Anak Genius Sang Gangster

Anak Genius Sang Gangster
Dia Berbeda


__ADS_3

Mobil Arok kini terlihat sudah sampai di kediaman nya dan bodyguard milik nya yang sedang berjaga pun kini tampak membuka kan pintu untuk nya saat ini dan Arok pun langsung masuk ke dalam halaman rumah nya . Terlihat juga Kai masih saja berbicara dan sejak berangkat sampai sekarang pun dia tidak berhenti berbicara


"Masih lebih besar rumah Daddy ternyata ". Kata Kai


"Jadi kamu ingin ikut hanya ingin melihat seberapa besar rumah ini Kai ?". Tanya Galang


"Tentu saja uncle bahkan nanti aku juga akan ikut ke rumah uncle Rere dan Ken Agar tahu juga sebagus apa rumah nya ". Kata Kai


Mereka kini turun dari mobil dan terlihat juga Kai melihat-lihat di sekeliling rumah itu, padahal dia juga sudah pernah datang ke rumah Arok tanpa ada yang tahu tapi kali ini dia pun berakting seolah-olah baru pertama kali datang ke rumah Arok


"Sepi sekali uncle, apa Axel belum pulang ?". Tanya Kai


"Dia tadi sedang bermain di rumah Darren atau gak Rafael ". Kata Arok


Dia kini mengajak anak Ricky untuk segera masuk ke dalam dan seperti tadi ketika di luar Kai kini masih melihat-lihat isi rumah Arok dan tak lupa juga dia memberikan komentar di setiap tempat yang dia lihat bahkan barang yang ada di sana pun juga di komentari nya


"Barang di sini juga terlihat biasa sekali dan tidak ada bagus-bagus nya ". Kata Kai


"Bahkan lukisan itu juga sangat jelek sekali ". Kata Kai lagi


"Kenapa kau ada di sini Kai ?". Tanya Axel yang Kim berjalan menghampiri mereka yang ada di sana


"Kamu sudah pulang Axel ?". Tanya Arok


"Sudah pa ". Jawab Axel tetapi dia masih menatap Kai saat ini


"Aku hanya ingin berkunjung saja ". Kata Kai


"Tapi aku tidak yakin jika kau datang hanya berkunjung saja ". Kata Axel


"Pantas saja kau suka berada di rumah ku , ternyata rumah mu jelek sekali dan barang-barang nya pun juga tidak ada yang bagus sama sekali ". Kata Kai


Dia kini menduduk kan bokong nya di atas sofa ruang tamu bahkan Kai terlihat kini bersantai di sana

__ADS_1


"Kalian sudah datang , Kai kamu ikut juga ". Kata Kinar


"Tante ada di sini juga ya. Kai sampai lupa ". Kata Kai


Kinara dan Kikan kini menghampiri Arok dan yang lain nya yang ada di sana bahkan dia juga terlihat sangat senang sekali kakak nya sudah kembali ke rumah


"Bagaimana kak, apa kak Ricky mau membantu ?". Tanya Kinar


"Ricky Sudah memberikan penawar nya ". Kata Arok


"Syukur lah kalau begitu dan kenapa tidak kemarin-kemarin saja kakak meminta bantuan kak Ricky malah sibuk mencari pelaku nya bahkan tidak membuah kan hasil juga sampai saat ini ". Kata Kinar


"Sudah lah , yang terpenting kan sudah mendapat kan penawar nya jadi segera saja obati Rachel kak ". Kata Kikan


Arok pun segera pergi ke atas untuk menuju kamar nya agar dia bisa segera mengobati istri nya itu saat ini juga


Kai masih menunggu di bawah bersama dengan Axel dan juga Galang di sana bahkan Kikan dan Kinar juga masih ada di sana menemani Kai dan Axel karena mereka juga takut jika Kai dan Axel akan bertengkar nanti nya


"Sudah dong Tante , tadi Kai habis makan siang di luar dengan keluarga Kai dan juga uncle tampan ". Kata Kai


"Oh ya sudah kalau begitu, kalau kamu mau main di sini silahkan saja biar Axel yang menunjukkan tempat nya untuk kamu gunakan bermain ". kata Kinar


"Tidak usah Tante , Kai juga sudah lelah bermain dan Kai ikut kemari hanya untuk memastikan jika rumah Daddy memang yang paling baik dan terbaik di Antara parah sahabat nya ". Kata Kai


"Uh dia ini memang titisan nya Yuli sama persis dengan bunda nya yang menjengkelkan itu ". Kata Galang kesal


