Anak Genius Sang Gangster

Anak Genius Sang Gangster
Episode 315


__ADS_3

Apa yang Calista inginkan hanya hal kecil saja bagi Kai dan juga Ray apalagi Calista pun tidak berniat membeli sesuatu yang agak mahal dia hanya ingin menikmati suasana di tempat itu saja bahkan tadi setelah Kai membelikan beberapa makanan ringan mereka masih saja duduk manis di kursi tanpa ingin Beranjak sedikit pun dari sana


“Enak Kai makanan nya .” Kata Calista


“Mau lagi, jika iya akan aku belikan lagi .” Kata Kai


“Tidak usah aku sudah agak kenyang dan jika kekenyangan nanti aku bisa ketiduran di sini Kai .” Kata Calista


“Kalau kamu ketiduran nanti kakak yang akan menggendong .” Kata Ray tersenyum menatap adik nya itu


“Kita duduk di sini sejak tadi tak henti mendapatkan tatapan dari beberapa orang di sini bahkan banyak wanita yang menatap tidak suka dengan Calista .” Kata Calista


“Abaikan saja mereka memang seperti itu bukan jika kita bersama bahkan bukan hanya dengan kita saja kamu mendapatkan tatapan seperti itu dengan yang lain nya juga sama bukan .” Kata Ray


“Tapi ini beda sekali kak bahkan tak henti orang membicarakan kita bertiga .” Kata Calista


“Aku akan merobek mulut mereka dan mencongkel mata nya sekarang agar tidak bisa memandangi kita lagi .” Kata Kai yang kini sudah mulai berdiri dari duduk nya namun Calista menahan tangan nya agar dia duduk kembali


“Jangan suka main congkel dan robek mulut orang kau ini sembarangan sekali sih jika bertindak .” Kata Calista


“Kamu tahu sendiri Kai seperti itu jadi jangan bicara aneh-aneh di depan nya .” Bisik Ray


“Iya kak tadi Cal lupa jika kita sedang bersama Kai .” Kata Calista kepada kakak nya

__ADS_1


“Woy kalian kenapa malah bisik- bisik segala apa lupa jika di sini ada aku .” Kata Kai


“Mana mungkin kita melupakan lelaki tampan di depan kita ini bahkan kau sangat tampan sekali Kai melebihi kak Ray dan juga Daddy .” Kata Calista


“Bisa sekali ya kalau mengalihkan pembicaraan .” Kata Kai


“Kai sebenar nya aku juga ingin mengatakan sesuatu kepadamu .” Kata Calista


Mendadak mereka kini menjadi serius bahkan obrolan Nya kini berubah menjadi obrolan serius sekali dan Kai kini menatap Calista dengan tajam nya . Bahkan saat ini mereka berada di keramaian tapi bicara mereka terlihat serius tanpa takut ada musuh yang akan mendengar obrolan mereka nanti nya


“Apa ?.” Tanya Kai langsung


“Sebenar nya Kai aku juga tidak ingun ikut campur dengan urusan mu dan Axel tapi mau bagaimana lagi bunda terlihat sangat sedih dan tertekan Kai jadi aku ingin mengatakan hal ini . Jangan menjadi musuh Axel jika di depan bunda agar bunda tidak bersedih lagi Kai sebaik nya berpura-pura saja jika kalian sudah baikan itu akan jauh lebih bagus .” Kata Calista


“Aku kembali ke New York pun agar hal ini tidak terjadi agar bunda tidak semakin sedih ketika melihat aku menghajar lelaki bodoh itu bahkan hingga sejauh ini aku sudah sangat menahan diri kepada nya karena Bianca yang meminta dan bunda aku juga pasti nya memikirkan perasaan bunda maka dari itu aku menahan diri tidak membunuh nya .” Kata Kai


