kai saat ini


"Kai masih di dalam ". Kata Kinar


Dia kini berjalan masuk ke dalam rumah Ricky dengan santai nya bahkan dia kini mencari di mana keberadaan Ricky agar dia segera menggendong anak nya itu


"Mana Kai?". Tanya suara bariton khas milik Ricky


Galang menoleh dan kini dia pun menghampiri sahabat nya itu saat ini


"Dia sedang tertidur pulas di mobil, angkat anak Lo yang berisik itu ". Kata Galang


Ricky pun kini berjalan maju namun sebelum dia melewati Galang dia memberikan hadiah pukulan untuk sahabat baik nya itu bahkan dia meninju Galang tepat di perut nya membuat Galang merintih kesakitan dan Ricky hanya melewati nya saja untuk segera menggendong anak nya di dalam mobil


"Bos ". Sapa Mark dan Ricky hanya mengangguk kan kepala nya saja dan kini dia pun menghampiri mobil yang ada di depan nya dan segera masuk ke dalam. Ricky tersenyum ketika melihat Kai yang kini tertidur sangat pulas sekali sama seperti Yuli jika sedang tertidur. Kini dia pun segera menggendong anak jahil nya itu saat ini


Terlihat Kai sama sekali tidak terusik ketika di angkat dan di gendong oleh Ricky, bahkan dia terlihat sangat nyaman sekali Kali ini .

__ADS_1


Ricky menggendong anak nya itu menuju kamar nya bahkan dia pun kini sudah meletakkan Kai di atas ranjang nya saat ini


"Tidur yang nyenyak jagoan Daddy dan Daddy harap kamu lebih kuat dari Daddy Kai karena Daddy mengandalkan Mu ". Kata Ricky lalu pergi dari kamar anak nya itu


Bahkan di kamar Kai terpanjang dengan besar nya foto sang bunda yang sedang tersenyum bahagia dan terlihat juga beberapa foto ukuran kecil Yuli tergantung di sana dan ada juga beberapa dia berpose bersama Calista.


Kai mencintai bunda nya melebihi cinta nya dengan siapapun bahkan dia juga sudah berjanji tidak akan membiarkan siapapun menyakiti bunda nya termasuk Daddy dan saudara nya sendiri dan jika itu terjadi maka Kai tidak akan segan memberikan mereka pelajaran yang akan mereka sesali nanti nya


Ricky keluar dari kamar anak nya dan tak lupa juga dia menutup pintu kamar tersebut


"Dia tertidur dengan sangat pulas ". Kata Galang dan Ricky mengangguk kan kepala nya karena hal itu memang lah benar


Mereka berdua berjalan menuju lantai atas untuk bersantai di sana. Galang duduk sambil menyandarkan kepala nya sedang kan Ricky hanya menatap lurus ke depan


"Lang ". Panggil Ricky


"Sudah lama kita tidak mengobrol bersama dengan serius ". Tambah nya


"Ya , bahkan gue juga lupa kapan terakhir kali nya kita mengobrol serius Rick ". Kata Galang


"Gue mau tanya ?". Tanya Ricky membuat Galang menjadi bingung dan heran karena sejak kapan juga Ricky bertanya harus bilang Dulu. Jika seperti itu malah terlihat bukan seperti Ricky sahabat nya yang menyebalkan


"Ada apa Rick, apa ada sesuatu ?". Tanya Galang


"Apa Lo sangat menyayangi istri gue seperti yang Lo katakan biasa nya ?". Tanya Ricky


"Tentu saja gue menyayangi nya seperti adik sendiri dan Bryan pun juga begitu ". Kata Galang


"Bagus lah gue lega jika banyak yang akan melindungi nya nanti ". Kata Ricky


"Jelas banyak Ricky yang melindungi nya bahkan pelindung nya pun juga hebat sekali seperti Lo dan juga Caesar ". Kata Galang

__ADS_1


Ricky hanya tersenyum saja mendengar nya dan dia masih menatap lurus ke depan dengan tatapan yang entah mengapa seperti bukan Ricky yang biasa nya namun Galang tidak mengetahui nya karena dia tidak menatap sahabat baik nya itu


__ADS_2