Padahal Kai tidak menggoda nya namun Galang merasa kesal sekali dengan Kai karena ucapan nya barusan sangat memprovokasi Galang sejak tadi bahkan sejak perjalanan pun Kai juga berbicara hal yang membedakan antara Galang darah tinggi namun dia tahan karena dia juga tidak akan berani melakukan hal buruk kepada anak Ricky


"Uncle jangan pernah menghina bunda ya jika masih ingin menghirup udara segar di Indonesia ". Kata Kai


"Nah kalau seperti ini persis dengan Ricky ". kata Galang tidak perduli dengan ucapan Kai bahkan kini Kai juga menatap nya dengan tajam namun Galang pun cuek saja dengan hal tersebut karena dia mengira jika Kai masih lah kecil dan tidak mungkin bisa bertindak jauh tapi pada kenyataan nya dia saja dengan berani meracuni Rachel jadi membunuh pun juga bisa di lakukan karena dia juga pernah mengambil otak manusia yang berani mengganggu saudara nya tapi memang tidak ada yang tahu hal tersebut kecuali Ricky dan juga Sam . Ricky juga memang sangat menutupi nya dengan rapat sekali karena dia juga merasa belum waktu nya semua orang tahu bagaimana hebat nya anak-anak nya apalagi musuh nya karena anak nya akan menjadi penerus nya bahkan lebih hebat dari nya juga nanti ketika mereka sudah besar


Di rumah Ricky mereka masih saja duduk bersama di sana dan terlihat kini Yuli turun dari atas menghampiri suami nya kali ini

__ADS_1


"Kemana Kai, kenapa aku tidak melihat nya di kamar ?". Tanya Yuli


"Dia sedang bermain di luar tadi ". Kata Ken


Yuli pun segera pergi melihat keluar untuk memastikan apa Kai memang sedang bermain di luar atau tidak. Dia menengok ke kanan dan kiri depan rumah nya tapi tidak tampak ada tanda-tanda anak bungsu nya itu bahkan dia juga kini terlihat mencari di setiap tempat yang ada di halaman rumah nya namun Kai tidak dia jumpai saat ini. Yuli kembali lagi ke dalam rumah dan menatap suami nya saat ini


"Kai tidak ada di luar ". Kata Yuli menahan rasa khawatir dan panik nya


"Tadi dia berkata jika akan bermain di luar ". Kata Rere


"Tapi bukti nya dia tidak ada bahkan aku juga sudah mencari nya di taman tapi tidak ketemu juga ". Kata Yuli


Meski pun dia terlihat tenang tapi mereka semua tahu jika Yuli sangat khawatir sekali bahkan dia juga menyembunyikan rasa khawatirnya kali ini membuat Ricky pun berdiri lalu memeluk istrinya itu dari belakang untuk menenangkan nya


"Tenang saja Kai di tempat yang aman ". kata Ricky


"Iya aman , tapi di mana ?". Tanya Yuli


"Tuan muda Kai ikut dengan tuan Arok ke rumah nya saat ini ". Kata Sam membuat Yuli kini terlihat sangat lega sekali mengetahui jika anak nya itu tengah bermain ke rumah Axel anak Arok


"Ah syukur lah kalau begitu, tapi kenapa dia tidak bilang kepada ku dulu jika ingin pergi ". Kata Yuli


"karena kamu ada di dalam kamar jadi Kai mengira jika kamu sudah tertidur sayang ". Kata Ricky sambil mencium pipi sang istri kali ini


Yuli memang tadi khawatir sekali karena dia tidak menemukan di mana anak nya yang jahil itu karena jika Kai pergi kemanapun dia pasti akan mengatakan kepada nya dan dia juga selalu berpamitan kepada nya namun kali ini dia tidak berpamitan sama skala jadi wajar saja jika Yuli terlihat bingung tadi


"Jika Kai menghilang jangan terlalu di cemaskan karena dia bisa menjaga diri nya dengan baik ". Kata Bryan


"Tapi tetap saja gue akan khawatir karena dia masih kecil ". Kata Yuli


"Kai beda tidak seperti yang kamu bayangkan sayang jadi jangan terlalu khawatir jika dia pergi tanpa pamit ". Kata Ricky


Yuli tidak habis pikir dengan apa yang di katakan sahabat dan juga suami nya bahkan dia juga merasa aneh dengan perkataan Ricky yang mengatakan jika Kai berbeda dengan yang lain nya karena selama yang dia tahu , Kai sama seperti anak pada umum nya yang seusia dia dan dia juga tidak pernah melihat Kai melakukan hal Anek kecuali membuat jengkel orang yang dia ajak bicara sama seperti diri nya dulu

__ADS_1


__ADS_2