“Tante Rachel sama seperti anak nya jadi kakak rasa memang Kai benar memberikan dia pelajaran bahkan jika kakak tidak memikirkan kondisi bunda kakak juga ingin menghancurkan Axel dengan tangan kakak Sendiri .” Kata Ray


“Jangan mengotori tangan Kakak dengan hal sepele seperti itu dan biarkan Kai saja yang mengurus nya . Kakak adalah anak Daddy yang sangat pandai dalam bisnis perusahaan jadi pertahankan hal itu sementara Kai adalah anak nakal Daddy yang suka menghabisi nyawa musuh jadi jika ada yang mengganggu kalian maka Kai yang akan turun menyelesaikan nya .” Kata Kai


“Dan aku adalah ratu karena selalu di utamakan oleh kalian semua .” Kata Calista


“Tentu saja karena kamu pun sangat berarti sekali bagi kita semua .” Kata Kai

__ADS_1


Mereka kini banyak bercerita mengenang masa lalu di mana mereka masih belum tumbuh sedewasa ini bahkan Kai pun beberapa kali di ejek oleh kedua kakak nya karena cerita di masa lalu


Sementara itu di kediaman Ricky tak sengaja Bianca berpapasan dengan Axel karena saat ini Bianca sedang berada di halaman dapur untuk mengambil sesuatu sementara para sahabat Ricky menunggu di sofa bersantai di sana


“Kak Axel .” Kata Bianca sambil tersenyum walaupun Axel menatap nya tajam sekali


“Lo memang jadi biang masalah dan seharus nya sejak dulu Lo pergi dari sini .” Kata Axel


“Kak kita bisa membicarakan nya baik-baik jangan terlalu emosi karena itu tidak baik kak .” Kata Bianca masih mencoba untuk menahan diri agar tidak kelepasan juga nanti kepada Axel


“Lo sama seperti mama Lo yang jahat bahkan dulu mama Lo sempat menyiksa bunda Yuli dan kini anak nya menyiksa Fellin memang kalian berdua sama gila nya bahkan mungkin dengan segala macam cara mama Lo lakukan untuk mendapatkan Uncle Sam orang kepercayaan Uncle Ricky .” Kata Axel menatap tajam dan rendah Bianca


“Cukup kak jaga bicara mu jika kau ingin menghina ku lakukan saja hingga kau puas tapi ingat jangan menghina mama karena dalam hal ini mama sama sekali tidak ada hubungan nya dengan masalah kita kak .” Kata Bianca emosi membuat Axel mendekati nya dan menarik rambut Bianca dari belakang membuat Bianca sedikit kesakitan


“Apa kata Lo mama Lo yang sialan itu tidak ada kaitan nya jadi gue tidak boleh menghina nya , persetan sekali dengan hal itu dan sekarang lihat apa yang Kai lakukan kepada mama gue bahkan dia mengusir mama dari rumah sakit apa yang di lakukan Kai bukan nya keterlaluan karena membawa mama gue dalam masalah ini .” Kata Axel sambil mengencangkan tarikan rambut nya kepada Bianca


“Kak lepaskan tangan mu itu dari rambut ku “ Kata Bianca


“Gue tidak akan melakukan nya .” Kata Axel


Bianca masih mencoba untuk melepaskan tangan Axel yang semakin kuat menarik rambut nya bahkan dia merasa jika semakin ke sini Axel semakin keterlaluan sekali menurut nya dan itu tidak bisa dia biarkan begitu saja bahkan Axel sudah sangat batu sekali tidak bisa di beri tahu sedikit pun juga


“Kak kau menyakiti ku jadi lepaskan tangan mu itu .” Kata Bianca namun lagi dan lagi Axel tidak memperdulikan nya bahkan dia terlihat senang ketika Bianca merintih kesakitan di hadapan nya saat ini

__ADS_1


Bug


Seseorang menendang tangan Axel sangat keras sekali membuat tangan tersebut terlepas dari rambut Bianca sekarang ini


__ADS_2